PENGARUH POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI

Authors

  • Eni Subiastutik Poltekkes Kemenkes Malang
  • Farika Novita R Poltekkes Kemenkes Malang

DOI:

https://doi.org/10.51878/healthy.v5i3.12269

Keywords:

Anemia, Pola Makan, Remaja Putri

Abstract

ABSTRACT

Adolescence is a developmental stage characterized by increased nutritional requirements, making inadequate dietary intake a potential contributor to various health problems, including anemia. This condition remains prevalent among adolescent girls and continues to be a public health concern in Jember Regency, where its occurrence is relatively high. Within this context, dietary quality is considered a modifiable factor that may influence hemoglobin status and warrants further investigation across different adolescent age groups. This study involved 102 female adolescents selected through proportionate stratified random sampling. Information on dietary habits was obtained using a structured questionnaire, while anemia status was determined through hemoglobin measurements using a digital Hb meter. A comparative cross-sectional approach was employed to examine the relationship between dietary patterns and anemia and to compare anemia conditions between early and late adolescents. The collected data were analyzed using ordinal regression. The findings revealed that 50% of respondents had moderately adequate dietary patterns, while 58% demonstrated normal hemoglobin levels. However, anemia was observed more frequently among early adolescents than among late adolescents. Statistical analysis confirmed a significant association between dietary patterns and the occurrence of anemia (p < 0.05). These results indicate that dietary quality plays a substantial role in shaping anemia status among adolescent girls. Therefore, efforts to improve eating habits should be prioritized within health promotion and prevention programs, particularly for age groups that are more vulnerable to anemia.

ABSTRAK

Masa remaja merupakan periode yang ditandai dengan peningkatan kebutuhan zat gizi, sehingga ketidakseimbangan asupan makanan dapat berdampak pada berbagai masalah kesehatan, termasuk anemia. Kondisi ini masih banyak ditemukan pada remaja putri dan menjadi perhatian di Kabupaten Jember karena prevalensinya yang relatif tinggi. Dalam konteks tersebut, kualitas pola makan dipandang sebagai salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi status hemoglobin dan perlu dikaji lebih lanjut pada kelompok usia yang berbeda. Penelitian ini melibatkan 102 remaja putri yang dipilih melalui proportionate stratified random sampling. Informasi mengenai kebiasaan makan diperoleh menggunakan kuesioner, sedangkan status anemia ditentukan melalui pengukuran kadar hemoglobin menggunakan Hb meter digital. Pendekatan cross-sectional digunakan untuk menggambarkan hubungan antarvariabel sekaligus membandingkan kondisi antara remaja awal dan remaja akhir. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan regresi ordinal. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa 50% responden berada pada kategori pola makan cukup dan 58% memiliki kadar hemoglobin dalam rentang normal. Meskipun demikian, kelompok remaja awal memperlihatkan kecenderungan mengalami anemia lebih besar dibandingkan kelompok remaja akhir. Analisis statistik mengonfirmasi adanya hubungan yang bermakna antara pola makan dan kejadian anemia dengan nilai signifikansi p < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa upaya peningkatan kualitas konsumsi pangan memiliki peran penting dalam pengendalian anemia pada remaja putri, terutama pada kelompok usia yang menunjukkan tingkat kerentanan lebih tinggi.

References

Agrevina, D., & Wahyuntari, E. (2025). Hubungan Pola Makan Terhadap Kejadian Anemia Pada Remaja Di SMAN 1 Godean. Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan| E-ISSN: 3063-1467, 1(4), 298-301. https://jurnal.kopusindo.com/index.php/jipk/article/view/670

Agustina, M. N. K., Mufarokhah, H., & Roesardhyati, R. (2025). Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di SMPN 2 Gedangan Sidoarjo. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 5(5), 12-22. https://doi.org/10.59894/jpkk.v5i5.1179

Amalia, N., Wulandari Meikawati, & Rokhani. (2024). Factors Associated With The Incidence Of Anemia in Adolescent Girls. Al GIZZAI: Public Health Nutrition Journal, 4(2), 129–141. https://doi.org/10.24252/algizzai.v4i2.48278

Angelia, S., & Mutriqah, D. A. (2025). Studi Literatur: Gambaran Prevalensi Kejadian Anemia pada Remaja dan Faktor Risiko Anemia: Literatur Review: Overview Of Anemia Prevalence In Adolescent and Risk Factors For Anemia. Jurnal Surya Medika (JSM), 11(3), 183-195. https://doi.org/10.33084/jsm.v11i3.11388

Anggraini, C. D., Herviana, H., & Rizma, A. (2024). Pengetahuan dan frekuensi konsumsi fast food pada kelompok usia dewasa muda di Kepulauan Riau. Nutrition Scientific Journal, 3(2), 81-88. https://doi.org/10.37058/nsj.v3i2.13953

Apriliani, A., & Fitriani, R. J. (2024). The Relationship Between The Role Of Peers And The Use Of Social Media On Adolescents’ Eating Patterns. Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health), 8(1), 74–81. https://doi.org/10.35910/jbkm.v8i1.738

