GAMBARAN PENGETAHUAN GIZI, ASUPAN ZAT GIZI, STATUS GIZI, RIWAYAT ANEMIA DAN PENYAKIT INFEKSI PADA IBU HAMIL DI DESA CINTARAJA KABUPATEN TASIKMALAYA
DOI:
https://doi.org/10.51878/healthy.v5i2.9879Keywords:
Gizi, Pengetahuan, Infeksi, Anemia, Ibu HamilAbstract
ABSTRACT
Pregnant women are a group with increased nutritional requirements and are therefore vulnerable to various nutritional problems when these needs are not adequately fulfilled. This study aimed to describe nutritional knowledge, the adequacy of nutrient intake, nutritional status, and the history of anemia and infectious diseases among pregnant women. The study employed a descriptive quantitative design conducted in 2025 in Cintaraja Village, Singaparna District, Tasikmalaya Regency, involving 40 pregnant women as respondents. Data were collected through interviews using structured questionnaires to assess nutritional knowledge as well as the history of anemia and infectious diseases, a 1×24-hour food recall method to identify energy intake and macro- and micronutrient consumption, and Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) measurements to assess nutritional status. The findings indicate that although the average nutritional knowledge score of pregnant women was high (90.7 ± 5.9), most respondents had not achieved adequate intake of energy as well as macro- and micronutrients. The majority of pregnant women (95%) had normal nutritional status; however, 30% had a history of anemia, 60% did not consume iron tablets or multiple micronutrient supplements as recommended, and 17.5% reported a history of infectious diseases. These findings indicate a gap between nutritional knowledge and the actual practices of meeting nutritional requirements during pregnancy. Therefore, strengthening nutrition education accompanied by monitoring of supplement consumption and guidance on dietary practices is needed to support maternal health during pregnancy.
ABSTRAK
Ibu hamil merupakan kelompok yang memiliki kebutuhan zat gizi lebih tinggi sehingga rentan mengalami berbagai masalah gizi apabila kebutuhan tersebut tidak terpenuhi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai pengetahuan gizi, tingkat kecukupan asupan zat gizi, kondisi status gizi, serta riwayat anemia dan penyakit infeksi yang dialami oleh ibu hamil. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif yang dilaksanakan pada tahun 2025 di Desa Cintaraja, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya dengan melibatkan 40 ibu hamil sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur untuk menilai pengetahuan gizi serta riwayat anemia dan penyakit infeksi, metode food recall 1×24 jam untuk mengidentifikasi asupan energi serta zat gizi makro dan mikro, serta pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) untuk menilai status gizi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun rata-rata skor pengetahuan gizi ibu hamil termasuk tinggi (90,7 ± 5,9), sebagian besar responden masih belum mencapai kecukupan asupan energi maupun zat gizi makro dan mikro yang memadai. Mayoritas ibu hamil (95%) memiliki status gizi normal, tetapi masih ditemukan 30% responden dengan riwayat anemia, 60% yang tidak mengonsumsi tablet tambah darah atau multiple micronutrient supplement sesuai anjuran, serta 17,5% dengan riwayat penyakit infeksi. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tingkat pengetahuan gizi dan praktik pemenuhan kebutuhan zat gizi selama kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan edukasi gizi yang disertai dengan pemantauan konsumsi suplemen serta pendampingan perilaku konsumsi pangan guna mendukung kesehatan ibu selama masa kehamilan.
References
Al Beloushi, M., Kalache, K., Ahmed, B., & Konje, J. C. (2021). Ultrasound diagnosis of infections in pregnancy. European Journal of Obstetrics & Gynecology and Reproductive Biology, 262, 188–197. https://doi.org/10.1016/j.ejogrb.2021.05.027
Amma, Y. A., & Yusuf, I. (2023). Hubungan pola makanan dan pengetahuan gizi terhadap ibu hamil berisiko kekurangan energi kronik di wilayah kerja Puskesmas Kabila. J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 201–212. https://journal.lppm-unasman.ac.id/index.php/jikm/article/view/4034
Ariani, S., Zalukhu, M., & Winarni, L. M. (2024). Hubungan kekurangan energi kronik dengan kejadian anemia pada ibu hamil. JMM (Journal of Midwifery Madani), 1(1), 11–18. https://jurnal.uym.ac.id/index.php/JMM/article/view/421
Aziza, I. N. (2023). Gambaran asupan zat gizi makro dan mikro ibu hamil KEK serta risiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Waru Kabupaten Sidoarjo (Doctoral dissertation, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya). https://repo.poltekkes-surabaya.ac.id/7486/
Fauziah, J., Trisnawati, K. D., Rini, K. P. S., & Putri, S. U. (2024). Stunting: Penyebab, gejala, dan pencegahan. Jurnal Pengabdian Akademik, 1(2), 1–11. https://doi.org/10.47134/jpa.v1i2.220
Jain, S., Maheshwari, A., & Jain, S. K. (2022). Maternal nutrition and fetal/infant development. Clinics in Perinatology, 49(2), 313–330. https://www.perinatology.theclinics.com/article/S0095-5108(22)00019-7/abstract
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Pedoman gizi seimbang ibu hamil dan ibu menyusui. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan RI, & United Nations Children’s Fund. (2023). Gizi ibu di Indonesia: Analisis lanskap dan rekomendasi.
