NAVIGATING DIGITAL LITERACY TO REDUCE CYBERBULLYING IN ADOLESCENTS
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v5i4.7810Keywords:
Navigasi, Literasi digital, Perundungan siber, RemajaAbstract
ABSTRACT
The rapid advancement of digital technology presents both opportunities and risks for adolescents, one of which is the rising incidence of cyberbullying manifested in forms such as flaming, online harassment, and the dissemination of personal information. This situation affects adolescents’ psychological well-being, physical health, and academic performance, thereby requiring systematic preventive measures. This study aims to examine the role of digital literacy in reducing cyberbullying behavior through a literature review of relevant national and international publications. The selected articles were analyzed using a content analysis approach to identify recurring patterns, key concepts, and effective prevention strategies aligned with the dynamics of adolescents’ digital engagement. The findings indicate that digital literacy not only enhances technical abilities but also strengthens critical thinking skills, ethical awareness, and understanding of privacy protection, all of which directly contribute to reducing aggressive behavior in digital spaces. The review also highlights that school-based digital literacy programs, parental involvement, the use of educational technologies, and regulatory support such as the Electronic Information and Transactions Law (UU ITE) positively influence adolescents’ resilience against online threats. However, challenges such as unequal infrastructure readiness, varying literacy levels, and limited intensive supervision remain obstacles to optimal implementation. Overall, the study concludes that collaboration among educational institutions, families, the government, and digital platform providers serves as a fundamental basis for creating a safe, ethical, and supportive digital ecosystem for adolescent development.
ABSTRAK
Kemajuan teknologi digital yang berlangsung cepat menghadirkan peluang sekaligus risiko bagi remaja, salah satunya meningkatnya kasus cyberbullying yang muncul dalam bentuk flaming, pelecehan daring, dan penyebaran data pribadi. Situasi ini berdampak pada kondisi psikologis, kesehatan fisik, serta prestasi akademik remaja, sehingga diperlukan langkah pencegahan yang sistematis. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran literasi digital dalam menekan perilaku cyberbullying melalui tinjauan pustaka terhadap berbagai publikasi nasional dan internasional yang relevan. Artikel-artikel terpilih dianalisis menggunakan pendekatan analisis isi untuk menelusuri pola temuan, konsep kunci, dan strategi pencegahan yang sesuai dengan dinamika aktivitas digital remaja. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga memperkuat kecakapan berpikir kritis, kesadaran etis, dan pemahaman mengenai perlindungan privasi, yang secara langsung berkontribusi mengurangi kecenderungan perilaku agresif di ruang digital. Temuan juga menegaskan bahwa implementasi program literasi digital di sekolah, keterlibatan orang tua, pemanfaatan teknologi edukatif, serta dukungan regulasi seperti UU ITE berpengaruh positif dalam membangun ketahanan remaja terhadap ancaman dunia maya. Adapun hambatan berupa kesenjangan infrastruktur, perbedaan tingkat literasi, dan terbatasnya pendampingan intensif masih menjadi faktor penghambat. Secara keseluruhan, studi ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan, keluarga, pemerintah, dan penyedia platform digital merupakan fondasi utama untuk mewujudkan ekosistem digital yang aman, etis, dan mendukung perkembangan remaja.
References
Abubakar, S. R., Isna, A., Arifyanto, A. T., Yuliani, S. Y., Damsir, N. A. M., & Zumayyah, A. (2024). Meningkatkan literasi digital masyarakat untuk mencegah cyberbullying. Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 338–345. https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v5i2.219
Afralia, A., Safitri, D., & Sujarwo. (2024). Analisis penyebab maraknya cyberbullying di era digital pada remaja. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(2), 70–80. https://doi.org/10.61404/jimi.v2i2.199
Anggraeni, M., & Wahyuningrum, E. (2025). Hubungan Online Resilience dan Perilaku Cyberbullying Pada Remaja. Jurnal Teologi (JUTEOLOG), 5(2), 128-142. https://ejurnal.sttkadesiyogyakarta.ac.id/index.php/juteolog/article/view/260
Astuti, N. D., & Prasetya, F. F. D. (2023). Apakah kelekatan aman antara anak dan orang tua memengaruhi perilaku cyberbullying pada remaja? Publik: Publikasi Layanan Bimbingan dan Konseling Islam, 1(2), 733–742. https://doi.org/10.47945/publik.v1i2.733
Hananto, B., Mulyantini, S., Irawatie, A., Hendrayani, Y., & Uljanatunnissa. (2024). Peningkatan literasi digital melalui sosialisasi dan edukasi internet sehat untuk mencegah cyberbullying dan penyalahgunaan internet di SMKN 1 Cikedung Indramayu. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer, 3(1), 8–14. https://doi.org/10.52958/abdikom.v3i1.9200
Bitar, Z., Elias, M.-B., Malaeb, D., Hallit, S., & Obeid, S. (2023). Is cyberbullying perpetration associated with anxiety, depression and suicidal ideation among Lebanese adolescents? Results from a cross-sectional study. BMC Psychology, 11, 53. https://doi.org/10.1186/s40359-023-01091-9
Bower, M. (2019). Technology-mediated learning theory. British Journal of Educational Technology, 50(3), 1035–1048. https://doi.org/10.1111/bjet.12771
Chrisnatalia, M., & Nurlam, H. A. (2025). Cyberbullying Behavior on Perpetrators-Descriptive Study. Jurnal Diversita, 11(1), 101-109.
