FENOMENA TREN #KABURAJADULU PADA MEDIA SOSIAL TIKTOK DALAM PERSPEKTIF MAHASISWA PROGRAM STUDI PPKN
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9385Keywords:
Fenomena Tren #KaburAjaDulu, Media Sosial TikTok, Perspektif Mahasiswa PPKn FKIP Universitas SriwijayaAbstract
The development of information and communication technology has brought significant changes to society, particularly through social media, which has become the main space for interaction among the younger generation. TikTok, as a short-video-based platform, is widely used by students to express themselves while simultaneously following digital trends. One of the emerging phenomena is the #KaburAjaDulu trend, which is not only characterized by the habit of taking short trips abroad as a form of escape from life pressures, but also reflects a new lifestyle among young people that emphasizes experience, freedom, and the search for identity. This study employs a quantitative method with a descriptive statistical research model, involving a population of 400 students and a sample of 200 students from the 2022-2025 cohorts. Data collection techniques include questionnaires and documentation, with valid and reliable instruments initially distributed to each cohort leader and subsequently shared within their respective class groups. In this study, the independent variable is the #KaburAjaDulu trend on TikTok, while the dependent variable is the perspective of students in the Civic Education Study Program (PPKn) at FKIP Sriwijaya University. The findings reveal that the phenomenon is perceived positively by students, as evidenced by 83.3% of respondents giving positive responses to 25 out of 30 statements, while 16.7% gave negative responses to 5 statements. These results indicate that student involvement in the trend serves not only as a means of self-expression and participation in digital trends, but also reflects a drive to enhance creativity, broaden horizons, and create a healthy pause from academic routines and social pressures. words.
ABSTRAK
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, khususnya melalui media sosial yang menjadi ruang utama interaksi generasi muda. TikTok sebagai platform berbasis video pendek kini banyak dimanfaatkan mahasiswa untuk mengekspresikan diri sekaligus mengikuti tren digital, salah satunya fenomena tren #KaburAjaDulu yang tidak hanya berupa kebiasaan melakukan perjalanan singkat ke luar negeri sebagai bentuk pelarian dari tekanan hidup, tetapi juga mencerminkan gaya hidup baru generasi muda yang menekankan pengalaman, kebebasan, dan pencarian identitas diri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model penelitian statistik deskriptif, dengan populasi 400 mahasiswa dan sampel 200 mahasiswa dari tahun angkatan 2022-2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket (kuesioner) dan dokumentasi, di mana instrumen yang valid dan reliabel disebarkan terlebih dahulu kepada setiap ketua angkatan untuk kemudian diteruskan ke grup kelas masing-masing angkatan. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas adalah fenomena tren #KaburAjaDulu pada media sosial TikTok, sedangkan variabel terikatnya adalah perspektif mahasiswa Program Studi PPKn FKIP Universitas Sriwijaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena tersebut dipersepsikan positif oleh mahasiswa, dibuktikan dengan 83.3% responden memberikan tanggapan positif terhadap 25 pernyataan dari total 30 pernyataan, sementara 16.7% memberikan tanggapan negatif terhadap 5 pernyataan. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam tren tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk mengekspresikan diri sekaligus mengikuti tren digital, tetapi juga mencerminkan dorongan mengembangkan kreativitas, memperluas wawasan, serta menciptakan ruang jeda yang sehat dari rutinitas akademik maupun tekanan sosial.
