SANTUN BERBAHASA DAN SIKAP TOLERANSI SEBAGAI CERMIN NILAI PANCASILA
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v6i1.9425Keywords:
Pancasila, Toleransi, Sopan Santun, MasyarakatAbstract
In Indonesian society, Pancasila serves as the foundation, principle, and guideline for behavior and conduct. The values of Pancasila—such as humanity, unity, and social justice—should be reflected in the daily lives of Indonesians, including through the use of polite language and attitudes of tolerance toward others. This study aims to examine the values of Pancasila, particularly those related to politeness and tolerance, in order to foster a harmonious nation amid the diversity of Indonesian society. This research employs a literature review method by collecting, analyzing, and synthesizing various credible and relevant sources related to the topic. The study is expected to raise awareness of the importance of strengthening national character through the practical implementation of Pancasila values—especially in promoting polite speech and tolerance within various social settings such as family, school, and community. The findings of this research indicate that politeness in language and attitudes of tolerance are two essential and complementary aspects in shaping a harmonious social life. Moreover, strong digital literacy can help individuals think critically, act ethically, and remain emotionally balanced in interactions. Consequently, politeness and tolerance should not only be upheld in real-life situations but also become integral parts of responsible behavior in digital media environments.
ABSTRAK
Dalam kehidupan masyarakat Indonesia, Pancasila merupakan dasar, prinsip dan pedoman dalam bersikap dan berperilaku. Nilai-nilai Pancasila, seperti kemanusiaan, persatuan, keadilan sosial harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari pada masyarakat Indonesia, salah satunya dalam penggunaan bahasa yang santun dan sikap toleransi antar sesama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pancasila khususnya pada nilai sopan santun dan toleransi sehingga menciptakan bangsa yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan, menelaah, dan mensintesiskan berbagai sumber literatur yang kredibel dan relevan dengan topik. Kajian ini diharapkan dapat membangun kesadaran betapa pentingnya penguatan karakter bangsa melalui wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam menerapkan dan mendidik supaya bertutur kata yang santun serta memiliki sikap toleransi di berbagai lingkungan, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sopan santun dalam berbahasa dan sikap toleransi merupakan dua hal penting yang saling melengkapi dalam membentuk kehidupan sosial yang harmonis. Literasi digital yang baik akan membantu masyarakat untuk berpikir kritis, beretika, dan tidak mudah terbawa emosi saat berinteraksi. Dengan begitu, sopan santun dan toleransi tidak hanya hidup dalam kehidupan nyata, tetapi juga menjadi bagian dari perilaku bermedia yang bertanggung jawab.
Downloads
References
Alabdali, T. S. (2019). Revisiting Brown and Levinson's politeness theory: A middle-eastern perspective. Bulletin of Advanced English Studies, 2(2), 73-78. https://doi.org/10.31559/baes2019.2.2.3
Ataupah, W. V., & Parhan, M. (2025). Kurikulum yang membumi: Integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran IPS untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. MANAJERIAL Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 5(4), 1133. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i4.8045
Chigbu, U. E., Atiku, S. O., & Plessis, C. D. (2023). The science of literature reviews: Searching, identifying, selecting, and synthesising. Publications, 11(2), 1-16. https://doi.org/10.3390/publications11010002
Damayanti, R., Harahap, S. M., Harahap, H. W. S., & Siregar, L. S. (2023). Pendampingan cara berbicara yang sopan dan santun terhadap anak sekolah dasar 200409. Jurnal ADAM: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 229-233. https://doi.org/10.37081/adam.v2i1.375
Dewi, K. T., Artawa, K., Sutama, P., & Erawati, N. K. R. (2021). The analysis of relationship between politeness and face theory. International Journal of Linguistics, Literature and Culture, 7(4), 327-334. https://www.neliti.com/publications/411347/the-analysis-of-relationship-between-politeness-and-face-theory
Fatimah, S., Zen, N. H., & Fitrisia, A. (2025). Literatur riview dan metodologi ilmu pengetahuan khusus. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 5(1), 41-48. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.17407
Garindra. (2024). Brown and Levinson’s politeness strategy used to answer sensitive questions by Indonesian young adults. Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(5), 3191-3202. https://doi.org/10.53625/jirk.v4i5.8761
Holtgraves, T. (2005). Diverging interpretations associated with the perspectives of the speaker and recipient in conversations. Journal of Memory and Language, 53(4), 551-566. https://doi.org/10.1016/j.jml.2005.06.002
Islakh, A. N., Pujianto, P., & Adibah, I. Z. (2025). Peran kepala sekolah dalam pengembangan kurikulum PAI berbasis multikultural. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 982. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.6440
Lestari, R. Y., Inayah, R., Rahmanita, M. A., Ningsih, D. W., Hartati, W., Andreansyah, A., Mubarak, A., Amaya, S. N., Steviana, S., & Cahya, A. D. (2024). Indahnya keberagaman dan pentingnya toleransi dalam masyarakat multikultural di Masjid Agung Banten Lama. JLEB Journal of Law Education and Business, 2(1), 623–632. https://doi.org/10.57235/jleb.v2i1.1950
López, E. D. C. M. (2021). Exploring brown and levinson’s politeness theory and the form-function fit in requests in jane austen’s pride and prejudice from a relevance-theoretic, constructionist, and contrastive perspective. Odisea, (22), 59-82. https://doi.org/10.25115/odisea.v0i22.5513
Manuain, L. M. M., Thoomaszen, F. W., Sheldena, D. N., Mila, S., & Hilli, Y. (2024). Dinamika toleransi beragama: Kajian fenomenologi pada kampus keagamaan di wilayah Indonesia Tengah. Matheteuo: Religious Studies, 4(1), 30-41. https://doi.org/10.52960/m.v4i1.395
Mendrofa, I., Lase, F., Harefa, A., & Harefa, H. O. N. (2024). Peran guru dalam menanamkan karakter sopan santun dalam pembelajaran pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(10), 11184-11195. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i10.5913
Michiko, R., Gading, Y. M. P. S., Sibuea, R., Kumayas, J. G., Wijaya, T. N., & Dariyo, A. (2026). Persepsi masyarakat tentang konsumsi makanan tradisional sebagai bentuk upaya bela negara. CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(1), 403. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8867
Muharam, R. S. (2020). Membangun toleransi umat beragama di Indonesia berdasarkan konsep Deklarasi Kairo. Jurnal HAM, 11(2), 269-283. https://doi.org/10.30641/ham.2020.11.269-283
Muktar, L., & Burhan, L. I. (2025). Pendekatan kontekstual berbasis nilai untuk pendidikan toleransi: Studi kualitatif pada sekolah multikultural. CENDEKIA: Jurnal Pendidikan Terintegrasi, 1(2), 36-53.
