PEREMPUAN SEBAGAI AGEN PENDIDIKAN INFORMAL ANAK DALAM PENGUATAN KARAKTER BERBASIS BUDAYA: STUDI PADA MASYARAKAT ADAT LEGIAN, BALI

Authors

  • Andi Sadriani Universitas Negeri Makassar
  • Syamsu A Kamaruddin Universitas Negeri Makassar
  • Arlin Adam Universitas Mega Buana, Palopo
  • Ahmadin Ahmadin Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.51878/social.v6i2.10043

Keywords:

perempuan, pendidikan informal, karakter anak, budaya lokal, masyarakat adat

Abstract

This study is motivated by the importance of strengthening children’s character based on cultural values amid the rapid pace of modernization, which has the potential to erode local values, particularly within Balinese indigenous communities. The focus of this research is to examine the role of women as agents of informal education in strengthening children’s character based on culture in the indigenous community of Legian, Bali. This study employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, involving women (mothers) as primary informants, as well as community leaders and children as supporting informants. Data analysis was conducted interactively through the processes of data reduction, data display, and conclusion drawing, with validity ensured through source and method triangulation. The findings reveal that women play a central role in children’s informal education through habituation, role modeling, communication, and children’s involvement in cultural practices such as preparing banten (ritual offerings), participating in traditional ceremonies, using the Balinese language, and engaging in social activities such as ngayah (communal voluntary service). Women also function as social controllers and facilitators in maintaining the continuity of cultural values amid the influences of modernization. In conclusion, this study affirms that women are key actors in transmitting cultural values and shaping children’s character in a contextual and sustainable manner. Therefore, they make a significant contribution to cultural preservation and the strengthening of the younger generation’s identity.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afdhal, A. (2023). An examination of traditional customs in Minangkabau leadership tradition: Continuity and changes in the modern era. Publicus Jurnal Administrasi Publik, 1(2), 119. https://doi.org/10.30598/publicusvol1iss2p119-134

Agustiana, A., Rahayu, F. A., Rahmatullah, M. R., Nurfadilah, S., & Suherman, A. (2024). Pendidikan karakter berbasis budaya lokal di kampung adat Cireundeu. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 2(1), 834–842. https://doi.org/10.32672/mister.v2i1.2571

Andrian, M., Kayyis, I. I., Djedjen, & Jenuri. (2024). Systematic literature review: Pendidikan berbasis budaya lokal untuk penguatan karakter siswa. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 1–15. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.35641

Apriliyanti, F., Hanurawan, F., & Sobri, A. Y. (2021). Keterlibatan orang tua dalam penerapan nilai-nilai luhur pendidikan karakter Ki Hadjar Dewantara. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 1. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.595

Berliani, T., & Sari, N. (2026). Efektivitas pendekatan etnopedagogi dalam mengintegrasikan budaya lokal pada pembelajaran pendidikan pancasila. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 258. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9392

Feriyadi, F., Asriati, N., Purnama, S., Sulistyarini, S., & Utami, T. (2026). Implementasi nilai-nilai religius dalam menguatkan civic responsibility siswa SMP Muhammadiyah 2 Pontianak. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(1), 64. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.7977

Garim, I., Latief, N., Amaliah, S., & Garing, J. (2023). Writing with cultural insight: Elevating analytical exposition through local culture and project-based learning. International Journal of Language Education, 7(4). https://doi.org/10.26858/ijole.v7i4.58368

Hastuti, T., & Rohmadi, S. H. (2025). Implementasi 7 kebiasaan anak indonesia hebat di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Arofah 2 Boyolali. MANAJERIAL Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 5(4), 1111. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i4.8049

Ihwani, N. N., Ayu, M. P., Rahma, D., Caturiasari, J., & Wahyudin, D. (2024). Pendidikan karakter berbasis budaya dalam menghadapi tantangan globalisasi. Jurnal Sinektik, 7(2), 120–130. https://doi.org/10.33061/js.v7i2.9156

Jayani, N., Purnama, M., Lidiawati, C., Habibi, S., & Rotari, S. (2026). Akulturasi nilai sosial budaya dalam tradisi tonjokan (hantaran). CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(2), 917. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i2.9331

