IMPLEMENTASI MODEL OUTDOOR LEARNING PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS LINGKUNGAN SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN SIKAP PEDULI PESERTA DIDIK SMAN 14 BULUKUMBA

Authors

  • A Nurul Iftitah Syam Universitas Negeri Makassar
  • Muhammad Yusuf Universitas Negeri Makassar
  • Rosmini Maru Universitas Negeri Makassar
  • Hasriyanti Hasriyanti Universitas Negeri Makassar
  • Sukri Nyompa Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.51878/social.v6i3.12942

Keywords:

Outdoor Learning, Pembelajaran Geografi, Sikap Peduli Lingkungan.

Abstract

The low level of students' concern for school environmental sanitation and the lack of visualization of real geosphere phenomena in conventional teaching are the background of this research. These operational problems trigger students' indifference in maintaining ecosystem sustainability and reduce the effectiveness of material absorption. The main focus of this scientific study is to analyze the implementation of the outdoor learning model in school-based Geography learning and to test the disparity in environmental care attitudes between the experimental and control classes at SMAN 14 Bulukumba. The steps of the quasi-experimental quantitative approach with a pretest-posttest control group design are operated through purposive sampling. Primary field data collection is collected through a four-level Likert scale questionnaire, which is then analyzed using parametric requirements tests, Independent Sample t-tests, and N-Gain values. Quantitative data empirically reveals an increase in the average of the experimental class which shot up from 73.90 to 86.47 with an N-Gain score of 0.48 (medium category), far exceeding the control class which only increased from 72.77 to 77.47 with an N-Gain of 0.17 (low category). A t-test demonstrated a significant difference in performance between the two groups at 0.000. The main conclusion confirms that experiential learning, an out-of-class learning method, has proven highly effective in fostering ecological awareness. Secondary education practitioners are recommended to consistently draft implementation plans for learning activities based on living laboratories.

ABSTRAK

Rendahnya kepedulian peserta didik terhadap sanitasi lingkungan sekolah serta minimnya visualisasi fenomena geosfer nyata pada pengajaran konvensional melatarbelakangi penelitian ini. Masalah operasional tersebut memicu ketidakpedulian siswa dalam menjaga kelestarian ekosistem dan menurunkan efektivitas penyerapan materi. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah menganalisis implementasi model outdoor learning pada pembelajaran Geografi berbasis lingkungan sekolah serta menguji disparitas sikap peduli lingkungan antara kelas eksperimen dan kontrol di SMAN 14 Bulukumba. Langkah-langkah pendekatan kuantitatif kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design ini dioperasikan melalui penarikan sampel secara purposive sampling. Pengumpulan data primer lapangan dihimpun lewat angket kuesioner skala Likert empat tingkat, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji persyaratan parametrik, Independent Sample t-test, dan nilai N-Gain. Data kuantitatif secara empiris menyingkap peningkatan rata-rata kelas eksperimen yang melesat dari 73,90 menjadi 86,47 dengan skor N-Gain 0,48 (kategori sedang), jauh melampaui kelas kontrol yang hanya naik dari 72,77 ke 77,47 dengan N-Gain 0,17 (kategori rendah). Uji-t membuktikan signifikansi perbedaan performa kedua kelompok pada angka 0,000. Simpulan utama menegaskan bahwa metode belajar luar kelas melalui pengalaman langsung (experiential learning) terbukti sangat andal menumbuhkan kesadaran ekologis. Praktisi pendidikan menengah direkomendasikan merancang draf rencana pelaksanaan pembelajaran berbasis aktivitas laboratorium hidup secara konsisten.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, M., Wahyuni, S., & Erwing, E. (2021). Persepsi siswa terhadap pembelajaran luar ruangan sebagai proses pendidikan lingkungan. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 7(3), 215–224. https://doi.org/10.36312/jime.v7i3.2266

Angreni, W. O. N., Rahagia, R., Setyawati, A., Kamaruddin, M. I., & Suprapto, S. (2024). Community participation in clean and healthy living as an effort to improve the quality of health. Abdimas Polsaka, 3(1), 1–6. https://doi.org/10.35816/abdimaspolsaka.v3i1.60

