HUBUNGAN PERAN ORANGTUA DENGAN DEBRIS INDEKS ANAK PRASEKOLAH TK NURUL ISLAM SURABAYA
DOI:
https://doi.org/10.51878/healthy.v5i4.15668Keywords:
Anak Prasekolah, Debris Index, Peran OrangtuaAbstract
ABSTRACT
Oral and dental hygiene among preschool children remains an issue that requires attention. An initial survey at Nurul Islam Kindergarten in Surabaya found a mean debris index of 2.4, which was classified as poor. This condition provided the basis for a study aimed at analyzing the relationship between parental roles and debris index among preschool children at Nurul Islam Kindergarten in Surabaya. The study employed an analytical design with a cross-sectional approach and involved 29 child-parent pairs selected through total sampling. Parental roles were assessed using a questionnaire, while the children's debris index was determined through direct examination of their teeth and oral cavity. Data were analyzed using the Spearman Rank correlation test with a significance level of α = 0.05. Most parents demonstrated a very good level of parental role, comprising 17 respondents (58.6%), while the children's debris index was predominantly classified as moderate, involving 22 children (75.9%). The analysis yielded p = 0.857 and r = −0.035, indicating no significant relationship between parental roles and debris index. These findings indicate that variations in the measured parental role were not significantly associated with children's oral hygiene status. Dental health maintenance should therefore continue to emphasize the development of consistent oral hygiene habits in children's daily lives.
ABSTRAK
Kebersihan gigi dan mulut pada anak prasekolah masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian. Survei awal di TK Nurul Islam Surabaya menemukan rata-rata debris index sebesar 2,4 yang termasuk kategori buruk. Kondisi tersebut menjadi dasar penelitian yang bertujuan menganalisis hubungan peran orang tua dengan debris index pada anak prasekolah di TK Nurul Islam Surabaya. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 29 pasangan anak dan orang tua melalui teknik total sampling. Peran orang tua diukur menggunakan kuesioner, sedangkan kondisi debris index diperoleh melalui pemeriksaan langsung pada gigi dan mulut anak. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Sebagian besar orang tua berada pada kategori peran sangat baik, yaitu 17 responden (58,6%), sementara debris index anak paling banyak termasuk kategori sedang, yaitu 22 anak (75,9%). Hasil analisis memperoleh p = 0,857 dan r = −0,035, sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dan debris index. Hasil ini menunjukkan bahwa variasi peran orang tua yang terukur belum berkaitan secara signifikan dengan kondisi kebersihan gigi anak. Pemeliharaan kesehatan gigi perlu tetap diarahkan pada pembentukan kebiasaan kebersihan gigi yang konsisten dalam keseharian anak.
References
Andriyani, A., Putri, N., Lusida, N., Ernyasih, E., Rosyada, D., Jaksa, S., & Al-Maududi, A. A. (2023). Faktor yang berhubungan dengan perilaku orangtua dalam pencegahan karies gigi anak di Jakarta Timur. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 19(1), 11–17. https://doi.org/10.24853/jkk.19.1.11-17
Arifian, E., Chairanna, I., & Prasetyowati, S. (2022). Hubungan praktik menyikat gigi dengan debris index siswa tunagrahita di SLB BC Optimal Surabaya. Jurnal Skala Kesehatan, 13(2), 113–121. https://doi.org/10.31964/jsk.v13i2.367
Castilho, G. T., Pessoa, M. N., de Oliveira, C. C., de Melo, L. S. A., Tagliaferro, E. P. S., & Pardi, V. (2025). Family factors associated with dental caries among 5-year-old preschool children. Frontiers in Dental Medicine, 5, 1473194. https://www.frontiersin.org/journals/dental-medicine/articles/10.3389/fdmed.2024.1473194/full
Kurniawati, D., & Hartarto, D. (2022). Hubungan tingkat pendidikan ibu dengan pola asuh kesehatan gigi dan mulut pada anak usia prasekolah: The relationship between a mother’s education level and oral health care pattern for preschool children. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, 34(2), 143–151. https://journals.unpad.ac.id/jkg/article/view/37329
Liu, S. M., Xin, Y. M., Wang, F., Lin, P. C., & Huang, H. L. (2024). Parental health belief model constructs associated with oral health behaviors, dental caries, and quality of life among preschool children in China: A cross-sectional study. BMC Oral Health, 24(1), 1497. https://link.springer.com/article/10.1186/s12903-024-05290-7
Lusiani, Y., Saragih, A. B., & Waty, S. (2023). Penyuluhan dengan metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi serta kegiatan sikat gigi massal pada siswa SDN 067242 Kecamatan Medan Sunggal. Majalah Cendekia Mengabdi, 1(4), 264–271. https://doi.org/10.63004/mcm.v1i4.299
Lutfianta, N., Sugito, B. H., & Ulfah, S. F. (2025). The role of parents in relation to the oral and dental hygiene status of visually impaired children. JDHT Journal of Dental Hygiene and Therapy, 6(2), 96–100.
