REKONSTRUKSI NARATIF DALAM EKRANISASI BUMI MANUSIA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA

Authors

  • Yanwar Samsul Akmal Universitas Bina Bangsa
  • Rina Andriani Universitas Bina Bangsa
  • Desma Yuliadi Saputra Universitas Bina Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.51878/language.v6i4.15748

Keywords:

ekranisasi, Bumi Manusia, adaptasi novel-film, rekonstruksi naratif, literasi multimodal

Abstract

Literature learning in senior high school needs to develop students’ ability to understand literary works while examining changes in representation when literary texts are transformed into audiovisual media. The ecranisation of Bumi Manusia is important to examine because the transformation from novel to film reconstructs the narrative experience and provides opportunities for comparative and multimodal literature learning. This study aims to analyse the forms and functions of the ecranisation of Pramoedya Ananta Toer’s Bumi Manusia into Hanung Bramantyo’s film adaptation and to examine its implications for literature learning in senior high school. The study employed a qualitative descriptive method with a comparative approach. The data sources were the novel and film Bumi Manusia, while the data consisted of events, dialogue, narration, characters, settings, gestures, sound, and visual arrangements. The research instruments were a data-recording sheet and an ecranisation analysis guide used to identify and classify the data based on Eneste’s theory. Data were collected through repeated reading of the novel and viewing of the film and were analysed through identification, classification, comparison, interpretation, and conclusion drawing. The findings show that reductions mainly occur in internal monologue, ideological discourse, correspondence, genealogical background, and minor characters, making the film’s plot denser while reducing access to Minke’s interiority. Additions occur in romance, physical action, antagonistic gestures, and climactic scenes, while varied modifications transfer internal experience and characterisation into performance, sound, camera work, and mise-en-scène. These transformations affect narrative tempo, setting, focalisation, characterisation, and ideological density. In literature learning, the findings can be utilised to develop comparative reading, representation analysis, and multimodal literacy.

ABSTRAK

Pembelajaran sastra di SMA perlu mengembangkan kemampuan siswa dalam memahami karya sastra sekaligus membaca perubahan representasi ketika karya dialihkan ke media audiovisual. Kajian ekranisasi Bumi Manusia penting dilakukan untuk menjelaskan bagaimana perubahan dari novel ke film membentuk kembali pengalaman naratif dan membuka peluang pembelajaran sastra berbasis perbandingan dan literasi multimodal. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk dan fungsi ekranisasi novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer ke film Bumi Manusia garapan Hanung Bramantyo serta menjelaskan implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMA. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan komparatif. Sumber data berupa novel dan film Bumi Manusia, sedangkan data penelitian mencakup peristiwa, dialog, narasi, tokoh, latar, gestur, suara, dan pengaturan visual. Instrumen penelitian berupa lembar pencatatan dan pedoman analisis ekranisasi yang digunakan untuk mengidentifikasi serta mengklasifikasikan data berdasarkan teori Eneste. Data dikumpulkan melalui pembacaan novel dan penayangan film secara berulang, kemudian dianalisis melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, perbandingan, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penciutan terutama terjadi pada monolog batin, diskursus ideologis, korespondensi, latar genealogis, dan tokoh minor sehingga alur film lebih padat, tetapi akses terhadap interioritas Minke berkurang. Penambahan ditemukan pada romansa, aksi fisik, gestur antagonistik, dan klimaks, sedangkan perubahan bervariasi mengalihkan pengalaman batin dan karakterisasi ke dalam akting, suara, kamera, dan mise-en-scène. Perubahan tersebut memengaruhi tempo alur, konstruksi latar, fokalisasi, penokohan, dan kepadatan ideologis. Dalam pembelajaran sastra, hasil kajian ini dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan pembacaan komparatif, analisis representasi, dan literasi multimodal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afsani, N. N., Menjamin, S., Waluyo, H. J., & Setiawan, B. (2022). Comparison between of the Bumi Manusia novel by Pramoedya Ananta Toer and Bumi Manusia film by Hanung Bramantyo. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 10(1), 1–14. https://doi.org/10.20961/basastra.v10i1.50829

Bramantyo, H. (Director). (2019). Bumi Manusia [Film]. Falcon Pictures.

