MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI MELALUI PEMBELAJARAN AGAMA KATOLIK PADA SISWA KELAS X SMA SANTO ANTONIUS BANGUN MULIA MEDAN

Authors

  • Oktaviani Regina Sekolah Tinggi Pastoral Santo Bonaventura Keuskupan Agung Medan
  • Mimpin Sembiring Sekolah Tinggi Pastoral Santo Bonaventura Keuskupan Agung Medan

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.11135

Keywords:

Keyakinan Diri, Pendidikan Agama Katolik, Peserta Didik, Pembentukan Karakter

Abstract

ABSTRACT

Self-confidence is an important aspect of adolescent development that influences academic performance, social interaction, and identity formation. However, some students still lack the confidence to ask questions, express opinions, and speak in front of the class. This study aims to analyze the contribution of Catholic Religious Education in strengthening the self-confidence of tenth-grade students at Santo Antonius Bangun Mulia Senior High School, Medan. The study employed a qualitative approach with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The participants consisted of two teachers and ten tenth-grade students. The findings revealed that Catholic Religious Education contributes to strengthening students’ self-confidence through the cultivation of values of love, self-respect, and self-identity. Students became more active in discussions, more willing to ask questions, more confident during presentations, and more comfortable interacting with teachers and peers. The study concludes that the internalization of Catholic Religious Education values plays a significant role in enhancing students’ self-confidence and supporting the development of positive character, while also providing a foundation for more reflective and participatory learning practices in schools.

ABSTRAK

Keyakinan diri merupakan aspek penting dalam perkembangan remaja yang memengaruhi kemampuan akademik, interaksi sosial, dan pembentukan identitas diri. Namun, masih ditemukan peserta didik yang kurang berani bertanya, menyampaikan pendapat, dan tampil di depan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Pendidikan Agama Katolik dalam memperkuat keyakinan diri peserta didik kelas X di SMA Santo Antonius Bangun Mulia Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Partisipan penelitian terdiri atas dua guru dan sepuluh peserta didik kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Katolik berkontribusi dalam memperkuat keyakinan diri peserta didik melalui penanaman nilai kasih, penghargaan terhadap diri, dan pemahaman jati diri. Peserta didik menjadi lebih aktif dalam diskusi, lebih berani bertanya, lebih percaya diri saat presentasi, serta lebih nyaman berinteraksi dengan guru dan teman sebaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Katolik berperan dalam memperkuat keyakinan diri dan mendukung pembentukan karakter positif peserta didik, serta menjadi dasar pengembangan pembelajaran yang lebih reflektif dan partisipatif di sekolah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifah, N., Azzura, N., Nisa, K. K., Utama, M. I., Akbar, M. A., & Azizah, N. (2025). Students’ Self-Confidence in Islamic Religious Education Subject: An Experimentation of the Assure Learning Model. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 7(2), 1056 – 1071. https://doi.org/10.61227/arji.v7i2.420

Almira, J., Syafe’i, I., & Irawan, R. (2025). The Effectiveness of Think Pair Share in Enhancing Students’ Self-Confidence as an Indicator of Learning Independence in Islamic Religious Education at Vocational High Schools. EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 15(2), 699-713. https://journal.stai-ypbwi.ac.id/index.php/elbanat/article/view/743

Azizi, K., Shittu, S. A., & Fawwaz, A. G. (2024). The Relationship between Self-Concept and Self-Confidence in Islamic Religious Education Study Program Students. Jurnal Pendidikan Agama Islam Indonesia (JPAII), 5(2), 50-55. https://doi.org/10.37251/jpaii.v5i2.897

Fadlilatulaila, A. R., & Susilo, M. J. (2025). Jurnal Reflektif sebagai Sarana Peneguhan Niat Belajar dan Pembentukan Kesadaran Metakognitif Siswa. Jurnal Cerdik, 5(1), 93–103. https://doi.org/10.21776/ub.jcerdik.2025.005.01.09

Fulyani, S., & Malasari Ardini, F. (2023). Profil Self Confidence Siswa. JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling, 4(1), 24–31. https://doi.org/10.51875/jiegc.v4i2.259

Galindo-Silva, H., & Herrera-Idarraga, P. P. (2026). Institutions, Education, and Religious Change: Evidence from Colombia. arXiv preprint arXiv:2601.09561.

https://doi.org/10.48550/arXiv.2601.09561

Haira, S., Rahim, A., & Djalia, L. O. S. (2026). Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa dalam Proses Pembelajaran. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1). https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/42314

