DESAIN STRUKTUR BAHAN AJAR CETAK (MODUL, BUKU AJAR, DAN HANDOUT PAI) PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI)
DOI:
https://doi.org/10.51878/khazanah.v1i2.16006Keywords:
Bahan Ajar Cetak, Buku Ajar, Handout, Modul PAI, Sejarah Kebudayaan IslamAbstract
ABSTRACT
Islamic Cultural History (SKI) is often perceived as a monotonous memorization-based subject because the available teaching materials are still dominated by chronological presentations without structures that encourage reasoning. This study aims to formulate a structural design for printed teaching materials, including modules, textbooks, and handouts, for SKI learning. The study employed a qualitative approach using a library research method and content analysis of 28 accredited national journal articles and madrasah curriculum policy documents published between 2021 and 2025. The findings reveal three main points. First, the three types of printed teaching materials have different structural functions: modules serve as self-instructional learning materials, textbooks provide comprehensive and systematic references, while handouts reinforce the focus on a specific learning objective. Second, the recommended structure of an SKI module consists of ten components, with additional SKI-specific components, namely a chronology map, historical source quotations, and an ibrah column. Third, the design principles that should be fulfilled include relevance, consistency, adequacy, readability, contextuality, and measurability. This study demonstrates that the issue of SKI teaching materials is not merely related to the choice between printed and digital media but also to the architecture of material presentation, which needs to accommodate students’ historical thinking abilities.
Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kerap dipersepsi sebagai mata pelajaran hafalan yang membosankan karena bahan ajar yang tersedia masih didominasi paparan kronologis tanpa struktur yang mendorong penalaran. Penelitian ini bertujuan merumuskan desain struktur bahan ajar cetak berupa modul, buku ajar, dan handout untuk pembelajaran SKI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) dan teknik analisis isi terhadap 28 artikel jurnal nasional terakreditasi dan dokumen kebijakan kurikulum madrasah yang terbit pada rentang 2021–2025. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan pokok. Pertama, ketiga jenis bahan ajar cetak memiliki fungsi struktural yang berbeda: modul berfungsi sebagai bahan belajar mandiri yang self-instructional, buku ajar sebagai rujukan materi yang komprehensif dan sistematis, sedangkan handout sebagai penguat fokus pada satu tujuan pembelajaran. Kedua, struktur modul SKI yang direkomendasikan memuat sepuluh komponen dengan penambahan komponen khas SKI berupa peta kronologi, kutipan sumber sejarah, dan kolom ibrah. Ketiga, prinsip desain yang harus dipenuhi meliputi relevansi, konsistensi, kecukupan, keterbacaan, kontekstualitas, dan keterukuran. Penelitian ini menunjukkan bahwa persoalan bahan ajar SKI tidak semata-mata berkaitan dengan pilihan media cetak atau digital, tetapi juga dengan arsitektur penyajian materi yang perlu mengakomodasi kemampuan berpikir historis peserta didik.
References
Adri, A., Anhar, A., Rafiq, M., & Darman, I. H. (2024). Pengembangan bahan ajar Pendidikan Agama Islam berbasis pendidikan multikultural untuk membentuk sikap moderasi beragama. Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan, 22(1), 80–94. https://doi.org/10.31851/wahanadidaktika.v22i1.14144
Aisyah, S., Ibrahim, M. M., & Ismail, W. (2022). Pengembangan bahan ajar modul Sejarah Kebudayaan Islam berbasis problem solving untuk meningkatkan hasil belajar siswa Madrasah Tsanawiyah. Al-Afkar: Journal for Islamic Studies, 5(1), 298–311. https://al-afkar.com/index.php/Afkar_Journal/article/view/260
Amir, M. Z. F. R., & Nazirah, A. (2025). Pengembangan dan pemanfaatan media cetak: Modul, handout, dan LKS non cetak: Program video dan bahan ajar berbantuan komputer dalam pembelajaran PAI. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2(6), 72–83. https://doi.org/10.71282/jurmie.v2i6.390
Azkiya, H., Tamrin, M., Yuza, A., & Madona, A. S. (2022). Pengembangan e-modul berbasis nilai-nilai pendidikan multikultural di sekolah dasar Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 7(2), 409–427. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).10851
Diba, I. F., & Muhid, A. (2022). Pentingnya inovasi kurikulum Pendidikan Agama Islam di era 4.0. Attanwir: Jurnal Keislaman dan Pendidikan, 13(1), 44–60. https://pdfs.semanticscholar.org/2dc0/4c7a035552653a29c2f9cf94aeecdb5f43b3.pdf
Fachrudin, Y. (2023). Analisis pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam, 6(1), 51–61. https://ejournal.ibi.ac.id/jurdir/article/view/458
Goli, N. H., & Achadi, M. W. (2023). Analisis Kurikulum Merdeka Belajar pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kelas 10 di MA 1 Yogyakarta. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam, 3(3), 121–129. https://ejournal.penerbitjurnal.com/index.php/JMPI/article/view/196
