HUBUNGAN KARAKTERISTIK REMAJA PUTRI KELAS VII DENGAN KEJADIAN ANEMIA

Authors

  • Fathiyati Fathiyati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang
  • Filda Fairuza Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang
  • Dwinda Sari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang
  • Siti Firanti Putri Cahyani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang

DOI:

https://doi.org/10.51878/healthy.v5i4.14077

Keywords:

Anemia, Pengetahuan, Pola Makan, Pemaja Putri, Status Gizi

Abstract

ABSTRACT

Anemia among adolescent female students is not solely associated with increased iron requirements during growth but also with nutritional status, dietary habits, and health-related knowledge that shape daily behaviors. This study focuses on the relationship between these three aspects and the occurrence of anemia among seventh-grade female students at MTsN 2 Serang City in 2026. A total of 63 students were included through total sampling in a quantitative study employing a cross-sectional design. Anemia status was determined through hemoglobin measurement using the Easy Touch GCHb, while nutritional status was assessed based on BMI-for-Age (BMI/A), and information on dietary patterns and anemia knowledge was collected using questionnaires that had undergone validity and reliability testing. The data were analyzed using univariate analysis and the Chi-Square test. Among all respondents, 31 students (49.2%) were identified as anemic. All three characteristics examined were significantly associated with anemia, with dietary patterns (OR=50.27) and anemia knowledge (OR=449.50) demonstrating stronger associations than nutritional status (OR=5.32). These findings support an integrated prevention strategy combining improved nutritional status, healthier dietary habits, anemia education, optimization of Iron Supplementation Tablets, and strengthened school-based health programs through collaboration between schools and health services.

ABSTRAK

Anemia pada siswi remaja tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan zat besi yang meningkat selama pertumbuhan, tetapi juga dengan kondisi gizi, kebiasaan konsumsi, dan pemahaman kesehatan yang membentuk perilaku sehari-hari. Penelitian ini memusatkan perhatian pada keterkaitan ketiga aspek tersebut dengan kejadian anemia pada siswi kelas VII MTsN 2 Kota Serang Tahun 2026. Sebanyak 63 siswi dilibatkan melalui total sampling dalam penelitian kuantitatif berdesain cross-sectional. Kondisi anemia ditentukan melalui pemeriksaan hemoglobin menggunakan Easy Touch GCHb, sedangkan status gizi diperoleh dari IMT/U dan informasi pola makan serta pengetahuan dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah memenuhi pengujian validitas dan reliabilitas sebelum digunakan. Data kemudian dibaca melalui analisis univariat dan uji Chi-Square. Dari seluruh responden, 31 siswi (49,2%) teridentifikasi mengalami anemia. Ketiga karakteristik yang dikaji memiliki hubungan bermakna dengan kejadian tersebut, dengan pola makan (OR=50,27) dan pengetahuan anemia (OR=449,50) memperlihatkan asosiasi yang lebih kuat daripada status gizi (OR=5,32). Gambaran tersebut mengarahkan pencegahan pada strategi terpadu yang menggabungkan perbaikan status gizi, pembiasaan konsumsi pangan sehat, edukasi anemia, optimalisasi Tablet Tambah Darah, dan penguatan program kesehatan berbasis sekolah secara berkelanjutan, dengan melibatkan sekolah dan layanan kesehatan dalam pelaksanaannya.

References

Aditya, R. D., Linda, O., Studi, P., Masyarakat, K., Kesehatan, F. I., Studi, P., & Masyarakat, K. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri tahun 2025 (Factors related to the incidence of anemia in adolescent in 2025). 10(1), 16–23. https://journal.uhamka.ac.id/index.php/arkesmas/article/view/19572

Annisa, Z. D., Lestari, A. P., & Anggraini, D. (2025). Hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja. 4(2), 54–62. https://doi.org/10.56260/sciena.v4i2.189

Az Zahra, A. Z., Niamilah, I., & Alfitri, K. N. (2025). Hubungan asupan makan sumber Fe dan konsumsi tablet tambah darah terhadap kejadian anemia pada remaja putri Pondok Pesantren Madania Yogyakarta. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(1), 1363–1372. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.341

Boimau, F. S., Takaeb, A. E. L., Nur, M. L., Studi, P., Masyarakat, K., Masyarakat, F. K., Cendana, N., & Kupang, K. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 2 Kupang Tengah. 3(1), 185–192. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v3i1.3158

Fathony, Z., Amalia, R., & Lestari, P. P. (2022). Edukasi pencegahan anemia pada remaja disertai cara benar konsumsi tablet tambah darah (TTD). Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 4(2), 49–53.

