RELEVANSI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM BUKU “PRIBADI HEBAT” KARYA HAMKA DI ERA SOCIETY 5.0

Authors

  • Ridhwan Bakhtiar Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Naufal Rafi’i Ahmad Riza Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Muhammad Ali Maskur Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Taqiyuddin Zaky Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Hajid Nur Kholis Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Tamam Ilham Maulana Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.51878/educational.v5i4.10670

Keywords:

Pendidikan Karakter, HAMKA, Society 5.0

Abstract

ABSTRACT

The development of the Society 5.0 era has brought significant changes to people's lives through the integration of digital technology. However, on the other hand, it has also triggered various moral problems such as low self-control, misuse of digital media, the spread of misinformation, and the decline of ethics and social empathy. This condition indicates the importance of strengthening character education as an effort to build the moral resilience of the younger generation. This study aims to analyze the values of character education contained in HAMKA’s book Pribadi Hebat and to examine their relevance in addressing moral challenges in the Society 5.0 era. This research employed the library research method with a qualitative interpretative approach using content analysis techniques. The data sources were obtained from the book Pribadi Hebat as the primary data and various relevant scientific literatures as secondary data. The data were analyzed through the stages of data reduction, theme classification, meaning interpretation, and systematic conclusion drawing. The findings revealed that the values of character education in HAMKA’s thought include spiritual, personal, and social values that are integrated in shaping a holistic human personality. These values are relevant as ethical foundations in controlling digital behavior, strengthening individual integrity, and building more humane social interactions. This study confirms that HAMKA’s thought has contextual relevance as a character education approach in addressing the moral challenges of modern society based on digital technology.

ABSTRAK

Perkembangan era Society 5.0 membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat melalui integrasi teknologi digital, namun di sisi lain juga memunculkan berbagai persoalan moral seperti rendahnya kontrol diri, penyalahgunaan media digital, penyebaran informasi tidak benar, serta menurunnya etika dan empati sosial. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan pendidikan karakter sebagai upaya membangun ketahanan moral generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter dalam buku Pribadi Hebat karya HAMKA serta mengkaji relevansinya dalam menghadapi tantangan moral pada era Society 5.0. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif interpretatif melalui teknik analisis isi (content analysis). Sumber data diperoleh dari buku Pribadi Hebat sebagai data primer dan berbagai literatur ilmiah yang relevan sebagai data sekunder. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, klasifikasi tema, interpretasi makna, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pendidikan karakter dalam pemikiran HAMKA meliputi nilai spiritual, personal, dan sosial yang saling terintegrasi dalam membentuk kepribadian manusia secara utuh. Nilai-nilai tersebut relevan sebagai landasan etis dalam mengendalikan perilaku digital, memperkuat integritas individu, serta membangun interaksi sosial yang lebih humanis. Penelitian ini menegaskan bahwa pemikiran HAMKA memiliki relevansi kontekstual sebagai pendekatan pendidikan karakter dalam menghadapi tantangan moral masyarakat modern berbasis teknologi digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, M. (2022). Lembaga pendidikan sebagai suatu sistem sosial (Studi tentang peran lembaga pendidikan di Indonesia dalam perspektif Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional). Mamba'ul'Ulum, 38–48. https://doi.org/10.54090/mu.56

Abdulloh, M. H., Sakir, M., & Faisal, V. I. A. (2025). Analisis nilai-nilai pendidikan Islam dalam buku Pribadi Hebat karya Buya Hamka. Moral: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 2(2), 364–373. https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Moral/article/view/1096

Adiyono, A., & Anshor, A. M. (2024). Islamic character education in the era of Industry 5.0: Navigating challenges and embracing opportunities. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 8(1), 287–304. https://doi.org/10.35723/ajie.v8i1.493

Afni, N. (2023). Influence of technological digitalization on moral degradation among adolescents. Journal of Education Method and Learning Strategy, 1(03), 198–206. https://doi.org/10.59653/jemls.v1i03.283

Aji, R. B. (2022). Degradasi moral ditinjau dari perspektif pendidikan karakter dan kecerdasan emosional. Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman UNISA Kuningan, 3(3), 243–254. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/3130883

Al Hidaya, A., Yandi, F., & Mariana, S. D. (2025). Membangun moralitas remaja melalui internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter. Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan, 2(3), 699–712. https://doi.org/10.63424/ahsanitaqwim.v2i3.423

Al-Aliyah, A., Fauziah, I., & Masyithoh, S. (2025). Peran pendidikan akhlak dalam membentuk karakter berbakti anak kepada orang tua. Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 2(3), 158–165. https://doi.org/10.61132/karakter.v2i3.1212

Alhamid, I. S., & Nur, I. (2024). Internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam pembentukan karakter pada peserta didik di SD Inpres 2 Wagom. Transformasi: Jurnal Kepemimpinan & Pendidikan Islam, 7(2), 29–56. https://doi.org/10.47945/transformasi.v7i2.1550

Aryanto, H., Azizah, M. D., Nuraini, V. A., & Sagita, L. (2021). Inovasi tujuan pendidikan di Indonesia. JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik, 2(10), 1430–1440. https://www.mendeley.com/catalogue/c03f6f2b-b8fa-3bdf-ac1e-1375bee1403a/