Chikita, L. A. V. V., Patriantoro, & Wartiningsih, A. (2024). Ekranisasi tuturan tokoh dalam novel Surat dari Kematian ke bentuk film. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(1), 572–582. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i1.3249

Damono, S. D. (2012). Alih wahana. Editum.

Eneste, P. (1991). Novel dan film. Nusa Indah.

Fitriyani, N. (2020). Reaksi interpretatif terhadap teks susastra dan tingkat elaborasi estetika dalam teks sinema: Telaah Bumi Manusia sebagai karya adaptasi dari novel ke film. Jurnal Seni Nasional Cikini, 5(2), 36–49. https://doi.org/10.52969/jsnc.v5i2.78

Fitria, A. A., & Wedawati, M. T. (2022). Ekranisasi Crazy Rich Asians dari novel ke film. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 8(2), 499–519. https://doi.org/10.30605/onoma.v8i2.1836

Hikmawati, N., Arief, N. F., & Ambarwati, A. (2022). The audience’s perception of Bumi Manusia film by Hanung Bramantyo: The adaptation of Bumi Manusia novel into film. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(2), 177–184. https://doi.org/10.15294/seloka.v11i2.56824

Hutcheon, L., & O’Flynn, S. (2013). A theory of adaptation (2nd ed.). Routledge.

Kress, G. (2010). Multimodality: A social semiotic approach to contemporary communication. Routledge.

Mackey, M. (2024). Novice interpreters, transmedia fictions and the afferent stance. Literacy, 59(2), 177–184. https://doi.org/10.1111/lit.12381

Mardhatillah, G., Syahrul, S., & Amir, A. (2024). Ekranisasi novel 172 Days ke dalam bentuk film 172 Days sutradara Hadrah Daeng Ratu. Journal of Education Research, 5(4). https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1515

Mardianti, J., Syafril, S., & Adilla, I. (2023). Adaptasi novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer ke film Bumi Manusia sutradara Hanung Bramantyo. Puitika, 19(2), 188–205. https://doi.org/10.25077/puitika.v19i2.225

OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en

Saputra, D. Y., & Andriani, R. (2022). Pengaruh penggunaan aplikasi Wattpad sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia dalam meningkatkan minat baca mahasiswa tingkat awal. Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 109–116. https://doi.org/10.30870/jmbsi.v7i1.24222

Saputra, D. Y., Andriani, R., & Subroto, D. E. (2024). Efektivitas penggunaan e-book dalam keterampilan membaca kritis bagi mahasiswa tingkat awal. TEKS: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, 4(1), 1–8. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/teks/article/view/28754

Saputra, D. Y., Iriyansah, M. R., & Ulinnuha, U. (2024). Pengembangan multimedia interaktif model ASSURE dalam diferensiasi MKWN Bahasa Indonesia sebagai implementasi Kampus Merdeka. Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 155–170. https://doi.org/10.30998/jh.v8i2.3280

Sari, D. A. K., & Setiawan, E. P. (2023). Literasi baca siswa Indonesia menurut jenis kelamin, growth mindset, dan jenjang pendidikan: Survei PISA. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(1), 1–16. https://doi.org/10.24832/jpnk.v8i1.3873

Schreier, M. (2012). Qualitative content analysis in practice. SAGE.

Tekin, E., & ?lhan, G. O. (2025). The Great Gatsby reimagined: Preservice English teachers’ critical reading of the novel and graphic novel. Literacy, 60(1). https://doi.org/10.1111/lit.70014

Toer, P. A. (2005). Bumi Manusia. Lentera Dipantara.

Wachyudin, Rahmatillah, Y., & Malik, M. (2025). Transformasi novel Sabtu Bersama Bapak karya Adhitya Mulya ke dalam serial film: Kajian ekranisasi. Sawerigading, 31(2), 554–569. https://doi.org/10.26499/sawer.v31i2.1379

Williams, W. R. (2020). Examining Studio Ghibli’s animated films: A study of students’ viewing paths and creative projects. Journal of Adolescent & Adult Literacy, 63(6), 639–650. https://doi.org/10.1002/jaal.1043

Downloads

Published

2026-09-28

How to Cite

Akmal, Y. S., Andriani, R., & Saputra, D. Y. (2026). REKONSTRUKSI NARATIF DALAM EKRANISASI BUMI MANUSIA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA. LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 6(4), 421–435. https://doi.org/10.51878/language.v6i4.15748

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)