PENERAPAN DISTRAKSI AUDIO-VISUAL BERBASIS SMARTPHONE TERHADAP RESPONS NYERI PADA PEMASANGAN INFUS ANAK

Authors

  • Widya Gita Yuliani Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Keywords:

Distraksi Audio-Visual, Evidence-Based Practice, Nyeri Anak, Pemasangan Infus, Intervensi Nonfarmakologis

Abstract

Intravenous catheterization is one of the invasive procedures frequently performed in children and may cause pain, fear, crying, and difficulty maintaining cooperation during the procedure. Audiovisual distraction is a non-pharmacological intervention with potential to divert children's attention from procedural stimuli and can be implemented using relatively simple media. This study aimed to document the application of smartphone-based audiovisual distraction and describe changes in children's pain and emotional responses during intravenous catheterization. A preliminary descriptive study with a one-group pretest-posttest design was conducted among five children aged 1–5 years undergoing intravenous catheterization. Pain intensity was assessed using the Face, Legs, Activity, Cry, and Consolability (FLACC) scale for children younger than 3 years and the Wong-Baker FACES Pain Rating Scale for children aged 3 years and older. Distraction media consisting of animated videos or children's songs were selected according to the children's age and preferences, while emotional responses, including fear, crying, and cooperation, were assessed clinically. The preliminary evaluation showed that four of five patients (80%) experienced a decrease in pain scores, with the recorded mean score decreasing from 7.4 to 4.6. One patient showed no change in pain score because severe fear and crying had already been observed before the intervention. These preliminary findings indicate the potential application of smartphone-based audiovisual distraction as one non-pharmacological option for managing children's responses during intravenous catheterization when clinically appropriate. However, the findings should be interpreted cautiously because the evaluation involved a small number of participants, lacked a comparison group, and used different pain assessment instruments according to age.

ABSTRAK

Pemasangan infus merupakan salah satu prosedur invasif yang sering dilakukan pada anak dan dapat menimbulkan nyeri, ketakutan, tangisan, serta kesulitan mempertahankan kerja sama selama tindakan. Distraksi audio-visual merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang berpotensi mengalihkan perhatian anak dari stimulus prosedural dan dapat diterapkan menggunakan media yang relatif sederhana. Studi ini bertujuan mendokumentasikan penerapan distraksi audio-visual berbasis smartphone serta menggambarkan perubahan respons nyeri dan respons emosional anak selama pemasangan infus. Studi deskriptif pendahuluan dengan desain one-group pretest-posttest dilakukan pada lima pasien anak usia 1–5 tahun yang menjalani pemasangan infus. Skor nyeri dinilai menggunakan Face, Legs, Activity, Cry, Consolability (FLACC) pada anak berusia di bawah 3 tahun dan Wong-Baker FACES pada anak berusia 3 tahun atau lebih. Media distraksi berupa video animasi atau lagu anak dipilih sesuai usia dan minat anak, sedangkan respons emosional berupa ketakutan, tangisan, dan kooperasi diamati secara klinis. Hasil evaluasi awal menunjukkan bahwa empat dari lima pasien (80%) mengalami penurunan skor nyeri, dengan rata-rata skor yang tercatat menurun dari 7,4 menjadi 4,6. Satu pasien tidak menunjukkan perubahan skor karena telah mengalami ketakutan dan tangisan berat sebelum intervensi. Temuan awal ini menunjukkan potensi penerapan distraksi audio-visual berbasis smartphone sebagai salah satu pilihan intervensi nonfarmakologis dalam membantu mengelola respons anak selama pemasangan infus apabila kondisi klinis memungkinkan. Namun, hasil tersebut perlu diinterpretasikan secara hati-hati karena evaluasi dilakukan pada jumlah subjek yang kecil, tanpa kelompok pembanding, serta menggunakan instrumen penilaian nyeri yang berbeda berdasarkan usia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, F., & Murwidi, I. C. (2023). Teknik distraksi menggunakan vibrator pendingin mengurangi nyeri pasang infusasi pada anak demam tipoid. Jurnal Kesehatan, 16(2), 157–165. https://doi.org/10.32763/3mqwqh23

