OPTIMASI KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU VOKASI MELALUI WORKSHOP PENYUSUNAN BAHAN AJAR DIGITAL BERBASIS DEEP LEARNING DI SMK PGRI 1 JAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.51878/community.v6i2.15919Keywords:
Bahan Ajar Digital, Deep Learning, Kompetensi Guru, Kecerdasan Buatan (AI), Pendidikan VokasiAbstract
The advancement of technological disruption in the digital era necessitates fundamental transformations within vocational education, particularly regarding teachers' readiness to produce innovative and contextual learning materials. Preliminary observations at SMK PGRI 1 Jakarta revealed that only 13.33% of teachers had independently developed interactive digital teaching materials due to technological barriers and time constraints. This Community Service (PkM) initiative aimed to enhance teachers' digital pedagogical competencies through a structured workshop focusing on the development of digital learning materials grounded in a deep learning approach assisted by artificial intelligence (AI) tools. The execution methodology incorporated the Asset-Based Community Development (ABCD) framework synthesized with the procedural phases of the Plomp model, encompassing preliminary research, development/prototyping, and assessment phases. The intervention was conducted offline on June 13, 2026, involving 30 vocational teachers from four expertise concentrations. Data were collected using self-evaluations, expert reviews, one-to-one evaluations, small-group evaluations, and final portfolio assessments. The evaluation results demonstrated that the digital teaching modules achieved an expert validity score of 4.40 out of 5.00 (highly valid), a small-group practicality score of 4.43 out of 5.00 (highly practical), and 86.67% of teachers successfully generated functional digital materials fulfilling vocational curriculum standards. This program offers practical implications as a sustainable instructional mentoring model to cultivate an autonomous digital learning ecosystem in vocational schools.
ABSTRAK
Perkembangan disrupsi teknologi di era digital menuntut transformasi mendasar pada sektor pendidikan vokasi, khususnya kesiapan guru dalam memproduksi materi pembelajaran yang inovatif dan kontekstual. Berdasarkan studi pendahuluan di SMK PGRI 1 Jakarta, ditemukan bahwa hanya 13,33% guru yang pernah mengembangkan bahan ajar digital interaktif secara mandiri akibat kendala literasi teknologi dan keterbatasan waktu. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik digital guru melalui workshop terstruktur penyusunan bahan ajar digital berbasis pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) berbantuan perangkat kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI). Metode pelaksanaan mengadopsi pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang dipadukan dengan siklus pengembangan model Plomp, meliputi fase pengkajian awal (preliminary research), fase perancangan (development or prototyping phase), dan fase penilaian (assessment phase). Kegiatan dilaksanakan secara luring pada tanggal 13 Juni 2026 yang diikuti oleh 30 orang guru kejuruan dari empat konsentrasi keahlian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik self-evaluation, expert review, one-to-one evaluation, small group evaluation, serta penilaian portofolio produk akhir. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa modul bahan ajar digital yang dikembangkan memperoleh skor validitas ahli sebesar 4,40 dari skala 5,00 (kategori sangat valid), tingkat kepraktisan kelompok sebesar 4,43 dari skala 5,00 (kategori sangat praktis), dan sebanyak 86,67% guru berhasil memproduksi bahan ajar digital siap pakai yang memenuhi kriteria kelayakan kurikulum vokasi. Program ini berimplikasi sebagai model pendampingan instruksional berkelanjutan dalam membangun ekosistem digital mandiri di sekolah kejuruan.
Downloads
References
Akmal, A. N., Maelasari, N., & Lusiana, L. (2025). Pemahaman deep learning dalam pendidikan: Analisis literatur melalui metode systematic literature review (SLR). Muassis: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 4(1), 8–16. https://doi.org/10.55757/muassis.v4i1.86
Azzahra, Y., & Jaya, C. A. (2025). Pendekatan deep learning: Transformasi mindful, meaningful, dan joyful dalam pembelajaran holistik. EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies, 5(3), 769–776. https://doi.org/10.47467/eduinovasi.v5i3.5932
Basarrudin, M. (2025). Resolusi guru terhadap tantangan pembelajaran di era revolusi industri 4.0. Jurnal Prymerly: Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(1), 112–125. https://doi.org/10.31004/prymerly.v6i1.1892
Bauer, E., Greiff, S., Graesser, A. C., Scheiter, K., & Sailer, M. (2025). Looking beyond the hype: Understanding the effects of AI on learning. Educational Psychology Review, 37(2), Article 10020. https://doi.org/10.1007/s10648-025-10020-8
Bond, M., Khosravi, H., de Laat, M., Bergdahl, N., Negrea, V., Oxley, E., Pham, P., Chong, S. W., & Siemens, G. (2024). A meta systematic review of artificial intelligence in higher education: A call for increased ethics, collaboration, and rigour. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 21(1), Article 4. https://doi.org/10.1186/s41239-023-00436-z
Cunningham, I. (2012). Asset based community development: Theory and practice. Routledge.
