DINAMIKA HUBUNGAN PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK DIERA DIGITAL: TINJAUAN HUMANISME ISLAM

Authors

  • Muhajir Darwis IAIN Datuk Laksemana Bengkalis
  • Kurniawati Kurniawati IAIN Datuk Laksemana Bengkalis
  • Mailani Putri IAIN Datuk Laksemana Bengkalis
  • Reifa Atha Yumna IAIN Datuk Laksemana Bengkalis
  • Ikhwaanussofa Ikhwaanussofa IAIN Datuk Laksemana Bengkalis
  • Julaika Julaika IAIN Datuk Laksemana Bengkalis

DOI:

https://doi.org/10.51878/social.v6i2.12064

Keywords:

Humanisme Islam, Pendidik, Peserta Didik, Era Digital

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to the world of education, including the relationship between educators and students. Digital transformation has created more open, interactive, and student-centered learning patterns, shifting the role of educators from being the sole source of knowledge to being facilitators and guides. On the other hand, the digital era also presents various challenges, such as a crisis of scientific authority, disinformation and digital radicalism, moral and ethical degradation, and the digital divide, all of which can impact the quality of educational relationships. This article aims to analyze the dynamics of the relationship between educators and students in the digital era and examine the implementation of Islamic humanist values ​​in building humanistic educational relationships. The method used is library research, analyzing various sources, including books, journal articles, and relevant research results. The results of the study indicate that the values ​​of Islamic humanism, namely rahmah (compassion), ta'zim (respect), amanah (responsibility), and uswah hasanah (exemplary behavior), play a crucial role in strengthening educational relationships in the digital era. The implementation of these values ​​can maintain a balance between the use of technology and the development of student character, thus creating a humanistic, religious, adaptive, and meaningful educational process. Therefore, integrating digital technology with Islamic humanist values ​​is a strategic step in realizing an education oriented towards holistic human development.

ABSTRAK

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam hubungan antara pendidik dan peserta didik. Transformasi digital menciptakan pola pembelajaran yang lebih terbuka, interaktif, dan berpusat pada peserta didik, sehingga peran pendidik tidak lagi sebagai satu-satunya sumber pengetahuan, melainkan sebagai fasilitator dan pembimbing. Di sisi lain, era digital juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti krisis otoritas keilmuan, disinformasi dan radikalisme digital, degradasi moral dan etika, serta kesenjangan digital yang dapat memengaruhi kualitas hubungan edukatif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dinamika hubungan pendidik dan peserta didik di era digital serta mengkaji implementasi nilai-nilai humanisme Islam dalam membangun hubungan edukatif yang humanis. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber berupa buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai humanisme Islam, yaitu rahmah (kasih sayang), ta'zim (penghormatan), amanah (tanggung jawab), dan uswah hasanah (keteladanan), memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan edukatif di era digital. Implementasi nilai-nilai tersebut mampu menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan pembentukan karakter peserta didik sehingga tercipta proses pendidikan yang humanis, religius, adaptif, dan bermakna. Oleh karena itu, integrasi teknologi digital dengan nilai-nilai humanisme Islam menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pendidikan yang berorientasi pada pengembangan manusia secara utuh.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggara, P. T. (2025). Peran pendidikan Islam dalam membangun kesadaran sosial di era digital. Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pendidikan. 12(1). 29-38. http://siakad.univamedan.ac.id/ojs/index.php/pedagogi/article/view/1308/725

Atmaja, L. W. S., & Wantini. (2025). Pendekatan humanis-religius dalam pendidikan Islam: Solusi atas degradasi moral peserta didik di era digital. Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 123–131. https://journal.al-afif.org/index.php/al-ilmiya/article/view/154

Barus, E. P. B., Zulfan, & Hasanuddin, M. (2025). Integrasi nilai-nilai Islam dalam pengembangan karakter peserta didik di era digital. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(3), 94–102. https://doi.org/10.62712/jurpai.v1i3.24

Fitriansyah, M., Nuruddin, M. M., & Alizar, N. F. B. (2025). Telaah teoritis tentang tantangan dan peluang pendidikan Islam di era digital. Tadris: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(1), 60–69. https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/Tadris/article/view/48562

Intania, N., Ruwandi, & Saerozi. (2025). Islamic education in the digital era: An integrative conceptual study of the Tech–Touch–Teach paradigm. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 15(1). https://jurnal.staialhidayahbogor.ac.id/index.php/ei/article/view/9627

