PESAN MORAL FILM 172 DAYS DI ADAPTASI DARI NOVEL KARYA NADZIRA SHAFA DAN PEMBELAJARAN TEKS DI SEKOLAH
DOI:
https://doi.org/10.51878/language.v6i2.10588Keywords:
Pesan Moral, Film 172 Days, Semiotika Roland Barthes, Pembelajaran Teks, Pendidikan KarakterAbstract
This study aims to analyze the moral messages contained in the film 172 Days, adapted from the novel by Nadzira Shafa, and to evaluate its relevance as learning material in school-based text instruction. The research uses a qualitative approach with descriptive content analysis and Roland Barthes’ semiotic framework to reveal denotative, connotative, and mythological meanings that emerge through the film’s scenes, dialogues, and visual symbols. Primary data were obtained from film documentation, while secondary data were sourced from the novel, curriculum documents, and literature related to moral values, film analysis, and text-based learning. The findings indicate that 172 Days presents strong and consistent moral messages across religious, individual, and social dimensions. Values such as sincerity in accepting destiny, steadfastness in undergoing hijrah, patience, responsibility, and familial affection are clearly depicted through the characters’ life journeys. These results demonstrate that the film is highly relevant for use as a learning medium in Indonesian language education, particularly for teaching review texts, inspirational narrative texts, and discussion texts. The use of this film is considered effective in helping students understand moral values more concretely, engagingly, and contextually.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai pesan moral yang terkandung dalam film 172 Days yang diadaptasi dari novel karya Nadzira Shafa serta menilai relevansinya sebagai bahan ajar dalam pembelajaran teks di sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode analisis isi deskriptif dan semiotika Roland Barthes untuk mengungkap makna denotatif, konotatif, dan mitos yang muncul melalui adegan, dialog, serta simbol visual dalam film. Data primer diperoleh dari dokumentasi film, sedangkan data sekunder berasal dari novel, dokumen kurikulum, dan literatur terkait pesan moral, analisis film, dan pembelajaran teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film 172 Days mengandung pesan moral yang kuat dan konsisten pada aspek religius, individual, dan sosial. Nilai-nilai seperti keikhlasan menerima takdir, keteguhan dalam berhijrah, kesabaran, tanggung jawab, serta kasih sayang keluarga tergambar jelas melalui perjalanan hidup tokoh-tokohnya. Temuan ini membuktikan bahwa film tersebut sangat relevan digunakan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia, terutama dalam pengajaran teks ulasan, teks narasi inspiratif, dan teks diskusi. Pemanfaatan film ini dinilai mampu membantu siswa memahami nilai moral secara lebih konkret, menarik, dan kontekstual.
Downloads
References
Arief, M. (2023). Nilai-nilai moral dalam novel Sagaras karya Tere Liye. Educaniora, 1(1). https://educaniora.org/index.php/ec/article/view/33
Asrulla. (2023). Konsepsi etika, moral, dan ilmu pengetahuan. Jurnal Goresan Merah, 3(1). https://ejournal.uncm.ac.id/index.php/gm/article/view/1144
Astriya, B. R. I. (2022). Implementasi pendidikan karakter (character education) melalui konsep teori Thomas Lickona di PAUD Sekarwangi Wanasaba. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 8(2), 227–244. https://doi.org/10.18592/jea.v8i2.7634
Azzahra, S. A., & Widianti, N. (2025). Pesan moral dalam film Bumi Manusia karya Hanung Bramantyo dan pemanfaatannya sebagai modul ajar. Jurnal Sasindo UNPAM, 13(2), 101–113. https://doi.org/10.32493/sasindo.v13i2.101-113
Fakhrurozi, J., & Adrian, Q. J. (2021). Kajian dan praktik ekranisasi cerpen Perempuan di Rumah Panggung ke film pendek Angkon. Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(1), 31–40. https://doi.org/10.33603/dj.v8i1.4417
Febrianti, N. A. (2022). Analisis penerapan Kurikulum Merdeka pada pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia sebagai pembentukan keterampilan berpikir kritis. Prosiding SAMASTA. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/SAMASTA/article/view/352-362
Fitriani, D., & Rahman, S. (2022). Pendidikan karakter melalui karya sastra: Analisis nilai moral pada teks naratif. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 84–96. https://doi.org/10.21831/jpk.v12i1.49211
Judrah, M., Arjum, A., Haeruddin, H., & Mustabsyirah, M. (2024). Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membangun karakter peserta didik: Upaya penguatan moral. Journal of Instructional and Development Researches, 4(1), 25–37. https://doi.org/10.53621/jider.v4i1.306
Kusuma, A., Febianti, Y. A., Alwaan, A. Z., Kamali, M. F., & Muhammad, A. B. (2024). Analisis pesan dakwah pada film 172 Days karya Nadzira Shafa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 26119–26125. http://jptam.org/index.php/jptam/article/view/16387
Lickona, T. (2022). Character matters (Persoalan karakter): Bagaimana membantu anak mengembangkan penilaian yang baik, integritas, dan kebajikan penting lainnya. Bumi Aksara.
