HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III: STUDI KORELASIONAL DI PUSKESMAS BALLAPARANG MAKASSAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/healthy.v5i3.10524Keywords:
antenatal anxiety, maternal mental health, pregnancy trimester third, social support, spousal supportAbstract
Physiological, hormonal, and psychological adjustments during late pregnancy may increase women’s vulnerability to anxiety. Persistent anxiety during this period can adversely affect maternal well-being and fetal development, highlighting the need for supportive factors that help maintain maternal psychological stability. Husband support is considered one of the essential resources during pregnancy, as spouses often serve as the closest companions for pregnant women. This study aimed to examine the association between husband support and anxiety levels among third-trimester pregnant women at Ballaparang Public Health Center, Makassar. A quantitative observational analytic study with a cross-sectional design was conducted. The study involved 31 respondents recruited through accidental sampling. Data were collected using questionnaires assessing husband support and maternal anxiety, then analyzed with the Spearman rho test at a 5% significance level. The findings indicated that husband support scores ranged from 42 to 72, with a mean of 54.37 ± 8.25. Statistical analysis demonstrated a correlation coefficient of -0.386 and a p-value of 0.031, indicating a statistically significant inverse relationship between husband support and maternal anxiety. Greater husband involvement was associated with lower anxiety levels among pregnant women in the third trimester. Emotional, informational, appraisal, and instrumental support from husbands were found to contribute to improved maternal psychological readiness before childbirth. Strengthening husband participation in antenatal services is recommended to support maternal mental health outcomes.
ABSTRAK
Perubahan fisiologis, hormonal, dan psikologis selama akhir masa kehamilan dapat meningkatkan kerentanan ibu terhadap kecemasan. Kondisi kecemasan yang berlangsung terus-menerus berisiko memengaruhi kesehatan ibu serta perkembangan janin, sehingga diperlukan faktor pendukung yang mampu menjaga stabilitas psikologis ibu hamil. Salah satu bentuk dukungan yang dinilai penting berasal dari suami sebagai pendamping utama selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan antara dukungan suami dan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Ballaparang Kota Makassar. Penelitian menerapkan metode kuantitatif dengan rancangan analitik observasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 31 responden dipilih melalui teknik accidental sampling. Data diperoleh melalui instrumen kuesioner mengenai dukungan suami dan tingkat kecemasan ibu hamil, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman rho pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan skor dukungan suami berada pada rentang 42–72 dengan rerata 54,37 ± 8,25. Analisis statistik memperoleh koefisien korelasi sebesar -0,386 dan nilai p = 0,031, yang menunjukkan adanya hubungan negatif bermakna antara kedua variabel. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa peningkatan dukungan suami berkaitan dengan penurunan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III. Dukungan dalam bentuk emosional, pemberian informasi, penghargaan, dan bantuan instrumental berkontribusi terhadap kesiapan psikologis ibu menjelang persalinan. Keterlibatan aktif suami direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam pelayanan antenatal guna mendukung kesehatan mental maternal.
References
Alfiani, R. (2021). Literature Review: Kecemasan Ibu Hamil TM III Dalam Menghadapi Persalinan. Jurnal sosial dan sains, 1(11), 1-481. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v1i11.260
Atif, M., Farooq, M., Shafiq, M., Ayub, G., & Ilyas, M. (2023). The impact of partner’s behaviour on pregnancy-related outcomes and safe childbirth in Pakistan. BMC Pregnancy and Childbirth, 23(1), 516. https://doi.org/10.1186/s12884-023-05814-z
Basyiroh, A. N., & Lailiyah, S. (2022). Studi literatur (systematic review): Hubungan dukungan suami dengan tingkat kecemasan ibu primigravida terhadap proses persalinan. Journal of Community Mental Health and Public Policy, 5(1), 29–39. https://doi.org/10.51602/cmhp.v5i1.78
Berliana, Z. (2025). The relationship between husband’s support and anxiety levels in pregnant women primigravida facing childbirth. Jurnal Kebidanan Malahayat. https://doi.org/10.33024/jkm.v10i12.18594
Greenspan, J. A., Chebet, J. J., Mpembeni, R., Mosha, I., Mpunga, M., Winch, P. J., Killewo, J., Baqui, A. H., & McMahon, S. A. (2019). Men’s roles in care seeking for maternal and newborn health: A qualitative study applying the three delays model to male involvement in Morogoro Region, Tanzania. BMC Pregnancy and Childbirth, 19(1), 293. https://doi.org/10.1186/s12884-019
Hasanah, H., Hapisah, H., Dewi, V. K., & Kirana, R. (2025). Hubungan dukungan suami dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester 3 di Puskesmas Perawatan Sebamban 2. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(8), 1446–1451. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i8.265
Isnaniar, I., Norlita, W., & Gusrita, S. (2020). Pengaruh peran suami terhadap tingkat kecemasan ibu hamil dalam menghadapi proses persalinan di Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru. Photon: Jurnal Sain dan Kesehatan, 11(1), 32–44. https://doi.org/10.37859/jp.v11i1.2144
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Buku kesehatan ibu dan anak.