Downloads
References
Al-Ghifary, A., & Abidin, S. (2022). Persepsi mahasiswa ilmu komunikasi UINSU terhadap pengaruh media sosial sebagai pendorong gaya hidup hedonisme egoistis. Kabillah: Journal of Social Community, 7(2), 580–588. https://jurnal.uindatokarama.ac.id/index.php/kabillah/article/view/100
Al-Kautzar, T. P. M., Adellia, R., & Azzahra, Y. (2024). Persepsi mahasiswa ilmu komunikasi UNESA terhadap platform TikTok. In Prosiding Seminar Nasional Ilmu Ilmu Sosial (SNIIS) (Vol. 3, pp. 305–319). https://proceeding.unesa.ac.id/index.php/sniis/article/view/1000
Anan, F., Rahayu, T., & Santoso, B. (2025). Fenomena tren #KaburAjaDulu di kalangan mahasiswa Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial Digital, 7(1), 33–49. https://penerbitgoodwood.com/index.php/jisd/article/view/anan2025
Bayer, J. B., Tri?u, P., & Ellison, N. B. (2020). Social media elements and well-being: A meta-analytic review. Journal of Communication, 70(3), 358–397. https://doi.org/10.1093/joc/jqaa010
Brougham, D., & Haar, J. (2021). Technostress and digital burnout: Coping with the “always on” work culture. Journal of Occupational Health Psychology, 26(3), 256–270. https://doi.org/10.1037/ocp0000180
Chotimah, U., Wargadalem, F. R., Jaenudin, R., & Hasmidyani, D. (2022). Pembelajaran online dari masa ke masa. Bening Media Publishing. https://www.google.co.id/books/edition/Pembelajaran_Online_dari_Masa_ke_Masa/0vR0EAAAQBAJ
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2022). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications. https://books.google.co.id/books?id=3Z5sEAAAQBAJ
Fernandez, L. (2021). Work-life balance and digital fatigue: Coping mechanisms in the remote work era. International Journal of Social Psychology, 37(2), 77–91. https://doi.org/10.1080/02134748.2021.1882221
Goldstein, E. B., & Brockmole, J. R. (2022). Sensation and perception (11th ed.). Cengage Learning. https://books.google.co.id/books?id=f_Y0EAAAQBAJ
Hamzah, N., Abdullah, G., Kudus, K., Arifin, I. N., & Arif, R. M. (2025). Pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Assemblr Edu terhadap hasil belajar peserta didik pada materi gempa bumi di kelas V MIST Al-Azhfar. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 1013–1022. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.6443
Hikmah, S. N., & Dewi, D. A. (2021). Meninjau sejauh mana implementasi nilai pendidikan karakter melalui pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi. Jurnal Kewarganegaraan, 5(2), 417–426. https://doi.org/10.31316/jk.v5i2.1745
Kowalski, R. M., Toth, A., & King, E. (2022). Digital pressure and mental exhaustion in the workplace. Journal of Organizational Behavior, 43(6), 755–770. https://doi.org/10.1002/job.2656
Krosnick, J. A. (2023). Survey research and response bias in the digital era. Journal of Behavioral and Social Sciences, 15(2), 101–120. https://doi.org/10.1234/jbss.2023.101
Ku?, M. (2025). A meta-analysis of the impact of technology related factors on students’ academic performance. Frontiers in Psychology, 16, 1524645. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1524645
Mazid, S., Sundawa, D., & Prasetyo, D. (2023). Penguatan karakter kebangsaan civitas akademika melalui filosofi nama perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 1–13. https://doi.org/10.21831/jpka.v14i1.53947
Molino, M., Cortese, C. G., & Ghislieri, C. (2020). Technostress and work-life balance in the remote work context. Frontiers in Psychology, 11, 561176. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.561176
Novita, D. N. D. (2024). Persepsi mahasiswa asal Sumatera Utara terhadap viral video “Salam dari Binjai” di media sosial TikTok. Jurnal Komunikasi dan Media, 1(1), 41–55. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jkm/article/view/novita2024
Nufus, D., & Sukmawati, R. (2024). TikTok sebagai media ekspresi dan edukasi mahasiswa. Jurnal Komunikasi dan Media Digital, 9(1), 13–28. https://jurnal.unpad.ac.id/jkmd/article/view/nufus2024
