SEBUAH PERSPEKTIF RESPONSIF PENDIDIKAN LITERASI UNTUK MELAWAN KORUPSI
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v5i4.10671Keywords:
Pendidikan Literasi, Korupsi, KritisAbstract
ABSTRACT
Corruption remains a serious issue affecting the quality of social, political, and educational life in Indonesia. On the other hand, the low level of literacy culture has caused society to lack critical thinking skills in understanding various forms of abuse of power and information manipulation. This study aims to analyze the role of literacy education in building an anti-corruption culture and to explain the relationship between literacy skills and public social awareness toward corrupt practices. The study employed a library research method with a qualitative interpretative approach through the analysis of various scientific sources, including books, journals, academic articles, and official documents relevant to literacy education, anti-corruption education, and societal development in the Society 5.0 era. Data sources were obtained through literature searches from Google Scholar, GARUDA, and various national and international scientific publications from 2021–2025. Data analysis was conducted through stages of data reduction, classification, interpretation, and systematic conclusion drawing. The findings indicate that literacy education plays an important role in shaping critical awareness, moral integrity, and public courage in rejecting corrupt practices. Literacy functions not only as the ability to read and understand information, but also as a means of developing a culture of transparency, accountability, and social responsibility within society.
ABSTRAK
Korupsi masih menjadi persoalan serius yang memengaruhi kualitas kehidupan sosial, politik, dan pendidikan di Indonesia. Di sisi lain, rendahnya budaya literasi menyebabkan masyarakat kurang memiliki kemampuan berpikir kritis dalam memahami berbagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan dan manipulasi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan literasi dalam membangun budaya antikorupsi serta menjelaskan hubungan antara kemampuan literasi dengan kesadaran sosial masyarakat terhadap praktik korupsi. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif interpretatif melalui analisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, jurnal, artikel akademik, dan dokumen resmi yang relevan dengan pendidikan literasi, pendidikan antikorupsi, serta perkembangan masyarakat di era Society 5.0. Sumber data diperoleh melalui penelusuran literatur dari Google Scholar, GARUDA, dan berbagai publikasi ilmiah nasional maupun internasional periode 2021–2025. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan literasi memiliki kontribusi penting dalam membentuk kesadaran kritis, integritas moral, dan keberanian masyarakat dalam menolak praktik korupsi. Literasi tidak hanya berfungsi sebagai kemampuan membaca dan memahami informasi, tetapi juga sebagai sarana membangun budaya transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Downloads
References
Albab, U., Kurniawan, D., Yuniarti, Y., Yuliana, N. A., & Dewi, C. K. (2024). Sosialisasi peran penting masyarakat dalam mewujudkan birokrasi bersih dan anti korupsi melalui kesadaran kolektif di Desa Landbaw Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Harmoni Sosial: Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat, 1(4), 67–75. https://doi.org/10.62383/harmoni.v1i4.602
Al Ayyubi, I. I., Prayetno, E., Apriyanti, N. S. N., & Al-Ghatnaini, R. A. S. (2025). Between awareness and resistance: Do anti-corruption education and deradicalisation encourage students to be critical? Journal of Education and Learning Sciences, 5(2), 18–29. https://doi.org/10.56404/jels.v5i2.130
Alfaro, E. (2022). Understanding the corruption perceptions index. In Modern Indices for International Economic Diplomacy (pp. 233–270). Springer International Publishing. https://link.springer.com/chapter/10.1007/978-3-030-84535-3_9
Al-farroz, I. N. I. (2025). Strategi pencegahan korupsi di Indonesia: Pendekatan pendidikan, transparansi, dan partisipasi publik. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(03). https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/1091
Aulia, S., Fathurrizqoh, U., & Wahyudi, W. (2024). Penerapan pendidikan antikorupsi di perguruan tinggi. In Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 7(3). https://doi.org/10.20961/shes.v7i3.92180
Aziza, S. N. (2022). Pentingnya pendidikan anti korupsi terhadap mahasiswa. JUSTICES: Journal of Law, 1(1), 46–54. https://doi.org/10.58355/justices.v1i1.5
Badan Pusat Statistik. (2024). Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) Indonesia 2024 sebesar 3,85, menurun dibandingkan IPAK 2023. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2024/07/15/2374/indeks-perilaku-anti-korupsi--ipak--indonesia-2024--sebesar-3-85--menurun-dibandingkan-ipak-2023-.html
Busriadi, B., & Saleh, M. (2025). Pengaruh partisipasi masyarakat, sosialisasi dan edukasi terhadap peningkatan kesadaran hukum masyarakat dalam memelihara keamanan dan ketertiban. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(5), 4890–4905. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i5.7905
Cahyadi, J. (2025). Peran media sosial dalam pengawasan dan pencegahan korupsi di Indonesia. Inisiatif: Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen, 4(1), 363–371. https://doi.org/10.30640/inisiatif.v4i1.3575
Channiago, E., Gomang, J. H., Cahyani, I. F., Ginting, F. T., & Isnin, H. (2022). Media and character education in preventing corruption in Indonesia: The future challenges. Indonesia Media Law Review, 1(2), 199–230. https://journal.unnes.ac.id/journals/imrev/article/view/21738
