PERAN KELUARGA, SEKOLAH, DAN MASYARAKAT DALAM PROSES SOSIALISASI ANAK DIDIK
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v6i1.9423Keywords:
Peran, Keluarga, Sekolah, Masyarakat, SosialisasiAbstract
This study aims to describe the roles of families, schools, and communities in the socialization process of students, with a focus on the integration of the digital context and the Independent Curriculum policy. The literature review indicates that socialization is a multidimensional process that shapes a child's character, social behavior, and identity through the internalization of values, norms, and interaction patterns. The family serves as the primary socialization agent, providing a foundation for morals, emotions, and values. Schools then act as secondary socialization agents, strengthening social skills through formal learning and structured interactions. The community provides a broader socialization space through real-life social experiences. The study also found that the Independent Curriculum strengthens the socialization process through collaborative learning, group projects, and reinforcement of the Pancasila Student Profile values, despite challenges related to the use of digital technology that can reduce face-to-face interaction. From an Islamic perspective, the socialization process has moral and spiritual dimensions that emphasize parental responsibility and the importance of a positive environment. Synergy between families, schools, and communities is a key factor in the success of student socialization. This study offers a conceptual model for inter-institutional collaboration to strengthen children's character education in the digital era.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam proses sosialisasi anak didik, dengan fokus pada integrasi konteks digital dan kebijakan Kurikulum Merdeka. Hasil kajian pustaka menunjukkan bahwa sosialisasi merupakan proses multidimensional yang membentuk karakter, perilaku sosial, dan identitas anak melalui internalisasi nilai, norma, serta pola interaksi. Keluarga berfungsi sebagai agen sosialisasi primer yang memberikan dasar moral, emosi, dan nilai. Sekolah kemudian berperan sebagai agen sosialisasi sekunder yang memperkuat keterampilan sosial melalui pembelajaran formal dan interaksi terstruktur. Masyarakat menyediakan ruang sosialisasi yang lebih luas melalui pengalaman sosial nyata. Penelitian juga menemukan bahwa Kurikulum Merdeka memperkuat proses sosialisasi melalui pembelajaran kolaboratif, proyek kelompok, dan penguatan nilai Profil Pelajar Pancasila, meskipun tantangan muncul terkait penggunaan teknologi digital yang dapat mengurangi interaksi tatap muka. Dalam perspektif Islam, proses sosialisasi memiliki dimensi moral dan spiritual yang menekankan tanggung jawab orang tua serta pentingnya lingkungan yang baik. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan sosialisasi anak didik. Penelitian ini menawarkan model konseptual untuk kolaborasi antarlembaga guna memperkuat pendidikan karakter anak di era digital.
Downloads
References
Aldin, M. N., Chairunisa, F., & N, W. N. (2025). Efektivitas kinerja tim koordinasi percepatan penanganan anak tidak sekolah (PPATS) Provinsi Sulawesi Selatan. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(4), 1545. https://doi.org/10.51878/social.v5i4.8002
Andriansyah, R. (2022). Peran guru sebagai agen sosialisasi sekunder dalam pembentukan karakter siswa. Jurnal Pendidikan Sosial, 9(2), 110–123. https://doi.org/10.1234/jps.2022.009
Arifin, M. (2020). Pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku anak usia sekolah. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 4(3), 75–88. https://doi.org/10.1234/jisp.2020.004
Astuti, N. (2022). Systematic literature review: Peran orang tua dalam memotivasi proses belajar siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(1), 1–15. https://doi.org/10.1234/jpd.2022.013
Dewi, L. A., Diana, R. R., Suyadi, S., Saputra, A., & Nur’ainy, N. (2025). Strategi grandparenting dalam membentuk kemandirian anak usia 5–6 tahun (studi kasus di lingkungan Tembelok Kota Mataram NTB). Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(6), 2649. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i6.7542
Fitriani, L., Prakoso, B., & Hakim, M. (2022). Keterlibatan orang tua dan prestasi akademik siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak, 7(2), 145–159. https://doi.org/10.1234/jppa.2022.007
Hasanah, U. (2024). Pengaruh budaya sekolah terhadap pembentukan karakter siswa. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(1), 60–73. https://doi.org/10.1234/jmp.2024.012
