PERILAKU PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DENGAN JUMLAH KEHILANGAN GIGI LANSIA DI POSYANDU LANSIA SEKAR ARUM GUBENG SURABAYA TAHUN 2026

Authors

  • Yunita Kharismawati Poltekkes Kemeskes Surabaya
  • I.G.A Kusuma Astuti N.P. Poltekkes Kemeskes Surabaya
  • Dwi Septiarini Poltekkes Kemenkes Surabaya
  • Ratih Larasati Poltekkes Kemenkes Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.51878/healthy.v5i4.14752

Keywords:

Perilaku, Kesehatan Gigi, Kehilangan Gigi, Lansia

Abstract

The high percentage of elderly who do not have 20 functional teeth remains a problem in oral health for the elderly. This study aims to determine the relationship between dental health maintenance behavior and the number of missing teeth in elderly at Posyandu Lansia Sekar Arum Gubeng Surabaya. This study used quantitative analytic method with cross-sectional design. The sample consisted of 54 elderly respondents selected using simple random sampling technique. Data were collected using questionnaire and oral cavity examination. Data analysis was performed using chi-square test with a significance level of 0.05. The results showed that most elderly had poor dental health maintenance behavior (44 people/81.5%) and had less than 20 functional teeth (43 people/79.6%). The chi-square test results showed a p-value of 0.000 (<0.05), indicating a significant relationship with a contingency coefficient of 0.686, which demonstrates a strong relationship between dental health maintenance behavior and the number of missing teeth in elderly. Elderly with poor dental health maintenance behavior tend to have fewer functional teeth compared to those with better behavior. This indicates that dental health maintenance behavior plays an important role in preserving the number of functional teeth in the elderly.

ABSTRAK

Tingginya persentase lansia yang tidak memiliki 20 gigi berfungsi masih menjadi masalah kesehatan gigi dan mulut pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dengan jumlah kehilangan gigi lansia di Posyandu Lansia Sekar Arum Gubeng Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 54 responden lansia yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan pemeriksaan rongga mulut. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Sebagian besar responden memiliki perilaku pemeliharaan kesehatan gigi kategori buruk (81,5%) dan jumlah gigi berfungsi <20 (79,6%). Hasil uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dengan jumlah kehilangan gigi pada lansia (p<0,001). Kekuatan hubungan berdasarkan koefisien kontingensi sebesar 0,686, yang menunjukkan hubungan dalam kategori kuat. Lansia dengan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi yang kurang baik cenderung memiliki jumlah gigi berfungsi yang lebih sedikit dibandingkan lansia dengan perilaku yang lebih baik. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku pemeliharaan kesehatan gigi memiliki peranan penting dalam mempertahankan jumlah gigi yang masih berfungsi pada lansia.

References

Ahza, L., Budiman, J. A., & Asia, R. A. (2024). Hubungan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut terhadap kualitas hidup lanjut usia (Kajian pelayanan kesehatan di wilayah UPTD Puskesmas Sembawa Kec. Sembawa Kab. Banyuasin Sumatera Selatan). ARTERI: Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(1), 47–54. https://doi.org/10.37148/arteri.v6i1.454

Alzahrani, S. G., Rijhwani, K., & Sabbah, W. (2024). Health-risk behaviours co-occur among adults with tooth loss. International Journal of Dental Hygiene, 22(4), 857–862. https://doi.org/10.1111/idh.12800

Andriana, R., Reca, R., & Nurasikin, C. A. (2024). Hubungan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan penyakit periodontitis pada pasien diabetes mellitus di Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat. NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah, 17(1), 49-58. https://doi.org/10.30867/nasuwakes.v17i1.557

Annisa, N. R., Pradana, F. A. J., & Sari, M. (2023). Hubungan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut terhadap kehilangan gigi pada lansia Posyandu Ngudi Utomo, Sukoharjo. Prapanca: Jurnal Abdimas, 3(1), 61–66. https://doi.org/10.37826/prapanca.v3i1.438