Kemenkes RI. (2018). Laporan nasional Riskesdas 2018 (Vol. 53, No. 9). http://www.yankes.kemkes.go.id/assets/downloads/PMK%20No.%2057%20Tahun%202013%20tentang%20PTRM.pdf
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1092/2024.
Khammarnia, M., Ansari-Moghaddam, A., Kakhki, F. G., Clark, C. C. T., & Barahouei, F. B. (2024). Maternal macronutrient and energy intake during pregnancy: a systematic review and meta-analysis. BMC Public Health, 24(1), 478. https://link.springer.com/article/10.1186/s12889-024-17862-x
Khanam, A., Vohra, K., Thejas Achary, M. G., Ranjith, A., Bharti, H., Ghosh, R., Kaur, R., & Yadav, K. (2022). A systematic review of factors affecting compliance toward oral iron-folic acid supplementation among pregnant women in India. Indian Journal of Community Health, 34(4), 456–463. https://doi.org/10.47203/IJCH.2022.v34i04.002
Kusumawati, E., & Suhartik. (2025). Pengaruh asupan gizi sebelum hamil dan usia hamil terhadap kejadian anemia pada ibu hamil trimester II. Jurnal Ilmu Kesehatan Assyifa, 3(3), 299–306. https://doi.org/10.62085/ajk.v3i3.185
Mediani, H. S., Setyawati, A., Hendrawati, S., & Firdianty, N. F. (2023). Pengaruh faktor maternal terhadap insidensi stunting pada anak balita di negara berkembang: Narrative review. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1868–1886. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4160
Mufidah, I., Islami, A. N., Mardhotillah, H., Kamila, A., Patricia, A., Annisa, P., ... & Kurnia, M. (2025). Kegiatan edukasi gizi seimbang sebagai upaya peningkatan pengetahuan gizi pada ibu hamil di Dusun Jeruk Gulung, Kendal, Ngawi. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes), 3(1), 15–21. https://jurnal.iaisragen.org/index.php/jakes/article/view/95
Nadeem, S., Khatoon, A., Rashid, S., & Ali, F. (2022). Dietary intake patterns in women with GDM and non-GDM: A comparative study. Pakistan Journal of Medical Sciences, 38(7), 1760. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC9532656/
Nadhiroh, S. R., Micheala, F., Tung, S. E. H., & Kustiawan, T. C. (2023). Association between maternal anemia and stunting in infants and children aged 0–60 months: A systematic literature review. Nutrition, 115, 112094. https://doi.org/10.1016/j.nut.2023.112094
Purborini, S. F. A., & Rumaropen, N. S. (2023). Hubungan usia, paritas, dan tingkat pendidikan dengan kehamilan tidak diinginkan pada pasangan usia subur di Surabaya. Media Gizi Kesmas, 12(1), 207–211. https://doi.org/10.20473/mgk.v12i1.2023.207-211
Puspita, G., Suprihatin, S., & Indrayani, T. (2022). Pengaruh penyuluhan Media Audiovisual terhadap tingkat Pendidikan Ibu Hamil tentang Anemia di Rumah Sakit Izza Cikampek Jawa Barat. Journal for Quality in Women's Health, 5(1), 129-135. https://jqwh.org/index.php/JQWH/article/view/142
Putri, D. P., Kusyani, A., & Shobirin, G. A. (2023). Hubungan status gizi (LILA) dengan anemia pada ibu hamil. Jurnal Keperawatan, 21(2), 103–111. https://doi.org/10.35874/jkp.v21i2.1235
Safutri, M., Djafri, D., & Ramadani, M. (2024). Systematic review: Faktor risiko dari ibu dan anak pada kejadian stunting. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 15(2), 297–314. https://jurnal.syedzasaintika.ac.id/index.php/medika/article/view/2755
Subekti, R., & Barni. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu hamil dalam mencegah stunting di Kabupaten Banjarnegara. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(3), 261–271. https://doi.org/10.31596/jkm.v11i3.1341
Wang, R., Xu, S., Hao, X., Jin, X., Pan, D., Xia, H., ... & Wang, S. (2025). Anemia during pregnancy and adverse pregnancy outcomes: a systematic review and meta-analysis of cohort studies. Frontiers in global women's health, 6, 1502585. https://doi.org/10.3389/fgwh.2025.1502585
Wijayanti, M. C. B., Widjanarko, B., & Indraswari, R. (2022). Perilaku kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil yang mengalami anemia di wilayah kerja Puskesmas Bener Kabupaten Purworejo. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(5), 321–328. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/mkmi/article/view/48230
Wulandari, Y., & Arianti, M. (2023). Faktor–faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Keperawatan Bunda Delima, 5(1), 46–51. https://doi.org/10.59030/jkbd.v5i1.68
Yanti, F. D., Ginting, R. M. S., & Susanti, E. (2024). The effect of chronic energy deficiency, anemia, and compliance with iron supplement consumption in pregnant women on low birth weight. Journal of Health and Nutrition Research, 3(1), 68–73. https://www.journalmpci.com/index.php/jhnr/article/view/201
Zeffira, L., Putri, S. D., & Dewi, N. P. (2022). Profil kehamilan ibu terhadap kejadian stunting pada anak usia 6–24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Kota Padang. Scientific Journal, 1(3), 192–199. https://doi.org/10.56260/sciena.v1i3.45













