SINERGI PEMBINAAN KEWIRAUSAHAAN BAGI PEMUDA DI KABUPATEN SLEMAN

Authors

  • Endang Dwi Ratnasari Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD” Yogyakarta
  • R. Widodo Triputro Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD” Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9721

Keywords:

Sinergi, pembinaan, wirausahawan muda

Abstract

Entrepreneurship development for youth is crucial to welcoming the Golden Indonesia Era in 2045, ensuring that this era brings benefits in the form of increased national economic development. Youth are expected to contribute to the nation's economic independence. Capacity building through entrepreneurship development is carried out so that young people are no longer dependent on job providers but are instead able to become entrepreneurs. Entrepreneurship development for youth is certainly the responsibility of all parties, especially local governments through authorized regional apparatus. In 2024, Sleman Regency received the "Kabupaten Layak Wiramuda" or "Young Entrepreneur" award from the Ministry of Youth and Sports. This achievement demonstrates the local government's role in fostering entrepreneurship. However, youth entrepreneurship development still faces various challenges, such as limited skills, access to capital, unstable psychological conditions of young people, and a lack of ongoing mentoring. This study uses qualitative research methods to describe the synergy between several Regional Government Organizations (OPDs) in fostering entrepreneurship for young entrepreneurs. The aim is to analyze the synergy of entrepreneurship development for young people involving several regional government organizations (OPDs). The results of the study indicate that comprehensive synergy between Regional Government Organizations (OPDs) in fostering entrepreneurship for young people can increase the number of young entrepreneurs in Sleman Regency. This synergy in fostering entrepreneurship can provide more facilities for entrepreneurs, ranging from training, business permit services, even market access and business networks. Challenges in fostering entrepreneurship for young entrepreneurs include the clarity of the division of roles between Regional Government Organizations (OPDs) and the intensity of coordination.

ABSTRAK

Pembinaan kewirausahaan bagi pemuda penting dilakukan untuk menyongsong Indonesia Emas tahun 2045 agar era tersebut membawa keuntungan berupa kenaikan pembangunan ekonomi nasional. Pemuda diharapkan mampu berkontribusi dalam kemandirian ekonomi suatu bangsa. Peningkatan kapasitas berupa pembinaan kewirausahaan dilakukan agar pemuda tidak lagi tergantung pada penyedia pekerjaan, melainkan mampu berwirausaha. Pembinaan kewirausahaan bagi pemuda tentu menjadi tanggungjawab semua pihak, terutama pemerintah daerah melalui perangkat daerah yang berwenang. Tahun 2024 Kabupaten Sleman mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Wiramuda atau Wirausaha Muda oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, prestasi ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah telah berperan dalam pembinaan kewirausahaan tersebut. Namun, pengembangan kewirausahaan pemuda masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan keterampilan, akses permodalan, kondisi psikis pemuda yang belum stabil, serta kurangnya pendampingan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menggambarkan sinergi beberapa Organisai Perangkat Daerah (OPD) dalam pembinaan kewirausahaan bagi wirausaha muda. Tujuannya untuk menganalisis sinergi pembinaan kewirausahaan bagi pemuda yang melibatkan beberapa organisasi pemerintah daerah (OPD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antar Organisai Perangkat Daerah (OPD) dalam pembinaan kewirausahaan bagi pemuda yang dilakukan secara komprehensif mampu meningkatkan jumlah wirausahawan muda di Kabupaten Sleman. Sinergi pembinaan kewirausahaan mampu memberikan fasilitasi lebih bagi para wirausahawan mulai dari pelatihan, pelayanan ijin berusaha, bahkan akses pasar dan jejaring usaha. Tantangan dari sinergi pembinaan kewiraushaan bagi wirausahawan muda yakni ketegasan dalam pembagian peran antar Organisai Perangkat Daerah (OPD dan keintensifan koordinasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amarisa, Y., Hasibuan, I. K., Keling, M., & Nasution, Y. M. (2023). Pengembangan keterampilan kewirausahaan pada remaja muda. Sharing Journal of Islamic Economics Management and Business, 2(2), 105. https://doi.org/10.31004/sharing.v2i2.21486

Azizah, N., & Azizah, N. (2024). Peran dinamis generasi muda dalam mendorong partisipasi politik di Indonesia. Resolusi Jurnal Sosial Politik, 7(2), 90. https://doi.org/10.32699/resolusi.v7i2.8239

