ETNOMATEMATIKA DALAM PROSES PEMBUATAN JAJANAN KHAS LOMBOK

Authors

  • Hilmiatun Hilmiatun Tadris Matematika, Universitas Islam Negeri Mataram, Mataram, Indonesia
  • Al Kusaeri Tadris Matematika, Universitas Islam Negeri Mataram, Mataram, Indonesia
  • Afifurrahman Afifurrahman Tadris Matematika, Universitas Islam Negeri Mataram, Mataram, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51878/science.v6i3.13997

Keywords:

Etnomatematika, Aktivitas Matematis, Alan Bishop, Poteng, Jaje tujak

Abstract

ABSTRACT

Mathematics is not only learned in schools but can also be found in various cultural activities in society. One example of the application of mathematics in everyday life is seen in the process of making Lombok's traditional snacks, poteng and jaje tujak. This study aims to describe the process of making poteng and jaje tujak, identify the mathematical activities that occur during the process based on Alan Bishop's theory, and explain its relationship to mathematics learning in schools. This study used a qualitative approach with an ethnographic approach. The research was conducted in Tamansari Village, Gunungsari District, West Lombok Regency. Data were obtained through observation, interviews, and documentation with community members who have experience making poteng and jaje tujak. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was checked using triangulation of sources, techniques, and time. The results of the study indicate that the process of making poteng and jaje tujak contains six mathematical activities based on Alan Bishop's theory, namely counting, measuring, locating, designing, explaining, and playing. These activities are seen in the activities of calculating the amount of ingredients, determining the measurements, arranging the processing time, determining the shape and size of the snacks, applying rules that have been passed down from generation to generation, and explaining the stages of making them. These mathematical activities are related to mathematics materials in schools, such as numbers, measurements, fractions, geometry, patterns, mathematical reasoning, and problem solving. Thus, the process of making poteng and jaje tujak contains mathematical concepts that are integrated into the community culture and have the potential to be used as contextual mathematics learning resources.

ABSTRAK

Matematika tidak hanya dipelajari di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat ditemukan dalam berbagai aktivitas budaya masyarakat. Salah satu bentuk penerapan matematika dalam kehidupan sehari-hari terlihat pada proses pembuatan jajanan tradisional khas Lombok, yaitu poteng dan jaje tujak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan poteng dan jaje tujak, mengidentifikasi aktivitas matematis yang muncul berdasarkan teori Alan Bishop, serta menjelaskan keterkaitannya dengan pembelajaran matematika di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi yang dilaksanakan di Desa Tamansari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan poteng dan jaje tujak memuat enam aktivitas matematis menurut teori Alan Bishop, yaitu counting, measuring, locating, designing, explaining, dan playing. Aktivitas tersebut tercermin dalam kegiatan menghitung jumlah bahan, menentukan takaran dan waktu pengolahan, mengatur posisi penyimpanan, membentuk jajanan, menyesuaikan proses berdasarkan pengalaman, serta menjelaskan tahapan pembuatannya. Aktivitas-aktivitas tersebut berkaitan dengan materi matematika di sekolah, seperti bilangan, pengukuran, geometri, posisi, penalaran matematis, dan pemecahan masalah. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembuatan poteng dan jaje tujak memiliki potensi sebagai sumber belajar matematika berbasis etnomatematika yang kontekstual, sehingga dapat mendukung pembelajaran matematika yang lebih bermakna sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Apriliani, M. A., Andini, Ilham, Z. T. R., Aprilianti, M., & Salsabila, N. H. (2025). Eksplorasi konsep matematika pada kue abuq khas Suku Sasak Lombok. Media Pendidikan Matematika, 13(1), 464–478. https://doi.org/10.33394/mpm.v13i1.14140

Asma, A., & Kadir. (2022). Eksplorasi etnomatematika proses pembuatan kue tradisional cangkuning sebagai sumber belajar matematika. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 11(4), 3168–3178. https://doi.org/10.24127/ajpm.v11i4.6024

Astawa, I. W. P., Putra, I. M. A. W. N., & Suharta, I. G. P. (2022). Ethnomathematics: Exploration of traditional Balinese flute as mathematics learning resources. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 55(2), 362–374. https://doi.org/10.23887/jpp.v55i2.39284

Choeriyah, L., Nusantara, T., Qohar, A., & Subanji. (2020). Studi etnomatematika pada makanan tradisional Cilacap. AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 11(2), 210–218. https://journal.upgris.ac.id/index.php/aksioma/article/view/5980/3690

Dhema, M., Cholily, Y. M., & Rahardjanto, A. (2025). Tracing local wisdom in the integration of ethnomathematics in vocational high school mathematics education: A Scopus systematic review. Indonesian Journal of Science and Mathematics Education, 8(2), 472–485. https://doi.org/10.24042/ijsme.v8i2.28208

