PENDAMPINGAN PENGELOLAAN DATA SPASIAL TERINTEGRASI MELALUI PENGEMBANGAN WEBGIS SISTEM SATU DATA PETA DI KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT
DOI:
https://doi.org/10.51878/community.v6i2.10369Keywords:
WebGIS, Data Spasial, Satu Data PetaAbstract
ABSTRACT
Regional development requires integrated, accurate, and accessible data as the basis for decision-making. However, data management in West Seram Regency still faces several challenges, including fragmented data across Regional Apparatus Organizations (OPDs), non-standardized formats, and the lack of spatial and non-spatial data integration. This community service activity aimed to develop a WebGIS-based One Map Data System to support integrated data management and data-driven planning. The implementation method employed a technical assistance approach consisting of data collection, data standardization and validation, conversion into spatial formats, and integration into a WebGIS-based database system. The results showed that the developed system was able to integrate spatial and non-spatial data into a unified platform, provide interactive map visualization, and improve the quality and accessibility of regional data management. The system also supports evidence-based development planning through the provision of more accurate and structured information. Therefore, the development of the WebGIS One Map Data System not only produced a technological innovation but also encouraged a more integrated, transparent, and sustainable regional data governance system.
ABSTRAK
Pembangunan daerah membutuhkan data yang terintegrasi, akurat, dan mudah diakses sebagai dasar pengambilan keputusan. Namun, pengelolaan data di Kabupaten Seram Bagian Barat masih menghadapi permasalahan berupa data yang tersebar antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tidak terstandarisasi, serta belum terintegrasi secara spasial dan nonspasial. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan Sistem Satu Data Peta berbasis WebGIS untuk mendukung pengelolaan data terintegrasi dan perencanaan berbasis data. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendampingan teknis yang mencakup pengumpulan data, standarisasi dan validasi, konversi data ke format spasial, serta integrasi data ke dalam basis data berbasis WebGIS. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mengintegrasikan data spasial dan nonspasial dalam satu platform terpadu, menyediakan visualisasi peta interaktif, serta meningkatkan kualitas pengelolaan dan aksesibilitas data daerah. Sistem ini juga mendukung proses perencanaan pembangunan berbasis data (evidence-based planning) melalui penyediaan informasi yang lebih akurat dan terstruktur. Dengan demikian, pengembangan WebGIS Sistem Satu Data Peta tidak hanya menghasilkan inovasi teknologi, tetapi juga mendorong transformasi tata kelola data daerah yang lebih terintegrasi, transparan, dan berkelanjutan.
Downloads
References
Arifianto, D., Dyah Astuti, S., Winarno, W., & Susilo, Y. (2026). Pemberdayaan pemerintah desa melalui pemetaan partisipatif berbasis foto udara untuk validasi batas administratif dan perencanaan pembangunan di Desa Carangwulung, Jombang, Jawa Timur. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(2), 1707–1718. https://doi.org/10.54082/jamsi.2582
Badan Informasi Geospasial. (2023a). Kebijakan satu peta dalam satu data Indonesia. Badan Informasi Geospasial. https://onemap.big.go.id
Badan Informasi Geospasial. (2023b). Kebijakan satu peta – Portal Kebijakan Satu Peta. https://onemap.big.go.id
Chen, G., Zhang, W., Liu, X., Peng, H., Zhou, F., Wang, H., Ke, Q., & Xiao, B. (2023). Development and application of a multi-centre cloud platform architecture for water environment management. Journal of Environmental Management, 344, 118670. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2023.118670
Fithrie, S. (2024). Konsep sistem informasi. PT Inovasi Pratama Internasional.
