JEJAK PENDIDIKAN ISLAM NUSANTARA: TRANSFORMASI MASJID LANGGAR, DAN MEUNASAH DARI MASA KE MASA

Authors

  • Hanif Abdul Fath Universitas Muhammadiyah Malang
  • Faridi Universitas Muhammadiyah Malang

DOI:

https://doi.org/10.51878/educational.v6i1.8920

Keywords:

Pendidikan Islam Nusantara, Masjid, Langgar, Meunasah, Kearifan Lokal

Abstract

ABSTRACT

This study examines the history and dynamics of Islamic educational institutions in the Indonesian archipelago, specifically those based on mosques, langgar, and meunasah, as informal educational institutions that have served as the backbone of Islamic knowledge transmission. Employing a qualitative approach with a library research method, the study was conducted through several stages, including the identification and selection of relevant primary and secondary sources, thematic and chronological data classification, and critical-historical analysis of institutional development and transformation. The findings reveal the central role of these institutions in shaping Islamic civilization in the archipelago from the pre-colonial period to the contemporary era. Mosques functioned not only as places of ritual worship but also as centers of formal and informal education, intellectual discourse, and community empowerment. Langgar and meunasah, functioning at elementary and intermediate educational levels, played a crucial role in producing religious scholars and maintaining local Islamic identities. The transformation of these institutions has been influenced by social, political, and cultural dynamics, including colonialism, educational modernization, and the challenges of globalization. This study finds that traditional Islamic educational institutions have adopted strategic adaptations to maintain their relevance in the modern era without abandoning fundamental Islamic values. These findings provide important insights for the development of religious-based educational policies rooted in local wisdom.

ABSTRAK

Penelitian ini mengkaji sejarah dan dinamika lembaga pendidikan Islam Nusantara yang berbasis masjid, langgar, dan meunasah sebagai institusi pendidikan informal yang menjadi tulang punggung penyebaran ilmu pengetahuan Islam di kepulauan Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan, penelitian ini dilakukan melalui tahapan identifikasi dan seleksi sumber primer dan sekunder yang relevan, pengelompokan data secara tematik dan kronologis, serta analisis kritis-historis terhadap perkembangan dan transformasi fungsi lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini mengungkap peran sentral ketiga lembaga tersebut dalam membentuk peradaban Islam di Nusantara dari masa pra-kolonial hingga kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga sebagai pusat pendidikan formal dan informal, diskursus intelektual, serta pemberdayaan masyarakat. Langgar dan meunasah sebagai lembaga pendidikan tingkat dasar dan menengah berperan krusial dalam mencetak kader ulama dan mempertahankan identitas keislaman lokal. Transformasi fungsi lembaga-lembaga ini dipengaruhi oleh dinamika sosial, politik, dan budaya, termasuk pengaruh kolonialisme, modernisasi pendidikan, dan tantangan globalisasi. Penelitian ini menemukan adanya adaptasi strategis lembaga-lembaga pendidikan Islam tradisional dalam menjaga relevansinya di era modern tanpa mengesampingkan nilai-nilai fundamental Islam. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan kebijakan pendidikan berbasis keagamaan yang berakar pada kearifan lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahlan. (2022). Peran Masjid Sebagai Basis Peradaban Islam. An-Natiq Jurnal Kajian Islam Interdisipliner, 2(2), 154-168. https://doi.org/10.33474/an-natiq.v2i2.16066

Ali, M., Wahyudi, D., & Komalasari, R. (2021). Lembaga Pendidikan Islam Klasik Di Nusantara: Studi Terhadap Langgar. Ri’ayah: Jurnal Sosial Dan Keagamaan, 6(01), 29–47. https://doi.org/10.32332/riayah.v6i01.2259

Auladi, J. A., Syafuri, B., & Kultsum, U. (2025). Transformasi Pendidikan Islam Nusantara dari Abad ke-13 hingga Era Modern (Kajian Sejarah). Journal of Education Research, 6(4), 1127-1137.. https://doi.org/10.37985/jer.v6i4.2397

Azra, A. (2022). Islam in the Indonesian world : an account of institutional formation. Mizan Pustaka.

Azzahra, N. A., Safitri, R. A., & Dewi, H. (2025). Pendidikan Islam Indonesia: Transformasi Lembaga dan Kurikulum. Pandai: Jurnal Pendidikan, 1(1), 10-17.. https://e-jurnal.iims.ac.id/index.php/pandai/article/view/234

Badruddin, & Riza, F. (2024). Modernisasi Kurikulum Dayah Aceh. Qiro’ah Jurnal Pendidikan Agama Islam, 14(2), 249-261. https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/qiroah/article/view/2379

Bahri, S. (2022). Pertumbuhan Institusi Pendidikan Awal Di Indonesia. EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Dan Keagamaan, 5(2),181-199. https://doi.org/10.47006/er.v5i2.12917

Basri, J. (2020). Masjid Sebagai Pusat Pendidikan Masyarakat. Jurnal NARATAS, 1(1), 22–28. https://journal.stai-musaddadiyah.ac.id/index.php/JN/article/view/11

Fahira, J. (2024). Kebijakan Politik Kolonial Belanda Dalam Menaklukkan Aceh. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(1), 1–11. https://doi.org/10.71153/wathan.v1i1.25

Feener, R. Michael., & Korom, F. J. (2023). Islam in World Cultures : Comparative Perspectives. ABC-CLIO.