Maemanah. (2024). Analisis isi pesan moral dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa [Skripsi S1]. UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/15706
Mardhatillah, G., Syahrul, R., & Amir, A. (2024). Ekranisasi novel 172 Days ke dalam bentuk film 172 Days sutradara Hadrah Daeng Ratu. Journal of Education Research, 5(4), 5154–5163. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1515
Manurung, H. M., Oktavia, N., Ubaidillah, A., Nurjamin, A., Janna, I. M., Prodyanatasari, A., Nurhasanah, S., & Prayogi, A. (2023). Pengembangan sumber dan media pembelajaran PAI. Pustaka Peradaban.
Maulana, I. (2024). Analisis nilai moral novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya JS Khairen menggunakan pendekatan pragmatik sebagai bahan ajar di SMA. Aksentuasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1). https://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/aksentuasi/article/view/3339
Muliati, R. R., & Hartati, D. (2023). Kajian ekranisasi novel dan film Raja, Ratu, dan Rahasia. Jurnal Bastrindo, 4(2), 120–135. https://doi.org/10.29303/jb.v4i2.870
Mutamimah, U., Kadaryati, K., & Santoso, S. (2025). Nilai humanisasi pada novel 172 Days karya Nadzira Shafa. JURNALISTRENDI: Jurnal Linguistik, Sastra, dan Pendidikan, 10(2), 479–488. https://doi.org/10.51673/jurnalistrendi.v10i2.2476
Nurgiyantoro, B. (2022). Teori pengkajian fiksi (Edisi Revisi). Gadjah Mada University Press.
Pratiwi, P. E., Hartono, & Efendi, A. (2025). Pelaksanaan pembelajaran sastra di era Kurikulum Merdeka. JP-BSI: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1), 93–103. https://journal.stkipsingkawang.ac.id/index.php/JP-BSI/article/view/6988
Saputra, A. J. (2022). Analisis semantik pada puisi “Tak Sepadan” karya Chairil Anwar. Widyabastra: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1), 12–21. https://doi.org/10.25273/widyabastra.v10i1.13670
Sari, A. W., Falah, F., & Khurosan, H. N. (2024). Perbandingan unsur intrinsik novel Galaksi karya Poppi Pertiwi dan film Galaksi karya Kuntz Agus: Kajian ekranisasi. Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya, 3(2), 146–155. https://doi.org/10.14710/wjsbb.2024.24857
Suryasuciramdhan, A., Umairah, S. D., Setyawati, S., Hidayatullah, M. F., & Azima, F. (2024). Analisis isi pesan moral perjuangan dan rasa ikhlas dalam film 172 Days. Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya, 1(3), 09–18. https://doi.org/10.62383/filosofi.v1i3.132
Wati, M. L. K., Rohman, F., & Yuniawan, T. (2023). Analisis semiotika Roland Barthes dan nilai moral dalam film pendek Tilik 2018 karya Wahyu Agung Prasetya. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 9(2), 1306–1315. https://doi.org/10.30605/onoma.v9i2.3023
Yunitasari, T. D. (2024). Pesan moral dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa: Analisis semiotika Roland Barthes [Skripsi S1]. IAIN Ponorogo. https://etheses.iainponorogo.ac.id/28749/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sindi Sindi, Desma Yuliadi Saputra, Rina Andriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