Hafiz, M. (2023). Peranan teknologi dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. INTEGRASI: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 1(2), 75–86. https://doi.org/10.61590/int.v1i02.98
Hakim, S. (2023). Kontribusi pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Tsanawiyah terhadap pembentukan moral dan intelektual siswa. Jurnal Pendidikan Mandala, 8(1), 118–125. https://doi.org/10.58258/jupe.v8i1.4859
Hendra, R., Yahya, M., Ruyani, N., Bachtiar, A., & Julaeha, E. (2022). Desain pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam melalui model ADDIE. Sustainable: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 5(2), 416–420. https://rumahjurnal.iainsasbabel.ac.id/sus/article/view/3008
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 183 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Madrasah. https://id.scribd.com/document/428035632/Kma-Nomor-183-Tahun-2019-Tentang-Kurikulum-Pai-Dan-Bahasa-Arab-Pada-Madrasah
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 347 Tahun 2022 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka pada Madrasah. https://docs.paralegal.id/PERMEN/PERMENAG/KEPMENAG/2022/KEPMENAG-347-2022.pdf
Latuapo, R. (2023). Module-based training for teacher professional development in madrasah. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 67–78. https://doi.org/10.15575/jpi.v0i0.24934
Lubis, D. M. R., Manik, E., Mardianto, & Anas, N. (2021). Strategi pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Islamic Education, 1(2), 68–73. https://doi.org/10.57251/ie.v1i2.72
Munawir, M., Mardhiyah, A., & Nailisaadah, S. . (2023). Pengaruh Pemanfaatan Youtube sebagai Media Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam terhadap Hasil Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 6(2), 400–408. https://doi.org/10.54069/attadrib.v6i2.528
Maulida, U. (2022). Pengembangan modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka. Tarbawi: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 5(2), 130–138. https://ejournal.ibi.ac.id/Tarbawi/article/view/392
Nitami, N., Nazliati, N., & Sari, R. (2023). Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTsN 1 Langsa: Pengembangan media Likurdin melalui model ADDIE. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh, 4(2), 259–274. https://doi.org/10.29103/jspm.v4i2.11859
Nurdiyanto, N., Wulandari, R., Jamal, J., Karman, K., & Maslani, M. (2024). Pengembangan bahan ajar non cetak pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(3), 1320–1328. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i3.930
Pappang, P., Nurdin, K., & Ilham, D. (2024). Pengembangan modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam materi perkembangan Islam masa Rasulullah periode Madinah. Al Birru: Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Dasar, 2(3), 17–22. https://id.scribd.com/document/821421762/Pengembangan-Modul-Ajar-Sejarah-Kebudayaan-Islam-Materi-Perkembangan-Islam-Masa-Rasulullah-Periode-Madinah-Edt
Pelangi, H., Ariaji, R., & Siregar, I. (2025). Pengembangan modul Sejarah Kebudayaan Islam berbasis flipbook tingkat SD/MI dengan karakter kearifan lokal wilayah Tapanuli Bagian Selatan. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 9(2), 668–680. https://doi.org/10.35931/am.v9i2.4218
Purwaningrum, S., & Wati, D. T. (2023). Pengembangan buku Sejarah Kebudayaan Islam kelas VIII berbasis higher order thinking skills. Edudeena: Journal of Islamic Religious Education, 7(1), 43–57. https://doi.org/10.30762/ed.v7i1.867
Rahmawati, I. A., & Astutik, A. P. (2024). Penggunaan modul ajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal PAI Raden Fatah, 6(2), 314–327. https://doi.org/10.19109/pairf.v6i2.21819
Siregar, N. H., Kosim, M., & Rehani, R. (2024). Analisis materi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) pada tema ketabahan Nabi Muhammad saw. dan sahabat di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam, 7(1), 30–40. https://doi.org/10.51476/dirasah.v7i1.590
Warliani, R., Irvani, A. I., & Khoiril, A. (2023). Analisis modul ajar fisika berbasis kearifan lokal pada Platform Merdeka Mengajar. Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya, 7(2), 7–13. https://doi.org/10.19109/jifp.v7i2.19297
Widianto, E. (2021). Pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi. Journal of Education and Teaching, 2(2), 213–224. https://doi.org/10.24014/jete.v2i2.11707
Yunizhar, L., & Zulfah, M. A. (2024). Pengembangan handout PAI berbasis nilai dinamis dan inovatif untuk pemahaman Islam wasathiyah di SMKN 1 Jombang. ISLAMIKA, 6(1), 305–317. https://doi.org/10.36088/islamika.v6i1.4324
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sawlifa Anzumi, Jahuniar Kurniawati, Toha Hasim, Ilyas Rozak Hanafi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














