PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SMA NEGERI 1 LAHEWA
DOI:
https://doi.org/10.51878/strategi.v6i4.16173Keywords:
Kritis, Pendidikan Kewarganegaraan, Value Clarification Technique (VCT)Abstract
ABSTRACT
This study was motivated by the low critical thinking skills of students in Civics Education at SMA Negeri 1 Lahewa, which was attributed to a learning process still dominated by lecture-based methods. This study aimed to determine the implementation of the Value Clarification Technique (VCT) learning model and students’ critical thinking skills following its implementation. The study was conducted in Class X-1 at SMA Negeri 1 Lahewa during the first semester of the 2026/2027 academic year, involving 36 students. The research employed a Classroom Action Research (CAR) method, with observation sheets, questionnaires, and documentation used as research instruments and data collection techniques. The results showed that implementing the VCT learning model improved learning activities and students’ critical thinking skills. The average teacher activity score increased from 61.53% in Cycle I to 80.76% in Cycle II, while the average student activity score increased from 63.96% to 82.22%. Improvements in critical thinking skills were reflected in students’ abilities to understand and analyze problems, express opinions supported by logical reasoning, propose solutions, respect others’ opinions, and draw conclusions based on discussion outcomes. Furthermore, the questionnaire results in Cycle II reached an average of 83.96%, categorized as very good, indicating positive student responses to the implementation of the VCT learning model. Therefore, the VCT learning model can serve as an alternative approach to improving students’ critical thinking skills in Civics Education.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMA Negeri 1 Lahewa akibat pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dan kemampuan berpikir kritis siswa setelah penerapan model tersebut. Penelitian dilaksanakan di kelas X-1 SMA Negeri 1 Lahewa pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan subjek sebanyak 36 siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan instrumen dan teknik pengumpulan data berupa observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran VCT dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis siswa. Rata-rata aktivitas guru meningkat dari 61,53% pada Siklus I menjadi 80,76% pada Siklus II, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 63,96% menjadi 82,22%. Peningkatan kemampuan berpikir kritis terlihat dari kemampuan siswa dalam memahami dan menganalisis permasalahan, mengemukakan pendapat disertai alasan logis, memberikan solusi, menghargai pendapat orang lain, serta menarik kesimpulan berdasarkan hasil diskusi. Selain itu, hasil angket pada Siklus II mencapai rata-rata 83,96% dengan kategori baik sekali, yang menunjukkan tanggapan positif siswa terhadap penerapan model pembelajaran VCT. Dengan demikian, model pembelajaran VCT dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.
Downloads
References
Ahyar, D. B., Prihastari, E. B., Rahmadsyah, Setyaningsih, R., Rispatiningsih, D. M., Yuniansyah, Zanthy, L. S., Fauzi, M., Mudrikah, S., Widyaningrum, R., Falaq, Y., & Kurniasari, E. (2021). Model-model pembelajaran. Pradina Pustaka.
