https://jurnalp4i.com/index.php/community/issue/feed COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2024-05-24T06:59:06+00:00 Randi Pratama Murtikusuma, M.Pd randi.popo@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | Terakreditasi Sinta 5</strong> diterbitkan 2 kali setahun (April dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hamzanwadi, MKKS SMP Negeri Kab. Lombok Timur dan <em>Education Training Centre </em>UNESA. Jurnal ini berisi tulisan/artikel hasil Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. <br /><strong>e-ISSN : 2797-0159</strong><strong>| </strong><strong>p-ISSN :</strong> <strong>2797-0574</strong></p> https://jurnalp4i.com/index.php/community/article/view/2792 PENINGKATAN PENGETAHUAN PETANI ANGGOTA GAPOKTANHUT JAYA MAKMUR DESA CILIMUS, PROVINSI LAMPUNG TENTANG PEMELIHARAAN POHON 2024-04-17T02:22:19+00:00 INDRIYANTO INDRIYANTO indriyanto.1962@fp.unila.ac.id SURNAYANTI SURNAYANTI indriyanto.1962@fp.unila.ac.id CENG ASMARAHMAN indriyanto.1962@fp.unila.ac.id MACHYA KARTIKA TSANI indriyanto.1962@fp.unila.ac.id DURYAT DURYAT indriyanto.1962@fp.unila.ac.id INGGAR DAMAYANTI indriyanto.1962@fp.unila.ac.id TRIO SANTOSO indriyanto.1962@fp.unila.ac.id <p>The knowledge of forest farmers who are members of Gapoktanhut Jaya Makmur regarding tree maintenance is still low, so they have never carried out maintenance on the trees which planted at the cultivated area in the Wan Abdul Rachman Grand Forest Park. Community service was carried out to increase forest farmers' knowledge about aspects of tree maintenance. The methods used were lectures, discussions, as well as tree maintenance practices. Changes knowledge were evaluated through pre test and post test with questionnaires. The results showed that farmers' knowledge regarding the importance of tree maintenance increased by 12.4 value, farmers' knowledge regarding how to control weeds increased by 11.2 value, farmers' knowledge about how to fertilize trees increased by 12.2 value, farmers' knowledge about how to control pests and diseases increased by 13.0 value, and farmers' knowledge of how to control parasitic plants increased by 13.0 value. This increase in knowledge was experienced by each farmer participating in the community service with an average increase in value of 12.4 from an average pre test value of 58.5 to 70.9. It was concluded that the community service had been carried out succeeded in increasing forest farmers' knowledge about how to care for trees. With the increased knowledge of forest farmers, it is hoped that they will be willing and able to properly and continuously maintain trees that have been planted in their cultivated areas so that the trees can live healthy and productive lives.</p> <p><strong>ABSTRAK<br></strong>Pengetahuan petani hutan anggota Gapoktanhut Jaya Makmur tentang pemeliharaan pohon masih rendah sehingga mereka belum pernah melakukan pemeliharaan pohon yang ditanam di areal garapan dalam Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan petani hutan tentang aspek pemeliharaan pohon. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi, serta praktik pemeliharaan pohon. Perubahan pengetahuan petani dievaluasi menggunakan kuesioner pada awal dan akhir kegiatan pengabdian. Hasil pengabdian adalah pengetahuan petani mengenai pentingnya pemeliharaan pohon meningkat nilai sebesar 12,4, pengetahuan petani mengenai cara pengendalian gulma meningkat nilai sebesar 11,2, pengetahuan petani mengenai cara pemupukan pohon meningkat nilai sebesar 12,2, pengetahuan petani mengenai cara pengendalian hama dan penyakit meningkat nilai sebesar 13,0, dan pengetahuan petani mengenai cara pengendalian tumbuhan parasit meningkat nilai sebesar 13,0. Peningkatan pengetahuan tersebut dialami oleh setiap petani peserta pengabdian dengan rata-rata peningkatan nilai sebesar 12,4 dari rata-rata nilai evaluasi awal sebesar 58,5 menjadi 70,9. Disimpulkan bahwa pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan berhasil meningkatkan pengetahuan petani hutan mengenai cara pemeliharaan pohon. Meningkatnya pengetahuan petani hutan tersebut diharapkan mereka mau dan mampu melakukan pemeliharaan pohon yang telah ditanam di areal garapannya secara benar dan kontinu agar pohon-pohon bisa hidup sehat dan produktif.