DIGITAL FINANCIAL TRANSACTION MANAGEMENT EDUCATION TO IMPROVE THE EFFICIENCY OF MICRO-ENTERPRISES IN THE TOURISM AREA TETEBATU, SIKUR, EAST LOMBOK
DOI:
https://doi.org/10.51878/community.v6i2.11321Keywords:
Desa Wisata, Literasi Keuangan Digital, QRIS, Transaksi Nontunai, UMKMAbstract
ABSTRACT
The growing use of digital transactions in the tourism sector has encouraged business actors to adapt their services to increasingly cashless payment systems. However, this shift has not been fully embraced by micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in South Tetebatu Tourism Village, where limited digital financial literacy, dependence on cash transactions, and inadequately documented transaction management remain prevalent challenges. In response to these conditions, this community service program was designed to strengthen MSME capacity in utilizing digital financial services while promoting the implementation of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) as a more efficient transaction method. A Participatory Action Research (PAR) approach was employed through a series of activities, including partner needs assessment, digital financial literacy education, QRIS registration and installation assistance, and hands-on practice in the use of digital transactions within business settings. The program demonstrated that MSME actors responded positively to cashless payment systems and were able to operate QRIS in their daily business activities. The assistance provided not only facilitated the creation of digital wallet accounts and the implementation of QRIS but also enhanced the use of transaction histories as part of a more structured business management process. These findings indicate that the adoption of digital payment technology becomes more effective when literacy enhancement, technical assistance, and practical experience are developed in an integrated manner. The integration of these three components contributes to strengthening financial inclusion, improving digital transformation readiness, and developing an MSME empowerment model that supports the competitiveness of community-based tourism destinations.
ABSTRAK
Perkembangan transaksi digital di sektor pariwisata mendorong pelaku usaha untuk menyesuaikan pola layanan yang semakin mengarah pada sistem pembayaran nontunai. Kondisi tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Wisata Tetebatu Selatan yang masih menghadapi keterbatasan literasi keuangan digital, dominasi transaksi tunai, serta pengelolaan transaksi yang belum terdokumentasi secara optimal. Berangkat dari kebutuhan tersebut, kegiatan pengabdian ini dirancang untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan layanan keuangan digital sekaligus mendorong penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai sarana transaksi yang lebih efisien. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) digunakan melalui rangkaian kegiatan yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, edukasi literasi keuangan digital, pendampingan registrasi dan pemasangan QRIS, serta praktik langsung penggunaan transaksi digital pada lingkungan usaha. Pelaksanaan program menunjukkan bahwa pelaku UMKM memberikan respons positif terhadap penggunaan sistem pembayaran nontunai dan mampu mengoperasikan QRIS dalam aktivitas usaha sehari-hari. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya memfasilitasi pembuatan akun dompet digital dan implementasi QRIS, tetapi juga meningkatkan pemanfaatan riwayat transaksi sebagai bagian dari pengelolaan usaha yang lebih terstruktur. Temuan ini mengindikasikan bahwa adopsi teknologi pembayaran digital menjadi lebih efektif ketika peningkatan literasi, pendampingan teknis, dan pengalaman praktik dikembangkan secara terpadu. Integrasi ketiga aspek tersebut berkontribusi pada penguatan inklusi keuangan, peningkatan kesiapan transformasi digital, serta pengembangan model pemberdayaan UMKM yang relevan untuk mendukung daya saing kawasan wisata berbasis masyarakat.
Downloads
References
Afradini, A. R. (2024). Dinamika implementasi QRIS pada UMKM di Kota Pontianak. Andromeda, 2(1), 88–98. https://doi.org/10.24260/andromeda.v2i1.3365
Aisyah, S., Hsb, D., Nurmitha, R., Veronika, R., & Putra, M. (2023). Pengenalan dan implementasi sistem pembayaran menggunakan QRIS pada Mie Balap Nusa Indah. Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 306–311. https://doi.org/10.24036/abdi.v5i2.453
Alicia, E., & Dewi, L. (2024). Implementasi transaksi payment gateway berbasis QRIS pada aplikasi mobile banking BRI terhadap kelancaran bertransaksi bagi para pelaku UMKM di Pantai Penimbangan. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika, 14(1), 66–77. https://doi.org/10.23887/jiah.v14i1.76027
Aman, I., Yuvita, Y., & Hafid, A. (2023). Efektivitas penggunaan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) di Pasar Tradisional Pabaeng-Baeng Kota Makassar. Eco-Buss, 6(2), 870–881. https://doi.org/10.32877/eb.v6i2.1052
Astuti, E. D., Tarto, T., Utami, R. T., & Oktaviany, V. (2025). Transformasi UMKM digital berbasis potensi lokal. Jurnal Lentera Bisnis, 14(2), 2150–2158. https://doi.org/10.34127/jrlab.v14i2.1592
Bachtiar, A., Sukirman, M. W. D., Ambarita, N. C., Nicolas, D. D. R., Cendrawati, V., & Salsabila, W. F. (2024). Penggunaan QRIS sebagai sistem cashless dalam meningkatkan efisiensi transaksi UMKM di UPN “Veteran” Jawa Timur. Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif, 2(1), 140–146. https://doi.org/10.59024/jumek.v2i1.285
Hamid, A., Widjaja, W., Napu, F., & Sipayung, B. (2024). The role of fintech on enchancing financial literacy and inclusive financial management in MSMEs. TECHNOVATE: Journal of Information Technology and Strategic Innovation Management, 1(2), 81–88. https://doi.org/10.52432/technovate.1.2.2024.81-88
Harjito, & Haryandi. (2022). Analisis dampak COVID-19 pada sektor pariwisata di Pulau Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal Tambora, 6(1), 43–49. https://doi.org/10.36761/jt.v6i1.1550
Hasanah, N. (2023). Peluang dan hambatan penggunaan pembayaran QR code pada pedagang Tamansari Unisba. Jurnal Riset Perbankan Syariah, 2(2), 129–136. https://doi.org/10.29313/jrps.v2i2.3017
Jusman, J., & Fauziah, I. (2024). Receptiveness of QRIS as a digital payment among MSME in Palopo City. Interdiciplinary Journal and Hummanity (INJURITY), 3(10), 718–728. https://doi.org/10.58631/injurity.v3i10.1234
Lidia, W. O., Salsabila, N. J., Suprapto, I. S., Asmita, D. Y., & Nofryanti, N. (2025). Sosialisasi dan pendampingan penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran bagi UMKM di Kelurahan Paninggilan, Ciledug. Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia SEAN (ABDIMAS SEAN), 3(01), 41–46.