Apriliah, S., & Tirtono, F. (2025). Pengaruh model pembelajaran VCT berbasis literasi budaya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. PACIVIC: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(2), 253-265. https://doi.org/10.36456/p.v5i2.10350
Ariadila, S. N., Silalahi, Y. F. N., Fadiyah, F. H., Jamaludin, U., & Setiawan, S. (2023). Analisis pentingnya keterampilan berpikir kritis terhadap pembelajaran bagi siswa. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(20), 664–669. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/5151
Aulianisyah, R., Budiharti, R., & Fauzi, A. (2022). Penerapan strategi pembelajaran flipped classroom untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI. Jurnal Sains Edukatika Indonesia, 4(2). https://jurnal.uns.ac.id/jsei/article/view/70942
Auliati, S. M. A., Rizal, M. S., Nurmalina, Syahrial, & Joni. (2025). Pengaruh model pembelajaran Value Clarification Technique terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada pelajaran Pendidikan Pancasila. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4). https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/34474
Cahyono, C., Sukarliana, L., & Mulyana, D. (2021). Penerapan model pembelajaran inquiry dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 6(1), 161–171. https://doi.org/10.36805/civics.v6i1.1296
Gustianingrum, R. A., Murni, A., & Maimunah. (2023). Analisis kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam menunjang penguatan Profil Pelajar Pancasila. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 6, 465–470. https://journal.unnes.ac.id/sju/prisma/article/view/66908
Hasanah, W., Anderson, I., & Simaremare, T. P. (2025). Analisis kesulitan guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMA Negeri 17 Tebo. PACIVIC: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(1), 60-77. https://doi.org/10.36456/p.v5i1.10165
Indahwati, C., Sanjaya, D. B., & Suastra, I. W. (2025). Implementation and development needs for problem-based Value Clarification Technique (VCT) model: Boosting grade 4 student’s learning interest and critical thinking. Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research, 7(2), 234–246. https://doi.org/10.33292/petier.v7i2.300
Karo, S. M., & Putri, J. R. (2026). Integrasi pendidikan nilai dalam PPKn melalui model Value Clarification Technique (VCT) untuk mengatasi krisis moral digital pada peserta didik. Jurnal Basicedu, 10(2), 584–594. https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/10482
Mayassari, F., Nugroho, W., & Puspasari, Y. (2023). Pengaruh penerapan Value Clarification Technique (VCT) berbantuan modul ajar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(4), 2231–2238. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i4.5914
Mukhlisotin, F. A. (2022). Pengaruh model pembelajaran Project Citizen terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 7(1), 214–227. https://journal2.um.ac.id/index.php/jppk/article/view/20381
Nurfaizah, A. P., Nurfitriani, & Syamsuddin, A. F. (2023). The effect of Value Clarification Technique learning model on critical thinking ability in PKn subject in V grade SDN 047 Inpres Baurung, Polewali Mandar. International Journal of Elementary School Teacher, 3(1), 51–56. https://doi.org/10.70713/ijest.v3i1.42755
Putri, E. P., Rizal, M. S., Aprinawati, I., Nurhaswinda, N., & Fadhilaturrahmi. (2023). Penerapan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V sekolah dasar. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 10(4), 289–300. https://doi.org/10.69896/modeling.v10i4.1869
Ramadhani, A. S., Ruzana, A., Lestari, M. I., Nasroellah, N. F., & Fauzi, I. (2026). Analisis pola implementasi siklus penelitian tindakan kelas dalam tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi: Tinjauan literatur sistematis. Jurnal Ilmiah Multidisipin, 4(5), 447–457. https://doi.org/10.60126/jim.v4i5.1535
Raths, L. E., Harmin, M., & Simon, S. B. (1966). Values and teaching: Working with values in the classroom. Charles E. Merrill Books.
Sirait, R. (2023). Penerapan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) untuk meningkatkan kejujuran dan prestasi belajar. Diadik: Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 13(1), 164-173. https://journal.unib.ac.id/diadik/article/view/27526
Subarjo, M. D. P., Suarni, N. K., & Margunayasa, I. G. (2024). Analisis penerapan pendekatan teori belajar konstruktivisme pada kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(1), 313–318. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i1.834
Sugiyarti, S., & Patmisari, P. (2024). Peran guru PPKn dalam implementasi Profil Pelajar Pancasila dimensi bernalar kritis. Jurnal Metaedukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 6(1), 1–7. https://doi.org/10.37058/metaedukasi.v6i1.9642
Widiana, I. W. (2022). Model pembelajaran Value Clarification Technique dan pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 5(2), 179-188. https://doi.org/10.23887/jp2.v5i2.48841
Widiatmaka, P. (2022). Perkembangan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di dalam membangun karakter bangsa peserta didik. Civic Edu: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 5(1). https://journal.unpas.ac.id/index.php/civicedu/article/view/5979
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Noverlin Lase, Anugerah Tatema Harefa, Adrianus Bawamenewi, Fatiani Lase

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