Ardyanti, Y., Faradila, A., Rahmawati, A., Restuningtyas, N., K, I. I., & Arisanti, F. (2026). Pembelajaran di luar kelas: Refleksi tentang pengembangan keterampilan akademik dan keterampilan sosial siswa melalui KKL kolaboratif. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 1242–1254. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.7669

Ari, M. A., Azhari, H., & Yusup, N. F. (2025). Gerakan literasi alam: Optimalisasi lingkungan sebagai media belajar kontekstual anak sekolah dasar. SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(7), 924–932. https://doi.org/10.55681/swarna.v4i7.1536

Aulia, M., Ahied, M., Hadi, W. P., & Muharrami, L. K. (2022). Pendekatan contextual teaching and learning berbasis green chemistry terhadap karakter peduli lingkungan siswa. Natural Science Education Research, 2(3), 253–261. https://doi.org/10.21107/nser.v2i3.13764

Aziz, M. F., Zelni, Z., & Asiyah, A. (2022). Pengelolaan sarana dan prasarana dalam pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19. Jurnal Isema: Islamic Educational Management, 7(1), 75–86. https://doi.org/10.15575/isema.v7i1.15787

Dhafiya, F., Khatami, N., & Zaria, N. S. (2026). Strategi kepala sekolah dalam manajemen pemanfaatan lingkungan TK terpadu. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 682–694. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9682

Ermawati, E., Hastiana, Y., & Seri, H. (2023). Analisis proses pembelajaran IPA berorientasi pada aspek akhlak, keilmuan dan kepemimpinan di Sekolah Alam Indonesia Palembang. BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi), 14(1), 76–84. https://doi.org/10.24127/bioedukasi.v14i1.7776

Glynn, R., Dwyer, C. P., Casey, M., Sharma, S. K., O’Connor, P., Harrold, P., & Glynn, L. (2025). A randomized controlled trial of the effect of a nature-based intervention on climate capability and eco-anxiety in teenagers. Frontiers in Psychology, 16, Artikel 1648880. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1648880

Karina, Y. F., Adam, G., Fukayo, M., Berkanis, M., & Nadja, P. (2025). Pendidikan lingkungan bagi masyarakat sebagai kunci pelestarian alam. JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 4(3), 58–62. https://doi.org/10.57218/jupeis.vol4.iss3.1621

Kurth, C., & Pihkala, P. (2024). Centering an environmental ethic in climate crisis. Dalam Cambridge University Press eBooks (pp. 734–757). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781009188128.040

Kusuma, K. R. P., & Nugraha, S. B. (2023). Pemanfaatan Maron Mangrove Edupark (MMEP) sebagai sumber belajar oleh guru geografi di kota Semarang. Edu Geography, 11(1), 93–102. https://doi.org/10.15294/edugeo.v11i1.67829

Kusumawardani, L. H., & Saputri, A. A. (2020). Gambaran pengetahuan, sikap dan keterampilan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) pada anak usia sekolah. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 10(2), 82–89. https://doi.org/10.33221/jiiki.v10i02.514

Ladova, N., Pratama, N. D., Wati, N. A., Lestari, N. D., & Juhariah, J. (2026). Lingkungan bersih, jiwa sehat mewujudkan kehidupan yang lestari. GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 336–341. https://doi.org/10.36728/ganesha.v6i1.5971

Lestari, A., Budiaman, B., & Sujarwo, S. (2022). Penguatan karakter peduli lingkungan melalui program PHBS di SMPN 242 Jakarta. Buletin KKN Pendidikan, 4(2), 133–142. https://doi.org/10.23917/bkkndik.v4i2.19528

Lestari, E. S., Sajidan, S., Rahmawati, F., & Indrowati, M. (2024). The inquiry ethnobotany learning model: An instructional design model to enhance student environmental literacy. Journal of Baltic Science Education, 23(2), 377–389. https://doi.org/10.33225/jbse/24.23.377