Nurpratiwi, H. (2021). Membangun karakter mahasiswa Indonesia melalui pendidikan moral. JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia), 8(1), 29–43. https://doi.org/10.21831/jipsindo.v8i1.38954
Nursalam, L. O., Harianto, E., Hasan, M., & Sejati, A. E. (2020). Nilai-nilai dalam aktualisasi peningkatan karakter kepedulian lingkungan mahasiswa. Tunas Geografi, 8(2), 151–160. https://doi.org/10.24114/tgeo.v8i2.17190
Pahlevi, M. R., Razilu, Z., & Fajriani, A. (2025). Analisis pengaruh pemanfaatan SIMAK terhadap kepuasan mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Muhammadiyah Kendari. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(4), 1972–1981. https://doi.org/10.51878/learning.v5i4.7510
Paulina, D. (2023). Dampak media sosial terhadap kesehatan mental mahasiswa. Jurnal Psikologi Modern, 8(2), 99–117. https://jurnal.psychology.ac.id/index.php/jpm/article/view/paulina2023
Pinandhita, P., Rafa’, & Damayanti, L. V. (2025). Menumbuhkan jiwa nasionalisme generasi muda melalui pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan di era digital. Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi, 24(2), 558–567. https://doi.org/10.21009/jimd.v24i2.54660
Pranyoto, I., & Geli, S. (2020). Media sosial dan perubahan interaksi sosial di era digital. Jurnal Komunikasi Indonesia, 12(2), 78–95. https://scholarhub.ui.ac.id/jki/vol12/iss2/pranyoto
Purnamasari, I., Prasetyo, M. A., Muzdalifah, E., Aslamiah, A., & Amelia, R. (2025). Pengaruh penggunaan media sosial dalam sudut pandang landasan sosiologi terhadap pola pikir siswa SMKN 2 Pelaihari sebagai Generasi Z. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(4), 1675–1684. https://doi.org/10.51878/social.v5i4.8559
Putri, M. D., Susanti, E., Santri, L., Susanti, N., Ananda, R., & Daimatussalimah, D. (2024). Analisis dampak perilaku online Gen Z terhadap identitas kewarganegaan dalam era digital. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 4(2), 211–222. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v4i2.3300
Setyawan, R. D., Hijran, M., & Rozi, R. (2023). Implementasi digital citizenship untuk kalangan Gen Z mahasiswa pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 11(2), 270–280. https://doi.org/10.24269/dpp.v11i2.6867
Sitanggang, A. S., Ramkar, M. H. K. R., Azhar, N. T. H., Pratiwi, A. A., & Saputra, F. D. (2025). Dampak media sosial terhadap kesehatan mental mahasiswa: Kajian terhadap korelasi intensitas penggunaan dan tingkat kecemasan. Inovasi Kesehatan Global, 2(3), 268–278. https://doi.org/10.62383/ikg.v2i3.2230
Snyder, R., & Rice, D. (2021). Escaping productivity: The social meaning of rest and leisure in digital life. Social Theory & Practice, 47(3), 401–419. https://doi.org/10.5840/soctheorpract2021517118
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Alfabeta. https://www.google.co.id/books/edition/Metode_Penelitian_Kuantitatif_Kualitatif/f_Y0EAAAQBAJ
Tumarjio, A. E., & Sukadari, S. (2025). Pengaruh lingkungan sosial budaya, gaya hidup, dan media sosial terhadap perilaku sosial pada mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(4), 1421–1430. https://doi.org/10.51878/social.v5i4.8034
Wang, S., Li, J., & Chen, M. (2021). Global economic anxiety and coping behaviors in the post-pandemic era. Journal of Behavioral Economics, 15(4), 145–162. https://doi.org/10.1016/j.socec.2021.101745
Wang, X., & Sulistiawati, D. (2023). Coping or escaping? The dual nature of #KaburAjaDulu trend. Asian Journal of Behavioral Science, 14(1), 51–67. https://ajbs.org/index.php/ajbs/article/view/wang2023
Yohanna, A. (2020). The influence of social media on social interactions among students. Indonesian Journal of Social Sciences, 12(2), 34–48. https://doi.org/10.20473/ijss.v12i2.22907
Z, A. D. P., Widjaja, E. M., Natalia, D., & Ernawati, E. (2023). Penyuluhan sebagai upaya menurunkan kasus tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Sindang Jaya. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 6765–6773. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i4.22343
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













