ANALISIS KONFLIK VERTIKAL DALAM SERIAL ANIMASI ONE PIECE ARC ALABASTA KARYA EIICHIRO ODA (PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA MARXIS)

Authors

  • Carlos Konda Tupen Masan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka
  • Yoakim Yolanda Mario Leu Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka
  • Pilipus Wai Lawet Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka

DOI:

https://doi.org/10.51878/language.v6i4.15870

Keywords:

Konflik Ekonomi, Politik, Seria Animasi, Sosiologi Sastra

Abstract

Material resource inequality in literary works frequently reflects class antagonisms that trigger political collapse and social disruption. This study aims to analyze the representation of vertical conflict forms and examine the narrative efforts toward conflict resolution in Eiichiro Oda's animated series One Piece (Alabasta Arc) through a Marxist sociological perspective. Employing a descriptive qualitative approach, this research examined 42 textual and visual data units across episodes 92 to 130. Data collection utilized viewing, note-taking, and screen-capturing techniques validated through source triangulation involving authorial SBS (Shitsumon o Boshu Suru) notes. Data analysis followed the interactive model of data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that vertical conflict operates across four structural dimensions, dominated by the economic dimension (16 data units/38.10%), followed by the political dimension (11 data units/26.19%), the ideological dimension (8 data units/19.05%), and the socio-cultural dimension (7 data units/16.66%). The character Crocodile embodies the capitalist class who monopolizes water production through chemical manipulation using Dance Powder, generating artificial material scarcity and instigating false consciousness among the working class. Narrative conflict resolution is achieved through physical resistance to reclaim ecological living spaces and the demystification of hegemonic propaganda, restoring critical emancipatory consciousness.

ABSTRAK

Ketimpangan penguasaan sumber daya material dalam karya sastra sering kali merefleksikan pertentangan kelas yang memicu keretakan politik dan tatanan sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi bentuk-bentuk konflik vertikal serta mengkaji representasi upaya penyelesaian konflik dalam serial animasi One Piece Arc Alabasta karya Eiichiro Oda berdasarkan perspektif sosiologi sastra Marxis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif terhadap 42 unit data berupa potongan dialog dan adegan visual dari episode 92 hingga 130. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak, catat, dan tangkap layar (screen capture) yang divalidasi melalui triangulasi sumber bersama data resmi kolom SBS (Shitsumon o Boshu Suru). Analisis data menerapkan model kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik vertikal beroperasi melalui empat dimensi dengan dimensi ekonomi sebagai faktor yang paling dominan (16 data/38,10%), disusul dimensi politik (11 data/26,19%), dimensi ideologi (8 data/19,05%), dan dimensi sosial-budaya (7 data/16,66%). Tokoh Crocodile merepresentasikan kelas borjuis yang menguasai alat produksi air melalui rekayasa kimiawi Dance Powder guna memicu kelangkaan material dan membentuk kesadaran palsu (false consciousness) pada rakyat jelata. Representasi upaya resolusi konflik terwujud melalui perjuangan fisik merebut kembali ruang hidup ekologis serta pembongkaran hegemoni informasi yang mengembalikan kesadaran kritis emansipatoris masyarakat.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah. (2025). Reformasi hukum dalam cengkeraman oligarki: Menelusuri kesenjangan legitimasi konstitusional dan kepentingan elite. Jurnal Serambi Hukum, 18(1), 85–100. https://doi.org/10.36987/jsh.v18i1.1892

Anggara, I. G. A. S., & Mertha, Y. M. (2024). Penerapan 12 prinsip animasi pada film animasi 2D berjudul Pedanda Baka. Jurnal Nawala Visual, 6(1), 1–10. https://doi.org/10.35886/nawalavisual.v6i1.821

Budiyono, T. (2021). Perlindungan hukum tenaga kerja kontrak dan outsourcing, serta problematika implementasinya. Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 5(2), 145–160. https://doi.org/10.24246/jrh.2021.v5.i2.p145-160

Daulay, P. R. A. (2022). Teater kekerasan: Membaca kekuatan pikiran para jagoan dan elite strategis di Madura. Inara Publisher.

