EKSPLORASI BENTUK GEOMETRI PADA SERULING DAN PUTU BAMBU DALAM PENDEKATAN ETNOMATEMATIKA

Authors

  • Dwi Lili Asyifa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Dede Jesika Hutauruk Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Monika Yuni Harta Napitupulu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Lestari Aprianti Sijabat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Rini Harlina Haloho Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Tri Susi Talenta Sinaga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Fredi Michael Sinaga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

DOI:

https://doi.org/10.51878/science.v6i3.12844

Keywords:

Etnomatematika, Geometri, Seruling, Putu Bambu, Budaya Lokal

Abstract

Geometry learning in schools is often presented in an abstract manner, making it difficult for students to relate mathematical concepts to real-life situations. In fact, various elements of local culture embody mathematical concepts that can serve as contextual learning resources through an ethnomathematical approach. However, studies exploring the geometric concepts embedded in the seruling (traditional flute) and putu bambu (steamed rice cake cooked in bamboo) remain limited, leaving their potential as mathematics learning resources largely unexplored. Therefore, this study aims to identify and describe the geometric concepts found in the seruling and putu bambu through an ethnomathematical approach. This study employed a descriptive qualitative method. Data were collected through interviews with seruling craftsmen and putu bambu vendors, supported by documentation in the form of photographs of the observed objects. The data were analyzed by identifying the geometric elements embedded in both cultural objects, particularly the concepts of circles and cylinders. The findings revealed that both the seruling and putu bambu share common geometric concepts, namely cylindrical shapes in their main bodies and circular shapes in their cross-sections. These findings indicate that the two cultural artifacts can be utilized as contextual and meaningful mathematics learning resources while simultaneously supporting the preservation of local culture through ethnomathematics-based learning.

ABSTRAK

Pembelajaran geometri di sekolah masih cenderung disajikan secara abstrak sehingga peserta didik sering mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep matematika dengan kehidupan nyata. Padahal, berbagai unsur budaya lokal mengandung konsep-konsep matematika yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar kontekstual melalui pendekatan etnomatematika. Namun, kajian mengenai konsep geometri pada seruling dan putu bambu sebagai bagian dari budaya lokal masih terbatas, sehingga potensi kedua objek tersebut sebagai media pembelajaran matematika belum banyak dieksplorasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan konsep geometri yang terdapat pada seruling dan putu bambu melalui pendekatan etnomatematika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan perajin dan penjual seruling serta putu bambu, disertai dokumentasi berupa foto objek yang diamati. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi unsur-unsur geometri yang terdapat pada kedua objek, khususnya bangun datar lingkaran dan bangun ruang tabung (silinder). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seruling dan putu bambu memiliki kesamaan konsep geometri berupa bentuk tabung pada badan objek dan lingkaran pada bagian penampangnya. Temuan ini menunjukkan bahwa kedua objek budaya tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran matematika yang kontekstual, bermakna, serta mendukung pelestarian budaya lokal melalui pembelajaran berbasis etnomatematika.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiningsih, N. A., Rahmawati, F., & Chasanah, A. N. (2023). The influence of the Indonesian realistic mathematics education learning model (PMRI) assisted by the ethnomathematics worksheet on numerical literacy ability in terms of students' learning interest. MaPan: Jurnal Matematika dan Pembelajaran, 11(1). https://doi.org/10.24252/mapan.2023v11n1a9

Amirah, A., & Budiarto, M. T. (2022). Etnomatematika: Konsep matematika pada budaya Sidoarjo. MATHEdunesa, 11(1), 311–319. https://doi.org/10.26740/mathedunesa.v11n1.p311-319

Butar-Butar, J. L., Sinuhaji, F., Ginting, A. S., & Sitepu, R. A. (2022). Penggunaan aplikasi GeoGebra sebagai media pembelajaran geometri di SMP Negeri 1 Berastagi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari, 1(6), 401–408. https://doi.org/10.55927/jpmb.v1i6.1097

Darmastuti, L., Meiliasari, M., & Rahayu, W. (2024). Kemampuan literasi numerasi: Materi, kondisi siswa, dan pendekatan pembelajarannya. Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah, 8(1), 17–26. https://doi.org/10.21009/jrpms.081.03

Elisyah, N., Zahra, A., & Astuti, W. (2023). Pembelajaran segitiga dan segiempat berbasis Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dengan konteks kertas origami. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 1039–1049. https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i2.2247