Mamlukah, L. (2023). Hubungan dukungan suami dengan tingkat kecemasan ibu selama persiapan persalinan di Desa Ciwaruga Kabupaten Bandung Barat Tahun 2022. Jurnal Kebidanan, 13(1), 128–139. https://doi.org/10.33486/jurnalkebidanan.v13i1.206
Nurliawati, E., Sambas, E. K., & Suprapti, B. (2024). Hubungan gravida dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III. Jurnal Ilmiah Nusantara, 1(4), 1118–1123. https://doi.org/10.61722/jinu.v1i4.2236
Pratama, U., Sakdah, N., & Okfidaria, R. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan ibu hamil trimester tiga menjelang persalinan. Quantum Wellness: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(2), 149–161. https://doi.org/10.62383/quwell.v1i2.367
Purwanti, A., Prisusanti, R. D., & Widiatrilupi, M. V. (2025). The influence of husband’s support on mother’s readiness for the labor process at TPMB Ny. Afita Delianah, Turen, Malang. Proceeding International Conference of Innovation Science, Technology, Education, Children and Health, 5(1), 381–384. https://doi.org/10.62951/icistech.v5i1.263
Saifuddin, A.B., Rachimhadhi, T., & Wiknjosastro, S. (2020). Ilmu kebidanan (4th ed.). Bina Pustaka.
Sinaga, A. D., & Widiastini, L. P. (2021). Hubungan dukungan suami terhadap tingkat kecemasan ibu primigravida trimester III dalam menghadapi persalinan di Rumah Sakit Tk II Udayana Denpasar. CARING, 5. https://doi.org/10.36474/caring.v5i1.193
Siska, N. (2025). Husband support correlates with maternal anxiety levels during pregnancy in the third trimester. Journal of Health Sciences. https://doi.org/10.33086/jhs.v14i3.1917
Sutriningsih, S., Radhiah, S. R., Arwan, A., Mantao, E., Salmawati, L., & Hasanah, H. (2024). Faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Balinggi. Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(1), 1–2. https://jurnal.fkm.untad.ac.id/index.php/preventif/article/view/630
Syahrizan, M., & Siregar, A. H. (2024). Budaya patriarki dalam rumah tangga menurut perspektif hukum Islam. Bertuah Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam, 5(1), 118–131. https://doi.org/10.56633/jsie.v5i1.787
WHO. (2022). Guide for integration of perinatal mental health in maternal and child health services. https://www.who.int/publications/i/item/9789240057142
Wicaksana, I. P. A., Shammakh, A. A., Pratiwi, M. R. A., Maswan, M., & Azhar, M. B. (2024). Hubungan dukungan suami, status gravida, dan kepatuhan ibu melakukan antenatal care (ANC) terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III. Jurnal Global Ilmiah, 1(6), 376–388. https://doi.org/10.55324/jgi.v1i6.62
Wirabakti, G., & Septiyono, E. A. (2022). Peran suami dalam penurunan kecemasan ibu hamil trimester III di Indonesia: Literature review. Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health, 1(2), 69–74. https://doi.org/10.53088/griyawidya.v1i2.485














