PERBEDAAN PENGETAHUAN TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI ANTARA MEDIA ZOOM DAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM PADA REMAJA PUTRI
DOI:
https://doi.org/10.51878/healthy.v5i3.11472Keywords:
Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI), Pengetahuan, Media SosialAbstract
ABSTRACT
The increasing accessibility of digital technology has created new opportunities for delivering health education to adolescent girls, including education on breast self-examination (BSE) as an important strategy for the early detection of breast cancer. However, the effectiveness of different digital media in conveying health information remains an important area of investigation, particularly among adolescents whose learning and communication patterns differ from those of previous generations. This study was conducted to examine differences in BSE knowledge acquisition following educational interventions delivered through Zoom and Instagram. A quasi-experimental design was employed involving a population of 51 adolescent girls. A total of 36 respondents were selected using simple random sampling and assigned to either the Zoom or Instagram education group. Knowledge levels were assessed using questionnaires administered before and after the intervention and were analyzed using the Mann–Whitney test. The findings revealed a significant difference in knowledge improvement between the two groups, with a p-value of 0.000 (<0.05). Although both media contributed to increased knowledge regarding BSE, a greater improvement was observed among participants who received education through Instagram. These findings suggest that media platforms offering flexible and repeatable access to information may provide stronger educational benefits. Therefore, Instagram may be considered an effective health promotion medium for improving adolescent girls’ knowledge of BSE.
ABSTRAK
Kemudahan akses informasi melalui teknologi digital membuka peluang baru dalam penyampaian edukasi kesehatan kepada remaja putri, termasuk terkait pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) sebagai langkah deteksi dini kanker payudara. Namun, efektivitas media digital yang digunakan untuk menyampaikan informasi kesehatan masih memerlukan kajian lebih lanjut, terutama pada kelompok remaja yang memiliki kebiasaan belajar dan berinteraksi yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Kajian ini diarahkan untuk melihat perbedaan capaian pengetahuan SADARI setelah pemberian edukasi melalui Zoom dan Instagram. Pendekatan yang digunakan adalah quasi experimental dengan melibatkan 51 remaja putri sebagai populasi. Sebanyak 36 responden dipilih melalui teknik simple random sampling dan ditempatkan pada kelompok edukasi Zoom serta Instagram. Pengetahuan responden diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan Uji Mann–Whitney. Hasil analisis memperlihatkan adanya perbedaan peningkatan pengetahuan yang bermakna antara kedua kelompok dengan nilai ρ-value 0,000 (<0,05). Meskipun kedua media mampu meningkatkan pemahaman responden mengenai SADARI, peningkatan yang lebih tinggi ditemukan pada kelompok yang memperoleh edukasi melalui Instagram. Temuan ini menunjukkan bahwa media yang memungkinkan akses informasi secara lebih fleksibel dan dapat diakses kembali berpotensi memberikan dampak edukatif yang lebih kuat. Oleh karena itu, Instagram dapat dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif media promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai SADARI.
References
Anjeli, A. M. R., Budiono, N. D. P., Inayah, Z., & Mindiharto, S. (2026). Literasi kesehatan digital dan perilaku kesehatan reproduksi remaja: Analisis dari perspektif kesehatan masyarakat. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, 10(1), 12–24. https://doi.org/10.35971/gojhes.v10i1.37088
Aryani, D., Mulyani, S., & Ekawaty, F. (2024). Analisis perbandingan edukasi kesehatan media video dan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Jurnal Ilmiah Ners Indonesia, 5(1), 51–61. https://doi.org/10.22437/jini.v5i1.33449
Astuti, J. D., Nugraha, S., Aprillia, Y. T., & Chasanah, U. (2025). Efektivitas promosi kesehatan dengan media audio visual dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia. Journal of Midwifery Science and Women's Health, 5(2), 135–143. https://ejournal.poltekkesjakarta1.ac.id/index.php/bidan/article/view/2115
Banowati, L., Wanti, A., Sirait, H. S., Herlinawati, H., Kurniasih, U., & Firmansyah, F. (2025). The effect of health education using the SOBAT TB media on tuberculosis knowledge among vocational high school adolescents: Pengaruh edukasi kesehatan menggunakan media Sobat TB terhadap pengetahuan tuberkulosis pada remaja SMK. Journal of Society and Development, 5(1), 57–63. https://doi.org/10.57032/jsd.v5i1.300
Daud, N., Rahayu, M., & Kasim, A. M. (2026). Effect of Instagram-based healthy snack education on adolescents’ health literacy: A quasi-experimental time-series study. Jurnal Edukasi Ilmiah Kesehatan, 4(1), 47–55.
https://doi.org/10.61099/junedik.v4i1.262
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2022). Profil kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2021. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
Kariani, N. K., Ragil, B., & Masfufah, M. (2025). Efektifitas video edukasi gizi melalui TikTok dan Instagram terhadap peningkatan pengetahuan anemia pada remaja putri. JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, 4(4), 1730–1740.
