STRATEGI GURU PENDIDIKAN PANCASILA DALAM MENINGKATKAN MORALITAS SOSIAL SISWA DI SMP NEGERI 1 TUHEMBERUA

Authors

  • Erniwati Gea FKIP, Universitas Nias
  • Fatiani Lase FKIP, Universitas Nias
  • Adrianus Bawamenewi FKIP, Universitas Nias
  • Hendrikus Otniel Nasozaro Harefa FKIP, Universitas Nias

DOI:

https://doi.org/10.51878/strategi.v6i4.15948

Keywords:

Moralitas Siswa, Pendidikan Pancasila, Strategi Guru

Abstract

ABSTRACT

The decline in social morality among adolescents poses a challenge in education, as it may be reflected in a lack of discipline, low levels of responsibility, and insufficient respect for others. Through Pancasila Education, schools play a role in shaping students’ character and improving their social morality. This study aims to describe the strategies employed by Pancasila Education teachers to improve students’ social morality and to identify the supporting and inhibiting factors at SMP Negeri 1 Tuhemberua. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design. The informants consisted of the school principal, a Pancasila Education teacher, and seventh-grade students at SMP Negeri 1 Tuhemberua, with a total of five informants. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that teachers’ strategies for improving students’ social morality include role modeling, the habituation of positive behaviors, the use of varied teaching methods, and positive reinforcement through appreciation of students’ behavior and achievements. The inhibiting factors include differences in students’ characteristics, the influence of family and community environments, and low intrinsic motivation among some students. Efforts to overcome these challenges include character development through religious activities, linking learning materials to real-life moral issues, and fostering collaboration among schools, parents, and the community. This study emphasizes that improving students’ social morality requires the consistent implementation of character education strategies and sustained support from their surrounding environments.

ABSTRAK

Penurunan moralitas sosial di kalangan remaja menjadi tantangan dalam dunia pendidikan karena dapat tercermin melalui perilaku kurang disiplin, rendahnya tanggung jawab, dan kurangnya sikap saling menghargai. Sekolah melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila memiliki peran dalam membentuk karakter dan meningkatkan moralitas sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Pancasila dalam meningkatkan moralitas sosial siswa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di SMP Negeri 1 Tuhemberua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru PPKn, dan siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tuhemberua, dengan jumlah keseluruhan 5 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam meningkatkan moralitas sosial siswa dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan perilaku positif, penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, serta pemberian penguatan positif berupa apresiasi terhadap perilaku dan pencapaian siswa. Faktor penghambat meliputi perbedaan karakter siswa, pengaruh lingkungan keluarga dan masyarakat, serta rendahnya motivasi internal sebagian siswa. Upaya mengatasi kendala tersebut dilakukan melalui pembinaan karakter dalam kegiatan keagamaan, pengaitan materi pembelajaran dengan kasus moral dalam kehidupan sehari-hari, serta kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan moralitas sosial siswa memerlukan penerapan strategi pendidikan karakter secara konsisten dan dukungan lingkungan yang berkesinambungan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adyaturohman, A. F., Kusuma, G. C., Fitri, H. N., Hermawan, N. A., Amelia, N. P., Amanda, T. L., & Supriyono, S. (2025). Nilai Pancasila sebagai landasan moral dalam membangun karakter generasi muda di era globalisasi. Jurnal Cakrawala Pendidikan dan Biologi, 2(1), 1–7. https://ejournal.aripi.or.id/index.php/jucapenbi/article/view/134

Ananda, M., Pohan, S., & Harahap, R. (2024). Strategi mengajar guru dalam pembentukan moral siswa pada mata pelajaran PKn di kelas X SMA Negeri 8 Padangsidimpuan. Jurnal Kewarganegaraan, 3(2), 179–184. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/kwn/article/view/2127

Anggraini, D. N., & Sopianingsih, P. (2023). The effectiveness of school-family partnerships on students' character and mental recovery. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 8(1), 64–73. https://doi.org/10.21067/jmk.v8i1.8240

Asriadi, M. A., Hadi, S., Istiyono, E., & Retnawati, H. (2023). Does differentiated instruction affect learning outcome? Systematic review and meta-analysis. Journal of Pedagogical Research, 7(5), 18–33. https://doi.org/10.33902/JPR.202322021

Bacchini, D., De Angelis, G., Dragone, M., Esposito, C., & Affuso, G. (2021). Individual and environmental correlates of adolescents’ moral decision-making in moral dilemmas. Frontiers in Psychology, 12, Article 770891. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.770891

Berkowitz, M. W. (2022). Implementing and assessing evidence-based character education. Journal of Education, 202(2), 191–197. https://doi.org/10.1177/00220574211026908

Epstein, J. L., Sanders, M. G., Sheldon, S. B., Simon, B. S., Salinas, K. C., Jansorn, N. R., Van Voorhis, F. L., Martin, C. S., Thomas, B. G., Greenfeld, M. D., Hutchins, D. J., & Williams, K. J. (2019). School, family, and community partnerships: Your handbook for action (4th ed.). Corwin.