Niwanda, A., Harahap, M. A., & Rahmadani, P. (2024). Bahasa dan budaya sebagai cerminan kepribadian seseorang perspektif kasus budaya Jawa. PUSTAKA: Jurnal Bahasa Dan Pendidikan, 4(3), 184-192. https://doi.org/10.56910/pustaka.v4i3.1485
Nurlaili, S. A. (2025). Interaksi sosial siswa dalam menerapkan sikap toleransi: Studi kasus siswa berbeda agama di sekolah dasar Surabaya. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(1), 61-70. https://doi.org/10.9963/6d37z026
Oualeng, A., Molebila, E., Selly, A., Fanpada, N., Mautukas, M. P., & Maure, S. (2022). Pembinaan perilaku sopan santun berbicara kepada teman sebaya di Desa Wolwal Barat. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(9), 81-85. https://doi.org/10.5281/zenodo.6630253
Rahmawati, A., & Pratama, R. (2025). Penerapan pendidikan multikultur dengan media digital untuk pemberdayaan nilai lokal di sekolah. Jurnal Dinamika Pendidikan Islam, 1(2), 35-46. https://doi.org/10.55981/dinamika.2025.v1i2.73
Retnowati, P., Fajrie, N., & Fakhriyah, F. (2025). The effect of digital literacy on social media ethics of Junior High School 2 Jekulo Kudus students. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 6579–6587. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i1.25524
Safitri, N. K. R., & Sutrisna, G. (2022). Politeness strategies used by English native teacher: A case study in bilingual pre-kindergarten. Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya, 6(2), 120-125. [tautan mencurigakan telah dihapus]
Sapitri, P. A., Chasanah, A., Putri, A. A., & Paulima, J. (2019). Exploring Brown and Levinson's politeness strategies: An explanation on the nature of the politeness phenomenon. REiLA: Journal of Research and Innovation in Language, 1(3), 111-117. https://doi.org/10.31849/reila.v1i3.3801
Sari, Y., Nuraeni, E., Nadia, S., Miladiyah, M. H. S., Marisa, P., & Ratnasari, D. T. (2025). Analisis kemampuan siswa sekolah dasar dalam mengembangkan sikap toleransi dan empati melalui pembelajaran IPS. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(4), 1771. https://doi.org/10.51878/social.v5i4.8560
Setiawan, A., Purnomo, P., Marzuki, M., Charismana, D. S., & Zaman, A. R. (2024). The implementation of tolerance values through multicultural education program. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 21(2), 332-341. https://doi.org/10.21107/jc.v21i2.71337
Siregar, A. N., & Pulungan, R. (2022). Analisis kesantunan dalam interaksi antara guru dan siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP), 3(2), 80-87. https://doi.org/10.32696/jip.v3i2.1678
Susanto, L., Wijanarko, M. I., Pratama, P. A., Hong, T., Idris, I., Aji, A. F., & Wijaya, D. (2024). Indotoxic2024: A demographically-enriched dataset of hate speech and toxicity types for Indonesian language. https://doi.org/10.48550/arXiv.2406.19349
Tessadinanti, A., & Azzahra, C. A. (2022). Dampak psikologis individu yang mengalami diskriminasi agama di Indonesia. Moderasi: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 1(1). https://journal.forikami.com/index.php/moderasi/article/view/457
Tondok, M. S., Suryanto, S., & Ardi, R. (2024). Building bridges in diverse societies: A meta-analysis of field experimental cooperative learning studies on intergroup relations in educational settings. Societies, 14(11), 221. https://doi.org/10.3390/soc14110221
Verkuyten, M., Yogeeswaran, K., & Adelman, L. (2023). The social psychology of intergroup tolerance and intolerance. European Review of Social Psychology, 34(1), 1-43. https://doi.org/10.1080/10463283.2022.2091326
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













