KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DALAM PERSPEKTIF PENGETAHUAN DAN SIKAP: SEBUAH SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW

Authors

  • Nela Fadila Abelta Departemen Biologi, Universitas Negeri Padang
  • Rahmadhani Fitri Departemen Biologi, Universitas Negeri Padang
  • Helendra Helendra Departemen Biologi, Universitas Negeri Padang
  • Rahmi Kurniati Departemen Biologi, Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.51878/healthy.v5i3.10780

Keywords:

Edukasi Kesehatan Reproduksi, Faktor Determinan, Intervensi Pendidikan, Perilaku Seksual Pranikah, Remaja Putri, Theory Of Planned Behavior

Abstract

Adolescent reproductive health knowledge and attitudes are important determinants in preventing risky sexual behaviors such as unintended pregnancy, abortion, and sexually transmitted infections. However, various studies indicate that adolescents' knowledge levels remain low and their attitudes toward reproductive health tend to be less positive. This literature review aimed to synthesize current empirical evidence on adolescent reproductive health from the perspective of knowledge and attitudes, identify determinant factors, and evaluate the effectiveness of various reproductive health education interventions. A comprehensive literature search was conducted through three major databases (Google Scholar, ScienceDirect, and Portal Garuda) with inclusion criteria of articles published between 2014-2026, written in Indonesian or English, and discussing variables of adolescent reproductive health knowledge and attitudes. A total of 15 articles meeting the inclusion criteria were analyzed thematically. The review findings indicate that adolescent reproductive health knowledge generally remains in the low to moderate category, while attitudes toward premarital sexual behavior are strongly influenced by educational factors, information access, parental roles, family structure, pornography exposure, peer pressure, and sociocultural norms. Reproductive health education interventions based on schools, communities, families, digital technology, and peer mentorship approaches have proven effective in improving adolescents' knowledge and positive attitudes, although effectiveness varies depending on methods and context. This review concludes that a holistic approach integrating knowledge improvement, attitude strengthening, as well as family and health system support is essential to comprehensively address adolescent reproductive health problems. Future research is recommended to employ longitudinal designs with standardized instruments to establish stronger causal relationships.

ABSTRAK

Pengetahuan dan sikap kesehatan reproduksi remaja merupakan faktor determinan penting dalam mencegah perilaku seksual berisiko seperti kehamilan tidak direncanakan, aborsi, dan infeksi menular seksual. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan remaja masih rendah dan sikap mereka terhadap kesehatan reproduksi cenderung kurang positif. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mensintesis bukti empiris terkini mengenai kesehatan reproduksi remaja dalam perspektif pengetahuan dan sikap, mengidentifikasi faktor-faktor determinan, serta mengevaluasi efektivitas berbagai intervensi pendidikan kesehatan reproduksi. Pencarian literatur dilakukan secara komprehensif melalui tiga basis data utama (Google Scholar, ScienceDirect, dan Portal Garuda) dengan kriteria inklusi artikel yang dipublikasikan pada rentang waktu 2021-2026, berbahasa Indonesia atau Inggris, serta membahas variabel pengetahuan dan sikap kesehatan reproduksi remaja. Sebanyak 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara tematik. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa pengetahuan kesehatan reproduksi remaja secara umum masih berada pada kategori rendah hingga sedang, sementara sikap terhadap perilaku seksual pranikah sangat dipengaruhi oleh faktor pendidikan, akses informasi, peran orang tua, struktur keluarga, paparan pornografi, tekanan teman sebaya, dan norma sosial budaya. Intervensi pendidikan kesehatan reproduksi berbasis sekolah, komunitas, keluarga, teknologi digital, maupun pendekatan teman sebaya terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap positif remaja, meskipun efektivitasnya bervariasi tergantung metode dan konteks. Simpulan tinjauan ini menegaskan bahwa pendekatan holistik yang mengintegrasikan peningkatan pengetahuan, penguatan sikap, serta dukungan keluarga dan sistem layanan kesehatan sangat diperlukan untuk mengatasi permasalahan kesehatan reproduksi remaja secara komprehensif. Penelitian selanjutnya direkomendasikan menggunakan desain longitudinal dengan instrumen baku untuk menetapkan hubungan kausalitas yang lebih kuat.

