ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DI KABUPATEN JAYAWIJAYA
DOI:
https://doi.org/10.51878/healthy.v5i3.13671Keywords:
pelayanan kesehatan ibu dan anak, antenatal care, akses pelayanan kesehatan, persalinan, kesadaran masyarakatAbstract
Maternal and child health services are a priority program aimed at improving public health status and reducing maternal and infant mortality rates. Their implementation in Jayawijaya Regency continues to face geographical, socio-cultural, and access-related challenges. This study aimed to analyze the factors associated with maternal and child health services, including antenatal care (ANC) visits, community awareness, maternal education, access to services, and childbirth practices. A qualitative method with a phenomenological approach was employed. Informants consisted of three healthcare workers managing the maternal and child health program at Ilekma, Asolokobal, and Musaffak Community Health Centers. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings showed that ANC visits remained low because most pregnant women first sought antenatal care during the second or third trimester. Limited community awareness and low maternal education further hindered service utilization. Access to services was constrained by distance, mountainous topography, and limited transportation, while home delivery practices persisted and increased the risk of complications. Healthcare workers had undertaken health education, home visits, collaboration with cadres, and integrated health post (posyandu) activities to improve service coverage. Strengthening health promotion, referral systems, and cross-sectoral support is needed to improve maternal and child health services in the Papuan highlands.
ABSTRAK
Pelayanan kesehatan ibu dan anak merupakan program prioritas dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Pelaksanaannya di Kabupaten Jayawijaya masih menghadapi tantangan geografis, sosial budaya, dan keterbatasan akses fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak, meliputi kunjungan antenatal care (ANC), kesadaran masyarakat, pendidikan ibu, akses pelayanan, dan praktik persalinan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan terdiri atas tiga tenaga kesehatan pengelola program KIA di Puskesmas Ilekma, Puskesmas Asolokobal, dan Puskesmas Musaffak. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kunjungan ANC masih rendah karena sebagian besar ibu hamil baru memeriksakan kehamilan pada trimester kedua atau ketiga. Kesadaran masyarakat dan tingkat pendidikan ibu yang rendah turut menghambat pemanfaatan pelayanan kesehatan. Akses pelayanan terkendala jarak, topografi pegunungan, dan keterbatasan transportasi, sementara praktik persalinan di rumah masih ditemukan dan meningkatkan risiko komplikasi. Tenaga kesehatan telah melakukan penyuluhan, kunjungan rumah, kerja sama dengan kader, dan kegiatan posyandu untuk memperbaiki cakupan pelayanan. Penguatan promosi kesehatan, sistem rujukan, dan dukungan lintas sektor diperlukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah pegunungan Papua.
References
Aufengo, N., Nayoan, C. R., Ndun, H. J. N., & Marni, M. (2024). Analisis peran kader posyandu dalam meningkatkan kesadaran pemeriksaan antenatal di wilayah kerja Puskesmas Ba'a, Kabupaten Rote Ndao. Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan, 6(3), 730–737. https://doi.org/10.31970/ma.v6i3.239
Diana, D., Suprida, S., Riski, M., & Turiyani, T. (2022). Hubungan pengetahuan, frekuensi ANC, dan usia ibu dengan deteksi dini bahaya kehamilan pada ibu hamil trimester III. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), 171–176. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i1.1776
Indahwati, L., Dewi, M., Fatmawati, Gayatri, M., Dewi, T. S., Sari, M. H., & Savitri, M. E. (2023). Optimalisasi peran kader posyandu dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 6(2), 236–246. https://riset.unisma.ac.id/index.php/jipemas/article/view/19713
Karlina, I., Sujoso, A. D. P., & Ramani, A. (2022). Pengkajian kunjungan K4 antenatal care berdasarkan karakteristik ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Sawa Erma Kabupaten Asmat Provinsi Papua tahun 2021. Jurnal Kesehatan Rajawali, 12(1), 1–6. https://doi.org/10.54350/jkr.v12i2.119
