TANTANGAN DAN PELUANG PEMBANGUNAN WILAYAH PERBATASAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA STUDI DI BIRO TATA PEMERINTAHAN SEKRETARIAT DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5734Keywords:
pembangunan, perbatasan, masyarakatAbstract
Strategic infrastructure development is the foundation of national progress and the main key in efforts to improve people's standard of living. However, the reality on the ground shows that the development process is often uneven, leaving gaps between regions. Departing from these problems, this study focuses on analyzing in depth the dynamics and problems of development in the border area between the Special Region of Yogyakarta (DIY) and Central Java. This study uses a descriptive qualitative method to describe the phenomenon narratively. An important stage in this study is the data validation process which is carried out strictly through credibility, transferability, dependency, and certainty tests to ensure the validity of the findings. The results of the study revealed several key facts: there are eight stages in the development of border areas; local communities face complex problems in various aspects of life; and the issue of improving welfare is still a strategic priority. Furthermore, it was found that strengthening the local economy is the main target of the development program, especially along the southern coastline which is in great need of basic infrastructure and economic empowerment to increase mobility and regional growth. This study concludes that an integrated and participatory border development strategy is needed, with a primary focus on strengthening the local economy and fulfilling basic infrastructure as a solution to overcome disparities and realize sustainable community welfare.
ABSTRAK
Pembangunan infrastruktur strategis merupakan fondasi kemajuan bangsa dan kunci utama dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa proses pembangunan seringkali belum merata, menyisakan kesenjangan antarwilayah. Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian ini berfokus untuk menganalisis secara mendalam dinamika dan problematika pembangunan di wilayah perbatasan antara Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menguraikan fenomena secara naratif. Tahapan penting dalam penelitian ini adalah proses validasi data yang dilakukan secara ketat melalui uji kredibilitas, keteralihan, kebergantungan, dan kepastian untuk menjamin keabsahan temuan. Hasil penelitian mengungkap beberapa fakta kunci: terdapat delapan tahapan dalam pembangunan wilayah perbatasan; masyarakat setempat menghadapi masalah yang kompleks dalam berbagai aspek kehidupan; dan isu peningkatan kesejahteraan masih menjadi prioritas strategis. Lebih lanjut, ditemukan bahwa penguatan ekonomi lokal menjadi sasaran utama program pembangunan, khususnya di sepanjang garis pantai selatan yang sangat membutuhkan infrastruktur dasar dan pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan mobilitas serta pertumbuhan wilayah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan strategi pembangunan perbatasan yang terpadu dan partisipatif, dengan fokus utama pada penguatan ekonomi lokal dan pemenuhan infrastruktur dasar sebagai solusi untuk mengatasi disparitas dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Downloads
References
Akbar, R. R. A., & Komarudin, K. (2018). Pengembangan video pembelajaran matematika berbantuan media sosial Instagram sebagai alternatif pembelajaran. Desimal: Jurnal Matematika, 1(2), 209. https://doi.org/10.24042/djm.v1i2.2343
Budianta, A. (2010). Pengembangan wilayah perbatasan sebagai upaya pemerataan pembangunan wilayah di Indonesia. 8(1), 72–82.
Cahyono, A. E., & Indrayani, L. (2020). Strategy of developing local economy based on regional superior commodities. International Journal of Economics and Finance, 12(7), 11. https://doi.org/10.5539/ijef.v12n7p11
Djohani, R. (2003). Partisipasi, pemberdayaan dan demokrasi komunitas. Studio Driya Media.
Herlina, H., et al. (2020). The development of community-based ecotourism in border area of Sambas Regency. SOCA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 14(3), 482. https://doi.org/10.24843/soca.2020.v14.i03.p10
Mamintada, J. E. (2017). Makna pembangunan kawasan perbatasan Indonesia Filipina bagi masyarakat Miangas. Jurnal Ilmiah Society, 10(20).
Nurdin, A. H. M. (2018). Integrasi sistem perencanaan partisipatif, teknokratif, dan politis dalam perencanaan dan penganggaran program pemberdayaan ekonomi masyarakat kota. Jurnal Manajemen Pemerintahan, 4(1). http://ejournal.ipdn.ac.id/index.php/JMP/article/view/190
Paramita, M., et al. (2018). Peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal. Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 19. https://doi.org/10.30997/qh.v4i1.1186
Peraturan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pembangunan Wilayah Perbatasan di Daerah Istimewa Yogyakarta. (2020).
Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 55 Tahun 2023 tentang Pengoordinasian dan Penyelarasan Pembangunan Wilayah Perbatasan. (2023).
Ramadhan, A., & Mazhi, K. Z. (2022). Kajian daya dukung lahan perkotaan dalam rangka optimalisasi penataan ruang Kota Bandung. Journal of Regional and Rural Development Planning, 6(3), 212. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2022.6.3.212-232
Riyadi, & Bratakusumah, D. S. (2005). Perencanaan pembangunan daerah. PT Gramedia Pustaka Utama.
Soetrisno, B. (2018). Perbatasan dan pembangunan daerah. PT Raja Grafindo Persada.
Sudiar, S. (2015). Pembangunan wilayah perbatasan negara, gambaran tentang strategi pengelolaan kawasan perbatasan darat di Provinsi Kalimantan Utara. 3(4).
Susilo, R. K. D., & Dharmawan, A. S. (2022). PAR practice for the development of applied sociology in Indonesia. In Proceedings of the 1st International Conference on Social, Applied Science, and Technology in Home Economics (ICONHOMECS 2021). https://doi.org/10.2991/assehr.k.220302.025
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. (2007).
Valentina, A., & Elsera, M. (2023). Analisis ketahanan sosial masyarakat “Nusantara” dalam pembangunan ibukota negara. Jurnal Sosiologi Andalas, 9(1), 39. https://doi.org/10.25077/jsa.9.1.37-50.2023
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













