EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA MARTABAK MANIS BANGKA DAN ALAT MUSIK REBANA PENGIRING DAMBUS

Authors

  • Rosherina Angeli Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Resianna Dwipitri Situmorang Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Rahel Jesika Simbolon Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Dita Keysia Rotua Situmeang Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Iyan Romando Purba Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Betaria Dosma Saroha Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

DOI:

https://doi.org/10.51878/science.v6i3.13348

Keywords:

Etnomatematika, Lingkaran, Martabak, Rebana.

Abstract

Mathematics is often considered abstract and difficult for students to understand because learning is rarely associated with real life. This study aims to explore and reveal formal mathematical concepts embedded in local cultural objects, namely Bangka sweet martabak and the tambourine musical instrument accompanying dambus. The research method used is a descriptive qualitative approach with an ethnographic model through observation techniques, in-depth interviews with three key informants, and literature study. The exploration results show various fundamental mathematical concepts in both cultural objects, including 2D and 3D curved shapes, fractions, reflective and rotational symmetry, algebra, and proportions. The surfaces of martabak and tambourine represent circles and cylinders, the cutting process forms sectors and fractions, while nail arrangement applies symmetry and angles. The novelty of this research lies in combining culinary and performing art entities as contextual mathematics learning media. The implication indicates that integrating ethnomathematics from sweet martabak and tambourines can serve as an innovative instructional resource to enhance students' conceptual understanding while sustainably preserving regional cultural heritage.

ABSTRAK

Matematika sering dianggap abstrak dan sulit dipahami oleh siswa karena pembelajaran kurang dikaitkan dengan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi serta mengungkap konsep matematika formal yang tersembunyi pada objek budaya lokal martabak manis Bangka dan alat musik rebana pengiring dambus. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi melalui teknik observasi, wawancara mendalam terhadap tiga informan kunci, dan studi literatur. Hasil eksplorasi menunjukkan adanya berbagai konsep matematika mendasar pada kedua objek budaya tersebut, meliputi konsep bangun datar dan bangun ruang sisi lengkung, pecahan, simetri lipat dan putar, aljabar, serta perbandingan. Permukaan martabak dan rebana merepresentasikan bangun lingkaran dan tabung, proses pemotongan membentuk juring dan pecahan, serta penataan paku menerapkan simetri dan sudut. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan dua entitas budaya kuliner dan kesenian lokal sebagai media pembelajaran matematika kontekstual. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi etnomatematika martabak manis dan rebana dapat dijadikan sebagai bahan ajar inovatif untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa sekaligus melestarikan warisan budaya daerah secara berkelanjutan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press.

Amelia, R., Ananda, A., Hafizah, N., & Fadillah, A. (2025). Peran media pembelajaran etnomatematika dalam meningkatkan minat belajar siswa SD: Tinjauan literatur. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(1), 215–223. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i1.2891

Amelia, R., Ridwan, M., & Hardiansyah, F. (2025). Ethnomathematics-based geometry learning in elementary schools through traditional food media. El Midad, 17(1), 45–58. https://doi.org/10.20414/elmidad.v17i1.13335

Arham, H. R., & Adirakasiwi, A. G. (2022). Analisis kemampuan pemahaman matematis siswa dalam menyelesaikan soal matematika dasar. Jurnal Didactical Mathematics, 4(1), 120–129. https://doi.org/10.31949/dm.v4i1.2145

Azhari, A., Purnomo, A., & Kurniati, E. (2023). Penerapan etnomatematika terhadap literasi matematis di Indonesia: Tinjauan metode campuran. Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika, 15(2), 85–96. https://doi.org/10.20884/1.jmp.2023.15.2.8214

Dianlestari, D., & Kusno, K. (2024). Etnomatematika pada pola batik Gumelem melalui analisis geometri transformasi. Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 9(1), 45–58. https://doi.org/10.26594/jmpm.v9i1.3412

Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., & Wahyuni, S. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. PT. Global Eksekutif Teknologi. https://penerbitget.com/metodologi-penelitian-kualitatif/

Hardianti, T., & Lestari, P. (2025). Eksplorasi etnomatematika pada artefak sejarah dan pengaruhnya terhadap kognitif siswa. Jurnal Pendidikan Matematika Realistik, 6(1), 34–45. https://doi.org/10.31258/jpmr.v6i1.4123

Hayati, R., Karim, A., Fachrurazi, F., Rohantizani, R., & Marzuki, M. (2024). Integrasi nilai budaya lokal dalam pembelajaran matematika: Studi kasus penerapan etnomatematika. KadikmA, 15(3), 99–107. https://doi.org/10.19184/kdma.v15i3.53449

