KALAP BELANJA ONLINE : KONTROL DIRI, HARGA DIRI, DAN PEMBELIAN IMPULSIF DEWASA AWAL
Psikologi
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.11752Keywords:
Pembelian Impulsif, Kontrol Diri, Harga Diri, Belanja Online, Dewasa Awal, E-commerceAbstract
The growing use of e-commerce and the convenience of online shopping may increase the tendency toward impulsive buying among young adults. Although the relationships among self-control, self-esteem, and impulsive buying have been widely examined, studies that simultaneously investigate these two psychological factors among young adults in Karawang Regency remain limited. This study aimed to analyze the roles of self-control and self-esteem in predicting online impulsive buying among young adults in Karawang Regency. A quantitative approach with a correlational-predictive design was employed. The participants were 385 young adults aged 20-40 years who actively engaged in online shopping and were selected using convenience sampling. The research instruments consisted of the Impulsive Buying Tendency Scale, Brief Self-Control Scale, and Rosenberg Self-Esteem Scale. The data were analyzed using multiple linear regression. The results showed that self-control and self-esteem simultaneously and significantly predicted online impulsive buying. Partially, both self-control and self-esteem were significant negative predictors of online impulsive buying, with self-esteem showing a more dominant contribution than self-control. Thus, higher levels of self-control and self-esteem were associated with a lower tendency toward online impulsive buying among young adults. These findings strengthen the understanding of the relationship between internal psychological factors and digital consumption behavior and may inform the development of financial education and psychological programs that support wiser purchasing decisions.
ABSTRAK
Meningkatnya penggunaan e-commerce dan kemudahan berbelanja secara daring berpotensi meningkatkan kecenderungan pembelian impulsif pada dewasa awal. Meskipun hubungan antara kontrol diri, harga diri, dan pembelian impulsif telah banyak diteliti, kajian yang menguji kedua faktor psikologis tersebut secara simultan pada dewasa awal di Kabupaten Karawang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kontrol diri dan harga diri dalam memprediksi pembelian impulsif online pada dewasa awal di Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional-prediktif. Partisipan penelitian berjumlah 385 dewasa awal berusia 20-40 tahun yang aktif berbelanja online dan dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Instrumen penelitian terdiri atas Impulsive Buying Tendency Scale, Brief Self-Control Scale, dan Rosenberg Self-Esteem Scale. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri dan harga diri secara simultan memprediksi pembelian impulsif online secara signifikan. Secara parsial, kontrol diri dan harga diri merupakan prediktor negatif yang signifikan terhadap pembelian impulsif online. Harga diri menunjukkan kontribusi yang lebih dominan dibandingkan kontrol diri. Dengan demikian, semakin tinggi kontrol diri dan harga diri, semakin rendah kecenderungan pembelian impulsif online pada dewasa awal. Temuan ini memperkuat pemahaman mengenai keterkaitan faktor psikologis internal dengan perilaku konsumsi digital serta dapat menjadi pertimbangan dalam pengembangan edukasi keuangan dan program psikologis yang mendukung pengambilan keputusan pembelian secara lebih bijak.
Downloads
References
Arisandy, D. (2017). Kontrol diri ditinjau dari impulsive buyying pada belanja online.
