PENGARUH PMT (PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN) NUGGET HATI AYAM TERHADAP PERUBAHAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI DESA SUMBERREJO
DOI:
https://doi.org/10.51878/healthy.v5i2.10218Keywords:
Nugget Hati Ayam, Kadar Hemoglobin, Ibu HamilAbstract
ABSTRACT
Anemia during pregnancy remains a prevalent health problem and is associated with an increased risk of complications for both the mother and the fetus. This condition calls for intervention strategies that are not only effective but also feasible to implement within the community context. This study aims to examine the effectiveness of providing supplementary food based on processed chicken liver in the form of nuggets on changes in hemoglobin levels among anemic pregnant women in Sumberrejo Village. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental design, in which a single group of subjects was observed through pretest and posttest measurements after receiving the intervention. A total of 15 respondents were selected purposively based on predetermined criteria. Hemoglobin levels were measured in two stages, before and after the intervention, and analyzed using a paired t-test with a significance level of 5%. The results showed an increase in the mean hemoglobin level after the intervention compared to the baseline, rising from 10.29 g/dL to 11.35 g/dL. Statistical testing yielded a p-value of 0.005, indicating a statistically significant difference. These findings suggest that the consumption of chicken liver nugget products has a significant effect on improving hemoglobin levels in pregnant women with anemia. Therefore, the utilization of local food sources rich in iron, particularly through innovative processing methods, has strong potential as a practical, effective, and contextually appropriate nutritional intervention to support anemia prevention among pregnant women.
ABSTRAK
Anemia selama kehamilan masih menjadi persoalan kesehatan yang cukup dominan dan berimplikasi pada meningkatnya risiko gangguan bagi ibu maupun janin. Situasi ini menuntut adanya strategi intervensi yang tidak hanya efektif, tetapi juga mudah diterapkan dalam konteks masyarakat. Penelitian ini difokuskan untuk mengkaji efektivitas pemberian makanan tambahan berbasis olahan hati ayam dalam bentuk nugget terhadap perubahan kadar hemoglobin pada ibu hamil yang mengalami anemia di Desa Sumberrejo. Dalam penelitian ini digunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu, di mana satu kelompok subjek diamati melalui pengukuran awal dan pengukuran akhir setelah diberikan perlakuan. Sebanyak 15 responden dipilih secara purposive sesuai kriteria yang telah ditetapkan. Pengukuran kadar hemoglobin dilakukan pada dua tahap, yaitu sebelum dan setelah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji paired t-test dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rerata kadar hemoglobin setelah intervensi dibandingkan kondisi awal, yaitu dari 10,29 g/dL menjadi 11,35 g/dL. Uji statistik menghasilkan nilai p sebesar 0,005 yang menunjukkan adanya perbedaan bermakna secara statistik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa konsumsi nugget berbahan hati ayam memberikan pengaruh yang bermakna dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil yang mengalami anemia. Oleh karena itu, penggunaan bahan pangan lokal yang tinggi kandungan zat besinya, khususnya melalui pengolahan yang inovatif, memiliki peluang besar sebagai pilihan intervensi gizi yang mudah diterapkan, efisien, dan sesuai untuk mendukung pencegahan anemia pada ibu hamil.
References
Abd Rahman, R., Idris, I. B., Md Isa, Z., & Abd Rahman, R. (2022). The effectiveness of a theory-based intervention program for pregnant women with anemia: A randomized control trial. PloS One, 17(12), e0278192. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0278192
Atzmardina, Z., Suaputra, V., Horyono, C. N. N., & Kamalo, A. J. C. (2024). Gambaran anemia pada ibu hamil di Puskesmas Cikupa. Jurnal Serina Abdimas, 2(3), 1226–1231. https://journal.untar.ac.id/index.php/JSA/article/view/32214
Beressa, G., Whiting, S. J., & Belachew, T. (2025). Effect of nutrition education on hemoglobin level of pregnant women in Southeast Ethiopia: A cluster randomized controlled trial. BMC Public Health, 25(1), 507. https://link.springer.com/article/10.1186/s12889-025-21699-3
Devi, N. K. Y., Yanti, N. L. G. P., & Prihatiningsih, D. (2023). Perbedaan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian tablet Fe pada ibu hamil trimester III. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 7(2), 140–149. https://ejournal.itekes-bali.ac.id/index.php/jrkn/article/view/514
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2022). Profil kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2022.
