SANTUN BERBAHASA DAN SIKAP TOLERANSI SEBAGAI CERMIN NILAI PANCASILA

Authors

  • Rachel Virenna Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara Jakarta
  • Nesha Meccabelfa Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara Jakarta
  • Hana Kameliana Romansza Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara Jakarta
  • Taqya Adisty Safarizkyra Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara Jakarta
  • Sri Tiatri Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.51878/educational.v6i1.9425

Keywords:

Pancasila, Toleransi, Sopan Santun, Masyarakat

Abstract

In Indonesian society, Pancasila serves as the foundation, principle, and guideline for behavior and conduct. The values of Pancasila—such as humanity, unity, and social justice—should be reflected in the daily lives of Indonesians, including through the use of polite language and attitudes of tolerance toward others. This study aims to examine the values of Pancasila, particularly those related to politeness and tolerance, in order to foster a harmonious nation amid the diversity of Indonesian society. This research employs a literature review method by collecting, analyzing, and synthesizing various credible and relevant sources related to the topic. The study is expected to raise awareness of the importance of strengthening national character through the practical implementation of Pancasila values—especially in promoting polite speech and tolerance within various social settings such as family, school, and community. The findings of this research indicate that politeness in language and attitudes of tolerance are two essential and complementary aspects in shaping a harmonious social life. Moreover, strong digital literacy can help individuals think critically, act ethically, and remain emotionally balanced in interactions. Consequently, politeness and tolerance should not only be upheld in real-life situations but also become integral parts of responsible behavior in digital media environments.

ABSTRAK

Dalam kehidupan masyarakat Indonesia, Pancasila merupakan dasar, prinsip dan pedoman dalam bersikap dan berperilaku. Nilai-nilai Pancasila, seperti kemanusiaan, persatuan, keadilan sosial harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari pada masyarakat Indonesia, salah satunya dalam penggunaan bahasa yang santun dan sikap toleransi antar sesama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pancasila khususnya pada nilai sopan santun dan toleransi sehingga menciptakan bangsa yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan, menelaah, dan mensintesiskan berbagai sumber literatur yang kredibel dan relevan dengan topik. Kajian ini diharapkan dapat membangun kesadaran betapa pentingnya penguatan karakter bangsa melalui wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam menerapkan dan mendidik supaya bertutur kata yang santun serta memiliki sikap toleransi di berbagai lingkungan, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sopan santun dalam berbahasa dan sikap toleransi merupakan dua hal penting yang saling melengkapi dalam membentuk kehidupan sosial yang harmonis. Literasi digital yang baik akan membantu masyarakat untuk berpikir kritis, beretika, dan tidak mudah terbawa emosi saat berinteraksi. Dengan begitu, sopan santun dan toleransi tidak hanya hidup dalam kehidupan nyata, tetapi juga menjadi bagian dari perilaku bermedia yang bertanggung jawab.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alabdali, T. S. (2019). Revisiting Brown and Levinson's politeness theory: A middle-eastern perspective. Bulletin of Advanced English Studies, 2(2), 73-78. https://doi.org/10.31559/baes2019.2.2.3

Ataupah, W. V., & Parhan, M. (2025). Kurikulum yang membumi: Integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran IPS untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. MANAJERIAL Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 5(4), 1133. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i4.8045

Chigbu, U. E., Atiku, S. O., & Plessis, C. D. (2023). The science of literature reviews: Searching, identifying, selecting, and synthesising. Publications, 11(2), 1-16. https://doi.org/10.3390/publications11010002

Damayanti, R., Harahap, S. M., Harahap, H. W. S., & Siregar, L. S. (2023). Pendampingan cara berbicara yang sopan dan santun terhadap anak sekolah dasar 200409. Jurnal ADAM: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 229-233. https://doi.org/10.37081/adam.v2i1.375

Dewi, K. T., Artawa, K., Sutama, P., & Erawati, N. K. R. (2021). The analysis of relationship between politeness and face theory. International Journal of Linguistics, Literature and Culture, 7(4), 327-334. https://www.neliti.com/publications/411347/the-analysis-of-relationship-between-politeness-and-face-theory

Fatimah, S., Zen, N. H., & Fitrisia, A. (2025). Literatur riview dan metodologi ilmu pengetahuan khusus. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 5(1), 41-48. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.17407

Garindra. (2024). Brown and Levinson’s politeness strategy used to answer sensitive questions by Indonesian young adults. Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(5), 3191-3202. https://doi.org/10.53625/jirk.v4i5.8761

Holtgraves, T. (2005). Diverging interpretations associated with the perspectives of the speaker and recipient in conversations. Journal of Memory and Language, 53(4), 551-566. https://doi.org/10.1016/j.jml.2005.06.002

Islakh, A. N., Pujianto, P., & Adibah, I. Z. (2025). Peran kepala sekolah dalam pengembangan kurikulum PAI berbasis multikultural. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 982. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.6440

Lestari, R. Y., Inayah, R., Rahmanita, M. A., Ningsih, D. W., Hartati, W., Andreansyah, A., Mubarak, A., Amaya, S. N., Steviana, S., & Cahya, A. D. (2024). Indahnya keberagaman dan pentingnya toleransi dalam masyarakat multikultural di Masjid Agung Banten Lama. JLEB Journal of Law Education and Business, 2(1), 623–632. https://doi.org/10.57235/jleb.v2i1.1950

López, E. D. C. M. (2021). Exploring brown and levinson’s politeness theory and the form-function fit in requests in jane austen’s pride and prejudice from a relevance-theoretic, constructionist, and contrastive perspective. Odisea, (22), 59-82. https://doi.org/10.25115/odisea.v0i22.5513