Fauziyah, F. D., & Faridah, S. (2022). Etnomatematika: Konsep perbandingan pada proses pembuatan lontong kupang khas Sidoarjo. Galois: Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika, 1(1), 27–37. https://doi.org/10.18860/gjppm.v1i1.1073

Hasanah, A., Susanto, S., & Trapsilasiwi, D. (2021). Etnomatematika pada bentuk jajanan tradisional di Desa Kemiren Banyuwangi khas Suku Osing sebagai bahan pembelajaran matematika. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 9(2), 99–106. https://doi.org/10.21831/jpms.v9i2.29893

Hastuti, I. D., Sutarto, S., & Supiyati, S. (2024). Exploration of school mathematics material in the ethnomathematics of Sasambo culture. AIP Conference Proceedings, 3235(1), Article 030004. https://doi.org/10.1063/5.0234505

Iffah, R. D. L., Subanti, S., Usodo, B., & Nurhasanah, F. (2025). Systematic literature review: Ethnomathematics research in Indonesia. Journal of Research and Advances in Mathematics Education, 10(1), 28–40. https://doi.org/10.23917/jramathedu.v10i1.5621

Magfirah, S., & Pardi, H. H. (2024). Ethnomathematics exploration of Islamic ornaments of the Mataram State Islamic University building. Journal of Math Tadris, 4(1), 67–77. https://doi.org/10.55099/jmt.v4i1.128

Nasution, N., & Hasanah, R. U. (2023). Eksplorasi etnomatematika pada alame dan kipang sebagai makanan khas Mandailing. EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 14–25. https://doi.org/10.24127/emteka.v4i1.3339

Putri, S., Karim, K., & Kamaliyah, K. (2025). Pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual berbasis etnomatematika di kelas VII sekolah menengah pertama. Jurmadikta, 5(3), 24–33. https://doi.org/10.20527/jurmadikta.v5i3.3130

Qomaruddin, & Sa'diyah, H. (2024). Kajian teoritis tentang teknik analisis data dalam penelitian kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting and Administration, 1(2), 77–84. https://pub.nuris.ac.id/journal/jomaa

Rohman, M. A., & Widiyastuti, W. (2024). Eksplorasi konsep matematika dalam budaya mindang tradisional di Desa Jerukwangi Jepara Jawa Tengah: Studi etnomatematika. AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 15(3), 455–466. https://doi.org/10.26877/aks.v15i3.21042

Salsabila, S. Z., Agustina, L., & Nurrahmah, A. (2022). Eksplorasi etnomatematika pada makanan tradisional di Kota Depok (Studi kasus: Kue Balok khas Jawa Barat). Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(6), 10364–10378. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.10044

Sutarto, S., Ahyansyah, A., Mawaddah, S., & Hastuti, I. D. (2021). Etnomatematika: Eksplorasi Kebudayaan Mbojo Sebagai Sumber Belajar Matematika. JP2M (Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Matematika), 7(1), 33-42. https://doi.org/10.29100/jp2m.v7i1.2097

Wattimena, A. W., Hayoto, S. S., Kadir, E., Lessy, D., & Hastuti, Y. (2023). Etnomatematika pada bentuk kue tradisional Halua Kenari di Negeri Telutih Baru Kabupaten Maluku Tengah. Adjoint Journal, 1(1), 1–6. http://journal.iainambon.ac.id/index.php/adj

Wibawa, F. S., Hariri, D. D., Mahmudah, H., & Kania, N. (2025). Bridging mathematics and culture: A systematic review of indigenous mathematical concepts in Indonesian traditions. Contemporary Mathematics and Science Education, 6(2), ep25013. https://doi.org/10.30935/conmaths/17076

Widya Pramestika, I., & Apriani, M. S. (2021). Aktivitas fundamental matematis pada Tari Srimpi Pandhèlori. Supremum Journal of Mathematics Education, 5(2), 147–161. https://doi.org/10.35706/sjme.v5i2.4789

Wulandari, A. F., Hakim, A. R., & Kasyadi, S. (2024). Exploration of ethnomathematics in Banyumas traditional food in Sokaraja Area, Central Java. Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika, 14(2), 173–185. https://doi.org/10.35706/sjme.v5i2.4789

Downloads

Published

2026-08-14

How to Cite

Hilmiatun, H., Kusaeri, A., & Afifurrahman, A. (2026). ETNOMATEMATIKA DALAM PROSES PEMBUATAN JAJANAN KHAS LOMBOK. SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(3), 2409–2420. https://doi.org/10.51878/science.v6i3.13997

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.