HUBUNGAN KADAR HEMATOKRIT DENGAN JUMLAH TROMBOSIT PADA ANAK PENDERITA DEMAM BERDARAH DENGUE
Keywords:
Demam Berdarah Dengue, Hematokrit, Jumlah Trombosit, Anak, Dengue Hemorrhagic Fever, Platelet Count, ChildrenAbstract
ABSTRAK
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi yang dapat terjadi pada berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak dan ditandai oleh perubahan parameter hematologi, terutama penurunan jumlah trombosit dan peningkatan kadar hematokrit. Kedua parameter tersebut dapat membantu dalam memantau kondisi pasien DBD, namun keterkaitan antara kadar hematokrit dan jumlah trombosit pada anak belum menunjukkan pola yang konsisten. Studi ini dilakukan untuk mengetahui keterkaitan kadar hematokrit dengan jumlah trombosit pada anak penderita DBD di RSAU dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif analitik observasional melalui pendekatan cross-sectional. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling hingga didapatkan total 33 anak sebagai responden. Data pemeriksaan darah diperoleh menggunakan Hematology Analyzer Mindray-780, lalu dianalisis dengan uji korelasi Pearson berdasarkan hasil uji normalitas Shapiro-Wilk. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki kadar hematokrit normal sebanyak 28 anak (84,8%), sedangkan 28 anak (84,8%) mengalami trombositopenia. Mayoritas responden berada pada kelompok usia 5–9 tahun, yaitu 21 anak (63,6%) dan didominasi oleh anak laki-laki sebanyak 18 responden (54,5%). pemeriksaan paling banyak dilakukan pada hari ke-5 dan ke-6 demam, dengan 12 responden (36,4%) pada kedua hari tersebut. Analisis korelasi Pearson menunjukkan koefisien korelasi sebesar r = 0,025 dengan p = 0,889 (p > 0,05), yang menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara kadar hematokrit dan jumlah trombosit pada anak penderita DBD.
ABSTRACT
Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an infectious disease that can occur in various age groups, including children, and is characterized by changes in hematological parameters, especially a decrease in platelet count and an increase in hematocrit levels. Both parameters can help in monitoring the condition of DHF patients, but the relationship between hematocrit levels and platelet counts in children has not shown a consistent pattern. This study was conducted to determine the relationship between hematocrit levels and platelet counts in children with DHF at RSAU dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi. This study applied an observational analytical quantitative method through a cross-sectional approach. Sample selection was carried out using a purposive sampling technique to obtain a total of 33 children as respondents. Blood test data were obtained using a Mindray-780 Hematology Analyzer, then analyzed using the Pearson correlation test based on the results of the Shapiro-Wilk normality test. The results showed that the majority of respondents had normal hematocrit levels, as many as 28 children (84.8%), while 28 children (84.8%) experienced thrombocytopenia. The majority of respondents were in the 5–9 years age group, namely 21 children (63.6%), and were dominated by boys with 18 respondents (54.5%). Most examinations were conducted on the 5th and 6th day of fever, with 12 respondents (36.4%) on both days. Pearson correlation analysis showed a correlation coefficient of r = 0.025 with p = 0.889 (p > 0.05), which indicated there was no significant relationship between hematocrit levels and platelet counts in children with DHF.
Downloads
References
Alda, A. S., Madjid, D. A., Eva, F., Darma, S., & Maulani, D. (2024). Karakteristik kejadian demam berdarah dengue pada anak. Fakumi Medical Journal, 4(7), 539–547. https://fmj.fk.umi.ac.id/index.php/fmj/article/download/466/322
Aliyyu, H., Riani, S. N., & Ferlianti, R. (2023). Gambaran kasus demam berdarah dengue pada usia anak sekolah di RSUD Dr. Drajat Prawiranegara tahun 2021. Jurnal Locus: Penelitian & Pengabdian, 2(10), 978–986. https://doi.org/10.58344/locus.v2i10.1813
Amanda, N. I., Wiratmo, P. A., & Utami, Y. (2023). Pengetahuan dan perilaku ibu terhadap deteksi dini demam berdarah dengue pada anak. Binawan Student Journal, 5(1), 70–76. https://doi.org/10.54771/bsj.v5i1.853
Atira, A., Andini, S. N., & Deasy, A. (2023). Lama demam, trombosit, hematokrit dan derajat keparahan demam berdarah dengue pada anak. Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES, 14(Nomor Khusus), 79–82. https://doi.org/10.33846/sf14nk116
Djuma, A. W., Yudhaswara, N. A., & Nurdin, T. W. (2023). Analisis darah (hemoglobin, hematokrit, dan trombosit) pada pasien anak demam berdarah dengue. Jurnal Kesehatan Primer, 8(1), 1–10. https://jurnal.poltekkeskupang.ac.id/index.php/jkp/article/view/947
