STRATEGI GURU PAI DALAM MENGATASI PERILAKU NEGATIF SISWA DI SD NEGERI
DOI:
https://doi.org/10.51878/strategi.v6i4.15457Keywords:
Strategi Guru PAI, Perilaku Negatif Siswa, Pendidikan Agama IslamAbstract
This study aims to describe students' negative behavior, its contributing factors, and the strategies employed by Islamic Religious Education (IRE) teachers to address such behavior at SD Negeri 1 Karangrejo, Boyolangu District. This study employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, interviews with the principal, IRE teacher, and students, as well as documentation. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing, with data validity established through source and technique triangulation. The results showed that the most prominent negative behaviors during learning included talking while the teacher was explaining, disturbing classmates, paying insufficient attention, excessive joking, leaving and entering the classroom without permission, and failing to complete assignments. These behaviors were mainly influenced by peer influence, low learning discipline, limited attention to learning activities, an unconducive classroom environment, and insufficient parental attention and supervision. The dominant strategies employed by the IRE teacher included personal approaches, advice and warnings, discipline habituation, engaging learning activities, and cooperation with parents. Personal approaches and discipline habituation played an important role in helping students recognize inappropriate behavior and develop more orderly conduct. These findings indicate that addressing students' negative behavior requires consistent and collaborative guidance involving teachers, schools, and parents.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku negatif siswa, faktor penyebabnya, serta strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasinya di SD Negeri 1 Karangrejo Kecamatan Boyolangu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru PAI, dan siswa, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku negatif siswa yang paling tampak selama pembelajaran meliputi berbicara sendiri, mengganggu teman, kurang memperhatikan guru, bercanda berlebihan, keluar masuk kelas tanpa izin, dan tidak mengerjakan tugas. Perilaku tersebut terutama dipengaruhi oleh pengaruh teman sebaya, rendahnya disiplin belajar, kurangnya perhatian terhadap pembelajaran, kondisi kelas yang kurang kondusif, serta kurangnya perhatian dan pengawasan orang tua. Strategi guru PAI yang dominan dilakukan melalui pendekatan personal, nasihat dan teguran, pembiasaan disiplin, pembelajaran yang menarik, serta kerja sama dengan orang tua. Pendekatan personal dan pembiasaan disiplin menjadi bagian penting dalam membantu siswa memahami kesalahan dan membangun perilaku yang lebih tertib. Temuan ini menunjukkan bahwa penanganan perilaku negatif siswa memerlukan pembinaan yang konsisten dan kolaboratif antara guru, sekolah, dan orang tua.
Downloads
References
Adytia, I., Meutia, M., Hanifah, I. A., & Indriana, I. (2026). Dinamika pengetatan anggaran, kinerja, dan peran partisipasi dalam organisasi. CV Eureka Media Aksara.
Akmal, A., & Hos, J. (2026). Peran tokoh adat dalam mengatur kehidupan sosial masyarakat Desa Lasuai Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. TheJournalish: Social and Government, 7(1), 70–76. https://doi.org/10.55314/tsg.v7i1.1090
Azzahrani, A. F., & Nofriah, A. (2026). Analisis potensi manusia dalam kajian filsafat pendidikan Islam. IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam, 2(1), 111–122. https://doi.org/10.66031/ihsan.v2i1.483
Badriyah, M. S., & Irwan, Y. (2026). Peran guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan akhlak siswa di SMP Negeri 2 Rangsang Pesisir. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.63477/jupendia.v2i1.515
Cahayani, I., Mustari, W. O. M., Nengky, N., Ningsi, R. A., Langsang, H. R., & Haliadi, H. (2026). Peran guru bimbingan konseling dalam meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab siswa SDN 1 Watiginanda. Jurnal Humaniora, Ilmu Sosial, dan Pendidikan, 1(11), 49–58. https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i11.619