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss4.1821
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia tahun 2021. Kementerian Kesehatan RI. https://www.kemkes.go.id
Manisah, M., Husnah, R., & Purba, N. H. (2023). Pengaruh media Instagram sebagai sumber informasi kesehatan terhadap perilaku remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi. Jurnal Promotif Preventif, 6(5), 759–766.
https://journal.unpacti.ac.id/JPP/article/view/991
Masturi, H., Sajalia, H., & Supini, R. (2023). Pengaruh penggunaan media sosial sebagai media promosi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di SMPN 1 Sakra. ProHealth Journal, 20(2), 47–52. https://doi.org/10.59802/phj.2023202112
Nafisah, Y. F., & Jannah, M. (2024). Penggunaan media sosial pada Generasi Z. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 11(2), 705–713.
https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/60915
Novianti, R., Sugiharti, R. K., Musmundiroh, M., & Setianingsih, T. (2025). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang SADARI. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 4(4), 1214–1224. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v4i4.6446
Nurhayati, P., Hartiningsih, S. N., & Isnaeni, Y. (2023). Pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media video, demonstrasi, dan leaflet terhadap pengetahuan SADARI pada remaja puteri. Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences), 12(1), 106–111. https://doi.org/10.35328/keperawatan.v12i1.2294
Nurliawati, E., Hersoni, S., Sambas, E. K., Rifaldy, R., Rosa, M., & Handayani, F. S. (2025). Pendidikan kesehatan sebagai upaya preventif dalam menjaga kesehatan reproduksi remaja. In Bakti Tunas Husada Conference Series, 3(1), 335–339. https://www.ejurnal.universitas-bth.ac.id/index.php/conference/article/view/1886
Oematan, G., Nur, M. L., Talahatu, A., Anggarini, I. M., & Aspatria, U. (2025). Pencegahan hipertensi pada remaja melalui pendidikan kesehatan, inovasi media edukasi interaktif dan pelibatan agen sehat di SMPN 1 Kupang Timur. GOTAVA Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 6–11. https://sdmce.net/gotava/index.php/jpm/article/view/28
Ogunmodede, E. O., Ajala, D. E., Aluko, J. O., Anokwuru, R. A., Awotunde, T. A., Olajide, A. O., ... & Ajala, R. G. (2024). Promoting breast health among female adolescents: A comparative analysis of the effects of two didactic tools on knowledge and practice regarding breast self-examination in Southwest Nigeria. BMC Cancer, 24(1), 1183. https://link.springer.com/article/10.1186/s12885-024-12949-5
Purwati, N. F., Isyrofi, A. Q. A. A., & Asiyah, S. N. (2024). Analisis efektifitas promosi kesehatan pada akun Instagram @klinikpratamauinsa sebagai media komunikasi, informasi dan edukasi kesehatan. JKMI: Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 1(2), 50–56. http://repository.unusa.ac.id/10803/
Putri, L. O., Rini, S. P., & Ashari, M. A. (2026). Gambaran tingkat pengetahuan remaja putri tentang periksa payudara sendiri (SADARI) untuk deteksi dini kanker payudara kelas XII di SMA Negeri 1 Srandakan Tahun 2025. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(3), 2347–2353. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1162
Saputra, A. U., Ariyani, Y., Wahyuni, S., Arsi, R., & Nguyen, T. (2024). The effect of health education on breast self-examination (SADARI) on knowledge, attitudes, and actions of adolescent girls. Lentera Perawat, 5(2), 218–225. https://doi.org/10.52235/lp.v5i2.345
Sari, R. J., & Sulastri, S. (2022). Pengetahuan, sikap dan motivasi remaja putri tentang deteksi dini kanker payudara melalui SADARI di SMPN 13 Tanjung Jabung Timur. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 11(2), 305–314.
https://jab.ubr.ac.id/index.php/jab/article/view/572
Siregar, W. A., Situmorang, F. W., Harahap, R. D., Fardani, S. N., & El Hayati, M. (2025). Efektivitas media sosial sebagai media promosi kesehatan di era digital: Literatur review. Cindoku: Jurnal Keperawatan dan Ilmu Kesehatan, 2(2), 90–104. https://jurnal.alahyansukabumi.com/index.php/cindoku/article/view/362
World Health Organization. (2021). Breast cancer. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/breast-cancer
Zimmermann, E., & Tomczyk, S. (2025). The ways of using social media for health promotion among adolescents: Qualitative interview and focus group study. Journal of Medical Internet Research, 27, e71510. https://www.jmir.org/2025/1/e71510/