Fakhruddin, Y. A. A. (2023). Simbiosis ekologi manusia dan penyelidikan filosofis: Menelusuri keseimbangan berkelanjutan dalam interaksi manusia-lingkungan. Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains, 4(2), 112–122. https://doi.org/10.55448/ems.v4i2.95

Gómez, L. G. (2024). Colonialidad del poder y fetichismo de la mercancía en torno a la plantación en El diablo de las provincias (2017) de Juan Cárdenas. Estudios de Literatura Colombiana, 55, 145–164. https://doi.org/10.17533/udea.elc.354631

Gu, X. (2025). A modernity rethinking of democratic politics. Open Journal of Social Sciences, 13(5), 179–192. https://doi.org/10.4236/jss.2025.135011

Hartono, R., Nalan, A. S., & Saleh, S. (2023). Naskah narasi kapitalisme dalam cerita rakyat dan drama modern. Panggung, 33(4), 480–494. https://doi.org/10.26742/panggung.v33i4.2394

Ibrahim, J. (2024). Kriminalitas, hegemoni, dan politik: Premanisme di Yogyakarta pada masa Orde Baru. Jurnal Kawistara, 14(1), Article 18. https://doi.org/10.22146/kawistara.73479

Iqbal, M., & Mushtaq, N. (2026). Exploration of class conflict and economic exploitation: A Marxist critique of Thomas Hardy’s The Mayor of Casterbridge. Social Science Review Archives, 4(1), 2284–2295. https://doi.org/10.70670/sra.v4i1.1761

Ismail, L., Regita, E., Yuniar, J., Umar, D. A., Ali, M., & Indra, A. (2024). Pertarungan ideologi: Konflik politik dalam dinamika masyarakat modern di Indonesia. Aksiologi: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 4(2), 55–63. https://doi.org/10.47134/aksiologi.v4i2.194

Jayantoro, S. (2018). Transformasi konfrontatif komposisi gamelan baru: Revitalisasi penciptaan inovatif dan peran vital perguruan tinggi seni. Jurnal Pengetahuan, Pemikiran, dan Kajian tentang "Bunyi", 18(1), 25–38. https://doi.org/10.31004/bunyi.v18i1.1450

Kumar, N. (2025). Commodity fetishism and hydric ideology: A materialist reading of false consciousness in the animated movie Rango. The Social Science Review: A Multidisciplinary Journal, 3(5), 14–18. https://doi.org/10.70096/tssr.250305004

Leu, Y. Y. M., & Masan, C. K. T. (2026). Kritik sastra terhadap perang sebagai tradisi dalam cerpen Ama Tobi Konflik Batas Kampung karya Silvester Petara Hurit (sosiologi sastra Marxisme). TEACHING: Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 6(2), 491–503. https://doi.org/10.51878/teaching.v6i2.10071

Li, J., & Taghvaee, V. M. (2025). Designing the spatial spillovers of sustainable development between the eastern and western countries: Analyzing the integrated sustainability perspective. Gondwana Research, 147, 66–79. https://doi.org/10.1016/j.gr.2025.05.027

Maulana, A. A., & Qamal, Q. (2025). Otoritarianisme World Governance dalam serial anime One Piece. Indonesian Journal of Intellectual Publication, 6(1), 65–74. https://doi.org/10.51577/ijipublication.v6i1.837

Munawaroh, K., & Mulyana, M. (2026). Aspek tekstual film “Desa Karya” produksi Cingire Official menurut kajian analisis wacana kritis. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(4), 3219–3226. https://doi.org/10.51878/academia.v6i4.15290

Mustopa, A. J., Sadono, D., & Hapsari, D. R. (2020). Komunikasi gerakan sosial melalui penyadaran petani dalam konflik agraria. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 18(1), 80–93. https://doi.org/10.46937/18202028111

Nadilla, D. F., Subiyakto, B., Rochgiyanti, R., Arisanty, D., & Syaharuddin, S. (2025). Agrarian conflict in Indonesia: A literature review of the relationship between hegemony and ecological impact. PAKIS (Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial), 5(2), Article 204. https://doi.org/10.20527/pakis.v5i2.15517

Naibaho, F. R., Hutauruk, R., Simanungkalit, P. S., & Tambunan, K. E. (2026). Pengaruh kemiskinan dan ketimpangan pendapatan sebagai hambatan dalam pencapaian SDGs di Indonesia. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(3), 1957–1965. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.11638

Noor, M., & Haseeb, A. (2025). Exploring hegemony and power relations: A Marxist analysis of The Verdict by Osman Haneef. Journal of Arts and Linguistics Studies, 3(1), 1519–1541. https://doi.org/10.71281/jals.v3i1.288

Noviawati, E. (2025). Problematika sosial dalam novel Hati Suhita karya Khilma Anis: Tinjauan sosiologi sastra. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 14(2), 43–52. https://doi.org/10.31000/lgrm.v14i2.11245