Husniah, L., Suresman, E., Firmansyah, M. I., & Muthi’ah, F. (2025). Transformational Islamic Religious Education: The Role of Self-Efficacy in the Formation of Students' Religious Character. Mimbar Agama Budaya, 42(1), 198-212. https://doi.org/10.15408/mimbar.v42i1.47185

Istiyono, E., & Febriana, B. W. (2026). Exploring Students perceptions of their learning experience and self efficacy in physics online class with project based learning. arXiv preprint arXiv:2602.13251.

https://doi.org/10.48550/arXiv.2602.13251

Karinna, K., & Tambunan, A. (2026). Pengaruh Internalisasi Nilai-Nilai Serviam melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik terhadap Karakter dan Prestasi Peserta Didik. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 26(1). https://doi.org/10.34150/jpak.v26i1.1048

Kristanti, A. N., Dwilinda, M. M., & Mones, A. Y. (2024). Peningkatan Sikap Percaya Diri Peserta Didik Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Kelas X E SMA Tarakanita Citra Raya. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan dan Agama, 5(2), 1758–1772. https://doi.org/10.55606/semnaspa.v5i2.2213

Marbun, H. F. (2024). Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Katolik melalui Problem Based Learning. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan dan Agama, 5(2). 2703–2731. https://doi.org/10.55606/semnaspa.v5i2.2262

Mau, A. F., & Laiyan, M. T. (2024). Implementasi karakter anak dalam terang iman Katolik. Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama, 2(1), 134-142. https://doi.org/10.55606/jutipa.v2i1.245

Mua, M. M., Sawatu, B. W., & Rado, M. C. (2024). Implementation of Religious Literacy in Shaping the Moral Character of Students. EDUTEC: Journal of Education And Technology, 7(2), 534-547. https://doi.org/10.29062/edu.v7i3.787

Sembiring, M., Simamora, P., & Situmorang, V. M. J. (2026). Penanggulangan Kecemasan Akademik Siswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik . SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah , 6(2), 464–473. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i2.9818

Sembiring, M., Sitanggang, H. U., & Simbolon, E. (2025). Penguatan Kontrol Diri Siswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik . LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(3), 1314–1321. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6640

Sipangkar, I., Ginting, A. W., Sembiring, M., & Sitepu, A. G. (2022). Peran Guru Pendidikan Agama Katolik dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik SMA Swasta St. Maria Kabanjahe. Sapa: Jurnal Kateketik dan Pastoral, 7(1). https://doi.org/10.53544/sapa.v7i1.349

Sitepu, H., Sihotang, D. O., & Waruwu, E. (2024). Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Agama Katolik melalui model pembelajaran Probing-Prompting pada fase D di SMP Santo Antonius Bangun Mulia. VOCAT: Jurnal Pendidikan Katolik, 4(1), 36-45. https://doi.org/10.52075/vctjpk.v4i1.414

Suprobo, F. P., & Laora Seviana, F. (2026). Is inherited faith enough? Transforming generation Z through outcome-based catholic education. International Studies in Catholic Education, 1-27. https://doi.org/10.1080/19422539.2026.2663184

Teti, M. (2022). Implementasi Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran Agama Katolik dalam Meningkatkan Karakter Siswa. In Theos : Jurnal Pendidikan Dan Theologi, 2(9), 286–299. https://doi.org/10.56393/intheos.v2i9.1255

Whitcomb, K. M., Maries, A., & Singh, C. (2023). Progression in Self-Efficacy, Interest, Identity, Sense of Belonging, Perceived Recognition and Effectiveness of Peer Interaction. Research in Science Education, 53(3), 525–539. https://doi.org/10.1007/s11165-022-10068-4

Yabut, H. J., Embalsado, J. V. M., Navarrete, J. S., Geluz, M. M. M., & Montano, R. L. T. (2026). Faith in Action: The Moderating Role of Religious Identity in the Link Between Prayer and Prosocial Behavior. Religions, 17(3), 298. https://doi.org/10.3390/rel17030298

Downloads

Published

2026-06-06

How to Cite

Regina, O., & Sembiring, M. (2026). MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI MELALUI PEMBELAJARAN AGAMA KATOLIK PADA SISWA KELAS X SMA SANTO ANTONIUS BANGUN MULIA MEDAN. PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 6(2), 1381–1390. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.11135

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.