Hendri, J., Liberti, C. N., Rahma, J., Alpionita, A., Gustina, E., Almukramin, A., ... & Darma, C. (2024). Pengabdian Masyarakat Berbasis Masjid: Integrasi Kegiatan Religi, Sosial, Kesehatan, dan Pendidikan di Desa Lunjuk. ASPIRASI: Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat, 2(5), 134-148. https://doi.org/10.61132/aspirasi.v2i5.1031

Khomsinnudin, Pangeran, G. B., Tamyiz, A., Wulandari, C. E., & Firdaus, F. A. (2024). Modernitas dan Lokalitas: Membangun Pendidikan Islam Berkelanjutan. Journal of Education Research, 5(4), 4418–4428. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1523

Laffan, M. (2017). The makings of Indonesian Islam : orientalism and the narration of a Sufi past. Princeton University Press.

Mirdad, J. (2019). Masjid Sebagai Pusat Perlawanan Terhadap Kolonialisme Belanda (Studi Kasus: Masjid Keramat Pulau Tengah Kerinci). Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam, 4(1), 1-14. https://doi.org/10.29300/ttjksi.v4i1.2203

Mudiono, M. (2025). Transformation of Islamic Educational Management in The Digital Era. At Tandhim | Journal of Islamic Education Management, 1(1), 47–57. https://doi.org/10.53038/tndm.v1i1.287

Nasution, K. (2021). Historisitas dan Dinamika Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia. Al-Fikru: Jurnal Ilmiah, 14(2), 66–80. https://doi.org/10.51672/alfikru.v14i2.36

Pardede, R. N. Z., Suryani, I., Pohan, H. W., Nur’aini, W., & Aldi, D. (2023). Langgar Lembaga Pendidikan Islam. El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 561–569. https://journal.laaroiba.com/index.php/elmujtama/article/view/4106

Priyatna, Y. (2020). Rihlah Ilmiah dan Kitabah dalam Tradisi Intelektualisme Islam Nusantara. Muqoddima: Jurnal Pemikiran Dan Riset Sosiologi, 1(1), 19–30. https://doi.org/10.47776/MJPRS.001.01.02

Rabbaniyah, H. I. (2024). Kategorisasi Langgar Berdasarkan Pola Perkembangan Spasial (Studi Kasus: Kauman Yogyakarta). Mintakat: Jurnal Arsitektur, 25(1), 37–48. https://doi.org/10.26905/jam.v25i1.10245

Ricklefs, M. C. (2022). Islamisation and Its Opponents in Java: A Political, Social, Cultural and Religious History, c. 1930 to Present. NUS Press.

Ridhwan, Nurdin, A., & Wardhana, W. (2019). Masjid Sebagai Pusat Pendidikan Islam Pada Masa Kerajaan Sampai Masa Orde Lama Di Bone, Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmiah Didaktika: Media Ilmiah Pendidikan Dan Pengajaran, 20(1), 83-98. https://doi.org/10.22373/jid.v20i1.4648

Rohani, Ernita, M., & Salmiah, S. (2022). Pendidikan Islam Di Indonesia Pada Masa Kolonial Belanda (Kasus Muhammadiyah Dan NU). Nusantara; Journal for Southeast Asian Islamic Studies, 18(2), 103-117. https://doi.org/10.24014/nusantara.v18i2.21483

Rusmiati, E. T. (2023). Transformasi Peran Masjid Pada Zaman Modern: Studi Kasus Pada Masjid Agung dan Masjid Al-Azhom Kota Tangerang. PETANDA: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Humaniora, 4(2), 54–60. https://doi.org/10.32509/petanda.v4i2.2991

Shofwan, A. M. S. (2022). Kelembagaan Pendidikan Islam Sebelum Madrasah di Timur Tengah dan Indonesia. Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan, 3(1), 51–58. https://doi.org/10.69775/jpia.v3i1.81

Sholikatin, H. K. B., Natasya, A., & MUnawir, M. (2024). Optimalisasi Peran Masjid sebagai Sarana Pendidikan Islam di Indonesia. Jurnal Basicedu, 8(2), 1411–1419. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7251

Siregar, R., Siregar, I. F., & Pane, S. M. (2022). Sejarah Masjid Syekh Zainal Abidin di Desa Pudun Julu Kota Padangsidimpuan Tahun 1880-1901. MIND Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Budaya, 2(2), 54-60. https://jurnal.radisi.or.id/index.php/JurnalMIND/article/view/491

Sofiannisa, S., Sujana, A. M., Amelia, L., Heryani, S., & Ikhsan, M. E. A. (2025). Pengaruh model pendidikan terpadu Masjid Nabawi terhadap pembentukan karakter generasi pertama muslim. Journal of Education, Cultural and Politics, 5(3), 647-659. https://jecco.ppj.unp.ac.id/index.php/jecco/article/view/878/256

Suseno, & Hitami, M. (2025). Meunasah, Sistem Pendidikan Islam di Aceh. IRJE, 5(1), 1049-1055. https://irje.org/irje/article/view/2085

Yusgiantara, A., & Jailani, T. G. (2025). Reinvigorating the Function of Mushola, Langgar, and Padepokan in Conventional Education: Cultural and Historical Analyses in Indonesia. YASIN, 5(3), 1729–1741. https://doi.org/10.58578/yasin.v5i3.5417

Downloads

Published

2026-02-08

How to Cite

Fath, H. A., & Faridi, F. (2026). JEJAK PENDIDIKAN ISLAM NUSANTARA: TRANSFORMASI MASJID LANGGAR, DAN MEUNASAH DARI MASA KE MASA. EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran , 6(1), 284-293. https://doi.org/10.51878/educational.v6i1.8920

Issue

Section

Articles