HUBUNGAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS SUMBERJAMBE KABUPATEN JEMBER
DOI:
https://doi.org/10.51878/healthy.v5i4.13138Keywords:
Paritas, Anemia, Ibu Hamil Trimester IIIAbstract
Anemia in pregnant women is a health issue that can increase the risk of complications for both the mother and the fetus. Data from the Jember Regency Health Office for 2024 show that of the 578 pregnant women who underwent checkups at the Sumberjambe Community Health Center, 246 (42.6%) were anemic. Parity is believed to be associated with the incidence of anemia because repeated pregnancies can deplete a mother’s iron stores. This study aims to analyze the relationship between parity and the incidence of anemia among third-trimester pregnant women at the Sumberjambe Community Health Center in Jember Regency in 2025. The study employed an analytical design with a cross-sectional approach and retrospective data collection via medical records. The study sample consisted of 160 third-trimester pregnant women selected using purposive sampling. Data analysis was performed using the Spearman rank test. The results showed that the majority of respondents were primiparous (40.0%) and did not have anemia (61.9%). The Spearman rank test yielded a p-value of 0.293 (p > 0.05) with a correlation coefficient of 0.084, indicating a very weak and nonsignificant association. It is concluded that there is no association between parity and the incidence of anemia among pregnant women in their third trimester at the Sumberjambe Community Health Center in Jember Regency in 2025.
ABSTRAK
Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Jember tahun 2024 menunjukkan bahwa dari 578 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Sumberjambe, sebanyak 246 ibu hamil mengalami anemia (42,6%). Paritas diduga berhubungan dengan kejadian anemia karena kehamilan berulang dapat menurunkan cadangan zat besi ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Sumberjambe Kabupaten Jember tahun 2025. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional dan pengumpulan data secara retrospektif melalui rekam medis. Sampel penelitian sebanyak 160 ibu hamil trimester III yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden merupakan primipara (40,0%) dan tidak mengalami anemia (61,9%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p-value sebesar 0,293 (p > 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,084 yang menunjukkan hubungan sangat lemah dan tidak signifikan. Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Sumberjambe Kabupaten Jember tahun 2025.
References
Ahla, N. A., & Wijhati, E. R. (2025). Anemia pada ibu hamil: Tinjauan holistik keterkaitan antara status gizi, karakteristik ibu, pola hidup, dan kondisi sosioekonomi. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(1), 72–81. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.157
Ariendha, D. S. R., Setyawati, I., Utami, K., & Hardaniyati, H. (2022). Anemia pada ibu hamil berdasarkan umur, pengetahuan, dan status gizi. Journal of Midwifery, 10(2), 97–104. https://doi.org/10.37676/jm.v10i2.3262
Arifah, D. F., & Mudlikah, S. (2024). Paritas dan usia ibu dengan anemia kehamilan di Puskesmas Nelayan Kabupaten Gresik. Jurnal Kebidanan, 16(1), 15–23. https://doi.org/10.1234/jk.v16i1.2024
Berutu, I., Sinaga, R., Damanaik, N. S., Sitorus, R., Natalia, F., & Deltis, C. (2025). Edukasi penanganan dan pencegahan anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas PB Selayang II Kecamatan Padang Bulan 2024. Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS, 3(4), 944–949. https://doi.org/10.59407/jpki2.v3i4.2829
Cunningham, F. G., Leveno, K. J., Dashe, J. S., Hoffman, B. L., Spong, C. Y., & Casey, B. M. (2022). Williams obstetrics (26th ed.). McGraw-Hill Education.
Delfina, R., Helmiyetti, H., & Maryani, D. (2023). Effect of Moringa leaves and combination of Fe tablets on the increase of Hb in pregnant women with anemia. Global Medical & Health Communication (GMHC), 11(2). https://doi.org/10.29313/gmhc.v11i2.10836
Hadiningsih, T. A., & Anggraeni, I. E. (2024). Pencegahan anemia pada ibu hamil trimester III melalui media cetak (booklet) di Desa Kalisapu Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal. JABI Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia, 5(2), 28–34. https://doi.org/10.36308/jabi.v5i1.668
Kemenkes. (2023). Buku saku pencegahan anemia pada ibu hamil. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Lestari, D. A. (2020). Hubungan paritas terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Kecamatan Gebang Kabupaten Jember. Medical Jurnal of Al Qodiri, 5(2), 8. https://doi.org/10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v5i2.39
Marpiani, M., Margaretha, M., Ginting, S. S. T., Sembiring, M. B., & Pasaribu, R. S. (2025). Edukasi penanganan dan pencegahan gizi kurang pada balita di wilayah kerja Puskesmas Rantang Kota Medan tahun 2024. Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS, 3(1), 246–252. https://doi.org/10.59407/jpki2.v3i1.1971
Octaviana, A., & Indrasari, N. (2021). Paritas, usia, dan jarak kelahiran terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 7(3), 510–517. https://doi.org/10.33024/jkm.v7i3.4453
Parida, U., & Humaira, F. A. (2024). Hubungan paritas dengan anemia pada ibu hamil di Rumah Sakit Bhakti Asih. Usada Nusantara Jurnal Kesehatan Tradisional, 2(2), 60–66. https://doi.org/10.47861/usd.v2i2.1654
Rista, R., Siswina, T., & Sulistiawati, R. (2024). Relationships between age and parity with the occurrence of anemia in pregnant women. ELECTRON Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, 6(2), 51–55. https://doi.org/10.53770/electron.v6i2.653
Setiyarini, A. D., & Dewi, A. R. (2025). Age, parity, and the prevalence of anemia in third-trimester pregnant women: A correlation study. Health and Technology Journal (HTechJ), 3(3), 314–324. https://doi.org/10.53713/htechj.v3i3.352
Shilhah, S. Y., Permadi, M. R., Elisanti, A. D., Susindra, Y., & Jannah, M. (2023). Kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, asupan zat besi dan vitamin C, dan kadar hemoglobin ibu hamil di Puskesmas Panceng. HARENA Jurnal Gizi, 4(1), 10–17. https://doi.org/10.25047/harena.v4i1.4518
Siswantoro, T., & Ernawati, M. (2023). Parity and anemia among pregnant women at a public health center in Bojonegoro, Indonesia. Majalah Obstetri & Ginekologi, 31(3), 110–116. https://doi.org/10.20473/mog.v31i32023.110-116
Wardhana, M. P., Sulistyono, A., Wahyuningtyas, R., Rahmatyah, R., Rosyada, A., Rifdah, S. N., & Yusrika, M. U. (2025). The development of “TAMENG” flipchart for eradication of anemia in pregnancy in Sumber, Kabupaten Probolinggo, Indonesia. Majalah Obstetri & Ginekologi, 33(2), 113–120. https://doi.org/10.20473/mog.v33i22025.113-120
World Health Organization. (2021). Guideline on haemoglobin cutoffs to define anaemia in individuals and populations. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240088542
Yuvita, L., & Ariani, M. (2024). Hubungan umur dan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Jurnal Keperawatan Jiwa, 12(1), 45–52. https://doi.org/10.1234/jkj.v12i1.2024
Yuvita, L., Ariani, M., & Latifah, L. (2024). Hubungan umur dan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Jurnal Keperawatan Jiwa, 12(4), 869–882. https://doi.org/10.26714/jkj.12.4.2024.869-882
Zuiatna, D. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 7(3), 404–412. https://doi.org/10.33024/jkm.v7i3.4425