Dwisari, F., Amalia, P., Azmi, K., Ramadhani, N. I., & Purwanti, D. A. (2025). Edukasi peran zat besi pada pencegahan anemia di SMP Negeri 06 Ketapang. Harmoni Sosial: Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat, 2(3), 113–122. https://doi.org/10.62383/harmoni.v2i3.1809
Finasari, R. D., Muharramah, A., Nurhayati, A., & Amirudin, I. (2023). Hubungan asupan zat besi dan zink dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bumiratu tahun 2022. Jurnal Gizi Aisyah, 6(1), 51–60. https://doi.org/10.30604/jnf.v6i1.800
Hafizah, H., Yuliawati, E., Astuti, S. A. P., & Putri, C. Y. N. (2023). Penyuluhan pemanfaatan pangan lokal untuk mencegah anemia pada ibu hamil. Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 3(4), 603–609. https://doi.org/10.59395/altifani.v3i4.455
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 88 Tahun 2014 tentang standar tablet tambah darah bagi wanita usia subur dan ibu hamil. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Laporan nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kusumastuti, T., Putri, D. P., Eliza, C. P., Hanifah, A. N., & Nurcandra, F. (2023). KEK pada ibu hamil: Faktor risiko dan dampak. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 2719–2726. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/15777
Masluroh, M. (2022). Efektivitas pemberian bayam dan hati ayam terhadap perubahan kadar hemoglobin pada remaja putri. Journals of Ners Community, 13(1), 125–131. http://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/1787
Mayunita, A., & Avriliatin, R. (2024). Efektivitas pemberian tablet Fe + jeruk manis dengan tablet Fe + pisang ambon terhadap kadar Hb ibu hamil anemia di Klinik Edelweis Medical Centre Kota Tangerang. Malahayati Nursing Journal, 6(2), 429–444. https://doi.org/10.33024/mnj.v6i2.10707
Meliyani, A., Sitorus, R. J., Flora, R., Hasyim, H., Zulkarnain, M., Tanjung, R., ... & Ermi, N. (2022). Hubungan asupan Fe dengan kejadian anemia defisiensi besi pada ibu hamil di Kabupaten Seluma. Journal of Nursing and Public Health, 10(2), 225–232. https://doi.org/10.37676/jnph.v10i2.3201
Novianti, A., Utami, T. P., Kherunnisa, R. D., & Indriani, N. (2022). Efektivitas program pemberian makanan tambahan pada ibu hamil kekurangan energi kronik di Puskesmas Cikupa, Kabupaten Tangerang. Idea Pengabdian Masyarakat, 2(2), 132–140. https://doi.org/10.53690/ipm.v2i03.121
Nugroho, A., Rahmadi, A., Sutrio, S., & Sari, A. J. (2023). Brownies daun kelor dan tempe tinggi protein serta zat besi bagi ibu hamil anemia. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 8(1), 20–29. https://ejournal.poltekkesaceh.ac.id/index.php/an/article/view/755
Nusu, I., Zarkasyi, R., & Sari, R. W. (2022). Efektivitas pemberian hati ayam terhadap peningkatan kadar hemoglobin remaja putri. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 5(10), 1303–1307. https://doi.org/10.56338/mppki.v5i10.2743
Pertiwi, M. I., Tahir, E. S., Utami, A. P., & Kaeksi, I. R. (2026). Pemberdayaan kader pembuatan makanan tambahan cookies daun katuk ibu hamil anemia upaya pencegahan stunting. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 5(1), 796–800. https://doi.org/10.59025/zhcve243
Retnaningtyas, E., Siwi, R. P. Y., Wulandari, A., Fauzianty, R., Muflikah, L., Putri, A., ... & Wahyuni, S. (2022). Upaya peningkatan pengetahuan ibu hamil melalui pendidikan kesehatan mengenai anemia kehamilan. Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 14–18. https://doi.org/10.35877/panrannuangku544
Sari, N. (2023). Implementasi pemberian tablet tambah darah (TTD) pada ibu hamil dengan kadar hemoglobin (Hb) rendah untuk mencegah stunting. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidisciplinary, 1(2), 611–616. https://rayyanjurnal.com/index.php/jerumi/article/view/1440
Simorangkir, R. O., Sitepu, A. B., & Stery, G. S. G. N. G. (2022). Gambaran deteksi dini anemia pada ibu hamil di Klinik Helen Tarigan tahun 2021. Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 1(1), 36–48. https://doi.org/10.47709/healthcaring.v1i1.1319
Sutrio, S., Purnomo, A., Julaiha, S., & Hastuti, R. P. (2024). Penyuluhan gizi tentang anemia dan demonstrasi pembuatan combro hati ayam makanan tinggi zat besi sebagai upaya pencegahan anemia. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 59–64. https://doi.org/10.59632/abdiunisap.v2i1.232
Wardani, R. A., & Herlina, H. (2024). Peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia melalui pemberian intervensi konsumsi teh herba tomat. Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan, 3(3), 146–160. https://doi.org/10.56586/pipk.v3i3.359
Zahra, O., & Fadilah, R. (2025). Intervensi gizi jus bayam merah dan pisang ambon untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Muara Kesehatan: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 1(1), 1–10.
https://jurnal.muaraedukasi.id/index.php/murakes/article/view/89