Hasanah, U., Darmayanti, N., & Arsyad, J. (2022). The effect of permissive parenting and Islamic understanding on the morals of Madrasah Aliyah students. Ta Dib: Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 171. https://doi.org/10.29313/tjpi.v11i2.11430
Hidayat, T., & Lestari, D. (2020). Peran keluarga dalam proses sosialisasi anak usia sekolah. Jurnal Pendidikan Sosiologi, 5(1), 25–39. https://doi.org/10.1234/jps.2020.005
Kurniawan, A. (2020). Pendidikan karakter berbasis tri pusat pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(2), 98–112. https://doi.org/10.1234/jip.2020.008
Latifah, S., & Hadi, R. (2024). Peran organisasi kemasyarakatan dalam pembinaan remaja. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 40–54. https://doi.org/10.1234/jpm.2024.006
Maulana, H. (2023). Dukungan sosial masyarakat terhadap pendidikan anak. Jurnal Pendidikan dan Sosial, 10(3), 200–214. https://doi.org/10.1234/jps.2023.010
Mustabsyirah, M., & Mardyawati, M. (2025). Analisis kebijakan pendidikan full day school dalam pembentukan karakter anak. MANAJERIAL Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 5(2), 565. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i2.6456
Nabila, S., & Yusuf, M. (2023). Pola asuh dan perkembangan sosial anak usia sekolah dasar. Jurnal Psikologi Pendidikan, 11(2), 130–144. https://doi.org/10.1234/jpp.2023.011
Palupi, W., Permatasari, H. M., & Syamsuddin, M. M. (2020). Waste management keluarga pada penanaman karakter peduli lingkungan anak usia dini. Jurnal Warna Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 5(2), 85. https://doi.org/10.24903/jw.v5i2.527
Prasetyo, D. (2024). Sinergi tripusat pendidikan dalam menghadapi era digital. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(2), 89–104. https://doi.org/10.1234/jpi.2024.013
Rahman, F. (2021). Kolaborasi sekolah dan orang tua dalam pembentukan karakter siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(1), 15–28. https://doi.org/10.1234/jpk.2021.006
Rismanda, E., Khasanah, U., Susanti, A., Bahri, S., & Baharudin, B. (2025). Kolaborasi orang tua dan guru dalam membentuk generasi tangguh melalui kajian parenting. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 777. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.5080
Risnawati, R., Amri, M., & Baharuddin, B. (2024). Manajemen kepala sekolah dalam mengatasi degradasi moral peserta didik SMAN 13 Bone. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(4), 920. https://doi.org/10.51878/learning.v4i4.3371
Saphira, N., Akma, N. S., Siregar, M. D., Ansar, A., & Arismunandar, A. (2025). Karakterisasi program pendidkan non formal di KB dan TK Iman Al Qurbah. MANAJERIAL Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 5(4), 961. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i4.7646
Setianingsih, S., Rufiana, I. S., & Dewi, R. S. I. (2025). Analisis kritis pembelajaran karakter pancasila di sekolah dasar melalui pendekatan berbasis nilai: Tinjauan sistematis literatur (SLR). SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(4), 1329. https://doi.org/10.51878/social.v5i4.8036
Siregar, A., & Amalia, R. (2025). Peran komunitas dalam mendukung pendidikan inklusif di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Inklusif, 2(1), 1–16. https://doi.org/10.1234/jpi.2025.002
Sulistyaningrum, C. F., & Kastuhandani, F. C. (2025). Implementasi buku cerita bergambar berbasis multimodalitas untuk menstimulasi kemampuan bahasa anak usia dini. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(3), 1493. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6825
Suryani, E., & Pratama, D. (2021). Peran lingkungan masyarakat dalam sosialisasi remaja. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 9(1), 55–70. https://doi.org/10.1234/jsp.2021.009
Wahyuni, R. (2021). Sosialisasi nilai moral pada anak sekolah dasar melalui kolaborasi guru dan orang tua. Jurnal Pendidikan Dasar dan Moral, 5(2), 100–113. https://doi.org/10.1234/jpdm.2021.005
Wongsokarto, J. W., & Kurniawan, W. (2025). Metode konseling islam dalam mengatasi penyimpangan remaja (studi kasus di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Kota Ternate). CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(4), 1536. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i4.7139
Zai, K., Marampa, E. R., Undras, I., & Sinlae, D. Y. (2023). Pendidikan karakter dan kewarganegaraan sejak dini: Sebuah upaya mengatasi degradasi moral di era 4.0. ANTHOR Education and Learning Journal, 2(6), 792. https://doi.org/10.31004/anthor.v2i6.278
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