https://jurnal.seaninstitute.or.id/index.php/abdimas/article/view/682
Lubis, R. M. O., Pathuansyah, Y., & Shanty, A. M. M. (2025). Pelatihan manajemen keuangan digital bagi pelaku UMKM dalam menghadapi persaingan bisnis online. Jurnal Transformasi Pendidikan Indonesia, 3(3), 311–317. https://doi.org/10.65474/x2gxew18
Maharani, D., Romiza, N., Pasaribu, E., & Febriani, R. (2023). Pengaruh digital payment terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia: Analisis kawasan di Indonesia selama pandemi COVID-19. Ecoplan, 6(2), 145–154.
https://doi.org/10.20527/ecoplan.v6i2.676
Nandiroh, U., Bastomi, M., Nutkhofifah, R., & Abdillah, M. (2023). Optimalisasi penggunaan dompet digital sebagai solusi efisiensi transaksi. JIPEMAS: Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat, 7(1), 11–19. https://doi.org/10.33474/jipemas.v7i1.20405
Puriati, N., Sugiartana, I., & Mertaningrum, N. (2023). Efektivitas penerapan sistem pembayaran Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) pada UMKM di Kabupaten Karangasem. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika, 13(3), 332–338. https://doi.org/10.23887/jiah.v13i3.70942
Raharjo, D., & Riyadi, S. (2022). Bank Indonesia bersama perbankan syariah membantu digitalisasi UMKM dengan manfaatkan teknologi Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS). Kresna: Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat, 2(2), 59–66. https://doi.org/10.36080/jk.v2i2.46
Rani, G. M., & Desiyanti, R. (2024). Pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan dan digital payment terhadap kinerja UMKM makanan & minuman di Kota Padang. EKOMABIS: Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis, 5(02), 161–174. https://doi.org/10.37366/ekomabis.v5i02.1403
Sholihah, E., & Nurhapsari, R. (2023). Percepatan implementasi digital payment pada UMKM: Intensi pengguna QRIS berdasarkan Technology Acceptance Model. Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen, 12(1), 1–12. https://doi.org/10.21831/nominal.v12i1.52480
Supratman, S., Aryani, M., Kartikaningrum, S., Subastyan, G. M., & Neris, M. H. (2025). Pemberdayaan pelaku usaha mikro sektor wisata melalui implementasi QRIS di Desa Aik Berik, Kabupaten Lombok Tengah. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2). https://doi.org/10.51878/community.v5i2.7429
Suriani, S., & Fatriani, E. (2022). The impact of edutourism “Kampung Inggris” on the improvement of community welfare in South Tetebatu Village, Lombok, Indonesia. Jurnal Pariwisata Nusantara (JUWITA), 1(3), 237–247. https://doi.org/10.20414/juwita.v1i3.6206
Widowati, N., & Khusaini, M. (2022). Adopsi pembayaran digital QRIS pada UMKM berdasarkan Technology Acceptance Model. Journal of Development Economic and Social Studies, 1(2), 325–347. https://doi.org/10.21776/jdess.2022.01.2.15
Wijaya, N. A. R., Shafrani, Y. S., Solehah, D. S., & Syukur, A. (2024). Model pembayaran cashless dan e-ticketing sebagai strategi pengembangan wisata Saloka Theme Park Semarang (Studi kasus wisata Saloka Theme Park Semarang). Jurnal Organisasi dan Manajemen Indonesia, 2(1), 22–36.
https://ejournal.mediapenamandiri.com/index.php/jomi/article/view/54
Zulkifli, L., Sasmitha, L., Qomaria, A., Nurhandayani, D., Pangestuti, F., Ghurfah, A., ... & Musmiawati, R. (2022). Pemberdayaan UMKM melalui inovasi rasa, pengemasan serta pemasaran guna meningkatkan daya saing “Kripik Singkong” Desa Langko di Era Industry 4.0. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(1), 140–144. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v5i1.1384
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