Karmila, U., & Sajiman, S. U. (2025). Ethnomathematical analysis on traditional snacks at the elementary school level. Journal of Higher Education and Academic Advancement, 2(8), 374–380. https://doi.org/10.61796/ejheaa.v2i8.1364

Mailani, E., Rarastika, N., Butar-Butar, C. A., Purba, J. E., & Purba, D. S. (2024). Pendekatan etnomatematika dalam pembelajaran geometri menggunakan pola lantai rumah adat Nusantara. Journal Educational Research and Development, 1(2), 179–184. https://doi.org/10.62379/jerd.v1i2.121

Mu’asaroh, H. P., & Noor, N. L. (2021). Eksplorasi etnomatematika bentuk alat musik rebana. Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus), 4(1), 69–80. https://doi.org/10.21043/jpmk.v4i1.10123

Muslim, M. F., Arnellis, A., Fauzan, A., & Yerizon, Y. (2025). A ethnomathematics study of Minangkabau traditional food: Case study in Lamang, Basung cake, Onde-Onde, and Mangkuak cake. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(7), 1243–1253. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i7.11256

Nabila, M., & Ananda, R. (2025). Exploring mathematical concepts in traditional Javanese cakes. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(3), 451–464. https://doi.org/10.31980/plusminus.v5i3.3382

Nadiyya, A., & Jupriyanto. (2025). Literature review: Etnomatematika sekolah dasar pada aspek bangunan untuk memperkuat pemahaman geometri. Jurnal PGSD UNIGA, 4(1), 26–35. https://doi.org/10.52434/jpgsd.v4i1.42177

Pertiwi, I. J., & Budiarto, M. T. (2020). Eksplorasi etnomatematika pada gerabah Mlaten. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2), 438–453. https://doi.org/10.31004/cendekia.v4i2.257

Powell, A. B., & Frankenstein, M. (1997). Ethnomathematics: Challenging Eurocentrism in mathematics education. State University of New York Press. https://ecampus.eurt.edu/ethnomathematics-powell/

Rahmaini, N., & Chandra, S. (2024). Pentingnya berpikir kritis dalam pembelajaran matematika. Griya Journal of Mathematics Education and Application, 4(1), 55–64. https://doi.org/10.29303/griya.v4i1.3812

Rahmalia, S., & Sahari, Y. (2024). Pentingnya konsep dasar matematika di sekolah dasar. Karimah Tauhid, 3(2), 1420–1430. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i2.11892

Samosir, D., & Ginting, S. (2023). Identifikasi etnomatematika kuliner terang bulan di Desa Rawa Sari. Euclid: Jurnal Pendidikan Matematika, 10(2), 112–121. https://doi.org/10.33603/e.v10i2.7845

Samosir, H. Z., Tampubolon, F. C., Adsari, J. D., Angelina, M., Sihotang, S., Agustina, W., & Gea, L. R. (2025). Kajian etnomatematika: Konsep matematis dalam pembuatan Taganing dan Putu Bambu sebagai warisan budaya. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(3), 1552–1561. https://doi.org/10.31004/cendekia.v9i3.4293

Silalahi, D. R., Sihite, N. S., Siregar, M. U., & Simbolin, K. L. (2025). Eksplorasi konsep etnomatematika pada makanan tradisional Klepon dan permainan tradisional Congklak. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(3), 1562–1573. https://doi.org/10.31004/cendekia.v9i3.4288

Untidar Press. (2024). Etnomatematika: Bangun ruang sisi datar. Untidar Press. https://untidarpress.untidar.ac.id/books/etnomatematika-bangun-ruang/

Wijaya, A., & Pratama, R. (2025). Inovasi media pembelajaran berbasis teknologi dan etnomatematika pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika, 7(1), 88–99. https://doi.org/10.31004/jipm.v7i1.5123

Zhang, W., & Zhang, Q. (2010). Ethnomathematics and its integration into mathematics curriculum. International Journal of Mathematics Education, 2(1), 33–42. https://doi.org/10.1080/00207391003612341

Downloads

Published

2026-08-15

How to Cite

Angeli, R., Situmorang, R. D., Simbolon, R. J., Situmeang, D. K. R., Purba, I. R., & Saroha, B. D. (2026). EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA MARTABAK MANIS BANGKA DAN ALAT MUSIK REBANA PENGIRING DAMBUS . SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(3), 2535–2545. https://doi.org/10.51878/science.v6i3.13348

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.