Lino, M. M., Djani, W., & Neolaka, M. N. B. C. (2025). Pentingnya data dan informasi bagi perencanaan pembangunan desa berkelanjutan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 5(1), 49–58. https://doi.org/10.54082/jamsi.1422
Mabrur, A. Y., Noraini, A., & Kumala, I. S. (2023). Pembuatan WebGIS sebagai visualisasi informasi potensi desa. Jurnal ENMAP (Environment and Mapping), 4(1), 1–6. https://doi.org/10.23887/enmap.v4i1.59521
Meidodga, I., Syahrin, A., Putra, R. T., Warfandu, F., & Bimasena, A. N. (2023). Pemanfaatan data geospasial dalam mewujudkan sistem informasi pertanahan multiguna bagi multipihak. Widya Bhumi, 3(1), 62–80. https://doi.org/10.31292/wb.v3i1.51
Nuryana, & Junaidi. (2025). Implementasi Kebijakan Penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jurnal Pemerintahan Dan Politik, 10(2), 356–383.
https://ejournal.uigm.ac.id/index.php/PDP/article/view/5266
Pahlupi, B., Afriani, L., & Despa, D. (2024). Revitalisasi pengelolaan data spasial dalam mewujudkan penyelenggaraan informasi geospasial berkualitas dan Satu Data Indonesia Provinsi Lampung serta pelayanan publik. Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung, 5(1), 42–47. https://doi.org/10.23960/jpi.v5n1.125
Pradipa, N. H., Sembiring, M. A., & Rohminatin, R. (2025). Development of a WebGIS-Based System for Mapping Priority Investment Areas in MSME Development at DPMPTSP Asahan Regency. Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology, 6(1), 920-929. https://www.ejeset.saintispub.com/ejeset/article/view/466
Rahman, M. M., & Szabó, G. (2022). Sustainable urban land-use optimization using GIS-based multicriteria decision-making (GIS-MCDM) approach. ISPRS International Journal of Geo-Information, 11(5), 313. https://doi.org/10.3390/ijgi11050313
Rasyid, F. M., Rustiyana, H., Surjati, E., & Juansa, A. (2026). Teknologi WebGIS: Konsep, arsitektur, dan aplikasinya. Star Digital Publishing.
Republik Indonesia. (2019). Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. https://peraturan.bpk.go.id
Republik Indonesia. (2021). Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2021 tentang perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang percepatan pelaksanaan kebijakan Satu Peta. https://peraturan.bpk.go.id
Sarihastuti, D. (2024). Optimalisasi penyelenggaraan statistik sektoral sebagai upaya pemenuhan data statistik berkualitas di Indonesia. Jurnal Syntax Admiration, 5(10), 4343–4363. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i10.1715
Setiawan, A. (2025). Transformasi Digital Berbasis Data di Kabupaten Jember: Strategi Tata Kelola Pemerintahan Daerah Menuju Era 5.0. Interelasi Humaniora, 1(4), 396-402. https://journal.interelasi.org/index.php/interelasihumaniora/article/view/107
Setiawan, A. B., Nugroho, A. C., & Hamjen, H. (2023). Framework of Data Governance Interoperability in National Capital Based on Indonesia's One Data Policy. In Assembling Nusantara: Mimicry, Friction, And Resonance In The New Capital Development (pp. 249-268). Singapore: Springer Nature Singapore. https://link.springer.com/chapter/10.1007/978-981-99-3533-8_17
Susanti, P., Yunita, Y., Bima, A. C. A., & Asyhari, M. Y. (2025). Pendampingan pemanfaatan SIG (Sistem Informasi Geospasial) untuk integrasi data spasial dalam penyusunan kebijakan sumber daya alam di SETDA SDA Kabupaten Malang. Indonesian Journal of Community Dedication, 3(3), 485–490.
https://jurnal.academiacenter.org/index.php/IJCD/article/view/901
United Nations Committee of Experts on Global Geospatial Information Management (UN-GGIM). (2020). Future trends in geospatial information management. United Nations. https://ggim.un.org
Wahyuzan, A. P., Purba, D. E., Azzahra, M. R., & Nasirwan, N. (2023). Implementasi E-Government dalam Mewujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Sistem Pemerintahan Modern: Kajian Literatur di Kota Medan. Journal of Accounting, Finance, Taxation, and Auditing (JAFTA), 5(2).
https://journal.maranatha.edu/index.php/jafta/article/view/8595
Zou, L., Song, Y., & Cervone, G. (2024). Geospatial big data: theory, methods, and applications. Annals of GIS, 30(4), 411-415.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.










