MEMBANGUN IDENTITAS NASIONAL MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SMP KRISTEN REHOBOT PALANGKA RAYA
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v5i1.4626Keywords:
Identitas Nasional, Pendidikan Kewarganegaraan, Penelitian KualitatifAbstract
This study aims to understand students' understanding of national identity, the role of teachers, and challenges in building national identity at Rehobot Christian Junior High School, Palangka Raya. Using a descriptive qualitative approach, this study collected data through observation and interviews with students and teachers. Observations were conducted to observe student behavior, while in-depth interviews explored information related to national identity. The results of the study indicate that globalization is a major challenge, causing a decrease in interest in local culture and national values. Schools attempt to address this through integrated civic education, teaching the values ??of Pancasila, history, tolerance, and cooperation. Active learning methods, cultural activities, ceremonies, and discussions are applied to foster positive character and national pride. In conclusion, building national identity requires a comprehensive and collaborative approach between schools, parents, and the community. Support from all parties is important so that students grow into a generation that is intelligent and loves their country.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemahaman siswa tentang identitas nasional, peran guru, dan tantangan dalam membangun identitas nasional di SMP Kristen Rehobot Palangka Raya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara dengan siswa dan guru. Observasi dilakukan untuk mengamati perilaku siswa, sementara wawancara mendalam menggali informasi terkait identitas nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi menjadi tantangan utama, menyebabkan berkurangnya minat terhadap budaya lokal dan nilai-nilai kebangsaan. Sekolah berupaya mengatasi ini melalui pendidikan kewarganegaraan yang terintegrasi, mengajarkan nilai-nilai Pancasila, sejarah, toleransi, dan kerjasama. Metode pembelajaran aktif, kegiatan budaya, upacara, dan diskusi diterapkan untuk menumbuhkan karakter positif dan kebanggaan nasional. Kesimpulannya, membangun identitas nasional memerlukan pendekatan komprehensif dan kolaboratif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Dukungan semua pihak penting agar siswa tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan cinta tanah air.
Downloads
References
Akhyar, M., et al. (2024). The influence of the profile strengthening of Pancasila students (P5) project on student character at SMPN 5 Payakumbuh. Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan, 6(1), 13-21.
Al Hamid, S. (2023). Penguatan nilai-nilai karakter kebangsaan siswa sekolah menengah kejuruan gotong royong telaga kabupaten Gorontalo. Jurnal Pengabdian Pedagogika, 2(1), 11-20.
Astuti, Y. D. (2023). Profil Pelajar Pancasila sebagai upaya mewujudkan identitas nasional era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Pendidikan West Science.
Aulia, L. R., et al. (2021). Mengenai identitas nasional Indonesia sebagai jati diri bangsa untuk menghadapi tantangan di era globalisasi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 85550.
Azzahra, A. H., et al. (2024). Peran pendidikan kewarganegaraan dalam membangun identitas nasional. Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Ilmu Pendidikan.
Budimansyah, D. (2010). Penguatan pendidikan kewarganegaraan untuk membangun karakter bangsa. Widya Aksara Press.
Edi, A. S. (2021). Pendidikan kewarganegaraan sebagai upaya pertahanan identitas nasional dalam pendidikan multikultural. Jurnal Kewarganegaraan.
Fathiniah, K., & Oktarina, S. (2023). Implementasi Pancasila sebagai identitas nasional dalam menghadapi globalisasi. The Indonesian Journal Of Politics And Policy.
Faudillah, A. N., Husna, F., & Makhfiroh, N. R. (2023). Identitas nasional sebagai bangsa. AMI: Jurnal Pendidikan dan Riset, 1(1), 1-12.
Hakim, A. R., & Darojat, J. (2023). Pendidikan multikultural dalam membentuk karakter dan identitas nasional. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan.
Imamah, Y. H. (2021). Strategi pembelajaran aktif dalam meningkatkan prestasi belajar bahasa indonesia. Jurnal Mubtadiin, 7(01), 175-184.
Koento. (2005). Filsafat ilmu pengetahuan dan aktualitasnya dalam upaya pencapaian perdamaian dunia yang kita cita-citakan. Fakultas Pasca Sarjana UGM.
Mendrofa, R. N. (2021). Pancasila sebagai pemersatu bangsa negara Indonesia. Mitzal.
Nanggala, A. (2020). Pendidikan kewarganegaraan sebagai pendidikan multikultural. Jurnal Soshum Insentif, 3(2), 197-210.
Nasikun, A. (2017). Penerapan metode problem solving untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS kelas IV SD Negeri 2 Endang Rejo.
Nurdin, M. (2023). Identitas Nasional. Advances In Social Humanities Research, 1(4), 241-247.
Octavia, M. (2023). Peran guru dalam mengembangkan sikap sosial siswa sekolah dasar negeri 20 kota bengkulu (Doctoral dissertation, UIN Fatmawati Sukarno).
Rambey, R., et al. (2020). Population and autecology of the endangered Rafflesia meijeri in Batang Gadis National Park, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 24(3).
Sudargini, Y., & Purwanto, A. (2020). Pendidikan pendekatan multikultural untuk membentuk karakter dan identitas nasional di era revolusi industri 4.0: a literature review. Journal of Industrial Engineering & Management Research, 1(3), 299-305.
Widiastuti. (2013). Analisis SWOT keragaman budaya Indonesia. Jurnal Ilmiah Widya.
Widiatmaka, P. (2022). Strategi menjaga eksistensi kearifan lokal sebagai identitas nasional di era disrupsi. Pancasila: Jurnal Keindonesiaan, 2(2), 136-148.
Winataputra, U., & Budimansyah, D. (2012). Pendidikan kewarganegaraan dalam perspektif internasional (Konteks, teori, dan profil pembelajaran). Dwitama Asrimedia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













