PEDAGOGI KRITIS RELIGIUS DI ERA POST-TRUTH: KONSEPTUALISASI NILAI TABAYYUN SEBAGAI FONDASI LITERASI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN PAI

Authors

  • Nurwahyudi Nurwahyudi STAI Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah
  • Ninik Muhajiroh STAI Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah
  • Susanto Susanto STAI Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

DOI:

https://doi.org/10.51878/khazanah.v1i2.15626

Keywords:

Literasi Digital, Pedagogi Kritis Religius, Pendidikan Agama Islam, Post-Truth, Tabayyun

Abstract

ABSTRACT

The post-truth era, characterized by the pervasive spread of disinformation and hoaxes, poses a serious threat, necessitating the transformation of Islamic Religious Education (PAI) from the mere transmission of doctrines toward a Religious Critical Pedagogy approach. This study aims to conceptualize the value of Tabayyun as an ethical and epistemological foundation for students’ digital literacy. Employing a qualitative research design with a library research approach, data were collected from various primary and secondary sources and analyzed using content and thematic analysis. The results of the literature synthesis indicate that Tabayyun can be conceptually developed as an information-filtering framework encompassing three dimensions: source criticism (sanad), content criticism (matan), and consideration of purposes and impacts (maqashid). This framework connects information verification skills with ethical considerations and Islamic values in responding to digital information. In practice, the framework can be integrated into PAI learning through dialogical models such as Problem-Based Learning (PBL) and case studies to foster students’ critical thinking, information verification, and ethical reflection skills. In conclusion, the reconceptualization of Tabayyun not only equips students with analytical reasoning skills but also provides a conceptual foundation for developing digital piety that is critical, ethical, and oriented toward prophetic truth in responding to the realities of the digital world.

ABSTRAK

Era post-truth yang ditandai dengan masifnya disinformasi dan hoaks menjadi ancaman serius, sehingga menuntut transformasi Pendidikan Agama Islam (PAI) dari sekadar transfer doktrin menuju pendekatan Pedagogi Kritis Religius. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonseptualisasikan nilai Tabayyun sebagai fondasi etis dan epistemologis literasi digital bagi peserta didik. Menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), data dikumpulkan dari berbagai literatur primer maupun sekunder dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi serta analisis tematik. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa Tabayyun dapat dikembangkan secara konseptual sebagai kerangka filtrasi informasi yang mencakup tiga dimensi, yaitu kritik sumber (sanad), kritik konten (matan), dan pertimbangan tujuan serta dampak (maqashid). Kerangka tersebut menghubungkan kemampuan verifikasi informasi dengan pertimbangan etis dan nilai-nilai keislaman dalam menghadapi informasi digital. Secara praksis, kerangka ini dapat diintegrasikan dalam pembelajaran PAI melalui model dialogis seperti Problem-Based Learning (PBL) dan studi kasus untuk mendorong kemampuan berpikir kritis, verifikasi informasi, serta refleksi etis peserta didik. Kesimpulannya, rekonseptualisasi Tabayyun tidak hanya membekali peserta didik dengan daya nalar analitis, tetapi juga dapat menjadi dasar konseptual bagi pembentukan karakter kesalehan digital (digital piety) yang kritis, etis, dan berorientasi pada kebenaran profetik dalam merespons realitas dunia maya.



References

Abdurrahman. (2024). Metode penelitian kepustakaan dalam pendidikan Islam. Adabuna: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran, 3(2), 102–113. https://doi.org/10.38073/adabuna.v3i2.1563

Al Hakim, H., & Susilo, M. J. (2026). Tabayyun-based digital literacy: Strategies for strengthening student competencies in PAI learning. Al-Mudarris: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 9(1), 161–172. https://doi.org/10.23971/mdr.v9i1.11188

Andrian, B. F., Muhlisin, M., & Anekasari, R. (2026). Humanisme Isl am literat dan literasi kritis dalam pendidikan agama Islam di era post-truth: Studi lapangan di MA Salafiyah Yapensa Pekalongan. Academicus: Journal of Teaching and Learning, 5(1), 158–172. https://doi.org/10.59373/academicus.v5i1.134

Fatmawati, E. (2020). Tantangan literasi informasi bagi generasi muda pada era post-truth. Jurnal Perpustakaan Pertanian, 28(2), 57–66. https://repository.pertanian.go.id/server/api/core/bitstreams/d1a6c6c3-072f-4fb1-8b74-1eb523341bd7/content

Fazrin, I. S., Azizah, A. R., Aliyyah, J., Aini, I. N., & Suherman, U. (2025). Problem-Based Learning sebagai strategi penguatan berpikir kritis dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Tsaqafatuna: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 7(1), 77–89. https://doi.org/10.54213/tsaqafatuna.v7i1.604

Febriana, F. N., & Khasanah, N. (2025). Pendidikan Islam di era post-truth: Peran dan tantangan literasi digital bagi Generasi Z. El-Darisa: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 1–14. https://ejournal.staihwduri.ac.id/index.php/eldarisa/article/view/180

Ferdinan, Fattah, A., Nashir, A., Muthaharah, S., & Waeno, M. (2026). Examining the enactment of digital literacy in Islamic education across two school contexts in Indonesia and Thailand. Discover Education, 5(1), 764. https://doi.org/10.1007/s44217-026-02044-1