Novrianda, R., & Nuzula, K. (2026). Fungsi tindak tutur komisif dalam membentuk karakter dan hubungan antarkarakter di film Agak Laen. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 468–481. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.6441

Nugraha, D. (2020). Ideologi perlawanan dalam puisi Acep Zamzam Noor: Kritik poskolonial-Marxis. Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam, 17(2), 147–160. https://doi.org/10.15575/al-tsaqafa.v17i2.10074

Oyinlade, A. O., Finch, D. W., & Christo, Z. (2020). The multi-institutional substructure-superstructure model of understanding causal relations among social structures. Sociology Mind, 10(3), 149–164. https://doi.org/10.4236/sm.2020.103010

Putra, A. M. (2023). Agrarianisasi dan konflik agraria mengubah sosial budaya masyarakat pedesaan. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(1), Article 126. https://doi.org/10.26623/jdsb.v25i2.4209

Rahma, K. L., Raharjo, E. P., Amrullah, R., Andrisman, T., & Ginting, M. (2026). Patologi birokrasi dan hegemoni kultural: Dekonstruksi hambatan sistemik penegakan hukum pidana perjudian di Indonesia. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 4(1), 1083–1095. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3100

Rahman, Z. A. (2022). Hukum perkawinan Islam dalam kuasa pemilik modal. Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam, 13(2), 212–223. https://doi.org/10.30762/realita.v13i2.64

Sair, A. (2025). [Review of the book Konflik agraria: Kebijakan industrialisasi, dualisme hukum, dan dekade krisis, by U. Sholahudin]. Journal of Urban Sociology, 1(1), Article 70. https://doi.org/10.30742/jus.v1i1.4370

Soylu, H. (2023). A Turkish pathway to aesthetics, ideology and narrative: Perspective and centers of consciousness in Adalet A?ao?lu’s stories. World Language Studies, 3(2), 125–140. https://doi.org/10.5281/zenodo.1342867

Syahwal, D. (2024). Resistensi demi lingkungan hidup: Masyarakat adat dalam putusan-putusan Pengadilan Tata Usaha Negara. Jurnal Hukum Lingkungan, 2(1), 361–390. https://doi.org/10.31004/jhl.v2i1.1450

Vidal, D. G., Alvés, F., Valentim, C. S., & Freitas, H. (2024). Natures instead of nature—plural perceptions and representations of nature and its challenges for ecological transition: A systematic review of the scientific production. Environmental Sciences Europe, 36(1), Article 65. https://doi.org/10.1186/s12302-024-00934-5

Wahyudi, A. R., & Ahmadi, A. (2025). Criminal hegemony in the novel Lodan saka Segara Kidul by Kukuh S. Wibowo: Gramsci’s perspective. Sutasoma: Jurnal Sastra Jawa, 13(1), 78–94. https://doi.org/10.15294/sjsj.v13i1.22927

Wibowo, T. S., Fadli, M., Manzilati, A., & Tarno, H. (2023). Re-conception of comprehensive and systematic land registration to bring about legal certainty for land rights. Russian Journal of Agricultural and Socio-Economic Sciences, 140(8), 165–175. https://doi.org/10.18551/rjoas.2023-09.18

Wilson, E. (2021). Infinite capital accumulation through the endless harvesting of limitless dead souls. Criminogenic asymmetries, structural inequalities, mimesis, and parallel oligarchies. Review of Business and Economics Studies, 9(4), 60–76. https://doi.org/10.26794/2308-944x-2021-9-4-60-76

Winarsih, F. Y. S., Putra, H. S. A., Bagir, Z. A., & Northcott, M. (2024). Converting agriculture from a curse to a blessing Catholic organic rice farmers in Indonesia. Journal of Asian Orientation in Theology, 6(1), 39–70. https://doi.org/10.24071/jaot.v6i01.7001

Yulia, N. (2025). Representasi pragmatisme pada tokoh Elena dalam sinetron RCTI Cinta Berakhir Bahagia. Jurnal Esensi Komunikasi Daruna, 4(1), 50–55. https://doi.org/10.56943/daruna.v4i1.69

Downloads

Published

2026-10-08

How to Cite

Masan, C. K. T., Leu, Y. Y. M., & Lawet, P. W. (2026). ANALISIS KONFLIK VERTIKAL DALAM SERIAL ANIMASI ONE PIECE ARC ALABASTA KARYA EIICHIRO ODA (PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA MARXIS). LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 6(4), 504–514. https://doi.org/10.51878/language.v6i4.15870

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.