Adha, D. R., Wirakhmi, I. N., & Susanti, I. H. (2023). Pengaruh teknik distraksi audiovisual menonton kartun animasi terhadap nyeri saat pemasangan infus pada anak usia pra sekolah di RSUD Ajibarang. Jurnal Kesehatan, 11(2), 8–16.

https://jurnal.ustb.ac.id/index.php/jks/article/view/165

Akhyar, M., Marlinda, E., Zainab, Z., & Prayogi, B. (2021). Pengaruh Tehnik Distraksi Visual Terhadap Tingkat Nyeri Anak Saat Pemasangan Infus Di Ruang IGD RSUD Ratu Zaleha Martapura. Jurnal Citra Keperawatan, 9(2), 73-80.

https://doi.org/10.31964/jck.v9i2.193

Ardilla, A., Zulkarnaini, Z., Utaminingsih, E., Effendi, D. I., & Fatmawati, F. (2024). Hubungan metode distraksi visual terhadap nyeri pada pemasangan infus anak pra sekolah di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Cut Meutia Lhokseumawe. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 6067–6073.

https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i3.33746

Ar?kan, A., & Esenay, F. I. (2023). The effect of distraction methods during venous blood sampling on pain levels in school-age children: A systematic review. Pain Management Nursing, 24(5), e109-e114.

https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S1524904223001273

Casman, C., Allenidekania, A., & Hayati, H. (2021). Distraksi Berbasis Model Adaptasi Roy: Intervensi Mengurangi Kecemasan Dan Nyeri Pemasangan Infus Pada Anak Kanker: Distraction Based On Roy’s Adaptation Model: Intervention To Reduce Anxiety And Pain In Children Cancer During Infusion. Quality: Jurnal Kesehatan, 15(2), 131-141. https://ejournal.poltekkesjakarta1.ac.id/index.php/adm/article/view/307

Davc?, G., Çelik, B., & ... (2023). The effect of visual and/or auditory distraction techniques on children's pain, anxiety and medical fear in invasive procedures: A randomized controlled trial. Journal of Pediatric Nursing, 73, e27–e35.

https://doi.org/10.1016/j.pedn.2023.07.005

Ernawati, E., Sutrisno, S., & Gandini, A. L. A. (2023). Pengaruh distraksi menonton kartun terhadap nyeri pada anak yang di pasang infus di RSD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor. Aspiration of Health Journal, 1(2), 273–280.

https://doi.org/10.55681/aohj.v1i2.107

Halimah, & Renylda, R. (2022). Penerapan distraksi audiovisual untuk mengurangi nyeri pada anak dengan thalasemia dan penyakit akut. Riset Informasi Kesehatan, 11(2), 144–149. https://doi.org/10.30644/rik.v11i2.688

Marcelia, S. D., Wulandari, I., & Hermawati. (2023). Penerapan distraksi audio visual dalam pengalihan nyeri pemasangan infus pada anak di RSUD Dr. Moewardi. Jurnal Osadhawedyah, 1(4), 282–291.

https://nafatimahpustaka.org/osadhawedyah/article/view/213

Marlina, R. D., Susilowati, Y., & Saputra, R. (2024). Pengaruh terapi musik terhadap tingkat nyeri pemasangan infus pada pasien anak usia prasekolah di ruang anak Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta tahun 2023. Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 2(1), 107–114. https://doi.org/10.55606/termometer.v2i1.2807

Munir, C., Matondang, E. R. S., & Aceh, A. R. (2023). Hubungan Teknik Distraksi Dengan Tingkat Nyeri Akibat Pemasangan Infus Pada Anak Usia 3-5 Tahun Di Rs Sultan Sulaiman. Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences), 12(1), 51-55. https://doi.org/10.35328/keperawatan.v12i1.2404

