OPTIMALISASI PEMANFAATAN APLIKASI PICTURETHIS DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS LINGKUNGAN DI SMA
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i2.11749Keywords:
Picturethis, Pembelajaran Geografi, Lingkungan, Literasi DigitalAbstract
This study examines the use of the PictureThis application in environment-based geography learning, including its supporting factors, challenges, and optimization strategies. A qualitative case study approach was employed at SMAN 6 Pinrang. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings reveal that the application shifts learning from passive to active engagement, allowing students to directly explore their environment. Supporting factors include vegetation diversity, students’ interest in technology, and supportive school policies. Meanwhile, challenges involve unstable internet access, varying levels of digital literacy, and differences in device quality. Teachers addressed these issues through simplified activities, technical guidance, and enhanced conceptual discussions. The study concludes that integrating digital tools with environmental learning improves educational quality, although it requires adequate infrastructure and adaptive teaching strategies.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana aplikasi PictureThis dimanfaatkan dalam pembelajaran geografi berbasis lingkungan, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung, hambatan, dan strategi optimalisasi implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMAN 6 Pinrang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi PictureThis mampu mengubah pola pembelajaran menjadi lebih aktif dan kontekstual. Siswa tidak lagi sekadar menerima informasi, tetapi terlibat langsung dalam eksplorasi lingkungan. Faktor pendukung utama meliputi keberagaman vegetasi, tingginya minat siswa terhadap teknologi, serta adanya dukungan kebijakan sekolah. Sementara itu, hambatan yang muncul mencakup keterbatasan jaringan internet, variasi kemampuan literasi digital, serta perbedaan kualitas perangkat siswa. Strategi yang dilakukan guru meliputi penyederhanaan aktivitas, pendampingan teknis, serta penguatan diskusi konseptual. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi dan lingkungan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran geografi, namun memerlukan dukungan infrastruktur serta strategi pedagogis yang adaptif.
Downloads
References
Akmali, I. R., & Kusaeri, K. (2024). Mengintegrasikan scaffolding dalam cooperative learning: Meningkatkan interaksi dan pemahaman. Jurnal Basicedu, 8(3), 2457–2465.
Ardoin, N. M., Bowers, A. W., & Gaillard, E. (2020). Environmental education outcomes for conservation: A systematic review. Biological Conservation, 241, 108224. https://doi.org/10.1016/j.biocon.2019.108224
Ashari, M. K., Athoillah, S., & Faizin, M. (2023). Model e-asesmen berbasis aplikasi pada sekolah menengah atas di era digital: Systematic literature review. TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 132–150. https://doi.org/10.30659/jpai.6.2.132-150
Ayuni, N. S., & Fadly, W. (2024). Efek cross-sectional pembelajaran berbasis teknologi water filtration system berbantuan calculator debit apps: Peran keterampilan reflektif berbasis socio scientific issue. Jurnal Tadris IPA Indonesia, 4(1), 98–113. https://doi.org/10.21154/jtii.v4i1.3056
Bond, M., Buntins, K., Bedenlier, S., Zawacki-Richter, O., & Kerres, M. (2020). Mapping research in student engagement and educational technology in higher education: A systematic evidence map. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 17(1), 2. https://doi.org/10.1186/s41239-019-0176-8
Depita, T. (2024). Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran aktif (active learning) untuk meningkatkan interaksi dan keterlibatan siswa. TARQIYATUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah, 3(1), 55–64. https://doi.org/10.36769/tarqiyatuna.v3i1.516
Fredricks, J. A., Reschly, A. L., & Christenson, S. L. (2019). Interventions for student engagement: Overview and state of the field. Dalam Handbook of student engagement interventions (pp. 1–11). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-813413-9.00001-2