Dalengkade, M. N., Silvia, R., Wangka, N. M., Meti, Y., Budiharto, K., & Pujiastuti, D. R. (2025). Pemberdayaan masyarakat desa sail sebagai desa lingkar PT. Antam melalui pembuatan produk wine nanas. COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 428. https://doi.org/10.51878/community.v5i2.7004

Darliani, A., Mauvizar, E., Hayati, H., & Wirda, W. (2024). Pengembangan usaha pada mahasiswa setelah mendapatkan pendidikan kewirausahaan. Journal on Education, 7(1), 3516. https://doi.org/10.31004/joe.v7i1.6542

Gunawan, S. M. I., & Zulfikasari, S. (2025). Perencanaan pembelajaran homeschooling berbasis komunitas pada program Karir Anak Indonesia (KAIN). LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(4), 1881. https://doi.org/10.51878/learning.v5i4.6547

Hamdiah, H., Sukmawati, A., Pasaribu, T. T., Adila, A. P., & Kurniawan, N. S. H. (2025). Pendampingan usaha pemula untuk peningkatan kualitas produk dan promosi digital di Desa Ladang Panjang. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 6294. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2826

Hamid, R. S., Anwar, S. M., Ukkas, I., & Goso, G. (2023). Diversifikasi sebagai strategi keberlanjutan program kewirausahaan berbasis digital. Jurnal Fokus Manajemen Bisnis, 13(1), 1. https://doi.org/10.12928/fokus.v13i1.7303

Hanifawati, T. (2022). Dampak pendidikan kewirausahaan terhadap intensi kewirausahaan melalui mediasi sikap dan Islamic value pada mahasiswa Agribisnis UMBandung. JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan), 6(2). https://doi.org/10.29408/jpek.v6i2.6884

Hannan, A., Endy, M., Anwar, M. Z., Halim, Abd., Marsus, & Khasanah, A. N. (2021). Kajian sosial masyarakat dan pesantren metodologi penelitian keagamaan-interdisipliner.

Harisandi, P., Yahya, A., Mulyanto, H., & Asral, A. (2024). Pendampingan UMKM dalam pembuatan NIB dan pembembangan strategi bisnis yang berkelanjutan di Kec. Purwadadi Kab. Subang. Dinamika, 2(2), 85. https://doi.org/10.56457/dinamika.v2i2.646

Hartono, B., Giovanni, A., Wafa, M. K., Purwanto, M. Z., & Harsono, M. (2026). Peningkatan kapasitas binaan usaha mikro melalui integrated farming dan ekonomi sirkular. COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 175. https://doi.org/10.51878/community.v6i1.8949

Insana, D. R. M., Suseno, I., & Yolanda, Y. (2022). Minat wirausaha mahasiswa berbasis ekonomi kreatif di masa pandemi Covid-19. Sosio E-Kons, 14(1), 45. https://doi.org/10.30998/sosioekons.v14i1.12058

Ismanidar, N., Chandra, R., & Kugurakova, V. (2025). Empowerment through ecoprint training on mugs for PKK women in Gampong Bayeun, East Aceh Regency. Community Empowerment, 10(9), 1836. https://doi.org/10.31603/ce.14618

Kamil, H., Kharisma, E., Churiyah, J., Likhidma, A., Nikmah, I. N. K., & Al-Kahfi, M. S. (2023). Pengembangan sumber daya manusia kerajinan tangan melalui pelatihan dalam upaya meningkatkan UMKM. NAJWA Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 123. https://doi.org/10.30762/najwa.v1i2.248

Karyati, D., Budiman, A., Rohayani, H., & Sunaryo, A. (2020). Model home industri seni: Studi hasil pelatihan pembuatan busana tari dalam membantu kemandirian ekonomi keluarga. Journal of Education Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 3(2), 682. https://doi.org/10.34007/jehss.v3i2.395

Lenas, M. N. J., Rahmatia, R., Zamhuri, M. Y., & Hamrullah, H. (2025). Strategies for reducing unemployment among youth. Dalam Advances in Economics, Business and Management Research (p. 1516). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-758-8_121

