PENGARUH FAKTOR SOSIAL-EKONOMI TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN SAMPAH DI KALANGAN PEDAGANG KAKI LIMA PASAR TERONG KOTA MAKASSAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5724Keywords:
sosial ekonomi, perilaku, pengelolaan, sampah, pedagang, pasarAbstract
ABSTRAK
Pasar Terong merupakan salah satu pasar tradisional yang berada di Kota Makassar Sulawesi Selatan yang memiliki jumlah pedagang pedagang kaki lima di sepanjang jalan pasar terong sebanyak 195 jiwa. Volume sampah yang dihasilkan oleh pasar terong terus meningkat seiring dengan meningkatnya aktivitas komersial dan jumlah pedagang serta pembeli, dan beragamnya barang yang dijual, serta masyarakat yang tinggal di sekitar pasar, terutama menjelang ramadhan dan lebaran. Permasalahan sampah di pasar ditemukan banyak sampah yang berserakan di depan stand, di pinggir jalan atau di depan kios-kios pedagang. Sampah yang tersebar di sekitar lingkungan pasar berasal dari aktivitas para pedagang dan warga sekitar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh faktor sosial-ekonomi terhadap perilaku pengelolaan sampah para pedagang kaki lima sepanjang jalan pasar terong. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dengan pendekatan kuantitatif yaitu dengan cara mengumpulkan data melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah pedagang kaki lima di sepanjang pasar terong dengan jumlah sampel sebanyak 65 jiwa dengan menggunakan teknik random sampling. Variabel bebas penelitian ini adalah faktor sosial ekonomi (umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan dan pengetahuan), sedangkan variabel terikat adalah perilaku pengelolaan sampah. Teknik analasis yang digunakan dalam penelitian ini adala analisis regresi logistik dengan menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa perilaku pengelolaan sampah di kalangan pedagang kaki lima pasar terong terkategori cukup baik dengan nilai rata-rata 6,11 dari maksimum 9. Sedangkan untuk pengaruh faktor sosial ekonomi diperoleh dari nilai fhitung lebih besar dari ftabel (8,525 > 1,671) dengan nilai taraf signifikansinya adalah 0,130 > 0,05, maka hipotesisnya ditolak. Sehingga disimpulkan bahwa faktor sosial-ekonomi tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap perilaku pengelolaan sampah pasar.
Kata Kunci: Sosial Ekonomi, Perilaku, Pengelolaan, Sampah, Pedagang, Pasar
ABSTRACT
Terong Market is one of the traditional markets in Makassar City, South Sulawesi, which has 195 street vendors along the terong market road. The volume of waste generated by the terong market continues to increase along with the increase in commercial activity and the number of traders and buyers, and the variety of goods sold, as well as the people who live around the market, especially before Ramadan and Eid. Waste problems in the market are found scattered in front of stands, on the side of the road or in front of traders' stalls. Waste scattered around the market environment comes from the activities of traders and local residents. The purpose of the study was to determine the effect of socio-economic factors on the waste management behavior of street vendors along the terong market road. The research method used is a research method with a quantitative approach, namely by collecting data through a questionnaire. The population in this study were street vendors along the terong market with a sample size of 65 people using random sampling technique. The independent variables of this study are socioeconomic factors (age, gender, education level, income level and knowledge), while the dependent variable is waste management behavior. The analytical technique used in this study is logistic regression analysis using SPSS. Based on the results of the study, it was found that waste management behavior among street vendors in the eggplant market was categorized as quite good with an average value of 6.11 out of a maximum of 9. Meanwhile, the effect of socio-economic factors was obtained from the value of fcount greater than ftabel (8.525> 1.671) with a significance level value of 0.130> 0.05, so the hypothesis was rejected. So it is concluded that socio-economic factors have no significant influence on market waste management behavior.
Downloads
References
Adreyan, M. A. A. (2024). Pengaruh Sosial Ekonomi Terhadap Perilaku Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Kecamatan Muara Bulian. In Tesis. Universitas Jambi.
Amaliah, A. R., & Syahril. (2022). Gambaran Pengelolaan Sampah Padat Pada Pedagang di Pasar Terong Kota Makassar. Jurnal Promotif Preventif, 4(2), 141–147. https://doi.org/10.47650/jpp.v4i2.369.
Arbain, J., Azizah, N., & Sari, I. N. (2015). PEMIKIRAN GENDER MENURUT PARA AHLI: Telaah atas Pemikiran Amina Wadud Muhsin, Asghar Ali Engineer, dan Mansour Fakih. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 11(1), 75–94. https://doi.org/10.21580/sa.v11i1.1447
Arifin, H. (2018). Pengelolaan Sampah Pasar Kuraitaji Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman. Jurnal Menara Ilmu, 12(8), 61–68.
Arti, E. D. S., Herniwanti, & Rahayu, E. P. (2024). Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Dengan Metode 3R Di Wilayah Kerja Puskesmas Tambusai. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(April), 786–798. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.32883/hcj.v4i3.503
Basrowi, & Juariyah, S. (2010). Analisis Kondisi Sosial Ekonomi Dan Tingkat Pendidikan Masyrakat Desa Srigading, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, 7(1), 58–81.