Gultom, C., Nababan, S., Samosir, A., Sitanggang, N. M., & Andriani, A. (2026). Risiko erosi penalaran matematis dalam penggunaan artificial intelligence: Sebuah kajian literatur. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(2), 1135–1146. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.10174
Hasanah, N. N., & Erman, E. (2026). Pembelajaran IPA berbasis guided inquiry untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis murid SMP. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(2), 1013–1025. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.9864
Howard, S. K., Tondeur, J., Ma, J., & Yang, J. (2021). What to teach? Strategies for developing digital competency in preservice teacher training. Computers & Education, 165, 104149. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2021.104149
Nainggolan, J., Tarigan, D. H., Habayahan, M. P. W., Manalu, N. W., & Tamba, J. (2025). Peningkatan literasi siswa melalui pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar di era digital. Journal of Human and Education (JAHE), 5(2), 243–249. https://doi.org/10.31004/jh.v5i2.2390
Pawe, Y. M., Awu, Y., Lawe, Y. U., & Mange, E. (2024). Pemanfaatan lingkungan alam sekitar dalam pelaksanaan pembelajaran IPAS berbasis etnosains di SDK Olabolo. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(4), 10. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i4.845
Pratama, W. P., Werdhiana, I. K., Haeruddin, H., Muslim, M., & Napitupulu, N. D. (2025). Pengembangan e-modul berbasis model experiential learning dengan pendekatan berdiferensiasi untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan kolaborasi peserta didik. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(2), 1143–1151. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i2.1730
Rijal, A., & Nugroho, K. U. Z. (2024). Desain pembelajaran scaffolding berbantuan media digital pada mahasiswa calon guru sekolah dasar. Jurnal Basicedu?, 8(6), 4585–4595.
Rindiyanti, A., Anggoro, B. S., & Nabila, S. U. (2025). Implementasi pengaruh model pembelajaran ECIRR dengan menggunakan QSH terhadap scientific reasoning dan kemampuan berpikir reflektif pada siswa. De Fermat: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 92–101. https://doi.org/10.36277/defermat.v7i2.2234
Schindler, L. A., Burkholder, G. J., Morad, O. A., & Marsh, C. (2017). Computer-based technology and student engagement: A critical review of the literature. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 14(1), 25. https://doi.org/10.1186/s41239-017-0063-0
Sholeh, M. I. (2023). Technology integration in Islamic education: Policy framework and adoption challenges. Journal of Modern Islamic Studies and Civilization, 1(2), 82–100. https://doi.org/10.59653/jmisc.v1i02.155
Subroto, D. E., Supriandi, Wirawan, R., & Rukmana, A. Y. (2023). Implementasi teknologi dalam pembelajaran di era digital: Tantangan dan peluang bagi dunia pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan West Science, 1(7), 473–480. https://doi.org/10.58812/jpdws.v1i07.542
Syarif, E., & Samsu, T. H. (2026). Efek integratif pembelajaran inovatif (experiential learning, inquiry-based learning, project-based learning) terhadap pengembangan literasi sains dan sikap peduli lingkungan siswa. Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL), 10(1), 1–13. https://doi.org/10.22236/jgel.v10i1.20888
Wardhani, J. D., Katoningsih, S., Asmawulan, T., Nasywa, N. M., & Mahaeswari, A. C. (2023). Penguatan keterampilan dengan stimulasi literasi berbasis TIK bagi guru Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kartasura. Buletin KKN Pendidikan, 5(1), 12–20. https://doi.org/10.23917/bkkndik.v5i1.22722
Wijatmiko, A., Qolili, K., Utomo, P. K., Kusumajaya, F. A., Fardany, N. H., & Yusuf, A. R. (2026). Konstruktivisme sebagai resistensi terhadap krisis refleksi generasi Z di era digital. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 525–536. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.9266
Zuhri, S., Suwindia, I. G., & Ari Winangun, I. M. (2024). Literasi digital dan kecakapan abad ke-21: Analisis komprehensif dari literatur terkini. Education and Social Sciences Review, 5(2), 149. https://doi.org/10.29210/07essr500300
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