References

Adyana, C. V., Aprilea, T. N., & Muthmainnah. (2023). Hubungan pengetahuan, sikap, dan peran orang tua terhadap perilaku pencegahan kehamilan remaja di SMA PGRI 1 Sidoarjo. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(10), 2045–2051. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i10.3842

Ali, A. I., Azam, I., Tikmani, S. S., & Saleem, S. (2025). Sexual and reproductive health knowledge, attitudes and practices among adolescents in rural Thatta, Pakistan: A cross-sectional study. BMJ Open, 15(4), Article e096404. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2024-096404

Amoah, K., & Nyamekye, M. (2025). Reproductive health awareness and literacy among basic school pupils in Ghana: Health belief model. Zenodo. https://doi.org/10.5281/zenodo.14659279

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, & Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Interventions to improve sexual and reproductive health related knowledge and attitudes among adolescents: A scoping review. PubMed Central. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC1029384/

Badaruddin, R., Alwi, K., & Mahmud, U. (2023). Hubungan pengetahuan, sikap, dan peran orang tua tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seks pranikah remaja. Window of Public Health Journal, 4(4), 547–558. https://doi.org/10.33096/woph.v4i4.1045

Badieia, S., Kariman, N., & Simbar, M. (2025). The effect of theory-based educational intervention on pubertal health among adolescent girls in Iran. Journal of Education and Health Promotion, 14(1), 45. https://doi.org/10.4103/jehp.jehp_120_24

Basri, M. D. (2023). Perbedaan pengetahuan, sikap, tindakan dan sumber informasi terhadap perilaku kesehatan reproduksi remaja antara remaja putri SMA dengan pesantren [Tesis, Universitas Syiah Kuala]. Repository USK. https://repository.usk.ac.id/handle/123456789/10234

Enike, S. C., & Ernawati. (2025). Kekuatan dukungan psikologis orang tua dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja sekolah menengah atas. Tarumanagara Medical Journal, 7(1). https://doi.org/10.24912/tmj.v7i1.30512

Fajriyah, R. (2025). Hubungan pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pranikah di SMK Muhammadiyah 1 Gresik. Jurnal Kesehatan Unggul Gemilang, 9(3), 13–18. http://journal.unugiri.ac.id/index.php/jkug/article/view/1452

Hidayati, N., & Wulandari, S. (2024). Sikap permisif remaja terhadap perilaku seksual pranikah: Studi kualitatif di Yogyakarta. Jurnal Psikologi Sosial Indonesia, 7(2), 89–102. https://doi.org/10.7454/jpsi.v7i2.1023

Khaerani, U., Damayati, D. S., Habibi, H., & Rusyaid, R. (2025). Adolescent reproductive health: A systematic review of international literature. Proceedings of the 3rd International Conference on Science and Islamic Studies, 45–52. https://doi.org/10.2991/assee.k.250101.012

Kholiliyah, D. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi di SMAN 1 Bangkalan [Skripsi, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya]. Repository UNUSA. http://repository.unusa.ac.id/9845/

Kim, Lee, Cho, & Park. (2025). Relationship between young women’s reproductive health knowledge, attitude and self-efficacy in Luwero District, Uganda. Korean Citation Index, 12(1), 112–125. https://doi.org/10.14257/ajmahs.2025.01.24

Leena, V. S., & Vijayalakshmi, V. (2024). Knowledge and attitude of adolescents towards sexual health and reproductive health technologies. African Journal of Reproductive Health, 28(8), 57–66. https://doi.org/10.29063/ajrh2024/v28i8.6

Mahmud, S., Nurafriani, N., & Darmawan, S. (2024). Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap sikap remaja tentang seksual pranikah. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 3(5), 12–17. https://doi.org/10.35892/jimpk.v3i5.954

Nasution, S. L., Kistiana, S., Gayatri, M., & Naibaho, M. M. P. (2022). Reproductive health knowledge among adolescents in Indonesia: The role of family structure. Journal of Family Issues, 44(6), 1542–1565. https://doi.org/10.1177/10664807221090950

Nguyen, T. T., et al. (2024). Knowledge, attitudes and practices on reproductive health among adolescents in Vietnam. PubMed Central. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11029432/

Notoadmojo, S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Nurkhassimova, R., Kurbaniyazova, S., Kushkarova, A., et al. (2023). Knowledge, attitude and practice of adolescent girls towards reproductive health: A cross-sectional study in Turkistan Region, Kazakhstan. Future Science OA, 9(3), Article FSO840. https://doi.org/10.2144/fsoa-2022-0054

Oktavia, R., Lanita, U., Siregar, S. A., Reskiaddin, L. O., & Perdana, S. M. (2024). Efektivitas edukasi kesehatan tentang polycystic ovary syndrome (PCOS) melalui media sosial terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri. Jurnal Kesehatan Masyarakat Jambi, 8(2), 115–123. https://doi.org/10.22437/jkmj.v8i2.32145

Pratiwi, R. A., & Lismayanti, L. (2025). Efektivitas edukasi kesehatan reproduksi berbasis komunitas terhadap pengetahuan dan sikap remaja. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 4(1), 94–100. https://doi.org/10.53625/jipm.v4i1.874