Fitri, G. S. G., Christine, & Mustafa. (2024). Epidemiologi demam berdarah dengue di Kota Palu tahun 2019–2023. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 4(2), 57–65. https://doi.org/10.33860/BJKL.v4i2.4075
Gea, A. E., Telaumbanua, G. Y. I., Sinaga, S. L., Situmorang, B. J., Daeli, I. V. A. V., & Tarigan, E. (2026). Profil klinis dan laboratorium pasien anak dengan infeksi virus dengue di ruang rawat inap RSUD Sidikalang periode September–Desember 2024. Jurnal Medical Laboratory, 5(1), 371–385. https://doi.org/10.57213/medlab.v5i1.499
Handayani, N. M. D., Udiyani, D. P. C., & Mahayani, N. P. A. (2022). Hubungan kadar trombosit, hematokrit, dan hemoglobin dengan derajat demam berdarah dengue pada pasien anak rawat inap di BRSU Tabanan. Aesculapius Medical Journal, 2(2), 130–136. https://ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/amj/article/download/5304/3859
Islammia, D. P. A., Rumana, N. A., Indawati, L., & Dewi, D. R. (2022). Karakteristik pasien demam berdarah dengue rawat inap di Rumah Sakit Umum UKI tahun 2020. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(1), 60–70. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i1.37
Jacobsen, H., & Klein, S. L. (2021). Sex differences in immunity to viral infections. Frontiers in Immunology, 12, Article 720952. https://doi.org/10.3389/fimmu.2021.720952
Kusnandar, H. S., Seftiani, E. D., Halim, M. F. N., Putri, N. R., Priyanto, R. R., Ayuni, T., Amelia, F. Z., Arifah, Z., Rukmana, A., Putri, A. S. R., & Sopiah, P. (2026). Analisis gangguan cairan elektrolit dan hipovolemia pada penyakit demam berdarah dengue (DBD). Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 6(2), 474–485. https://doi.org/10.55606/jikki.v6i2.11158
Manggo, A. W. (2024). Epidemiological description of the spread of dengue fever in the work area of the Sikumana Health Center, Maulafa District, Kupang City period 2017–2021. Timorese Journal of Public Health, 6(3), 122–132. https://doi.org/10.35508/tjph.v6i3.6487
Manik, S. E., & Ramadhan, Y. D. (2021). Hubungan nilai hematokrit terhadap jumlah trombosit pada pasien anak penderita demam berdarah dengue di RSU Universitas Kristen Indonesia. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 11(2), 185–189. https://doi.org/10.52643/jbik.v11i2.1180
Maulin, K. N., & Irma, F. A. (2023). Hubungan jumlah trombosit dan hematokrit dengan derajat keparahan demam berdarah dengue di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan tahun 2019–2021. Jurnal Implementa Husada, 4(4), 288–298. https://jurnal.umsu.ac.id/index.php/JIH/article/view/16606
Purwati, K., Indriasari, & Bazla, N. A. (2026). Hubungan nilai trombosit, hematokrit, leukosit, dan rasio trombosit-hematokrit dengan derajat klinis demam berdarah dengue pada anak di RSUD Embung Fatimah Kota Batam pada tahun 2022–2024. Zona Kedokteran, 16(2), 159–169. https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/zonadokter/article/view/2255/1903
Putri, H. G. A., Mahtuti, E. Y., & Faisal. (2022). Kadar trombosit dan hematokrit pada pasien demam berdarah dengue berdasarkan jenis kelamin serta usia. Jurnal Kesehatan, 13(2), 123–130. https://doi.org/10.38165/jk.v13i2.312
Rodrigo, C., Sigera, C., Fernando, D., & Rajapakse, S. (2021). Plasma leakage in dengue: A systematic review of prospective observational studies. BMC Infectious Diseases, 21, Article 1082. https://doi.org/10.1186/s12879-021-06793-2
Ruth, G. M. P., Sarihati, I. G. A. D., Rinawati, L. P., & Bekti, H. S. (2024). Gambaran nilai hematokrit pada pasien demam berdarah dengue di Rumah Sakit Daerah Mangusada, Badung, Bali. Jurnal Analis Kesehatan Klinikal Sains, 6(2), 70–74. https://doi.org/10.46356/jakk.v6i2.297
Supenah, P., Ubaidillah, M. I., Ikhwani, & Ramadhan, D. A. (2021). Gambaran nilai hematokrit pada pasien demam berdarah dengue di RSUD 45 Kuningan. Jurnal Sains dan Kesehatan, 5(2), 75–83. https://doi.org/10.57214/jusika.v5i2.507
Syuhada, Marhayuni, E., & Anggraeni, R. (2022). Hubungan nilai hematokrit dan nilai trombosit pada pasien demam berdarah dengue di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Malahayati Health Student Journal, 2(2), 320–331. https://doi.org/10.33024/mahesa.v2i2.4499
Tansil, M. G., Rampengan, N. H., & Wilar, R. (2021). Faktor risiko terjadinya kejadian demam berdarah dengue pada anak. Jurnal Biomedik, 13(1), 90–99. https://doi.org/10.35790/jbm.13.1.2021.31760
Thoyib, A. M., Haryanto, E., & Puspitasari, A. (2025). Jumlah trombosit, nilai hematokrit dan antigen NS1 pada anak dengan demam berdarah dengue. Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES, 16(3), 817–821. https://doi.org/10.33846/sf16327
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2027 Nadila Aulia Putri, Dwi Krihariyani, Edy Haryanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0