Maulida, V., Zahra, A. P. N. A., Diana, F., Ayyasyi, F. Z., Firmansyah, M. R., & Virgiawan, D. B. (2026). Dialektika alam dan masyarakat: Analisis geografi camping ground Trawas sebagai potensi outdoor learning. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 979–988. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.10746

Naziyah, S., Akhwani, A., Nafiah, N., & Hartatik, S. (2021). Implementasi pendidikan karakter peduli lingkungan di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 3482–3489. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1344

Netanya, N., Hidayat, T., Iksam, I., Wahyuningsih, T., & Muhlis, M. (2026). Peningkatan hasil belajar Pendidikan Pancasila melalui model STAD di sekolah dasar. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 1211–1221. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.10933

Pada, A., Chanunan, S., & Rahmat, I. (2025). Fostering environmental awareness through Sustainable Development Goal-oriented ethno-STEM approach in elementary education. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 14(3), 315–326. https://doi.org/10.15294/jpii.v14i3.24420

Prasetiyo, R., Synthiawati, N. N., & Susanto, N. (2023). Pengembangan model pembelajaran outdoor games activities untuk meningkatkan problem solving skills siswa. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7362–7370. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5545

Prilin, R. A. P., Dewi, A. K., Ulfah, E. A., & Widodo, S. T. (2025). Penerapan pembelajaran kontekstual untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan pada siswa kelas I melalui Pendidikan Pancasila. YASIN, 5(6), 6634–6644. https://doi.org/10.58578/yasin.v5i6.8232

Rais, L., Ramli, U., Wanma, J. C., Mardliyah, U., Halik, W., Sofyan, A., & Salmawati, S. (2025). PKM kelas luar ruang dan sosiologi pendidikan: Menggunakan sekolah sebagai sumber belajar di SMAS Islam Guppi Kota Sorong. Abdimas Papua Journal of Community Service, 7(1), 13–20. https://doi.org/10.33506/pjcs.v7i1.3991

Salsabila, G., Sari, M., & Khairiah, K. (2026). Pengembangan modul reaksi kimia berbasis circular economy melalui biokonversi sampah menjadi pupuk organik cair dalam meningkatkan kesadaran lingkungan siswa. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(2), 939–949. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.10031

Sarbaini, S., Hernawan, A. H., Darmawan, D., & Ali, M. (2022). Environmental education based on local values: Its integration in the Indonesian elementary school curriculum. International Journal of Education and Practice, 10(4), 322–333. https://doi.org/10.18488/61.v10i4.3174

Sarkity, D., Fernando, A., & Hindrasti, N. E. K. (2023). The students’ caring attitude toward marine environment through integrated natural science learning in SMP Negeri Tanjungpinang. SEJ (Science Education Journal), 7(1), 15–31. https://doi.org/10.21070/sej.v7i1.1637

Turasih, T., Surkanti, H. K., & Riandi, R. (2024). Field trips (outdoor learning) untuk melatih berpikir kritis dan peduli lingkungan pada materi perubahan lingkungan: Literature review. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 12(1), 22–35. https://doi.org/10.21831/jpms.v12i1.70479

Wati, I., Delinda, D., Fitriani, S., Suhartini, S., Rizal, R., & Agustian, D. (2026). Implementasi e-modul interaktif berbasis citizen science untuk meningkatkan hasil belajar dan literasi biodiversitas peserta didik. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(2), 1048–1057. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.8186

Yanti, M., Egok, A. S., & Firduansyah, D. (2022). Penerapan metode outdoor study dengan inquiry learning pada pembelajaran IPA sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 4451–4460. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2664

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

Syam, A. N. I., Yusuf, M., Maru, R., Hasriyanti, H., & Nyompa, S. (2026). IMPLEMENTASI MODEL OUTDOOR LEARNING PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS LINGKUNGAN SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN SIKAP PEDULI PESERTA DIDIK SMAN 14 BULUKUMBA. SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(3), 1663–1674. https://doi.org/10.51878/social.v6i3.12942

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.