Mustofa, I. H., Verawati, M., & Sari, R. M. (2021). Studi komparatif skala nyeri saat pemasangan infus pada anak yang diberikan teknik distraksi audio visual menonton animasi kartun dan teknik relaksasi tarik nafas dalam di RSI Siti Aisyah Kota Madiun. Health Sciences Journal, 5(1), 1–13. https://doi.org/10.24269/hsj.v5i1.664

Ramdhanie, G. G., Nurrohmah, A., Mulya, A. P., Mediani, H. S., Sumarni, N., Mulyana, A. M., & Huda, M. H. (2024). A scoping review of audiovisual distraction techniques among children in reducing invasive procedure pain. Journal of Multidisciplinary Healthcare, 17, 4363–4372. https://doi.org/10.2147/JMDH.S479107

Riani, R., Fahmi, M., Rohana, R., Nislawaty, N., & Filma, M. A. (2023). Terapi Distraksi Visual Film Kartun Untuk Mengurangi Nyeri Dan Cemas Saat Pemasangan Infus Pasien Anak Di Rsud Arifin Achmad Tahun 2022. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 1(3), 165-175. https://doi.org/10.31004/jiik.v1i3.17615

Safitri, S. W., & Parmin, S. (2022). Perbedaan Teknik Distraksi Audio Visual terhadap Tingkat Nyeri pada Prosedur Invasif Pemasangan Infus Anak Usia Pra Sekolah. Jurnal Kesehatan, 11(2). https://ojs.hestiwirasriwijaya.ac.id/index.php/JSS/article/view/39

Sharfina, D., Yunita, S., Idris, S., Melinda, M., & Harahap, Y. A. (2023). Terapi Murottal Qur’an Surah Al-Fatihah Terhadap Tingkat Nyeri Anak Usia Sekolah Pada Saat Pemasangan Infus. JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan, 3(1), 72-78.

https://doi.org/10.51771/jintan.v3i1.464

Shen, T., Wang, X., Xue, Q., & Chen, D. (2023). Active versus passive distraction for reducing procedural pain and anxiety in children: A meta-analysis and systematic review. Italian Journal of Pediatrics, 49, 109. https://doi.org/10.1186/s13052-023-01518-4

Suri, O. I., Susilawati, S., Pasaribu, S. D., & Lestari, M. (2022). Pengaruh Teknik Distraksi Bercerita Terhadap Intensitas Nyeri Saat Pemasangan Infus. Jurnal Kesehatan, 13. https://doi.org/10.35730/jk.v13i0.787

Thomas, A. R., Unnikrishnan, D. T., & Mathai, I. M. (2023). Comparison of animation distraction versus local anesthetic application for pain alleviation in children undergoing intravenous cannulation: A randomized controlled trial. Cureus, 15(8), e43610.

https://doi.org/10.7759/cureus.43610

U?ucu, G., Kulcu, D. P., Çelik, B., ... (2022). Effects of cartoon watching and bubble-blowing during venipuncture on pain, fear, and anxiety in children aged 6–8 years: A randomized experimental study. Journal of Pediatric Nursing, 65, e107–e114.

https://doi.org/10.1016/j.pedn.2022.03.016

Uysal, D. A., Polat, Ö. G., U?ucu, G., Karakul, A., & Olcay, A. Z. (2025). A comparison of watching cartoons versus playing games as a distraction method on pain and fear of pain during peripheral intravenous cannula placement in children aged 6–9 years: A randomized experimental study. Journal of Pediatric Nursing, 80, 161–166.

https://doi.org/10.1016/j.pedn.2024.11.023

Downloads

Published

2026-10-07

How to Cite

Yuliani, W. G. (2026). PENERAPAN DISTRAKSI AUDIO-VISUAL BERBASIS SMARTPHONE TERHADAP RESPONS NYERI PADA PEMASANGAN INFUS ANAK. MEDIKA : Jurnal Kasus Dan Penelitian Kesehatan, 2(1), 340–349. Retrieved from https://jurnalp4i.com/index.php/medika/article/view/15950

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.