Basuki, H. (2020). Hubungan Antara usia, Jenis Kelamin, Tingkat Pendidikan Dan Tingkat Pendapatan Dengan Literasi Keuangan Perilaku Usaha Burjo Di Kawasan Universitas Negeri Semarang. In Skripsi. Universitas Negeri Semarang.
Beni, M. T., Arjana IGB, & Ramang, R. (2014). Pengaruh Faktor-Faktor sosial-Ekonomi Terhadap Perilaku Pengelolaan Sampah Domestik Di Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ilmu Lingkungan, 12(2), 105–117.
Dobiki, J. (2018). Analisis Ketersedian Prasarana Persampahan Di Pulau Kumo Dan Pulau Kakara Di Kabupaten Halmahera Utara. Jurnal Spasial, 5(2), 220–228.
Fachmi, M., Diba, F., & Arman, S. (2019). Hubungan Faktor-Faktor Sosial Ekonomi dan Perilaku Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak. Jurnal Borneo Akcaya, 5(2), 110–123.
Febriandi, S. (2020). Analisis Faktor Predisposing, Reinforcing, Dan Enabling Terhadap Perilaku Masyarakat Dalam Pemanfaatan Tempat Sampah Di Kota Kendari. In Tesis. Universitas Negeri Semarang.
Guven, E. D., Akinci, G., & Temel, D. (2023). Driving Forces on Household Solid Waste Management Behaviors: A Research for the City of Izmir, Türkiye. Industrial and Domestic Waste Management, 3(1), 1–16. https://doi.org/10.53623/idwm.v3i1.165
Hidayah, N. N., Prabamurti, P. N., & Handayani, N. (2021). Determinan Penyebab Perilaku Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dalam Pencegahan DBD Oleh Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Sendangmulyo. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(4), 229–239. https://doi.org/10.14710/mkmi.20.4.229-239
Malina, A. C., Suhasman, Muchtar, A., & Sulfahri. (2017). Kajian Lingkungan Tempat Pemulihan di Kota Makasar. Jurnal Inovasi Dan Pelayanan Publik Makasar, 1(1), 14–27.
Maulina, A. S. (2012). Identifikasi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilahan Sampah di Kecamatan Cimahi Utara Serta Faktor yang Mempengaruhinya. Journal of Regional and City Planning, 23(3), 177. https://doi.org/10.5614/jpwk.2012.23.3.1
Putra, R. P., Saam, Z., & Tantoro, S. (2019). Pengaruh Sosial Ekonomi Masyarakat Terhadap Perilaku Pengolahan Sampah Di Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmu Lingkungan, 13(2), 196–205. https://doi.org/10.31258/jil.13.2.p.196-205
Putri, T. J. (2016). Strategi Pengembangan Usaha Industri Sapu Ijuk Berdasarkan Kondisi Sosial Ekonomi Pemilik Usaha Industri Sapu Ijuk. In Skripsi. Universitas Medan Area.
Putriani, R., Tenriawaru, A. ., & Amrullah, A. (2018). Pengaruh Faktor – Faktor Partisipasi Terhadap Tingkat Partisipasi Petani Anggota P3a Dalam Kegiatan Pengelolaan Saluran Irigasi. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 14(3), 263–274.
Ratiabriani, N. M., & Purbadharmaja, I. B. P. (2016). Partisipasi Masyarakat Dalam Program Bank Sampah: Model Logit. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 9(1), 53–58. https://media.neliti.com/media/publications/228346-partisipasi-masyarakat-dalam-program-ban-49b2a3bc.pdf
Sampebua, Y. (2021). Analisis Mengelola Sampah Rumah Tangga di Kecamatan Rantepo Kabupaten Toraja. In Tesis. Universitas Negeri Makassar.
Sari, N., & Mulasari, S. A. (2017). Pengetahuan Sikap dan Pendidikan dengan perilaku pengelolaan sampah di Kelurahan Bener Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta. Jurnal Medika Respati, 12(2), 74–84. https://eprints.uad.ac.id/8012/1/30-55-1-SM.pdf
Septiani, R., Suryani, D., & Asti Mulasari, S. (2023). Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pengelolaan Sampah pada Followers Instagram Males.Nyampah. Gorontalo Journal of Public Health, 6 (1)(1), 1–11.
Shaw, P. J. (2017). Age, ageing and their influence on waste management behaviour. Waste Management, 59, 1–2. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.wasman.2016.11.036
Tansatrisna, D. (2014). Persepsi dan Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. In in Skripsi. Institut Pertanian Bogor.
Utama, A. R., & Putri, D. Z. (2020). Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Perilaku Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Perdesaan di Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Kajian Ekonomi Dan Pembangunan, 2(1), 53–60. https://doi.org/10.24036/jkep.v2i1.8861
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