Asri, M. E. K., Utomo, A. W., Kusuma, I. A., & Nosartika, I. (2021). Pengaruh pengetahuan dan perilaku kesehatan gigi dan mulut terhadap persepsi permasalahan gingiva lansia di Unit Rehabilitasi Sosial Pucang Gading Kota Semarang. e-GiGi, 9(2), 303–310. https://doi.org/10.35790/eg.v9i2.34531

Auli, I., Mulyanti, S., Insanuddin, I., & Supriyanto, I. (2021). Description of dental and oral health condition of elderly in several cities of Indonesia. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 1(1), 79–85. https://doi.org/10.34011/jks.v1i1.637

Auralia, A., Utami, N. D., Purnamasari, C. B., Sawitri, E., & Martalina, E. (2023). Profil Kesehatan Gigi dan Mulut Lanjut Usia di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda. Mulawarman Dental Journal, 3(1), 41-49. http://dx.doi.org/10.30872/MOLAR.v3i1.7997

Baqiyah, U., Kamelia, E., & Miko, H. (2022). Analysis of tooth loss due to caries with dental and oral health behavior in the elderly. The Incisor (Indonesian Journal of Care's in Oral Health), 6(1), 155–163. https://doi.org/10.37160/theincisor.v6i1.16

Batmomolin, A., Metanfanuan, R., Idayanti, I., Jumriani, J., Tumurang, M. N., Mardiati, E., ... & Hadi, S. (2025). Problematika Lansia. PT Media Pustaka Indo. ISBN 9786347156488

Blum, H. L. (1974). Planning for health: Development and application of social change theory. Human Sciences Press.

Fadilah, A. R., Kambaya, P. P., & Hanan, N. (2022). Distribusi pencabutan gigi akibat karies berdasarkan karakteristik sosiodemografi pada pasien poli gigi Puskesmas Tanah Grogot Tahun 2017–2019. Jurnal Sains dan Kesehatan, 4(2), 112–119. https://doi.org/10.25026/jsk.v4i2.680

Fatmasari, D., Satuti, N. E., & Wiyatini, T. (2022). Relationship between number and region of tooth loss with the quality of life in the elderly. Odonto: Dental Journal, 9(1), 34–39. https://doi.org/10.30659/odj.9.1.34-39

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach (4th ed.). McGraw-Hill.

Hadriani, Arna, Y. D., Aulia, Maretha, D. E., Katiandagho, D., Rokot, A., Safrudin, Lombogia, M., Bidjuni, M., Kolompoy, J. A., Maramis, J. L., Putri, S. K., Brata, A., Kawatu, Y. T., Saputro, B. S. D., & Silalahi, Y. F. (2024). Metodologi penelitian. PT Media Pustaka Indo.

Jaya, I. M. L. M. (2021). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Quadrant.

Kartika, T., Kristiani, A., & Robbihi, H. I. (2024). Hubungan pengetahuan dan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan pengalaman karies pada lansia di Posyandu Lansia Desa Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi (JIKG), 5(1), 16–21. https://ejurnal2.poltekkestasikmalaya.ac.id/index.php/jikg/article/view/427

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/6684/

Ou, X., Zeng, L., Zeng, Y., Pei, Y., Zhang, X., Wu, W., Siamdoust, S., & Wu, B. (2022). Health behaviors and tooth retention among older adults in China: Findings from the 4th Chinese National Oral Health Survey. BMC Oral Health, 22(1), 1–8. https://doi.org/10.1186/s12903-022-02283-2

Ramadhan, A. A., Arifin, R., Hatta, I., Hamdani, R., & Dewi, N. (2023). Hubungan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan kehilangan gigi di wilayah kerja Puskesmas Semangat Dalam. Dentin Jurnal Kedokteran Gigi, 7(3), 149–156. https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/dnt/article/view/10746

Ramadhana, G. N., Irsal, I., & Fitriany, E. (2024). Hubungan kehilangan gigi dengan status gizi dan kualitas hidup pada lansia di Kecamatan Balikpapan Timur. e-GiGi, 13(1). https://doi.org/10.35790/eg.v13i1.54933

Riani, R. R., Hatta, I., & Hamdani, R. (2022). Hubungan pengetahuan, sikap dan tindakan terhadap tingkat karies penderita diabetes melitus tipe 2 pada lanjut usia. Dentin: Jurnal Kedokteran Gigi, 6(3), 166–172.