Lestari, D. F., Fauzi, A., Purwanto, R. N., Imam, A., Ramadhan, H. M., Nuraeni, A., Iklima, D., Oktapiyana, E., Rahmah, A. N. A., & Samrotul, N. (2025). From local to global: Pendampingan literasi keuangan, digitalisasi pemasaran dan legalitas usaha untuk UMKM berkelanjutan. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 6541. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2834

Milyantono, R. C., Puspita, E. T., Wulandari, A., & Yuliaty, Farida. (2025). Systematic review: Strategi pemberdayaan UMKM berbasis keberlanjutan dari berbagai daerah di Indonesia. Prosiding Seminar Sosial Politik Bisnis Akuntansi dan Teknik, 6, 285. https://doi.org/10.32897/sobat.2024.6.1.4193

Muas, S. A., Busaeri, S. R., & Rasyid, R. (2023). Analisis faktor preferensi konsumen dalam memilih kedai kopi (coffee shop). Wiratani Jurnal Ilmiah Agribisnis, 4(2), 137. https://doi.org/10.33096/wiratani.v4i2.160

Munawarah, R., & Kristanto, A. A. (2022). Alienasi pemuda dalam politik: Peran nilai dan kepercayaan politik pada partisipasi politik pemilih pemula. Psikoborneo Jurnal Ilmiah Psikologi, 10(1), 32. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v10i1.7081

Nurhayati, N. (2025). Digital transformation and legal empowerment of village MSMEs: Kuningan regency case study. Empowerment Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 132. https://doi.org/10.25134/empowerment.v8i02.11885

Puspitawati, N. M. D., & Suari, L. K. A. (2025). Optimalisasi manajemen usaha dalam meningkatkan kinerja toko istana florist di Ubud Gianyar. COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 448. https://doi.org/10.51878/community.v5i2.6973

Rahmadieni, R. Y., Purwanti, E. Y., Parsi, Wahyuni, E. I., & Sari, D. P. (2022). Pemberdayaan kewirausahaan rumah tangga melalui pelatihan kerajinan tangan macrame. Transformatif Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 23. https://doi.org/10.22515/tranformatif.v3i1.5383

Rukmana, A. Y., Harto, B., & Gunawan, H. (2021). Analisis analisis urgensi kewirausahaan berbasis teknologi (technopreneurship) dan peranan society 5.0 dalam perspektif ilmu pendidikan kewirausahaan. JSMA (Jurnal Sains Manajemen dan Akuntansi), 13(1), 8. https://doi.org/10.37151/jsma.v13i1.65

Setiawan, H. D., & Djafar, TB. M. (2023). Partisipasi politik pemilih muda dalam pelaksanaan demokrasi di pemilu 2024.

Sholeh, M., & Yusuf, M. (2020). Dampak positif kegiatan program pengembangan kewirausahaan sebagai upaya meningkatkan daya minat kewirausahaan bagi mahasiswa. E-Dimas Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(2), 132. https://doi.org/10.26877/e-dimas.v11i2.2563

Siswanto, T., & Gusneli, G. (2021). Meningkatkan partisipasi wirausaha pemuda melalui pelatihan dan pembentukan komunitas wirausaha pelajar (wirapelajar) di Ciseeng, Kabupaten Bogor. Intervensi Komunitas, 2(2), 92. https://doi.org/10.32546/ik.v2i2.891

Susiana, A. (2023). Empowerment of poor communities through information technology based entrepreneurship training at Nagari Aia Manggih Utara youth center, Lubuk Sikaping district, Pasaman regency. KOLOKIUM Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 11(3), 1125. https://doi.org/10.24036/kolokium.v11i3.763

Tambak, D. G. P., & Sihite, T. S. (2023). Upaya meningkatkan niat berwirausaha pemuda pemudi di Kelurahan Sidamanik Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun. Manggali, 3(1), 28. https://doi.org/10.31331/manggali.v3i1.2381

Yusra, H., & Sugito, S. (2021). Empowerment of batik tulis groups through the association. MIMBAR Jurnal Sosial dan Pembangunan, 37(1). https://doi.org/10.29313/mimbar.v37i1.6581

Downloads

Published

2026-03-14

How to Cite

Ratnasari, E. D., & Triputro, R. W. . (2026). SINERGI PEMBINAAN KEWIRAUSAHAAN BAGI PEMUDA DI KABUPATEN SLEMAN. SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 338-350. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9721

Issue

Section

Articles