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075

Faturahma, A., Muhti, F. A., & Rahmi, L. (2025). Strategi guru dalam mengajarkan pendidikan nilai moral pada siswa sekolah dasar. GARUDA: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat, 3(2), 81–90. https://doi.org/10.59581/garuda.v3i2.4973

Febriana, & Kabatiah, M. (2025). Strategi guru Pendidikan Pancasila dalam membangun tanggung jawab moral siswa melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila di kelas 11 SMA N 2 Percut Sei Tuan TA 2024/2025. Jurnal Dunia Pendidikan, 6(3), 1011–1028. https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JURDIP/article/view/4599

Lickona, T. (2012). Mendidik untuk membentuk karakter: Bagaimana sekolah dapat mengajarkan sikap hormat dan tanggung jawab (J. A. Wamaungo, Penerj.). Bumi Aksara.

Malahati, F., Ultavia, A. B., Jannati, P., Qathrunnada, & Shaleh. (2023). Kualitatif: Memahami karakteristik penelitian sebagai metodologi. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 341–348. https://doi.org/10.46368/jpd.v11i2.902

Miftahusalimah, P. L., Yulizah, Y., Rosmalina, E., Sari, F., & Samitra, D. (2025). Disiplin positif pada implementasi Kurikulum Merdeka sebagai strategi dalam menumbuhkan karakter disiplin peserta didik. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 209–222. https://www.jurnalp4i.com/index.php/learning/article/view/4331

Monalisa. (2022). Implementasi pengembangan karakter berbasis Pancasila melalui pendidikan kewarganegaraan. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 1(1), 16-22. https://doi.org/10.31004/jpion.v1i1.6

Murdiyono, M. (2024). Implementasi perencanaan pembelajaran untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Jurnal Penabiblos, 15(2). https://doi.org/10.61179/jurnalpenabiblos.v15i2.624

Purwati, Japar, M., Qomariyah, L., & Tentama, F. (2024). Moral knowing, moral feeling, and moral action in reflecting moral development of students in junior high school. International Journal of Evaluation and Research in Education, 13(3), 1602–1609. https://doi.org/10.11591/ijere.v13i3.25499

Rahmasari, D. (2023). Strategi mengajar guru dalam meningkatkan minat belajar siswa. Jurnal Citra Pendidikan, 3(3), 1075–1079. https://jurnal.citrabakti.ac.id/index.php/jcp/article/view/1831

Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.

Smets, W., De Neve, D., & Struyven, K. (2022). Responding to students’ learning needs: How secondary education teachers learn to implement differentiated instruction. Educational Action Research, 30(2), 243–260. https://doi.org/10.1080/09650792.2020.1848604

Subandiyah, H., Nasrullah, R., Ramadhan, R., Supratno, H., Raharjo, R. P., & Lukman, F. (2025). The impact of differentiated instruction on student engagement and achievement in Indonesian language learning. Cogent Education, 12(1), Article 2516378. https://doi.org/10.1080/2331186X.2025.2516378

Susilawati, E., & Widagdo, G. S. (2024). Pendidikan kewarganegaraan dan pembangunan karakter: Membentuk warga negara yang berintegritas. IBLAM Law Review, 4(2), 191–196. https://doi.org/10.52249/ilr.v4i2.509

Tomlinson, C. A. (2017). How to differentiate instruction in academically diverse classrooms (3rd ed.). ASCD.

Yuliastina, Y., Ismail, M., Alhadika, M., & Zubair, M. (2024). Strategi guru PPKn dalam mengembangkan karakter disiplin siswa kelas VII di SMPN 3 Woja. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(3), 137–144. https://doi.org/10.51878/social.v4i3.3231

Downloads

Published

2026-10-24

How to Cite

Gea, E., Lase, F., Bawamenewi, A., & Harefa, H. O. N. (2026). STRATEGI GURU PENDIDIKAN PANCASILA DALAM MENINGKATKAN MORALITAS SOSIAL SISWA DI SMP NEGERI 1 TUHEMBERUA. STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi Dan Model Pembelajaran, 6(4), 1524–1539. https://doi.org/10.51878/strategi.v6i4.15948

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.