Rocha-Ortiz, J. A., Tepox-Puga, S. M., Borges-Yañez, S. A., Mendoza-Rodríguez, M., Escoffié-Ramirez, M., Minaya-Sánchez, M., ... & Medina-Solis, C. E. (2023). Tooth Loss and Associated Factors in Mexican Older Adults in Nursing Homes: A Multicenter Cross?Sectional Study. BioMed Research International, 2023(1), 4169097. https://doi.org/10.1155/2023/4169097

Saputra, M. A. S., & Roziah. (2021). Hubungan jarak tempat tinggal dan pengetahuan masyarakat dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Jurnal Kesehatan Terapan, 8(1), 20–26. https://ojs.ukb.ac.id/index.php/Jk/article/view/251

Sari, M., & Jannah, N. F. (2021). Gambaran pengetahuan kesehatan gigi mulut, perilaku kesehatan gigi mulut, dan status gigi lansia di Panti Wreda Surakarta. Jurnal Surya Masyarakat, 3(2), 86–94. https://doi.org/10.26714/jsm.3.2.2021.86-94

Setiawati, T., Robbihi, H. I., & Dewi, T. K. (2022). Hubungan usia dan jenis kelamin dengan periodontitis pada lansia Puskesmas Pabuaran Tumpeng Tangerang. JDHT: Journal of Dental Hygiene and Therapy, 3(1), 43–48. https://doi.org/10.36082/jdht.v3i1.309

Shavitri, N., Asia, A., & Priandini, D. (2024). Korelasi jumlah kehilangan gigi terhadap fungsi kognitif lansia yang tidak menggunakan gigi tiruan: Studi cross-sectional. Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students, 8(1), 91. https://doi.org/10.24198/pjdrs.v8i1.53066

Sopianah, Y., Rahayu, C., & Robbihi, H. I. (2023). Implementasi buku saku melalui pemberdayaan kader kesehatan di Posbindu. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(4), 3528–3533. https://doi.org/10.31949/jb.v4i4.6826

Sunarto, R. A. S., Prasetyowati, S., Ulfah, S. F., & Isnanto, I. (2021). Pengetahuan faktor penyebab dan dampak kehilangan gigi pada warga lansia di trenggalek. Ind J Health Medical, 1(1), 59-66. https://ijohm.rcipublisher.org/index.php/ijohm/article/view/13

Swarjana, I. K. (2022). Konsep pengetahuan, sikap, perilaku, persepsi, stres, kecemasan, nyeri, dukungan sosial, kepatuhan, motivasi, kepuasan, pandemi COVID-19, akses layanan kesehatan. Andi.

Ulliana, U., & Anwar, W. R. (2023). Edukasi kesehatan gigi dan mulut terhadap penyandang tunadaksa. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 1–6. https://doi.org/10.36082/gemakes.v3i1.950

Wahyukundari, M. A., Misrohmasari, E. A. A., Dwi Saputro, A. E. A., Hamzah, Z., & Daat Arin, Y. M. (2024). Hubungan karakteristik responden, perilaku kesehatan gigi dan mulut dengan status kebersihan rongga mulut lansia di kawasan pertambangan kapur: Studi cross-sectional. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, 36(1), 19–27. https://doi.org/10.24198/jkg.v36i1.50120

World Health Organization. (2013). Oral health surveys: Basic methods (5th ed.). World Health Organization. https://iris.who.int/handle/10665/97035

Downloads

Published

2026-09-02

How to Cite

Kharismawati, Y., I.G.A Kusuma Astuti N.P., Septiarini, D., & Larasati, R. (2026). PERILAKU PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DENGAN JUMLAH KEHILANGAN GIGI LANSIA DI POSYANDU LANSIA SEKAR ARUM GUBENG SURABAYA TAHUN 2026. HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 5(4), 1077–1093. https://doi.org/10.51878/healthy.v5i4.14752

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)