KOOPERATIF MODEL TGT PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.51878/language.v1i2.871Keywords:
Pembelajaran Bahasa Indonesia, Kooperatif model TGTAbstract
This research was conducted in Class IX H SMPN 1 Plered - Purwakarta. This study aims to describe the process of improving student achievement in learning Indonesian in class IX H of SMPN 1 Plered - Purwakarta by using the TGT cooperative model, starting from the planning, implementation and evaluation processes. In addition, this study uses a qualitative descriptive approach and classroom action. To find out the increase in student achievement in learning Indonesian, this research was conducted in three cycles. This study begins with a pre-test and ends with a post-test. The results showed that by using the cooperative TGT model, the comparison scores for pre-test and post-test increased significantly. This can be seen from the results of the analysis that students' learning achievement faces an increase from cycle I to cycle III, namely, cycle I (60, 71%), cycle II (75.00%), cycle III (89, 29%).
ABSTRAK
Penelitian ini dilaksanakan di Kelas IX H SMPN 1 Plered - Purwakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses peningkatan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada kelas IX H SMPN 1 Plered - Purwakarta dengan menggunakan kooperatif model TGT, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Selain itu, metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan tindakan kelas. Untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia, penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus, Penelitian ini diawali dengan pre-test dan diakhiri dengan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan menggunakan kooperatif model TGT, skor perbandingan untuk pre-test dan post-test meningkat secara signifikan. Hal ini terlihat dari hasil analis didapatkan kalau prestasi belajar siswa hadapi kenaikan dari siklus I hingga siklus III ialah, siklus I (60, 71%), siklus II (75, 00%), siklus III (89, 29%).
References
A. M. (2000). Penelitian Tindakan Kelas. Makalah Penelitan Penulisan Karya Ilmiah Untuk Guru-guru Se-Kabupaten Tuban.
Ali, M. (1996). Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindon.
AM., S. (1996). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PAUPPAI Universitas Terbuka.
Arikunto, S. (1989). Penilaian Program Pendidikan. Proyek Pengembangan LPTK Depdikbud. Dirjen Dikti.
Arikunto, S. (1993). Manajemen Mengajar Secara Manusiawi. Jakarta: Rineksa Cipta.
Arikunto, S. (1999). Prosedur Penelitan Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineksa Cipta.
Arikunto, S. (1999). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineksa Cipta.
Arikunto, S. (2001). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
B., S. (1997). Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: PT. Rineksa Cipta.
Burton, W. H. (1986). Teknik-teknik Belajar dan Mengajar (Terjemahan). Bandung: Jemmars.
Dayan, A. (1972). Pengantar Metode Statistik Deskriptif. Lembaga Penelitan Pendidikan dan Penerangan Ekonomi.
Djamarah, S. B. (2002). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineksa Cipta.
Djamarah, S. B. (2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineksa Cipta.
Foster, B. (2002). Seribu Pena SLTP Kelas 1. Jakarta: Erlangga.
Hadi, S. (1981). Metotologi Research. Yogyakarta: Yayasan Penerbitan Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada.
Hamalik, O. (1992). Psikologi Belajar dan Mengajar. Bandung: Sinar Baru.
Hamalik, O. (1999). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Margono. (1997). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineksa Cipta.
Moerdjiono, H. J. (1998). Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mursell, J. (t.thn.). Succesfull Teaching (Terjemahan). Bandung: Jemmars.
Naglim, P. M. (1990). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
NK., R. (1991). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Bina Aksara.
Nur, M. (2001). Pemotivasian Siswa Untuk Belajar. Surabaya: University Press. Universitas Negeri Surabaya.
Poerwodarminto. (1991). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Bina Ilmu.
Slameto. (1988). Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bina Aksara.
Soekamto, T. (1997). Teori Belajar dan Model Pembelajaran. Jakarta: PAUPPAI, Universitas Terbuka.
Suryabrata, S. (1990). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Andi Offset.
Syah, M. (1995). Psikologi Pendidikan, Suatu Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Usman, M. U. (2001). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.
W., A. C. (1984). The Profesional Edukation Of Teacher. Boston: Alin and Bacon.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 N. RANI SUNINGSIH

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













