PENGARUH MOTIVASI IBU TERHADAP KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT REMAJA TUNAGRAHITA DI SLB AKW II SURABAYA
DOI:
https://doi.org/10.51878/healthy.v5i3.14256Keywords:
Motivasi Ibu, Kebersihan Gigi Dan Mulut, Remaja TunagrahitaAbstract
ABSTRACT
Adolescents with intellectual disabilities have limitations in maintaining oral hygiene, placing them at a greater risk of oral health problems than their peers. This condition highlights the essential role of mothers as primary caregivers in fostering positive oral health maintenance behaviors through continuous motivation. This study aimed to analyze the effect of maternal motivation on the oral hygiene of adolescents with intellectual disabilities at SLB Alpa Kumara Wardhana II Surabaya. An observational analytic study with a cross-sectional design was conducted involving 39 mothers and 39 adolescents selected using purposive sampling. Maternal motivation was assessed using a structured questionnaire, while the adolescents' oral hygiene status was measured using the Oral Hygiene Index Simplified (OHI-S). Data were analyzed using Spearman's rho correlation test. The findings indicated that most mothers had a moderate level of motivation, and the adolescents generally demonstrated a moderate level of oral hygiene. Statistical analysis revealed a significant positive correlation between maternal motivation and the oral hygiene status of adolescents with intellectual disabilities (p = 0.02; r = 0.485), indicating that higher maternal motivation was associated with better oral hygiene. The study concludes that maternal motivation plays an important role in supporting oral health maintenance behaviors among adolescents with intellectual disabilities. Therefore, strengthening parental education and empowerment should become an integral part of promotive and preventive oral health programs for children with special needs.
ABSTRAK
Anak remaja tunagrahita memiliki keterbatasan dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut sehingga berisiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan rongga mulut dibandingkan anak pada umumnya. Kondisi tersebut menuntut peran aktif ibu sebagai pengasuh utama dalam membentuk perilaku pemeliharaan kesehatan gigi melalui pemberian motivasi yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi ibu terhadap kebersihan gigi dan mulut anak remaja tunagrahita di SLB Alpa Kumara Wardhana II Surabaya. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri atas 39 ibu dan 39 anak remaja tunagrahita yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Motivasi ibu diukur menggunakan kuesioner, sedangkan kebersihan gigi dan mulut anak dinilai menggunakan Oral Hygiene Index Simplified (OHI-S). Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman's rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki tingkat motivasi pada kategori sedang, dan kondisi kebersihan gigi serta mulut anak juga didominasi kategori sedang. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara motivasi ibu dan kebersihan gigi serta mulut anak (p = 0,02; r = 0,485), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi motivasi yang diberikan ibu, semakin baik kondisi kebersihan gigi dan mulut anak remaja tunagrahita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi ibu berperan penting dalam mendukung perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut anak, sehingga penguatan edukasi dan pemberdayaan orang tua perlu menjadi bagian dari program promotif dan preventif kesehatan gigi pada anak berkebutuhan khusus.
References
Bajuri, M. Z. J., Rahman, F., Mawaidi, M., & Prawira, M. P. (2024). Key references, state of the art, and novelty in carrying out language research. Nitisara: Jurnal Ilmu Bahasa, 2(1), 12–23. https://journal.unindra.ac.id/index.php/nitisara/article/view/3102
Chou, S. W., Hsieh, M. C., & Pan, H. C. (2024). Understanding the impact of self-regulation on perceived learning outcomes based on social cognitive theory. Behaviour & Information Technology, 43(6), 1129–1148.
https://doi.org/10.1080/0144929X.2023.2198048
Damayanti, R., Juliansyah, E., & Sohibun, S. (2026). Pendidikan kesehatan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah dasar: Literature review naratif berbasis bukti ilmiah 2021–2025. Journal of Literature Review, 2(2), 755–761.
https://ojs.indopublishing.or.id/index.php/jlr/article/view/1264
Faturrahman, W. (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien gangguan jiwa skizofrenia: Literature review. ProNers, 8(2), 9–20. http://ejurnal.untan.ac.id/index.php/jmkeperawatanFK/article/view/50333
Febria, N. D., Femilian, A., Arinawati, D. Y., Ranum Sari, M., & Azizah, N. (2024). Detection of dental and oral diseases using the Oral Hygiene Index-Simplified (OHI-S) to enhance public health. BIO Web of Conferences, 137, Article 02010.
https://doi.org/10.1051/bioconf/202413702010
Gagné, M., Parker, S. K., Griffin, M. A., Dunlop, P. D., Knight, C., Klonek, F. E., & Parent-Rocheleau, X. (2022). Understanding and shaping the future of work with self-determination theory. Nature Reviews Psychology, 1(7), 378–392.
https://doi.org/10.1038/s44159-022-00056-w
Lauddin, T., Qayyim, N., & Ischak, S. S. M. W. (2026). Hubungan perilaku menyikat gigi terhadap status OHI-S pada siswa kelas V di SD Percontohan PAM Makassar. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(2), 208–213.