Ilham, I. S. N., Rasyid, A. M., & Pamungkas, M. I. (2026). Konsep pendidikan Paulo Freire tentang banking education dan relevansinya bagi pengembangan sikap kritis siswa dalam Pendidikan Agama Islam. Bandung Conference Series: Islamic Education, 6(2). https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSIEd/article/view/25764

Jaya, G. P., Warsah, I., & Istan, M. (2023). Kiat penelitian dengan model pendekatan telaah kepustakaan. Tik Ilmeu: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 7(1), 117–126. https://doi.org/10.29240/tik.v7i1.6494

Ma’arif, M. G., Sinaga, A. I., Yusmardani, I., Hanifah, M. N., & Zamiri. (2026). Tabayyun sebagai etika literasi digital: Analisis hadis tematik dalam merespons disinformasi di era media sosial. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3). https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2477

Machfudzoh, N. H., Umayrah, N., & Ahmad, Z. A. (2026). The epistemology of Islamic education in the post-truth era the challenge of verifying truth in digital learning. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 19(2), 637–650. https://doi.org/10.32832/tawazun.v19i2.23653

Mahud, S. (2025). Pendidikan Agama Islam di era algoritma: Kecerdasan buatan, otoritas, dan krisis literasi. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 7(4), 3512–3530. https://doi.org/10.61227/arji.v7i4.649

Maysurah, M., Maimun, M., Suyyirah, S., & Aini, N. (2025). Pendidikan agama Islam di era post-truth: Upaya penguatan karakter siswa melalui literasi digital. Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman, 11(2), 188–201. https://doi.org/10.46963/aulia.v11i2.3448

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Mukaromah, M., Janah, S. M., & Bin Ahmad, M. A. (2026). Reframing Islamic Education in the Post-Truth Era: Integrating Islamic Epistemology and Digital Ethics through Tabayyun Literacy. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 21(1), 65–84.

https://journal.uinsuku.ac.id/index.php/Edukasia/article/view/36098

Mustofa, A., & Bin Salman, A. M. (2026). Urgensi tabayyun sebagai upaya pencegahan disinformasi (hoax) agama menurut Q.S. Al-Isra ayat 36 dan Q.S. Al-Hujurat ayat 6: Analisis tafsir maudhu’i. Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits, 5(1), 188–203. https://doi.org/10.35931/am.v5i1.5768

Naufal, T., & Nurfuadi, N. (2026). Integrasi literasi digital dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam: Aktualisasi tabayyun di era post-truth. QAYID: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 474–480. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/44909

Prasetia, H., Nursamsi, I., & Setiawan, A. I. (2026). Dakwah di balik algoritma: Analisis echo chamber dan filter bubble dalam pembentukan opini publik terhadap kasus ustadz di Pati. AN-NASHIHA Journal of Broadcasting and Islamic Communication Studies, 6(1), 180-190. https://ejournal.unsuda.ac.id/index.php/an-nashiha/article/view/3291

Rasiani, A., Sari, H. P., Wilis, E., & Setiawarni, U. (2025). Pendidikan Islam di era post-truth: Tantangan dan strategi literasi media bagi generasi muda. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 381–390. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i2.947

Rijali, A. (2019). Analisis data kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81–95. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v17i33.2374

Sakdiyah, S., Widna, W., & Gusmaneli, G. (2025). Integrasi penggunaan teknologi dalam strategi pembelajaran PAI untuk membentuk kompetensi 4C peserta didik era digital. Dinamika Pembelajaran: Jurnal Pendidikan dan Bahasa, 2(2), 229–242. https://doi.org/10.62383/dilan.v2i2.1551

Sari, M., & Asmendri. (2020). Penelitian kepustakaan (library research) dalam penelitian pendidikan IPA. Natural Science: Jurnal Penelitian Bidang IPA dan Pendidikan IPA, 6(1), 41–53. https://doi.org/10.15548/nsc.v6i1.1555

Sariyati, S., & Nuriyati, T. (2026). Membangun epistemologi literasi digital Islam: Konsep tabayyun sebagai respons terhadap budaya post-truth. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora, 5(2), 1930–1941. https://ejurnal.man4kotapekanbaru.sch.id/takuana/article/view/652

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruktif. Alfabeta.

Supriyatno, T., Yasin, A. F., Susilawati, S., & Koesoemawati, T. (2025). Islamic education in the digital and post-truth era: Building mediating narratives. Proceeding of International Conference on Islamic Education (ICIED), 10(1), 244–252. https://conferences.uin-malang.ac.id/index.php/icied/article/view/3597

Downloads

Published

2026-09-26

How to Cite

Nurwahyudi, N., Muhajiroh, N., & Susanto, S. (2026). PEDAGOGI KRITIS RELIGIUS DI ERA POST-TRUTH: KONSEPTUALISASI NILAI TABAYYUN SEBAGAI FONDASI LITERASI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN PAI. KHAZANAH : Jurnal Studi Ilmu Agama, Sosial Dan Kebudayaan, 1(2), 483–492. https://doi.org/10.51878/khazanah.v1i2.15626

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.