</p> 2024-04-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://jurnalp4i.com/index.php/community/article/view/2866 PELATIHAN KEPEMIMPIN MILENIAL BAGI KARANG TARUNA RW 19 KELURAHAN ABADIJAYA KOTA DEPOK 2024-05-24T06:56:32+00:00 VIERA RESTUANI ADIA vierarestuania1@gmail.com YULY ASTIKA astika.yulie@stiami.ac.id MUHAMMAD ILHAM AJI FATURAHMAN Ilham.aji@stiami.ac.id INDAH WAHYU MAESARINI indah.wm@stiami.ac.id <p>This research aims to analyze the extent of millennial leadership in youth organizations. The objects of this research are members of the RW.19 Youth Organization, Abadijaya Village, Depok City. The research began by making direct observations in the field (observation) to determine the situation and conditions within the youth organization. Based on the results of observations, several urgent needs were found to be facilitated in order to improve the abilities of youth organization members in the form of materials and training regarding millennial leadership. Understanding millennial leadership, teamwork and effective communication are the main keys to realizing organizational goals</p> <p><strong>ABSTRAK<br></strong>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauhmana kepemimpinan milenial di organisasi kepemudaan. Objek dari penelitian ini adalah anggota karang taruna RW.19 Kelurahan Abadijaya Kota Depok.&nbsp; Penelitian diawali dengan melakukan pengamatan secara langsung di lapangan (observasi) untuk mengetahui situasi dan kondisi yang ada di dalam karang taruna tersebut. Berdasarkan hasil pengamatan ditemukan beberapa kebutuhan yang mendesak untuk dapat difasilitasi dalam rangka meningkatkan kemampuan anggota-anggota karang taruna berupa materi dan pelatihan mengenai kepemimpinan milenial. Pemahaman akan kepemimpinan milenial, <em>teamwork</em>, dan komunikasi efektif merupakan kunci utama untuk mewujudkan tujuan organisasi.</p> 2024-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://jurnalp4i.com/index.php/community/article/view/2865 DAMPAK PEMBERIAN PERSEMBAHAN PERSEPULUHAN BERDASARKAN MALEAKHI 3:10 DAN IMPLIKASINYA BAGI PEMBINAAN WARGA GKII JEMAAT PINTU TERBUKA KOTA SORONG 2024-05-24T06:59:06+00:00 LUAR KOMBA luarkombapapua@gmail.com MEROL TABUNI meroltabuni634@gmail.com YESKIEL HELUKA yeskielhelukayehe@gmail.com <p>Tithing is an activity of collecting 10% of income into the church treasury as a form of obedience to God as stated in the Book of Malachi 3:10. GKII Sorong Open Door Congregation has carried out the practice of collecting tithe offerings, but there has never been any research that examines the process of managing and allocating tithe offering money and its relationship to congregational formation. Through qualitative research methods with data collection techniques in the form of observations and interviews, it was found that there was misuse of the tithing offering treasury so that the output of this research was in the form of recommendations for prevention tips including conducting regular audits, reviewing reports before they are published in bulletins and notice boards, coaching efforts the basis of faith for all church members, and efforts to supervise the personnel of church officials.</p> <p><strong>ABSTRAK<br /></strong>Persembahan Persepuluhan adalah kegiatan mengumpulkan 10% dari penghasilan kepada perbendaharaan gereja sebagai bentuk ketaatan kepada Tuhan sebagaimana yang difirmankan dalam Kitab <a href="http://alkitab.sabda.org/ayatizer.php?p=Maleakhi%203:10&amp;dari_url=https://www.jawaban.com/read/article/id/2023/03/03/58/230223145728/apa_sih_bedanya_persembahan_dan_persepuluhan">Maleakhi 3:10</a>. GKII Jemaat Pintu Terbuka Sorong sudah melakukan praktik penghimpunan persembahan persepuluhan namun belum pernah ada penelitian yang mengkaji proses pengelolaan dan alokasi uang persembahan persepuluhan berikut keterkaitannya dengan pembinaan jemaat. Melalui metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara, didapatkan adanya penyalahgunaan perbendaharaan persembahan pesepuluhan sehingga keluaran dari penelitian ini berupa rekomendasi kiat-kiat pencegahan di antaranya dengan melakukan audit secara berkala, pengkajian laporan sebelum diterbitkan dalam buletin dan papan pengumuman, Upaya pembinaan dasar iman bagi seluruh warga gereja, dan upaya pengawasan personalia pejabat gereja .</p> 2024-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat