IDENTITAS NASIONAL ANAK PEKERJA MIGRAN DI SB PPWNI KLANG SELANGOR, MALAYSIA, INDONESIA, BUGIS ?

Authors

  • Mutia Anjani Universitas Palangka Raya
  • Putri Yulianie Universitas Palangka Raya
  • Eli Karliani Universitas Palangka Raya
  • Triyani Triyani Faculty of Engineering and Quantity Surveying, INTI International University
  • Tezara Cionita Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.51878/social.v5i1.4570

Keywords:

Identitas Nasional, Sanggar Belajar, Pekerja Migran Indonesia, PPWNI Klang

Abstract

This study aims to understand the formation of national identity of children of Indonesian migrant workers at the Learning Center of the Representative of the Indonesian Citizens' Movement (PPWNI) Klang, Selangor, Malaysia. The research method used is descriptive qualitative, which focuses on in-depth description and interpretation of social phenomena, as well as understanding the experiences and views of the research subjects. The subjects of this study were grade III students at the PPWNI Klang Learning Center. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation studies. The results of the study indicate that the national identity of children of Indonesian migrant workers at the PPWNI Klang guidance center tends to lead to primary identity, without ignoring secondary identity. This primary identity is manifested in pride in their ethnic origin (Bugis) and the use of the Bugis language in everyday life. Nevertheless, these children of migrant workers still show a sense of nationalism and love for the Indonesian homeland, for example by displaying the Indonesian flag juxtaposed with the Malaysian flag. This study also identifies factors that influence the formation of national identity of these children of migrant workers, amidst the complexity of the problems of their parents' residency status in Malaysia.

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pembentukan identitas nasional anak pekerja migran Indonesia di Sanggar Belajar Perwakilan Pergerakan Warga Negara Indonesia (PPWNI) Klang, Selangor, Malaysia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang berfokus pada pendeskripsian dan interpretasi mendalam mengenai fenomena sosial, serta pemahaman tentang pengalaman dan pandangan subjek penelitian. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III di Sanggar Belajar PPWNI Klang. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas nasional anak pekerja migran Indonesia di sanggar bimbingan PPWNI Klang cenderung mengarah pada identitas primer, tanpa mengesampingkan identitas sekunder. Identitas primer ini termanifestasi dalam kebanggaan terhadap suku asal (Bugis) dan penggunaan bahasa Bugis dalam keseharian. Meskipun demikian, anak-anak pekerja migran ini tetap menunjukkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air Indonesia, misalnya melalui pemasangan bendera Indonesia yang disandingkan dengan bendera Malaysia. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan identitas nasional anak-anak pekerja migran tersebut, di tengah kompleksitas permasalahan status kependudukan orang tua mereka di Malaysia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anderson, B. (2020). Imagined communities: Reflections on the origin and spread of nationalism. In The new social theory reader (pp. 282-288).

Angga Nurdin Rachmat, M. F., et al. (2024). Penanaman nasionalisme kepada anak pekerja migran Indonesia di Malaysia. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma.

Asmaroini, M. P. (2023). Internalisasi nilai-nilai Pancasila di Sanggar Belajar Sentul Malaysia. JPK: Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 8(2), 136–145.

Aswan, D. H. (2023). Heritage language sebagai identitas etnis anak imigran indonesia di malaysia: studi sosiolinguistik dalam pewarisan bahasa. Sirok bastra, 11(2), 133–148.

Aulia Zulfa, F. U., et al. (2022). URGENSI PENGUATAN IDENTITAS NASIONAL DALAM MENGHADAPI. Jurnal Kalacakr, 2(2), 65–71.

Bhatia, S., & Ram, A. (2009). Theorizing identity in transnational and diaspora cultures: A critical approach to acculturation. International Journal of Intercultural Relations, 33(2), 140-149.

BP2MI Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. (2024, August 3). Data Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Periode Desember 2023. Retrieved from https://www.bp2mi.go.id/statistik-detail/data-penempatan-dan-pelindungan-pekerja-migran-indonesia-periode-desember-2023

Dermawan, A. (2016). Peran Diplomasi Kebudayaan Indonesia dalam Meningkatkan Positive Image di Dunia Internasional. Jurnal PIR (Power in International Relations), 1(1), 57-75.

Faudillah, A. N., et al. (2023). Identitas Nasional Sebagai Bangsa. AMI – Jurnal Pendidikan dan Riset.

Ferdian. (2020). Model Kaderisasi Partai Politik Melalui Sayap Partai. Wacana Publik.

Firmansyah, M. Z., et al. (2024). Menggali Makna Identitas Nasional: Cerminan dan Jati diri Bangsa. GURUKU: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 5(1), 220-224.

Hajri, P. (2023). Esensi membangun identitas nasional sebagai wujud pertahanan budaya pada mahasiswa ppkn. Dharmasmrti, XXI(2),173–178.

Handayani, N. F., et al. (2023). Pentingnyapenerapan Rasa Cinta Tanah Air Bagi Siswa Sekolah Dasar. In Prosiding Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian.

Hartati, L. E., et al. (2021). Parental Support and Nationalism Identity Among Indonesian Migrant Workers' Children. Journal of Psychology, 01(01), 23–32.

Hatmoko, D. (2023, November 18). Wawancara Bersama Kepala Sekolah SB PPWNI Klang [Wawancara]. Diwawancarai oleh M. Anjani.

Julfian. (2023). Peranan Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Rasa Cinta Tanah Air pada Siswa. Jurnal Keilmuan dan Keislaman, 11(2), 210–224.

Lestari, S. (2018). Peran teknologi dalam pendidikan di era globalisasi. EDURELIGIA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2), 94–100.

Novia, H., et al. (2023). Dinamika Diplomasi Indonesia Terkait Pemenuhan Akses Pendidikananak Pekerja Migran Indonesia Di Sarawak Malaysia. Jurnal Studi Diplomasi Dan Keamanan, 15(1).

Nurdin, M. (2023). Identitas Nasional. ADVANCES in Social Humanities Research, 1(1).

Prof. Dr. Muhammad Firdaus, S. M., et al. (2023, November 15). Penyerahan Mahasiswa KKN KI PTMA di KBRI Kuala Lumpur. ITB Ahmad Dahlan Lamongan. Retrieved from https://www.ahmaddahlan.ac.id/mahasiswa-kkn-kuala-lumpur/

Safitri, R. A., et al. (2022). Urgensi Historical Consciousness Guru Anak-Anak Pekerja Migran Indonesia Di Sabah Malaysia. In Seminar Nasional Ke-Indonesiaan VII (pp. 959–964).

Salsabila, S. R., et al. (2021). Peranan Perilaku Cinta Tanah Air melalui Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 7791–7800.

Saputri, P. Y., et al. (2023). Menumbuhkembangkan Karakter Cinta Tanah Air melalui Lomba Kemerdekaan pada Siswa Sanggar Bimbingan IKABA IMABA, Malaysia. Buletin KKN Pendidikan, 5(1), 46–55.

Suárez-Orozco, C., et al. (2018). Transnational Children and Youth. In Transitions: The Development of Children of Immigrants (pp. 129–157). NYU Press.

Udhwalalita, A. A., et al. (2023). Pemenuhan Pendidikan Anak-Anak Pmi Di Malaysia Oleh. Jurnal Prodi Hubungan Internasional.

Umaña-Taylor, A. J., et al. (2014). Ethnic and racial identity during adolescence and into young adulthood: An integrated conceptualization. Child Development Perspectives, 8(2), 89–94.

Downloads

Published

2025-03-10

How to Cite

Anjani, M., Yulianie, P. ., Karliani, E. ., Triyani , T. ., & Cionita , T. . (2025). IDENTITAS NASIONAL ANAK PEKERJA MIGRAN DI SB PPWNI KLANG SELANGOR, MALAYSIA, INDONESIA, BUGIS ?. SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(1), 52-61. https://doi.org/10.51878/social.v5i1.4570

Issue

Section

Articles