https://ejournal.poltekkesjakarta1.ac.id/index.php/JKG/article/view/2233
Magfirah, F., Qalbi, A. A., & Alfah, S. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut anak usia prasekolah di PAUD Insan Masagena. Al-Amanah: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 80–88. https://ojs.stikesamanah-mks.ac.id/index.php/Alif/article/view/351
Magfirah, F., Qalbi, A. A., & Alfah, S. (2023). Systematic literature review: Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan gigi pada anak usia prasekolah. Jurnal Ilmiah Amanah Akademika, 6(2), 190–207.
https://ojs.stikesamanah-mks.ac.id/index.php/jihad/article/view/246
Manurung, I. V. (2024). Pengaruh pendidikan kesehatan berbasis video terhadap keterampilan menggosok gigi anak usia prasekolah. Jurnal Kesehatan Mercusuar, 7(1), 053–060. https://doi.org/10.36984/jkm.v7i1.455
Nisa, H. (2024). Hubungan peran orang tua dengan perilaku menggosok gigi anak prasekolah TK-Islam Miftahul Fath Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung. Healthy Journal, 13(2), 128–140. https://doi.org/10.55222/01znr995
Nurjannah, K. (2023). Mengunyah buah semangka dan buah pepaya California terhadap debris indeks pada anak tunanetra (Studi di SLB A YPAB Surabaya). Journal of Oral Health Care, 11(2), 62–69.
https://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/JGM/article/view/1857
Puspita, E., & Puspita, S. (2024). Korelasi pengetahuan orang tua tentang kesehatan gigi dan mulut terhadap perilaku anak dalam menggosok gigi di TK Annur. Journal of Nursing and Health, 9(1), 110–116. https://doi.org/10.52488/jnh.v9i1.387
Putri, L. E., Said, F., & Salamah, S. (2024). Perbedaan menyikat gigi menggunakan sikat gigi bulu soft dan medium terhadap penurunan debris index. Jurnal Karya Generasi Sehat, 2(1), 1–6. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4416615
Rusnoto, R., Romantis, C. B., Purnomo, M., & Jauhar, M. (2023). Perilaku menyikat gigi dan konsumsi makanan kariogenik pemicu karies gigi pada anak. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 14(2), 518–527.
https://ejr.umku.ac.id/index.php/jikk/article/view/2081
Santoso, B., Sulistiyowat, I., & Yodong. (2020). Hubungan peranan ibu dalam pemeliharaan kesehatan gigi mulut terhadap angka kebersihan gigi anak TK Bhakti Nurush Shofia Mutih Kulon Wilayah Puskesmas Wedung 2 Kabupaten Demak. Jurnal Kesehatan Gigi, 7(1), 58–67. https://doi.org/10.31983/jkg.v7i1.6529
Sree, R. S., Louis, C. J., Eagappan, A. S., Srinivasan, D., Natarajan, D., & Dhanalakshmi, V. (2022). Effectiveness of parental participation in a dental health program on the oral health status of 8–10-year-old school children. International Journal of Clinical Pediatric Dentistry, 15(4), 417. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC9983581/
Sumadewi, K. T., & Harkitasari, S. (2023). Edukasi kesehatan gigi dan mulut serta cara menggosok gigi pada anak sekolah dasar di Banjar Bukian, Desa Pelaga. Warmadewa Minesterium Medical Journal, 2(1), 1–7. https://doi.org/10.22225/wmmj.2.1.2023.1-7
Suryanaa, B., Roningsiha, S., & Femala, D. (2025). The effect of parental support in brushing teeth on the plaque index score in preschool children. Dental Therapist Journal, 7(2), 110–115. https://jurnal.poltekkeskupang.ac.id/index.php/DTJ/article/view/2277
Sutarta, F. R., & Widiatsih, I. H. Z. (2026). The role of mothers in maintaining oral health towards dental hygiene. Journal of Nursing and Health, 6(2), 167–186. https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/JOSING/article/view/19832
Udiani, N. N., & Taha, M. Z. D. (2026). Hubungan kebiasaan mengkonsumsi makanan kariogenik dan kebiasaan gosok gigi dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah di SDN 1 Binontoan: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(4), 23496–23505. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5999
Wibowo, D. A., & Tanoto, W. (2023). Peran orang tua dalam menjaga kesehatan gigi pada anak prasekolah usia 3–6 tahun di RT 003 RW 001 Dusun Sumberbendo Desa Sumberbendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Seminar Publikasi Ilmiah Kesehatan Nasional, 2(2), 659–665. https://spikesnas.khkediri.ac.id/SPIKesNas/index.php/MOO/article/view/154
Zhang, B., Zhou, F., Liu, Z., Gong, A., & Li, M. (2025). Association of parental oral health literacy, early childhood oral health behaviors, and caries severity with oral health-related quality of life among preschool children. BMC Oral Health, 25(1), 1808. https://link.springer.com/article/10.1186/s12903-025-07159-9