Asmara, A. Y., Annur, F., & Azizah, N. (2025). Rekonstruksi pendidikan Islam dalam membingkai pendidikan karakter dan dominasi artificial intelligence/AI. MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 106–118. https://doi.org/10.21154/maalim.v6i1.11014

Dinana, R. A., Fahmi, M., & Rohman, F. (2024). Dinamika dan tantangan pendidikan agama Islam di era Society 5.0. Al-Mau'izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 965–981. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4736160

Fitri, S. F. N., & Dewi, D. A. (2021). Pentingnya pendidikan kewarganegaraan di era globalisasi dalam mencegah degradasi moral. Ensiklopedia of Journal, 3(3), 96–102. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/2885680

Fuadi, S. T., Bisri, H., & Sumadi, S. (2021). Landasan pendidikan akhlak menurut HAMKA. Tsamratul Fikri: Jurnal Studi Islam, 15(1), 53. https://doi.org/10.36667/tf.v15i1.701

HAMKA, D. (2016). Lembaga budi. Republika Penerbit.

Harahap, A. S., Nabila, S., Sahyati, D., Tindaon, M., & Batubara, A. (2024). Pengaruh media sosial terhadap perilaku etika remaja di era digital. Indonesian Culture and Religion Issues, 1(2), 9. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4074078

Karima, L. (2025). Pemikiran Hamka tentang pendidikan Islam. Qiro'ah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 15(1), 55–61. https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/3031

Keban, Y. B. (2022). Pentingnya pendidikan karakter di era Society 5.0. Jurnal Reinha, 13(1), 56–67. https://doi.org/10.56358/ejr.v13i1.123

Luthfi, D. A., Hanifurrohman, H., Jahrudin, J., Jannah, S. R., & Asy'arie, B. F. (2024). Analisis degradasi moral remaja era digital dalam perspektif psikologi pendidikan Islam. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(7), 6616–6624. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i7.4743

Maza, S., & Aprianty, R. A. (2022). Hubungan kontrol diri dengan fear of missing out (FoMO) pada remaja pengguna media sosial. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 8(3), 148–157. http://dx.doi.org/10.31602/jmbkan.v8i3.9139

Munawarsyah, M., Fakhrurridha, H., & Muqowim, M. (2024). Character education for teenagers in the era of Society 5.0 Thomas Lickona's perspective. EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 127–138. https://www.jurnaledukasia.org/index.php/edukasia/article/view/984

Nurrohmah, N., Syaifurrahman, A., & Lestari, F. A. (2025). Implementasi pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter peserta didik di era teknologi AI (Artificial Intelligence): Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 2413–2417. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1661

Purwasih, Y. (2023). Faktor faktor yang mempengaruhi degradasi moral pada siswa sekolah dasar di era digital. Jurnal Pendidikan & Pengajaran (JUPE2), 1(2), 161–171. https://doi.org/10.54832/jupe2.v1i2.151

Revalina, A., Moeis, I., & Indrawadi, J. (2023). Degradasi moral siswa dalam penerapan nilai-nilai pancasila ditinjau. Jurnal Pendidikan Karakter, 53–62. https://doi.org/10.21831/jpka.v14i1.57131

Sawitri, D. (2025). Artificial intelligence for a digital technology smart society in the era of Society 5.0. Journal of Artificial Intelligence and Software Engineering, 5(1), 135–143. https://e-jurnal.pnl.ac.id/JAISE/article/view/6441

Sholekah, F. F. (2020). Pendidikan karakter dalam kurikulum 2013. Childhood Education: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.53515/CJI.2020.1.1.1-6

Sofyana, N. L., & Haryanto, B. (2023). Menyoal degradasi moral sebagai dampak dari era digital. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam, 3(4), 223–235. https://ejournal.penerbitjurnal.com/index.php/JMPI/article/view/441

Sulastri, R., Izzah, R. N., & Af’idati, M. (2021). Integrasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam pembentukan karakter siswa di sekolah. Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, 6(2). https://journal.iaimnumetrolampung.ac.id/index.php/jf/article/view/6001

Ulfa, F., & Efrina, E. (2024). Relevansi metode dakwah Hamka dan implementasinya di Indonesia. Journal of Communication and Social Sciences, 2(1), 45–53. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4455783

Umam, M. S. K., Nasyor, H. S., Arifin, M. Z., & Syafi'i, I. (2023). Inovasi pembelajaran PAI dalam menanamkan pendidikan karakter pada generasi digital native. Tarbawy: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 59–67.

https://rumahjurnal.iainsasbabel.ac.id/tar/article/view/3517

Yuniarto, B., & Yudha, R. P. (2021). Literasi digital sebagai penguatan pendidikan karakter menuju era Society 5.0. Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi, 10(2). https://doi.org/10.24235/edueksos.v10i2.8096

Downloads

Published

2025-11-30

How to Cite

Bakhtiar, R., Riza, N. R. A., Maskur, M. A., Zaky, T., Kholis, H. N., & Maulana, T. I. (2025). RELEVANSI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM BUKU “PRIBADI HEBAT” KARYA HAMKA DI ERA SOCIETY 5.0. EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran , 5(4), 1527–1540. https://doi.org/10.51878/educational.v5i4.10670

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.