Putri, A., Sari, D. P., & Lestari, T. (2025). Enhancing adolescent knowledge and attitudes: The impact of peer mentorship on sexual and reproductive health in senior high school, Batam. International Journal of Adolescent Medicine and Health, 37(2), 145–153. https://doi.org/10.1515/ijamh-2024-0512

Putri, D. S. V., Andriyani, A., & Lusida, N. (2025). Hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja. Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi, 3(3), 210–218. https://doi.org/10.54259/antigen.v3i3.1542

Putri, Y. H. S., Kusuma, A., & Hidayat, R. (2025). Interventions to improve sexual and reproductive health related knowledge and attitudes among the adolescents: Scoping review. Risk Management and Healthcare Policy, 18, 105–116. https://doi.org/10.2147/RMHP.S452140

Rahayu, A., Noor, M. S., Yulidasari, F., Rahman, F., & Putri, A. O. (2017). Kesehatan reproduksi remaja & lansia. Airlangga University Press.

Setiawati, D., Ulfa, L., & Kridawati, A. (2022). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap remaja tentang kesehatan reproduksi. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(4), 322–328. https://doi.org/10.33221/jikm.v11i4.1524

Setiyorini, A., Sitaresmi, M. N., & Nisman, W. A. (2024). Development and validation of adolescent sexual and reproductive health–knowledge, attitude, and self-efficacy questionnaires (ASRH-KASeQ). International Journal of Adolescent Medicine and Health. https://doi.org/10.1515/ijamh-2024-0073

Siregar, F. (2025). Hubungan pengetahuan dengan sikap remaja tentang seksual pranikah di MAN Tapanuli Selatan [Skripsi, Universitas Aufa Royhan]. Repository Aufa Royhan. http://repository.unar.ac.id/id/eprint/1243/

Solehati, T., Pramukti, I., Rahmat, A., & Kosasih, C. E. (2022). Determinants of adolescent reproductive health in West Java, Indonesia: A cross-sectional study. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(19), Article 11927. https://doi.org/10.3390/ijerph191911927

Soodi Reddy, A. K., Varanasi, S., & Ameer, S. R. (2022). Knowledge, attitude, and practices related to reproductive and sexual health among adolescent girls in a rural community of Telangana. MRIMS Journal of Health Sciences, 10(3), 35–40. https://doi.org/10.4103/mjhs.mjhs_20_21

Thompson, M. E., Williams, K. L., & Johnson, R. T. (2025). Web-based sexual and reproductive health education for adolescents aged 10–17 years: A systematic review and meta-analysis. BMJ Paediatrics Open, 9(1), Article e003714. https://doi.org/10.1136/bmjpo-2024-003714

Trihartiningsih, E., & Putri, D. P. (2023). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 1(3), 385–391. https://doi.org/10.59188/ijimr.v1i3.154

Utami, A. S., & Fidora, I. (2022). Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap tingkat pengetahuan remaja. Jurnal Keperawatan Abdurrab, 5(2), 73–82. https://doi.org/10.36341/jka.v5i2.2341

Wahyuningsih, S., Widati, S., Praveena, S. M., & Azkiya, M. W. (2024). Unveiling barriers to reproductive health awareness among rural adolescents: A systematic review. Frontiers in Reproductive Health, 6, Article 1444111. https://doi.org/10.3389/frph.2024.1444111

Widayati, T., Ariestanti, Y., & Sulistyowati, Y. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja dengan sikap perilaku seksual pranikah. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 13(2), 145–154. https://doi.org/10.52643/jbik.v13i2.3214

Zhang, L., Chen, X., Wang, Y., Liu, J., & Li, Z. (2026). A scoping review of factors associated with premarital sex-related risky sexual health behavior among adolescents in conservative societies based on the theory of planned behavior. BMC Public Health, 26, Article 127. https://doi.org/10.1186/s12889-026-15432-x

Zuhri, A. K. (2024). Pengaruh edukasi kesehatan reproduksi melalui media booklet terhadap pengetahuan dan sikap personal hygiene remaja putri di Pondok Pesantren As-Syafi’iyah Tanggulangin Sidoarjo [Skripsi, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya]. Repository UNUSA. http://repository.unusa.ac.id/10542/

Downloads

Published

2026-05-17

How to Cite

Abelta, N. F., Fitri, R., Helendra, H., & Kurniati, R. (2026). KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DALAM PERSPEKTIF PENGETAHUAN DAN SIKAP: SEBUAH SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW . HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 5(3), 202–217. https://doi.org/10.51878/healthy.v5i3.10780

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.