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia tahun 2021. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
Maega, S. O., & Sutarno, M. (2026). Faktor determinan kurangnya pencapaian target imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Kurulu Distrik Kurulu, Kab. Jayawijaya Papua. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 6(1), 102–115. https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i1.20055
Mekarisce, A. A. (2020). Teknik pemeriksaan keabsahan data pada penelitian kualitatif di bidang kesehatan masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 12(3), 145–151. https://doi.org/10.52022/jikm.v12i3.102
Muhdar, M., Rosmiati, R., & Tulak, G. T. (2025). Determinan antara terhadap kematian ibu bersalin. Jurnal Kesehatan Andalas, 9(3), 351–359. https://doi.org/10.25077/jka.v9i3.1458
Munawwaroh, A. I., & Indrawati, F. (2023). Karakteristik ibu hamil dengan kejadian kehamilan risiko tinggi. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 7(3), 401–410. https://doi.org/10.15294/higeia.v7i3.64147
Nimun, K. I. D., Rambu Ngana, F., Warsito, A., & Tanesib, J. L. (2022). Modeling accessibility to emergency obstetric care in mountain region on Adonara Island, Eastern Indonesia. Journal of Applied Geospatial Information, 6(2), 700–704. https://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JAGI/article/view/4522
Nurmisih, N., Nurti, T., & Marisi, R. E. M. (2023). Pemberdayaan kader posyandu melalui peningkatan pengetahuan deteksi dini risiko tinggi ibu hamil. Indonesia Berdaya, 4(3), 865–876. https://doi.org/10.47679/ib.2023497
Ratnawati, E., Susilowati, E., & Nancye, P. M. (2023). Faktor pemungkin dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak di Kecamatan Lamboya, Sumba Barat. Jurnal Kesehatan, 12(2), 233–251. https://doi.org/10.46815/jk.v12i2.177
Simanihuruk, R., Nastiti, D. H., & Aek, M. W. (2024). Gambaran tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang kunjungan ANC di Puskesmas Oeolo tahun 2023. Jurnal Kesehatan Komunitas Santa Elisabeth, 2(1), 103–113. https://doi.org/10.12538/jkkse-akbidsteli.v1i02.42
Sirait, T., Lilis, D. N., & Suryanti, Y. (2022). Pemilihan tempat persalinan dan faktor yang berhubungan. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(1), 109–115. https://doi.org/10.25311/keskom.Vol8.Iss1.1112
Suarayasa, K., & Wandira, B. A. (2021). Peran faktor determinan sosial terhadap kejadian kematian ibu di Kota Palu–Sulawesi Tengah. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 4(4), 587–592. https://doi.org/10.56338/mppki.v4i4.3560
World Health Organization. (2023). Trends in maternal mortality 2000 to 2020: Estimates by WHO, UNICEF, UNFPA, World Bank Group and UNDESA/Population Division. World Health Organization.
Wungo, S. L., & Sugiatini, T. E. (2022). Analisis pemilihan tenaga penolong persalinan di Desa Wailabubur, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(4), 2255–2262. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/view/5758
Yenni, Angka, A. T., Datuan, O., & Hasni. (2021). Hubungan antara dukungan suami dengan partisipasi ibu mengikuti kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Andowia Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara. Jurnal Komunitas Kesehatan Masyarakat, 3(1), 64–71. https://jurnal.uit.ac.id/JKKM/article/view/1095
Yunianto, A., & Nurwahyuni, A. (2023). Pemilihan fasilitas kesehatan tempat bersalin di era JKN: Analisis data Susenas 2019. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 1912–1922. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i2.15559
Yunitasari, E., Matos, F., Zulkarnain, H., Kumalasari, D. I., Kusumaningrum, T., Putri, T. E., Yusuf, A., & Astuti, N. P. (2023). Pregnant woman awareness of obstetric danger signs in developing country: Systematic review. BMC Pregnancy and Childbirth, 23, Article 357. https://doi.org/10.1186/s12884-023-05674-7
Yusma, F., Latief, S., Darma, S., Darussalam, A. H. E., & Samosir, A. D. P. (2025). Gambaran cakupan imunisasi dasar balita pada masa pandemi COVID-19 tahun 2020–2022. The Indonesian Journal of General Medicine, 21(1), 39–64. https://doi.org/10.70070/rw3f8j43