https://jurnal.kolibi.id/index.php/husada/article/view/565
Marina, D., & Suryani, R. R. L. (2022). Dampak merokok terhadap status kebersihan gigi dan mulut di masyarakat. NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah, 15(2), 142–147. https://doi.org/10.30867/nasuwakes.v15i2.452
Mesra, R., & Rahman, A. (2024). Strategi perubahan perilaku sehat dengan intervensi media sosial. Jurnal Masyarakat Digital, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.64924/b0nnk049
Munir, C., Matondang, E. R. S., Pakpahan, J. E. S., Banjarnahor, J., & Nisa, E. Z. (2024). Kegiatan sosialisasi penggunaan metode bercerita dengan media boneka tangan untuk meningkatkan perkembangan bahasa pada anak usia pra sekolah di TK Al-Hafiz Medan. JUMA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 34–39.
https://journal.medicpondasi.com/index.php/pkm/article/view/57
Musyarrofah, S., Anggraeni, A., Irfani, A. N., & Ismuwardani, Z. (2024). Evaluasi terhadap intervensi Sekolah Luar Biasa Beringin Bhakti dalam penanganan anak dengan intellectual disabilities. GENFABET: Generasi Pendidikan Dasar, 1(1), 25–31.
https://journal.akademimerdeka.com/ojs/index.php/genfabet/article/view/11
Nafaza, F. M. P., Masithoh, A. R., & Rahmawati, A. M. (2026). Fine motor occupational therapy and cognitive outcomes in children with intellectual disability: Terapi okupasi motorik halus dan hasil kognitif pada anak tunagrahita. Indonesian Journal of Innovation Studies, 27(1). https://doi.org/10.21070/ijins.v27i1.1826
Pratiwi, R., Arifin, N. F., Novawaty, E., Lestari, N., & Cahyani, A. D. (2025). Hubungan pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang kesehatan gigi dan mulut dengan status kebersihan mulut pada ibu hamil. DENThalib Journal, 3(1), 24–29.
https://journal.fkg.umi.ac.id/index.php/denthalib/article/view/61
Puspitawati, Y., Ulliana, U., Sulistiani, S., Fadliyah, N. K., & Nurwanti, W. (2022). Promosi kesehatan gigi menggunakan media fliphchart terhadap pengetahuan siswa sekolah dasar: Dental health promotion using fliphchart media on knowledge of elementary school student. JDHT Journal of Dental Hygiene and Therapy, 3(1), 21–25.
https://doi.org/10.36082/jdht.v3i1.486
Raharja, T. H., Astuti, P., & Astrika, L. (2025). Analisis kinerja sekolah dasar Kota Bandung dalam mengimplementasikan program pendidikan inklusif untuk anak berkebutuhan khusus di tahun 2023. Journal of Politic and Government Studies, 14(2), 37–57.
https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jpgs/article/view/49394
Riza, M., & Sutajaya, M. (2024). Integrasi teori behavioral dalam edukasi kesehatan untuk perubahan perilaku pada Sekolah Tinggi Kesehatan Mataram. PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 10(1), 232–241. https://doi.org/10.47506/e9res528
Salsabila, K. R., Aisyah, S. N., Kharisma, A. N., Indriani, F. D., & Nurfadhillah, S. (2026). Assessment perkembangan bahasa untuk anak tunagrahita. Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 363–369.
https://publikasi.ahlalkamal.com/index.php/sinergi/article/view/272
Sari, L., Riyanti, E., & Chemiawan, E. (2025). Hubungan antara kesehatan gigi dan mulut dengan oral health related quality of life pada anak disabilitas intelektual. Jurnal Sosial dan Sains, 5(11), 7666–7680. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v5i11.32553
Tarigan, A. S. A., Nababan, D., Sinaga, J., Dakhi, R. A., & Bancin, D. (2026). Faktor-faktor yang berhubungan dengan keinginan orang tua membawa anak melakukan pemeriksaan karies gigi di Puskesmas Glugur Darat. JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, 5(2), 685–697. https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2751
Thaifur, A. Y. B. R. (2024). Studi perubahan perilaku: Literature review. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(1), 348–358.
https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/4878
Wilis, R., & Keumala, C. R. (2023). Hubungan perilaku menyikat gigi dengan status kebersihan gigi dan mulut PHPM (Personal Hygiene Performance-Modified) pada murid sekolah dasar. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan, 5(1), 107–113.
https://ejournal.poltekkesaceh.ac.id/index.php/gikes/article/view/1255
Wirza, W., Nuraskin, C. A., Salfiyadi, T., Reca, R., Liana, I., Andriani, A., & Munira, M. (2022). Penerapan metode Irene's Donuts (UKGS inovatif) dalam meningkatkan perilaku ibu tentang faktor risiko karies pada anak TK Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh. Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi, 4(1), 10–18.
https://ejournal.poltekkesaceh.ac.id/index.php/pade/article/view/897
Zia, H. K., Ferdina, R., & Evandi, S. N. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan anak tentang kesehatan gigi dan mulut dengan perilaku menyikat gigi pada siswa kelas 1–3 di SDN 28 Rawang Timur. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 17(1). https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menarailmu/article/view/4527