Aspihani, G. M., Kabuhung, E. I., & Ulfa, I. M. (2023). Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Puteri Di SMAN 1 Kelumpang Tengah. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 3(3), 40–52. https://researchhub.id/index.php/jikki/article/view/2129

Awalinda, S. S., Safika, E. L., Wahyuni, L. E. T., Ismail, I., & Afiah, N. (2025). Hubungan Asupan Zat Besi, Protein dan Kebiasaan Melewatkan Makan dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMP Negeri 16 Samarinda. PHARMADEMICA: Jurnal Kefarmasian dan Gizi, 5(1), 79-90. https://doi.org/10.54445/pharmademica.v5i1.85

Braune, T., Adams, J., & Winpenny, E. M. (2024). Exploring the changing association between parental and adolescent fruit and vegetable intakes, from age 10 to 30 years. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity, 21(1), 56. https://doi.org/10.1186/s12966-024-01604-8

Dewi, S. K., Hamidah, E., Asmarawanti, A., Intan, N., & Salsabila, S. (2024). Hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 4(9), 4169–4176. https://doi.org/10.33024/mahesa.v4i9.16325

Erni, Murlan, & Rasma. (2024). Hubungan asupan zat gizi dan pola menstruasi terhadap kejadian anemia pada remaja putri SMAN 6 Kendari tahun 2023. Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna, 3(2), 55–60. https://doi.org/10.69677/avicenna.v3i2.72

Hidayati, Handayani, L., Noval, & Iswandari, N. D. (2025). Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di Madrasah Aliyah Swasta Normal Islam Puteri Rakha Amuntai. Health Research Journal of Indonesia, 3(4), 241–248. https://doi.org/10.63004/hrji.v3i4.649

Kusnadi, F. N. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kejadian anemia pada remaja putri. Jurnal Medika Hutama, 3, 1293-1298. http://www.jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH/article/view/266

Mahar, B., Shah, T., Shaikh, K., Shaikh, S. N., Uqaili, A. A., Memon, K. N., ... & Shaikh, F. (2024). Uncovering the hidden health burden: a systematic review and meta-analysis of iron deficiency anemia among adolescents, and pregnant women in Pakistan. Journal of Health, Population and Nutrition, 43(1), 149. https://doi.org/10.1186/s41043-024-00643-y

Manila, H. D. (2021). Hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri kelas X SMA Murni Padang. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 4(1), 77-82. http://dx.doi.org/10.30633/jsm.v4i1.1033

Nur`aisah, Y. (2025). Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di SMAN 1 Kadugede Kabupaten Kuningan Tahun 2025. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(4), 1208–1218. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/20374

Rahmawaty, F., & Sulistyoningtyas, S. (2024). Hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMP Negeri 5 Sleman. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, 2, 1122–1126. https://proceeding.unisayogya.ac.id/index.php/prosemnaslppm/article/view/456

Ruliyani, H., Amalia, L., & Sulastri, A. (2025). Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Anemia pada Remaja Sekolah. Jurnal Gema Keperawatan, 18(1), 15-26. https://ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/JGK/article/view/4029

Silitonga, I. R., & Nuryeti, N. (2021). Profil Remaja Putri dengan Kejadian Anemia. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 3(3), 184-192. https://doi.org/10.36590/jika.v3i3.199

Stubbendorff, A., Borgström Bolmsjö, B., Bejersten, T., Warensjö Lemming, E., Calling, S., & Wolff, M. (2025). Iron insight: exploring dietary patterns and iron deficiency among teenage girls in Sweden. European Journal of Nutrition, 64(3), 107. https://doi.org/10.1007/s00394-025-03630-z

Wahyuni, N. (2024). Hubungan Pola Makan, Gaya Hidup, Dan Dukungan Keluarga Terhadap Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di Madrasah Tsanawiah Tanwirian Cianjur: The Relationship Between Diet, Lifestyle, and Family Support and the Incidence of Anemia in Adolescent Girls at Madrasah Tsanawiah Tanwirian Cianjur. Indonesian Scholar Journal of Nursing and Midwifery Science, 3(10), 1448-1456. https://doi.org/10.54402/isjnms.v3i10.497

Wiafe, M. A., Apprey, C., & Annan, R. A. (2021). Knowledge and practices of dietary iron and anemia among early adolescents in a rural district in Ghana. Food science & nutrition, 9(6), 2915-2924. https://doi.org/10.1002/fsn3.2249

Zulfikar, R. R. O., Mariani, E., Gunawan, C., Sitorus, N. L., Dilantika, C., Sundjaya, T., Pelangi, B., & Basrowi, R. W. (2025). Improving Iron Deficiency Anemia (IDA) Prevention and Management Strategies in Indonesia: An Expert Opinion. The Open Public Health Journal, 18(1), 1–11. https://doi.org/10.2174/0118749445361508250602094137

Downloads

Published

2026-06-25

How to Cite

Subiastutik, E., & Novita R, F. (2026). PENGARUH POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI. HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 5(3), 340–349. https://doi.org/10.51878/healthy.v5i3.12269

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.