https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jpmk/article/view/9967

Kramatwatu, K., & Banten, P. (2025). Edukasi pencegahan dan penanganan anemia untuk meningkatkan kualitas hidup remaja putri di. 3(4), 137–147. https://doi.org/10.58266/jpmb.v3i4.124

Maria, I., Shimul, M. H., Hossain, R., Baroi, O., Khandker, S., & Mehriban, N. (2026). Nutritional knowledge, dietary practices, and nutritional status among rural adolescent girls in Bangladesh: A cross-sectional study. Clinical Nutrition Open Science, 100671. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2667268526000471

Naim, R., Rosmiati, R., & Saputri, E. (2025). The relationship of knowledge, attitude, behavior, and nutritional status with the incidence of anemia in adolescent girls. Nusantara Hasana Journal, 5(2), 295–304.

https://nusantarahasanahjournal.com/index.php/nhj/article/view/1542

Ningsih, A. A., Andriyani, A., & Lusida, N. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 2(4), 11–28. https://doi.org/10.62017/jkmi

Perawat, L., Yulianti, A., Aisyah, S., Bangsa, K., & Gizi, S. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan anemia pada remaja putri. 5(1). https://doi.org/10.52235/lp.v5i1.276

Putri, H. F., Pratiwi, C. S., & Ismarwati, I. (2026). Nutrition patterns and iron supplementation in the prevention of anaemia in adolescent girls. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management), 11(1), 251–265. https://doi.org/10.51851/jmik.v11i1.1013

Rahman, R. A., & Fajar, N. A. (2024). Analisis faktor risiko kejadian anemia pada remaja putri: Literatur review. Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health), 10(1), 133–140. https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/id/article/view/1403

Rianti, R., Fatmawati, F., & Suwarni, S. (2022). Tingkat pengetahuan, kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dan asupan zat besi (Fe) dengan status anemia pada remaja putri di SMKN 1 Molawe Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara. Jurnal Gizi Ilmiah, 9(2), 12–18. http://jurnal.karyakesehatan.ac.id/JGI/article/view/728

Ridwan, D. F. S., & Suryaalamsah, I. I. (2023). Hubungan status gizi dan pengetahuan gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMP Triyasa Ujung Berung Bandung. Muhammadiyah Journal of Midwifery, 4(1), 8–15. https://doi.org/10.24853/myjm.4.1.8-15

Rosanti, A., Yulinawati, C., Roza, N., & Arianggara, A. W. (2022). Hubungan kebiasaan makan dengan kejadian anemia pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Bulang Kota Batam. Infokes, 12(2), 509–513.

https://jurnal.ikbis.ac.id/index.php/infokes/article/view/407

Shafira, K. N. S. G., Donanti, E., Purnamasari, E., & Arifandi, F. (2025). Hubungan antara pola makan dengan prevalensi anemia pada remaja putri di Desa Medong Kabupaten Pandeglang Banten. Junior Medical Journal, 3(4).

https://doi.org/10.33476/jmj.v3i4.4905

Situmeang, A. M. N., Apriningsih, A., Makkiyah, F. A., & Wahyuningtyas, W. (2022). Hubungan pengetahuan, sikap, dan sosioekonomi dengan perilaku pencegahan anemia pada remaja putri di Desa Sirnagalih, Bogor. Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health), 8(1), 32–39. https://doi.org/10.25311/keskom.Vol8.Iss1.1126

Status, N., Cycle, M., The, W., Of, I., Of, A., & Girls, A. (2024). Status gizi, tingkat konsumsi zat gizi besi (Fe) dan siklus menstruasi dengan kejadian anemia remaja putri. 2(1), 9–15. https://doi.org/10.56303/jdik.v2i1.155

Triana, A. (2023). Faktor risiko kejadian anemia pada remaja putri di MAS PP Nuruddin. Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 1(1), 01–07. https://ejurnal.politeknikpratama.ac.id/index.php/Termometer/article/view/898

Victoria, S., & Imbiri, A. (2023). Pengaruh pengetahuan remaja putri dengan kejadian anemia di Kota Serang. 1(3), 3–6. https://doi.org/10.55606/jikg.v1i3.1254

Widyaningrum, R., & Setiyaningrum, Z. (2024). Hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Batik 2 Surakarta. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 24(3), 2174–2178.

https://ji.unbari.ac.id/index.php/ilmiah/article/view/5688

Downloads

Published

2026-08-12

How to Cite

Fathiyati, F., Fairuza, F., Sari, D., & Cahyani, S. F. P. (2026). HUBUNGAN KARAKTERISTIK REMAJA PUTRI KELAS VII DENGAN KEJADIAN ANEMIA. HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 5(4), 748–757. https://doi.org/10.51878/healthy.v5i4.14077

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.