Eiamnate, N., Suphattanakul, O., Maliwan, E., Chumthong, K., Ketkaew, W., & Thadee, W. (2023). Anti-corruption behaviors of higher education students. Journal of Higher Education Theory & Practice, 23(3). https://doi.org/10.33423/jhetp.v23i3.5846
Fernanandes, A., Pratiwi, F. N., Waruwu, N. P. S., & Safitri, W. (2024). Literasi anti korupsi sebagai strategi edukasi. Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH), 2(3), 68–72. https://doi.org/10.61116/jiih.v2i3.305
Firdaos, R., Wahyudin, W., Mulyosaputro, P., Gunawan, W., & Vitisia, V. (2024). Peran pendidikan tinggi Islam dalam membangun karakter dan integritas mahasiswa Muslim. Irfani, 20(1), 1–19. https://journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/ir/article/view/5137
Kolompo, S. A., Jende, A. S., Rare’a, R., Tohoro, A. V., Wutabisu, M. Y., Pesoyoki, C., ... & Guampe, F. A. (2025). Membangun budaya anti korupsi di Desa Buyumpondoli: Strategi edukasi dan partisipasi masyarakat. Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 4(2), 83–95. https://doi.org/10.30640/cakrawala.v4i2.4099
Komisi Pemberantasan Korupsi. (2023). Laporan tahunan KPK 2023. https://www.kpk.go.id/id/publikasi-data/laporan/laporan-tahunan
Maritza, D. F., & Taufiqurokhman, T. (2024). Peranan masyarakat sipil dalam peningkatan akuntabilitas birokrasi melalui pengawasan publik yang aktif. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 14(1), 71–84. https://doi.org/10.33592/jiia.v14i2.4679
Mas’ud, F., Izhatullaili, I., Doko, Y. D., & Jama, K. B. (2025). Pendidikan bahasa Indonesia sebagai sarana penguatan literasi hukum di era digital. Haumeni Journal of Education, 5(2), 9–21. https://doi.org/10.35508/haumeni.v5i2.24455
Muhajir, S. N. (2022). Literasi digital: Sebuah kajian pengabdian kepada masyarakat. JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 110–117. https://doi.org/10.52434/jpm.v1i3.2247
Nurudin, N., Fauzi, M. A. N., & Barory, C. (2024). Pendidikan anti korupsi: Konsep pendidikan karakter dan tantangannya. Educatus, 2(1), 19–26. https://ejournal.prismaindo.or.id/index.php/Educatus/article/view/8
Nurul Hafiza, Sari Rambah Andini, Ilham Hudi, Winda Andini, Shakila Putri, Abelia Ananda, ... Hanisah Putri. (2024). Peran pendidikan antikorupsi dalam mencegah korupsi sejak dini melalui sosialisasi di SMP 4 Muhammadiyah Pekanbaru. Dinamika Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahteraan, 1(4), 158–166. https://doi.org/10.62951/dinsos.v1i4.895
Othman, I. W., Mokhtar, S., & Esa, M. S. (2022). Corruption offences education literacy in preventing the loss of national treasures: A review of challenges and concerns. International Journal of Education, Psychology and Counselling, 7(47), 639–665. https://gaexcellence.com/ijepc/article/view/3538
Pratiwi, D. (2023). Integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan untuk mengembangkan karakter siswa sekolah dasar. Proceedings Series of Educational Studies, 178–184.
https://conference.um.ac.id/index.php/pses/article/view/8141
Putri, N. A., Handoyo, E., Martitah, M., & Mustofa, M. S. (2023, June). Penguatan literasi pendidikan anti korupsi berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran IPS. In Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana, 6(1), 561–569.
https://proceedings.unnes.ac.id/snpasca/article/view/2183
Putri, O. F. N. (2024). Literasi digital dan Pancasila untuk menangkal aktivitas korupsi di dunia maya. Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH), 2(3), 79–83. https://doi.org/10.61116/jiih.v2i3.306
Salam, A. M. I., Prayetno, B., & Taufiq, M. S. (2024). Tren dan tantangan kebijakan pendidikan karakter dan anti korupsi di Indonesia: Trends and challenges of character education and anti-corruption policy in Indonesia: A review of the sociology of religion literature. SOSIOLOGIA: Jurnal Agama dan Masyarakat, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.35905/sosiologia.v3i1.10895
Shaliadi, I., & Dannur, M. (2023). Urgensi pendidikan anti korupsi di sekolah. Anayasa: Journal of Legal Studies, 1(1), 15–22. https://doi.org/10.61397/ays.v1i1.5
Suyitno, S., Sukmayadi, T., & Maarif, M. (2024). Sosialisasi literasi antikorupsi berbasis Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Muhammadiyah Kayen Condongcatur Yogyakarta. Education Journal: Journal Educational Research and Development, 8(1), 126–133. http://jurnal.unipar.ac.id/index.php/ej/article/view/1653
Ulya, V. F., & Anisah, Z. (2021). Pembentukan nilai karakter integritas melalui gerakan literasi sekolah pada anak MI/SD. PREMIERE: Journal of Islamic Elementary Education, 3(1), 43–56. https://doi.org/10.51675/jp.v3i1.118
Wahdania, N., & Suhab, R. F. (2025). Pengelolaan website Desa Nepo sebagai media informasi dan transparansi publik. Macoa: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 25–31. https://journal.itbmpolman.ac.id/index.php/jurnalmacoa/article/view/127
Wardan, W. (2025). Makna akuntabilitas publik: Studi kualitatif pada pemerintah daerah. Jurnal Economina, 4(8), 269–276. https://doi.org/10.55681/economina.v4i8.1568
Wibawa, D. S., Agustian, M., & Warmiyati, M. T. (2021). Pendidikan anti korupsi sebagai tindakan preventif perilaku koruptif. Muqoddima: Jurnal Pemikiran dan Riset Sosiologi, 2(1), 1–18. https://doi.org/10.47776/MJPRS.002.01.01
Wibowo, A. (2022). Kesadaran generasi muda dalam mewujudkan tindakan anti korupsi sebagai agent perubahan untuk Indonesia lebih maju. Ganesha Civic Education Journal, 4(2), 269–277. https://ejournal2.undiksha.ac.id/index.php/GANCEJ/article/view/1820
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














