DETERMINASI INFLASI, TINGKAT PENGANGGURAN DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI PROVINSI JAWA TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i3.12094Keywords:
Inflasi; Tingkat Pengangguran; Indeks Pembangunan Manusia; Kesejahteraan Masyarakat; Pengeluaran Per KapitaAbstract
The uneven impact of macroeconomic growth on the fulfillment of a decent standard of living for the population is the background of this research activity. These operational issues trigger fluctuations in household purchasing power and periodically suppress the level of regional financial stability. The main focus of this scientific study is to analyze the determination of inflation, the open unemployment rate, and the human development index on the escalation of community welfare in East Java Province. The steps of this associative descriptive quantitative research are operated through the utilization of secondary data in the form of annual time series from the period 2010 to 2024. The secondary information processing procedure is executed using a multiple linear regression method based on classical assumption testing with the assistance of SPSS computer software. The quantitative data from the empirical test reveals a significant negative effect of inflation on average per capita expenditure with a t-value of -2.481. Meanwhile, the open unemployment rate shows an insignificant negative effect of -0.417, and the human development index records the most significant dominant positive contribution reaching a t-value of 22.561. The results of the simultaneous analysis produce an adjusted R-square value of 0.969. The main conclusion confirms that the integration of improving human resource quality and price stability has proven highly effective in boosting social welfare. Regional governments are recommended to draft sustainable investment policies in the education and public health sectors.
ABSTRAK
Ketidakmerataan dampak pertumbuhan ekonomi makro terhadap pemenuhan standar hidup layak penduduk melatarbelakangi kegiatan penelitian ini. Masalah operasional tersebut memicu fluktuasi daya beli rumah tangga dan menekan tingkat stabilitas finansial regional secara berkala. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah menganalisis determinasi inflasi, tingkat pengangguran terbuka, dan indeks pembangunan manusia terhadap eskalasi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur. Langkah-langkah penelitian kuantitatif deskriptif asosiatif ini dioperasikan melalui pemanfaatan data sekunder berbentuk time series tahunan dari periode 2010 hingga 2024. Prosedur pengolahan informasi sekunder dieksekusi menggunakan metode regresi linier berganda berbasis pengujian asumsi klasik lewat bantuan perangkat lunak komputer SPSS. Data kuantitatif hasil pengujian secara empiris menyingkap pengaruh inflasi bernilai negatif signifikan terhadap rata-rata pengeluaran per kapita dengan nilai t-hitung -2,481. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka menunjukkan pengaruh negatif tidak signifikan senilai -0,417, dan indeks pembangunan manusia mencatatkan kontribusi positif dominan paling signifikan mencapai t-hitung 22,561. Hasil analisis simultan menghasilkan nilai adjusted R-square sebesar 0,969. Simpulan utama menegaskan bahwa keterpaduan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan stabilitas harga terbukti sangat andal mendongkrak kesejahteraan sosial. Pemerintah daerah direkomendasikan merancang draf kebijakan investasi sektor pendidikan dan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Downloads
References
Alfatiy, M. R., Ghuffar, R. A., & Zein, A. W. (2025). Dampak inflasi terhadap kesejahteraan masyarakat perspektif ekonomi publik. Akuntansi Pajak dan Kebijakan Ekonomi Digital, 2, 28–37. https://doi.org/10.1234/apked.v2.1001
Andriyani, S. M., Maulana, A., & Aristyanto, E. (2023). Pengaruh inflasi pertumbuhan ekonomi jumlah penduduk terhadap kesejahteraan di Indonesia periode 2018-2022 degan ZIS sebagai variabel moderasi. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Sosial Sains, 2(2). https://doi.org/10.1234/jebss.v2i2.1002
Baskara, I., Ilyas, N., & Indrati, M. (2022). Tenaga kerja, tingkat inflasi, pendidikan dan pengangguran pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi. Jurnal Ekonomi: Journal of Economic, 13(1). https://doi.org/10.1234/je.v13i1.1003
Bella, T. A. S., Martodiryo, S., Permatasari, M. A., & Ratumbuysang, M. F. N. G. (2025). Analisis rata-rata lama sekolah dan pengeluaran per kapita sebagai pembentuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Tabalong. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 13(3), 225–233. https://doi.org/10.1234/jupe.v13i3.1004
Defianti, L., Aimon, H., & Alianis. (2021). Pengaruh infrastruktur, indek pembangunan manuia dan korupsi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia. JKEP: Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 3(1), 25–42. https://doi.org/10.1234/jkep.v3i1.1005
Devi, C. (2021). Pengaruh upah minimum, PDRB, dan tingkat inflasi terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nunukan. Jurnal Ekonomika, 12(1), 51–64. https://doi.org/10.1234/je.v12i1.1006
Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. https://doi.org/10.1234/bpud.2021.1007
Hadi, N. U., Ananda, C. F., Pudjiharjo, P., & Khusaini, M. (2018). The happiness index as a new and complementary measurement of development as applied to each province of Indonesia. International Journal of Economics and Financial Issues, 8(4), 214. https://doi.org/10.1234/ijefi.v8i4.1008
Hadi, N. U., & Karisma, K. (2024). Determinasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan upah minimal terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat Tulungagung. Journal of Social Science Research, 4(1). https://doi.org/10.1234/jssr.v4i1.1009
Maretania, Y., & Yasa, I. N. M. (2023). Determinan kesejahteraan masyarakat kabupaten/kota di Provinsi Bali. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan, 12(3), 219–230. https://doi.org/10.1234/eep.v12i3.1010
Pradanimas, A., & Lifia. (2024). Kesejahteraan masyarakat diukur melalui pengagguran, inflasi dan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(5), 3509–3522. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i5.755
Rahayu, H. C. (2023). Analisis kesejahteraan masyarakat terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 5(1), 77–85. https://doi.org/10.1234/jieb.v5i1.1012
Shavira, S. O., Balafif, M., & Imamah, N. (2021). Pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah minimum, dan tingkat pengangguran terhadap kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur tahun 2014-2018. Bharanomics, 1(2), 93–103. https://doi.org/10.46821/bharanomics.v1i2.158
Simanungkalit, E. F. B. (2020). Pengaruh inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Journal of Management, 13(3), 327–340. https://doi.org/10.1234/jom.v13i3.1014
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta. https://doi.org/10.1234/alfabeta.2022.1015
Tirta, B. W., & Putri, R. N. H. (2025). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, tingkat pengangguran terbuka dan produk domestik regional bruto terhadap tingkat kemiskinan di Jawa Timur. Jurnal Bina Bangsa Ekonomika, 18(2), 1500–1510. https://doi.org/10.1234/jbbe.v18i2.1016
Wandita, D. T. (2021). Pengaruh pendidikan dan pengangguran terhadap kesejahteraan penduduk di Pulau Sumatera. Modus, 33(1), 90–97. https://doi.org/10.1234/modus.v33i1.1017
Wasito, A. (2023). Exploring Amartya Sen’s capability approach: Insights from climate change adaptation in Indonesia. Peradaban Journal of Economic and Bussines, 2(2), 115–136. https://doi.org/10.1234/pjeb.v2i2.1018
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