Fauzi, A., & Muttaqin, A. I. (2024). Strategi guru pendidikan agama Islam dalam mencegah perilaku verbal bullying. MUMTAZ: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 77–89. https://doi.org/10.69552/mumtaz.v3i2.2630
Ilma, S., & Rofiq, M. (2026). Dramaturgi peran guru dan santri dalam pembentukan otoritas dan keteladanan pendidikan Islam: Studi kualitatif library research. Jurnal Psikososial dan Pendidikan, 2(1), 601–610. https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3883
Junedin, M., & Mukarom, M. (2026). Pendidikan agama Islam sebagai fondasi pembentukan karakter siswa sekolah dasar: Analisis konseptual berbasis studi kepustakaan. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora, 4(4), 2139–2148. https://doi.org/10.56113/takuana.v4i4.438
Melinda, T. S., Sutiarso, S., & Firdaus, R. (2026). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik pada materi statistika. Jurnal Matematika dan Pendidikan Mandalika, 8(1), 324–335. https://doi.org/10.29303/jm.v8i1.11269
Ode, N., & Raharja, H. F. (2026). Perilaku kenakalan siswa kelas V berdampak terhadap proses belajar di SDN 1 Banaran. Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan, 12(1), 109–121. https://doi.org/10.55933/jpd.v12i1.1091
Palupi, P., Hartono, A., & Abidin, Z. (2026). Hubungan penggunaan media sosial dan aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada remaja. Jurnal Keperawatan, 19(1), 50–69. https://doi.org/10.56586/jk.v19i1.648
Pamungkas, R. P., Widyawati, D. P., Putri, T., & Ummami, D. Z. (2025). Kurangnya etika dan moral pada anak sekolah dasar di era globalisasi. Jurnal Manajemen Informatika & Teknologi, 5(1), 98–105. https://doi.org/10.51903/xggh5427
Parawansah, K. I. (2026). Memahami komunikasi sosial: Front stage dan back stage menurut teori dramaturgi Goffman. Al-Qolamuna: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 3(1), 125–139. https://doi.org/10.71242/8td39d58
Pratama, S., & Fitriani, A. (2026). Peran guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi perilaku merokok siswa jurusan TKR di SMK Negeri 6 Takalar. Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(5), 325–335. https://journal.al-afif.org/index.php/al-ilmiya/article/view/1015
Ramadhani, S. M., Sukma, E., & Kharisma, I. (2026). Dampak penggunaan gadget pada sikap sosial siswa sekolah dasar: Studi literatur. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(2), 218–230. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.13046
Rohiyah, R., & Rohaeni, A. (2026). Peran Guru PAI dalam Membentuk Karakter Siswa Berakhlak Mulia: Analisis Literatur Pendidikan Islam. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 7(2), 317–327. https://doi.org/10.54543/syntaximperatif.v7i2.1017
Saputra, A., Stefanus, Y., & Zebua, A. (2026). Di Balik Topeng Penderitaan: Telaah Etis Teologis Atas Dramaturgi Pura-Pura Miskin. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(4.D), 215-227. Retrieved from https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/14034
Simanjuntak, E., Tamba, K., & Djahi, I. (2026). Bukan anak nakal, mereka hanya sedang belajar membangun koneksi sebelum koreksi melalui disiplin positif. Elex Media Komputindo.
Suryono, D., & Hasanah, N. (2026). Strategi guru Akidah Akhlak dalam meningkatkan kedisiplinan belajar peserta didik di LPI Nurul Iman Kota Jambi. JIEEC (Journal of Islamic Education for Early Childhood), 8(1), 238–250. https://doi.org/10.30587/jieec.v8i1.11646
Utami, T., & Nasution, S. I. (2026). Konseling kelompok dengan pendekatan rational emotive behavior therapy dalam meningkatkan motivasi belajar siswa keluarga broken home. Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 10(1), 113–137. https://doi.org/10.29240/jbk.v10i1.16453
Wongkar, D. J., Sendratari, L. P., & Mudana, I. W. (2025). Interaksi sosial dalam media sosial ditinjau dari teori dramaturgi Erving Goffman: Studi kasus SMA Negeri 4 Tangerang Selatan. Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha, 7(1), 48–58. https://doi.org/10.23887/jpsu.v7i1.92713
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jais Maulana Hardi Riyaur, Muhamad Sidiq Asyhari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