https://ojs.uma.ac.id/index.php/diversita/article/view/14693
Hadi, H. S., Alfurqan, I., Prawiranegara, K., Assaori, M. S., & Yusuf, M. S. (2025). Peningkatan Literasi Hukum Digital di Kalangan Remaja: Upaya Pencegahan Cyberbullying di Sekolah . Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat IPTEKS, 2(2), 27–32. https://doi.org/10.71094/jppmi.v2i2.99
Hasanah, A. H. O., Rahmah, A. S., & Sari, S. G. (2023). Upaya mencegah dampak cyberbullying terhadap kesehatan mental remaja. Journal of Counseling, Education and Society, 4(2), 11–17. https://doi.org/10.29210/08jces366000
Li, C., Wang, P., Martin-Moratinos, M., Bella-Fernández, M., & Blasco-Fontecilla, H. (2022). Traditional bullying and cyberbullying in the digital age and its associated mental health problems in children and adolescents: a meta-analysis. European Child & Adolescent Psychiatry, 33(9), 2895–2909. https://doi.org/10.1007/s00787-022-02128-x
Livingstone, S., Mascheroni, G., & Staksrud, E. (2017). European research on children’s internet use: Assessing the past and anticipating the future. New Media & Society, 20(3), 1103-1122. https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/1461444816685930
Maifianti, K. S., Hidayati, R., & Mauliansyah, F. (2021). Literasi digital dan etika bermedia sosial kalangan pelajar di SMAN Wira Bangsa Aceh Barat. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 171–183. https://doi.org/10.31004/cdj.v2i2.1716
Malihah, Z., & Alfiasari, A. (2018). Perilaku cyberbullying pada remaja dan kaitannya dengan kontrol diri dan komunikasi orang tua. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 11(2), 145–156. https://doi.org/10.24156/jikk.2018.11.2.145
Menesini, E., & Salmivalli, C. (2017). Bullying in schools: The state of knowledge and effective interventions. Psychology, Health & Medicine, 22(1), 240–253. https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/13548506.2017.1279740
Salsabila, N., & Sumarwan, U. (2024). Analisis Cyberbullying pada Masa Pilpres 2024 Berdasarkan Social Bonds Theory. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 6(4), 669-679. https://doi.org/10.38035/rrj.v6i4.883
Noor, S. T. A., Islam, M. F., Hossain, M. S., Binte Islam, R., Banik, R., Shiblee, S. I., Nasrullah, S. M., & Raza, S. (2025). The association of cyberbullying with major depressive disorders among Bangladeshi female adolescents: Findings from the Bangladesh adolescent health and wellbeing survey 2019–20. BMC Psychiatry, 25, 783. https://doi.org/10.1186/s12888-025-07234-z
Palupi, M. F. T., & Norhabiba, F. (2021). Edukasi literasi digital pada remaja dalam menangkal cyberbullying. Jurnal Abdidas, 2(4), 1014–1020. https://doi.org/10.31004/abdidas.v2i4.408
Priana, R. Y. S., Minh Tri, N., & Fitriana, R. (2025). Penguatan literasi digital untuk pencegahan cyberbullying bagi Generasi Z melalui sosialisasi, pelatihan interaktif, dan pendampingan di Kota Serang, Provinsi Banten. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 5(5), 1147–1155. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.4153
Rangkuti, R. P., Nasution, I. K., Yurliani, R., & Marini, L. (2024). Social media addiction and mental health in adolescents. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 16(2), 83–90. https://ojs.uma.ac.id/index.php/analitika/article/view/11705
Ridho, Z., Ramadani, O., Ikhsan, M., A'izza, S. S., Amenda, A., Syukra, S. A. R., ... & Dielfo, Z. (2024). Implementasi Program PELITA: Sosialisasi dan Pencegahan Cyber Bullying melalui Literasi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(7), 2549-2561. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i7.1274
Riswanto, D., & Marsinun, R. (2020). Perilaku Cyberbullying Remaja di Media Sosial. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 12(2), 98–111. https://doi.org/10.31289/analitika.v12i2.3704
Saragih, R., Amini, A. K., & Jannah, L. (2024). Literasi digital berbasis sekolah dalam mencegah tindakan cyberbullying pada remaja. CONTENT: Journal of Communication Studies, 2(1), 31–38. https://doi.org/10.32734/cjcs.v2i1.15500
Sarumaha, K. V. (2020). Pengaruh literasi digital terhadap pencegahan perilaku cyberbullying remaja Trendbenders di Medan Petisah. Journal Net. Library & Information, 1(1), 1–10. https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/jnli/article/view/5341
Singh, A., Rejeb, A., Nangru, H., & Pathak, S. (2024). Global research trends on cyberbullying: A bibliometric study. Computers in Human Behavior Reports, 16, 100499. https://doi.org/10.1016/j.chbr.2024.100499
Smahel, D., Machackova, H., Mascheroni, G., Dedkova, L., Staksrud, E., Ólafsson, K., ... & Hasebrink, U. (2020). EU Kids Online 2020: Survey results from 19 countries. https://eprints.lse.ac.uk/103294/
Vieta-Piferrer, J., Oriol, X., & Miranda, R. (2024). Longitudinal Associations Between Cyberbullying Victimization and Cognitive and Affective Components of Subjective Well-Being in Adolescents: A Network Analysis. Applied Research in Quality of Life, 19(5), 2967-2989. https://doi.org/10.1007/s11482-024-10363-4
Yemima, C. K. (2023). Dampak cyberbullying pada tingkat emosional remaja. Realita: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(2), 2115–2123. https://doi.org/10.33394/realita.v8i2.8654
Yonaevy, U., Syarifah, S., & Praningrum, R. (2024). Program literasi digital untuk pencegahan cyberbullying dan dampaknya terhadap kesehatan mental remaja. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains dan Pembelajaran (Seinkesjar), 4(1), 872–877. https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/seinkesjar/article/view/5713
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