Dyatmika, P. B. P., Weliangan, H., & Huda, N. (2023). Impulsive buyimg pada dewasa awaal pengguna shopee paylater ditinjau dari mindfullness. Arjwa: Jurnal Psikologi, 2(4), 179–193. https://doi.org/10.35760/arjwa.2023.v2i4.9060
Efendi, R., Indartono, S., & Sukidjo, S. (2019). The mediation of economic literacy on the effect of self control on imoulsive buying behavior moderated by peers. International Journal of Economics and Financial Issues, 9(3), 98–104. https://www.econjournals.com/index.php/ijefi/article/view/7738
Fani, A. F. A., Nurhikmah, N., & Koanda, N. (2025). Gaya hidup hedonisme terhadap impulsive buying melalui e-commerce pada dewasa awal. Jurnal Psikologi Karakter, 5(1), 120–125. https://doi.org/10.56326/jpk.v5i1.5586
Febriandika, N. R., Utami, A. P., & Millatina, A. N. (2023). Online impulse buying on tiktok platform: evidence from Indonesia. Innovative Marketing, 19(3), 197–210. https://doi.org/10.21511/im.19(3).2023.17
Hasya, E., Hamid, A. N., & Kusuma, P. (2023). Pembelian impulsif melalui online shopping pada remaja akhir ditinjau dari kontrol diri. Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 2, 1193–1201.https://al-haramjournal.id/PESHUM/article/view/2394?articlesBySimilarityPage=32
Lastari, R. (2024). Pengaruh hedonic shopping dan self-esteem terhadap impulsive buying konsumen di Toko Amora Pekanbaru. Jurnal Ekonomi, Manajemen Bisnis, Syariah dan Teknologi, 3(3). https://doi.org/10.62833/embistek.v3i3.139
Lianto, A. L., & Kurniawati, M. (2023). Hubungan antara konformitas dengan perilaku impulsive buying pada dewasa awal. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3, 5817–5828. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/7212
Mariana, S. R., & Susilowati, H. (2025). Pembelian impulsif di era digital: peran live streaming, content marketing, dan ulasan pelanggan online pada pengguna shopee. Journal of Management and Digital Business, 5(2), 495–508. https://doi.org/10.53088/jmdb.v5i2.1776
Muzammil, I. F. S., Utami, A. B., & Rista, K. (2022). Impulsive buying pada perempuan dewasa awal: Bagaimana peranan self-control? INNER: Journal of Psychological Research, 2(3), 385–394. https://aksiologi.org/index.php/inner/article/view/691
Nafeesa, N., & Novita, E. (2021). Hubungan antara harga diri dengan perilaku impulsive buying pada remaja penggemar k-pop. Jurnal Humaniora, 79–86. https://doi.org/10.31294/jc.v21i2.10319
Nasution, F., Wibowo, A., Nasution, T. M. S., & Edith, I. R. (2024). Konsep dasar, ruang lingkup psikologi dewasa dan manula, kondisi dewasa awal. Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan, 1(3), 108–114. https://jurnal.kopusindo.com/index.php/jipk/article/view/479
Prasiwi, F. W., & Laksmiwati, H. (2023). Hubungan antara harga diri dengan perilaku asertif pada siswa kelas VII di Sekolah X. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 10(3), 711–723. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/54555
Pangkaca, N., Rejeki, A., & Sholichah, F. I. (2021). Pengaruh kontrol diri terhadap pembelian impulsif belanja online pada karyawan departement store. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 2(7), 1177–1187. https://doi.org/10.36418/JISS.V2I7.372
Perilianto. (2019). Penelitian kuantitatif untuk psikologi. Pustaka pelajar.
Pratiwi, A., & Rahmasari, D. (2023). Pengaruh konformitas dan regulasi diri terhadap perilaku impulsif membeli pada dewasa awal. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 10(1), 888–896. https://doi.org/10.26740/cjpp.v10i1.55291
Putri, S. M., Ramadhani, A., & Rasyid, M. (2022). Harga diri dan konformitas terhadap pembelian impulsif barang tiruan produk mode pada remaja. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 10(1), 51–68. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v10i1.7105
Rahmadhani, N., & Bakar, R. M. (2023). Pengaruh self-esteem terhadap perilaku pembelian impulsif pada wanita pengguna produk kosmetik. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 2(4), 554–562. https://al-haramjournal.id/PESHUM/article/view/1803?articlesBySimilarityPage=5.
Rosidah, A., & Prakoso, A. F. (2021). Pengaruh literasi ekonomi dan kontrol diri terhadap pembelian impulsif pada mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Apresiasi Ekonomi, 9(3), 275–287. https://itskhatulistiwa.ac.id/ojsapresiasiekonomi/index.php/apresiasiekonomi/article/view/398
Roteng, M. T., & Harsono, Y. T. (2022). Hubungan self-ssteem dan impulsive buying pada produk skincare pengikut akun mention confession di twitter. Flourishing Journal, 2, 704–712. https://doi.org/10.17977/um070v2i112022p704-712
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan r&d. Alfabeta.
Verplanken, B., & Herabadi, A. (2001). Individual differences in impulse buying tendency: Feeling and no thinking. European Journal of Personality, 15(S1), S71–S83. https://doi.org/10.1002/per.423
Wirman, A. R., Nurhikmah, N., & Aditya, A. M. (2025). Positive emotion dan implikasinya terhadap perilaku impulsif belanja online pada dewasa awal. Jurnal Psikologi Karakter, 5(2), 391–398. https://doi.org/10.56326/jpk.v5i2.7088
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syifa Rahma Zhafirah, Lania Murhasih, Holy Greata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