Firsta, R. R., Hiltrimatrin, C., & Susanti, E. (2025). Mengupas tuntas bangun ruang sisi lengkung: Kajian komprehensif buku teks matematika. Jurnal Nasional Pendidikan Matematika, 9(2), 143–166. https://doi.org/10.33603/jnpm.v9i2.10266

Fouze, A. Q., & Amit, M. (2018). Development of mathematical thinking through integration of ethnomathematic folklore game in math instruction. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 14(2), 617–630. https://doi.org/10.12973/ejmste/80626

Hasibuan, A. T., Sianipar, M. R., Ramdhani, A. D., Putri, F. W., & Ritonga, N. Z. (2022). Konsep dan karakteristik penelitian kualitatif serta perbedaannya dengan penelitian kuantitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 8686–8692. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i2.3730

Iskandar, R. S. F., Karjanto, N., Kusumah, Y. S., & Ihsan, I. R. (2022). A systematic literature review on ethnomathematics in geometry. arXiv. https://arxiv.org/abs/2212.11788

Mahardika, M. I. D., Amanda, P. A. C., Harjanto, M. S., & Lakshmi, P. A. V. (2022). Efektivitas metode pembelajaran audio visual dalam memainkan alat musik tradisional suling Bali. Widyadharma: Jurnal Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik. https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/widyadharma/article/view/2070

Mala, F., Kesumawati, N., & Dirgantara, M. R. D. (2022). Pembelajaran matematika berdasarkan pendekatan PMRI terhadap kemampuan berpikir kritis dan disposisi matematis siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(4), 1707–1715. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/view/5575

Nurdiansyah, N., & Prahmana, R. C. I. (2017). Learning circumference using the context of glass. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 4(2), 128–140. https://doi.org/10.21831/jrpm.v4i2.14829

Purniati, T., Turmudi, T., Juandi, D., & Suhaedi, D. (2022). Ethnomathematics study: Learning geometry in the mosque ornaments. International Journal on Advanced Science, Engineering and Information Technology, 12(5). https://doi.org/10.18517/ijaseit.12.5.17063

Rawani, D., & Fitra, D. (2022). Etnomatematika: Keterkaitan budaya dan matematika. Jurnal Inovasi Edukasi, 5(2), 1–26. https://doi.org/10.35141/jie.v5i2.433

Sari, N., Salafudin, S., Sholehuddin, M. S., & Sholikhah, A. (2022). Development mathematics realistic education worksheet based on ethnomathematics in elementary school. Phenomenon: Jurnal Pendidikan MIPA, 12(1). https://doi.org/10.21580/phen.2022.12.1.10853

Sekali, E., Sihombing, P. K., & Sinulingga, J. (2024). Produksi sulim sebagai produk inovatif alat musik tradisional Batak Toba. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8, 14629–14636. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.14470

Soebagyo, J., & Luthfiyyah, F. I. (2023). Ethnomathematics exploration of Al-Barkah Great Mosque, Bekasi City, through geometry and transformational geometry learning. Indonesian Journal of Science and Mathematics Education, 6(2), 152–164. https://doi.org/10.24042/ijsme.v6i2.17179

Suharta, I. W. (2019). Jenis dan teknik membuat instrumen suling dalam seni karawitan Bali. Mudra Jurnal Seni Budaya, 34(3), 358–365. https://doi.org/10.31091/mudra.v34i3.794

Surgandini, A., Deniyanti, P., & Noornia, A. (2018). Pengembangan pembelajaran dengan pendekatan PMRI berbantuan GeoGebra untuk membangun pemahaman konsep transformasi geometri. Prima: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2). https://doi.org/10.31000/prima.v3i2.932

Tralisno, A. (2021). Media origami dalam mengatasi problematika pembelajaran matematika pada konsep geometri di sekolah. Jurnal Inovasi Edukasi, 4(2), 86–94. https://doi.org/10.35141/jie.v4i2.720

Downloads

Published

2026-07-08

How to Cite

Asyifa, D. L., Hutauruk, D. J., Napitupulu, M. Y. H., Sijabat, L. A., Haloho, R. H., Sinaga, T. S. T., & Sinaga, F. M. (2026). EKSPLORASI BENTUK GEOMETRI PADA SERULING DAN PUTU BAMBU DALAM PENDEKATAN ETNOMATEMATIKA. SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(3), 1834–1846. https://doi.org/10.51878/science.v6i3.12844

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.