Lestari, A. S. (2024). Penerapan teori pembelajaran humanistik bagi siswa di era digital. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 4(1), 215–221. https://pdfs.semanticscholar.org/1840/5110b1f266fc629b75a25812f35c1362f256.pdf

Mohan, M., Ain, H., & Abu Bakar, M. Y. (2025). Rekonstruksi teori humanistik dalam pembelajaran era digital: Kajian konseptual dan implementatif terhadap pengembangan potensi peserta didik. Jurnal Ilmiah Nusantara, 3(4), 608–619. https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu/article/view/10359/8689

Muttaqin, I. (2022). Challenges Islamic education management in the digital era. Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 343–364. https://doi.org/10.21274/taalum.2022.10.2.343-364

Rahma, M. A., et al. (2024). Transformasi dinamika metode konvensional ke digital pada pembelajaran di MA Pembangunan Jakarta. Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT), 3(3), 1–14. https://paperity.org/p/350633507/transformasi-dinamika-metode-konvensional-ke-digital-pada-pembelajaran-di-ma-pembangunan

Rahmawati, A. D., et al. (2026). Fostering learning ownership and environmental literacy: Problem-based learning with a humanistic Merdeka Belajar approach. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/jpbi/article/view/42680

Repi, P. A., Abdullah, R., & Halimah, S. (2024). Kurikulum Merdeka: Peran guru PAI dalam membentuk karakter siswa di era digital. Jurnal Reflektika, 19(1), 171–188. https://doi.org/10.28944/reflektika.v19i1.1743

Sadriani, A., Ahmad, M. R. S., & Arifin, I. (2023). Peran guru dalam perkembangan teknologi pendidikan di era digital. Seminar Nasional Dies Natalis 62, 1, 32–37. https://doi.org/10.59562/semnasdies.v1i1.431

Sakti, A. (2023). Meningkatkan pembelajaran melalui teknologi digital. Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik, 2(2), 212–219. https://doi.org/10.55606/juprit.v2i2.2025

Shalehah, K. R., Ihsan, F. F., Hibrizi, M. A., Ramadhan, M. N., & Fadhil, A. (2025). Transformasi pendidikan Islam di era digital: Rekonstruksi nilai-nilai historis dalam menyongsong masyarakat virtual. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(3), 551–566. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i3.1529

Suripto, & Zainuddin, M. R. (2025). Transformasi nilai-nilai humanisme religius di era digital (Studi kritis praktik pendidikan di sekolah dan madrasah). Imtiyaz: Jurnal ilmu keislaman, 9(4). 1140-1162. https://jurnal.staim-probolinggo.ac.id/Imtiyaz/article/view/3183/1929

Trisnawati, T. E., Defriani, & Sari, H. P. (2025). Reorientasi pendidikan Islam dalam menghadapi disrupsi teknologi era industri 4.0 dan Society 5.0. EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 15(2), 855–869. https://journal.stai-ypbwi.ac.id/index.php/elbanat/article/view/648

Afandi, R., & Ningsih, P. N. (2023). The implementation of humanistic learning model in the learning of Islamic Religious Education in junior high school. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme, 5(2). https://doi.org/10.37680/scaffolding.v5i2.3136

Alima, C., Putri, S. A. R., & Sari, H. P. (2026). Etika digital dalam kurikulum PAI: Respon Pendidikan Islam terhadap fenomena cyberbullying dan hoaks. Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat, 3(2), 79–87. https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Akhlak/article/view/2037?articlesBySimilarityPage=5

Amirullah, A., Arifin, S., & Sari, Z. (2022). Humanistic education in Islam: A study of Ahmad Syafii Maarif's thoughts. Muaddib: Studi Kependidikan dan Keislaman, 12(2), 184–199. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/3208501

Muammar, M., Rijal, F., & Idris, T. (2024). Moderasi beragama santri melalui penguatan nilai pendidikan humanistik pada Dayah Salafiyah. Journal on Education, 7(1), 184–201. https://jonedu.org/index.php/joe/article/view/6516/5147

Sultani, S., Alfitri, A., & Noorhaidi, N. (2023). Teori belajar humanistik dan penerapannya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. ANSIRU PAI: Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam, 7(1), 177–193. https://doi.org/10.30821/ansiru.v7i1.16108

Downloads

Published

2026-06-21

How to Cite

Darwis, M., Kurniawati, K., Putri, M., Yumna, R. A., Ikhwaanussofa, I., & Julaika, J. (2026). DINAMIKA HUBUNGAN PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK DIERA DIGITAL: TINJAUAN HUMANISME ISLAM. SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 1324–1337. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.12064

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.