Manuain, L. M. M., Thoomaszen, F. W., Sheldena, D. N., Mila, S., & Hilli, Y. (2024). Dinamika toleransi beragama: Kajian fenomenologi pada kampus keagamaan di wilayah Indonesia Tengah. Matheteuo: Religious Studies, 4(1), 30-41. https://doi.org/10.52960/m.v4i1.395

Mendrofa, I., Lase, F., Harefa, A., & Harefa, H. O. N. (2024). Peran guru dalam menanamkan karakter sopan santun dalam pembelajaran pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(10), 11184-11195. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i10.5913

Michiko, R., Gading, Y. M. P. S., Sibuea, R., Kumayas, J. G., Wijaya, T. N., & Dariyo, A. (2026). Persepsi masyarakat tentang konsumsi makanan tradisional sebagai bentuk upaya bela negara. CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(1), 403. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8867

Muharam, R. S. (2020). Membangun toleransi umat beragama di Indonesia berdasarkan konsep Deklarasi Kairo. Jurnal HAM, 11(2), 269-283. https://doi.org/10.30641/ham.2020.11.269-283

Muktar, L., & Burhan, L. I. (2025). Pendekatan kontekstual berbasis nilai untuk pendidikan toleransi: Studi kualitatif pada sekolah multikultural. CENDEKIA: Jurnal Pendidikan Terintegrasi, 1(2), 36-53.

Niwanda, A., Harahap, M. A., & Rahmadani, P. (2024). Bahasa dan budaya sebagai cerminan kepribadian seseorang perspektif kasus budaya Jawa. PUSTAKA: Jurnal Bahasa Dan Pendidikan, 4(3), 184-192. https://doi.org/10.56910/pustaka.v4i3.1485

Nurlaili, S. A. (2025). Interaksi sosial siswa dalam menerapkan sikap toleransi: Studi kasus siswa berbeda agama di sekolah dasar Surabaya. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(1), 61-70. https://doi.org/10.9963/6d37z026

Oualeng, A., Molebila, E., Selly, A., Fanpada, N., Mautukas, M. P., & Maure, S. (2022). Pembinaan perilaku sopan santun berbicara kepada teman sebaya di Desa Wolwal Barat. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(9), 81-85. https://doi.org/10.5281/zenodo.6630253

Rahmawati, A., & Pratama, R. (2025). Penerapan pendidikan multikultur dengan media digital untuk pemberdayaan nilai lokal di sekolah. Jurnal Dinamika Pendidikan Islam, 1(2), 35-46. https://doi.org/10.55981/dinamika.2025.v1i2.73

Retnowati, P., Fajrie, N., & Fakhriyah, F. (2025). The effect of digital literacy on social media ethics of Junior High School 2 Jekulo Kudus students. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 6579–6587. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i1.25524

Safitri, N. K. R., & Sutrisna, G. (2022). Politeness strategies used by English native teacher: A case study in bilingual pre-kindergarten. Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya, 6(2), 120-125. [tautan mencurigakan telah dihapus]

Sapitri, P. A., Chasanah, A., Putri, A. A., & Paulima, J. (2019). Exploring Brown and Levinson's politeness strategies: An explanation on the nature of the politeness phenomenon. REiLA: Journal of Research and Innovation in Language, 1(3), 111-117. https://doi.org/10.31849/reila.v1i3.3801

Sari, Y., Nuraeni, E., Nadia, S., Miladiyah, M. H. S., Marisa, P., & Ratnasari, D. T. (2025). Analisis kemampuan siswa sekolah dasar dalam mengembangkan sikap toleransi dan empati melalui pembelajaran IPS. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(4), 1771. https://doi.org/10.51878/social.v5i4.8560

Setiawan, A., Purnomo, P., Marzuki, M., Charismana, D. S., & Zaman, A. R. (2024). The implementation of tolerance values through multicultural education program. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 21(2), 332-341. https://doi.org/10.21107/jc.v21i2.71337

Siregar, A. N., & Pulungan, R. (2022). Analisis kesantunan dalam interaksi antara guru dan siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP), 3(2), 80-87. https://doi.org/10.32696/jip.v3i2.1678

Susanto, L., Wijanarko, M. I., Pratama, P. A., Hong, T., Idris, I., Aji, A. F., & Wijaya, D. (2024). Indotoxic2024: A demographically-enriched dataset of hate speech and toxicity types for Indonesian language. https://doi.org/10.48550/arXiv.2406.19349

Tessadinanti, A., & Azzahra, C. A. (2022). Dampak psikologis individu yang mengalami diskriminasi agama di Indonesia. Moderasi: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 1(1). https://journal.forikami.com/index.php/moderasi/article/view/457

Tondok, M. S., Suryanto, S., & Ardi, R. (2024). Building bridges in diverse societies: A meta-analysis of field experimental cooperative learning studies on intergroup relations in educational settings. Societies, 14(11), 221. https://doi.org/10.3390/soc14110221

Verkuyten, M., Yogeeswaran, K., & Adelman, L. (2023). The social psychology of intergroup tolerance and intolerance. European Review of Social Psychology, 34(1), 1-43. https://doi.org/10.1080/10463283.2022.2091326

Downloads

Published

2026-02-17

How to Cite

Virenna, R. ., Meccabelfa, N. ., Romansza, H. K. ., Safarizkyra, T. A. ., & Tiatri, S. . (2026). SANTUN BERBAHASA DAN SIKAP TOLERANSI SEBAGAI CERMIN NILAI PANCASILA. EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran , 6(1), 345-354. https://doi.org/10.51878/educational.v6i1.9425

Issue

Section

Articles