Lumatalale, L., Tutuarima, F., & Metekohy, L. M. (2026). Makna simbolik tentang peletakan batu pertama rumah adat: Studi etnografi di Negeri Neniari Gunung Kecamatan Taniwel Kabupaten Seram Bagian Barat. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 326. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9726

Manik, S. A. (2024). Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai lokal sebagai upaya membangun karakter siswa di sekolah. Jurnal Kualitas Pendidikan, 2(3), 421–425. https://ejournal.edutechjaya.com/index.php/jkp/article/view/1048

Marian, D. Y. S., Sukiastini, I. G. A. N. K., Yofoby, H., Medlama, M., Ledang, H. B., & Meage, Y. (2026). Etnopedagogi bakar batu: Mengintegrasikan pendidikan dan budaya lokal di Wamena. MANAJERIAL Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 6(1), 375. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i1.9662

Mukhtar, Z., Naimah, N., Selvi, I. D., & AH, N. M. (2023). Implementasi metode gerakan untuk menghafal hadis bagi anak usia dini melalui program parenting. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2067. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.3157

Pertiwi, F., Siregar, H., & Maysara, S. R. (2025). Implementasi pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal di PAUD-nonformal: Studi fenomenologi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(6), 2691. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i6.7563

Pratiwi, M. M. S., Subandi, S., & Adiyanti, M. G. (2020). Faktor eksternal dari orangtua atau faktor internal diri sendiri yang memprediksi emosi moral remaja? Intuisi Jurnal Psikologi Ilmiah, 12(1), 1. https://doi.org/10.15294/intuisi.v12i1.24080

Putri, H. S. M., & Sutriyani, W. (2025). Pengembangan komik etnomatematika untuk meningkatkan hasil belajar siswa SD. SCIENCE Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 5(4), 1945. https://doi.org/10.51878/science.v5i4.7825

Ramdan, A. Y., & Muzakar, A. (2022). Principles in Sasak local wisdom as character education values for children. JPPM (Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat), 9(1), 61. https://doi.org/10.21831/jppm.v9i1.25334

Ramona, N., & Warsani, H. (2024). Pembelajaran mendalam berbasis kearifan lokal untuk peningkatan karakter. Jurnal Kiprah Pendidikan, 3(4), 207–214. https://doi.org/10.33578/kpd.v3i4.439

Rinantas, D. (2022). Pendidikan karakter berbasis budaya lokal dalam pembelajaran sosiologi di SMA. Jurnal Diskursus Pendidikan Sosiologi, 4(1), 1–10. https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jdps/article/view/25923

Rinovian, R., Wahyono, T. T., Riyadi, S., Ibrahim, & Samuji. (2024). Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal sebagai upaya menumbuhkan jiwa nasionalisme. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(2), 101–110. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3325

Rizqi, M., Norhidayani, N., Permata, A. R., Putra, A. P., & Ansari, M. R. (2024). Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan toleransi antar siswa beda agama di tingkat SMP. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 4(2), 85–95. https://doi.org/10.31004/jpion.v4i2.446

Rosyidah, H., Naqiyah, N., & Khusumadewi, A. (2026). Internalisasi nilai-nilai budaya lokal “gulat okol” melalui bimbingan konseling multikultural. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 145. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9384

Setiahati, E., Mirna, I., Agustina, T. M., & Mutoharoh. (2025). Dampak pendidikan karakter berbasis kearifan lokal terhadap pembentukan jati diri siswa: Systematic literature review. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 1–12. https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.41214

Sholikhah, N. (2023). Revitalisasi pendidikan karakter melalui budaya lokal. Koloni, 2(2), 597–606. https://doi.org/10.31004/koloni.v2i2.523

Zulkarnaen, M. (2022). Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di era milenial. Al Ma’arief: Jurnal Pendidikan Sosial dan Budaya, 4(1), 45–55. https://doi.org/10.35905/almaarief.v4i1.2518

Downloads

Published

2026-04-13

How to Cite

Sadriani, A., Kamaruddin, S. A. ., Adam, A. ., & Ahmadin, A. (2026). PEREMPUAN SEBAGAI AGEN PENDIDIKAN INFORMAL ANAK DALAM PENGUATAN KARAKTER BERBASIS BUDAYA: STUDI PADA MASYARAKAT ADAT LEGIAN, BALI . SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 568–579. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.10043

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.