Dalu, Z. C. A., Salim, A., Mastur, M., & Satrio, A. (2025). Optimalisasi tools cerdas pada artificial intelligence untuk meningkatkan produktivitas guru sebagai content creator literasi numerasi digital. I-Com: Indonesian Community Journal, 5(2), 914–924. https://doi.org/10.70609/i-com.v5i2.7141
Damayanti, P., Haryanto, Z., Falentino, C., & Farida, S. D. W. P. (2025). Pemanfaatan AI dalam pembuatan modul ajar untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 356–369. https://doi.org/10.55506/arch.v4i2.173
Fadilah, N., Mukhlis, M., & Latief, S. A. (2025). Integrasi pemanfaatan pembelajaran digital untuk menciptakan suasana belajar yang inovatif. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 1193–1196. https://doi.org/10.31004/cdj.v6i1.37894
Fransisca, M., Saputri, R. P., & Yunus, Y. (2023). Implementasi teknologi digital dalam kegiatan pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Dedikasi Sains dan Teknologi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 249–257. https://doi.org/10.47709/dst.v2i3.3087
Hartley, K., Hayak, M., & Ko, U. H. (2024). Artificial intelligence supporting independent student learning: An evaluative case study of ChatGPT and learning to code. Education Sciences, 14(2), Article 120. https://doi.org/10.3390/educsci14020120
Haryanto, S. (2023). Dasar-dasar konstruktivisme: Teori, implementasi, dan aplikasi dalam pendidikan. ResearchGate Media.
Helmi, D. (2025). Pelatihan peningkatan kompetensi guru melalui integrasi AI dalam pembelajaran di SMP Negeri 1 Kota Ambon. Pandawa: Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat, 3(3), 28–36. https://doi.org/10.61132/pandawa.v3i3.1925
Imrona, M., Purnama, B., Umbara, R. F., & Salim, D. F. (2025). Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efektivitas pengajaran di SMK YPPS Sumedang. Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS, 3(6), 1225–1233. https://doi.org/10.59407/jpki2.v3i6.3184
Mayer, R. E. (2014). The Cambridge handbook of multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.
Misbahuddin, A. F., Nuran, A. S., Faisal, A. N., Mudarris, & Udin. (2025). Pengenalan dan pemanfaatan kecerdasan buatan multiplatform untuk pengembangan bahan ajar digital yang adaptif dan kontekstual. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 67–72. https://doi.org/10.59562/abdimas.v3i1.8411
Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological pedagogical content knowledge: A framework for teacher knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054. https://doi.org/10.1111/j.1467-9620.2006.00684.x
Mu'ti, A. (2025). Pembelajaran mendalam: Konsep dan aplikasi di Indonesia (Siaran Pers Kemendikdasmen No. 74/sipers/A6/II/2025). Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Mutmainnah, N., Adrias, A., & Zulkarnaini, A. P. (2025). Implementasi pendekatan deep learning terhadap pembelajaran matematika. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Pendas), 10(1), 45–58. https://doi.org/10.23969/jp.v10i1.15784
Perdana, A. A. A. (2025). Transformasi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan. Zenodo. https://doi.org/10.5281/zenodo.17941473
Purba, A. R., Bina, R., Ilyas, A. F., & Masyitah, S. (2025). Pelatihan berbasis kecerdasan buatan untuk peningkatan kompetensi guru dalam pengembangan bahan ajar. DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 225–232. https://doi.org/10.32332/dedikasi.v7i2.10314
Seun, A., Ajayi, A., Yeboah, T. J., Ofori, S. D., Elumilade, R. A., Apelehin, A. A., Abutu, D. E., & Bobga, M. A. (2024). The PearlAI framework: Leveraging artificial intelligence to transform education in Africa. International Journal of Scientific Research in Computer Science, Engineering and Information Technology, 10(3), 1120–1132. https://doi.org/10.32628/cseit25113581
Winata, I. N., Purnamaningsih, I. R., & Rahmawati, A. (2026). Pengaruh kesiapan sekolah dalam mengintegrasikan artificial intelligence terhadap mutu pendidikan. EDUTECH: Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi, 6(2), 659–668. https://doi.org/10.51878/edutech.v6i2.10503
Wulandari, S., Ningtyas, S., & Oktaviana, U. (2025). Evaluasi kebijakan Kurikulum Merdeka di SMK Jakarta. Research and Development Journal of Education, 11(1), 372–379. https://doi.org/10.30998/rdje.v11i1.23891
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.











