EKSPLORASI STRATEGI REGULASI EMOSI REMAJA MUSLIM MELALUI AKTIVITAS KEAGAMAAN DI MUSLIMEEN SUKSA SCHOOL

Pendidikan berlatar keagamaan

Authors

  • Nokia Aisy Universitas Yudharta Pasuruan
  • Nanik Kholifah Universitas Yudharta Pasuruan

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.11627

Keywords:

Regulasi Emosi, Remaja Muslim, Pendidikan Islam, Tekanan Akademik, 3T Regions, Keseimbangan Religius

Abstract

ABSTRACT

Adolescents aged 13–16 years are in a complex developmental phase characterized by biological, cognitive, and social changes that often lead to academic and social pressures, particularly in religion-based educational environments that integrate academic demands with religious activities. This study aims to understand adolescents’ subjective experiences in regulating emotions when facing academic and social pressures in a religion-based educational institution. The study employed a qualitative descriptive approach using observation, in-depth interviews, and documentation techniques involving adolescents at Muslimmeen Suksa School, Southern Thailand. The data were analyzed using thematic analysis to identify emotional experiences and emotion regulation strategies used by students. The findings revealed that formal and nonformal religious activities, such as religious learning, Qur’an memorization, and routine worship, played an important role in reducing stress, improving self-control, and fostering emotional calmness among adolescents. The emotion regulation that developed was integrative in nature through the combination of spiritual strategies and nonreligious personal coping strategies. This study concludes that the integration of academic and religious education plays an important role in supporting the emotional balance of Muslim adolescents and can serve as a basis for developing educational and emotional assistance programs in integrated educational environments.


ABSTRAK

Remaja usia 13–16 tahun berada pada fase perkembangan yang kompleks dengan berbagai perubahan biologis, kognitif, dan sosial yang sering kali memunculkan tekanan akademik maupun sosial, terutama dalam lingkungan pendidikan berbasis agama yang memadukan tuntutan akademik dan aktivitas keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman subjektif remaja dalam meregulasi emosi ketika menghadapi tekanan akademik dan sosial di lembaga pendidikan berbasis agama. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap remaja di Muslimmeen Suksa School, Thailand Selatan. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pengalaman emosional dan strategi regulasi emosi yang digunakan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas keagamaan formal dan nonformal, seperti pembelajaran agama, hafalan Al-Qur’an, dan ibadah rutin, berperan dalam membantu remaja mengurangi stres, meningkatkan kontrol diri, serta menciptakan ketenangan emosional. Regulasi emosi yang berkembang bersifat integratif melalui perpaduan strategi spiritual dan coping personal nonreligius. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pendidikan akademik dan keagamaan memiliki peran penting dalam mendukung keseimbangan emosi remaja Muslim serta dapat menjadi dasar pengembangan program pendidikan dan pendampingan emosional di lingkungan pendidikan terpadu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardi, L. A., Handayani, P. G., Yendi, F. M., & Putriani, L. (2025). Fenomena stres akademik dalam penyelesaian tugas akhir pada mahasiswa rantau. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 13(1), 49–60. https://doi.org/10.29210/1139300

Assya’bani, R. (2025). Analisis psikologis dalam pendidikan keagamaan Islam pada sekolah berasrama (Sebuah tinjauan multi perspektif). Journal Education, Sociology and Law, 1(2), 1012–1030. https://publisherqu.com/index.php/edusola/article/view/2718

Ermawati, A. P., Adinugraha, H. H., & Gunawan, A. (2026). Strategi adaptasi santri mahasiswa dalam menghadapi tekanan akademik dan kedisiplinan pesantren: Studi kasus Pondok Pesantren Al-Aziziyyah. JIEP: Journal of Islamic Education Papua, 3(2), 60–72. https://doi.org/10.53491/jiep.v3i2.1636

Fadhlurrohman, M. (2025). Peran strategi religious coping dalam membina karakter religius melalui kegiatan mujahadah di Islamic Boarding School MTs Negeri 1 Tegal [Doctoral dissertation, UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan]. https://etheses.uingusdur.ac.id/12739/

Fauziyah, N., Susanto, H., Rochgiyanti, R., & Syaharuddin, S. (2022). Interaksi sosial santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Nurul Amin Alabio tahun 1997–2020. Prabayaksa: Journal of History Education, 2(1), 23–32. https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/pby/article/view/5136

Febriansyah, R., & Hariry, S. (2025). Peran agama dalam pembentukan identitas diri remaja Muslim: Tinjauan psikologi agama. JIMU: Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 3(3), 1631–1641. https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/jimu/article/view/896

Ilyas, M., & Alistiar, I. (2025). Kesehatan mental siswa di era tekanan akademik dan media sosial: Studi kasus pada pelajar sekolah menengah atas. Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(5), 246–253. https://doi.org/10.65094/danswa85

Irawan, J., Rusmandi, H., Shabet, A., Warsah, I., & Rizal, S. (2025). Analisis psikologi Islam dalam mengatasi stres dan kecemasan pada remaja. Jurnal Literasiologi, 14(3). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v14i3.1056

Islam, B. I., & Nuryono, W. (2026). Analisis kebutuhan media pembelajaran untuk meningkatkan regulasi emosi remaja sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam, 5(2), 150–161. https://doi.org/10.36420/entpyj45

Jalal, N. M. (2025). Resiliensi akademik siswa pondok pesantren. Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 1(3), 1107–1116. https://doi.org/10.62567/ijosse.v1i3.1643

Kamil, H. H., Masrifah, S., Triana, S., & Syam, H. (2025). Peran konseling Islam dalam membantu siswa mengatasi krisis identitas remaja di sekolah. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(1), 238–248. https://doi.org/10.61722/jmia.v2i1.3236

Lutfiani, N. A., Lilawati, E., & Wafa, M. A. (2026). Dinamika pengembangan karakter santri melalui program tahfidz di Asrama Darul Qur'an Mojokerto. JoEMS (Journal of Education and Management Studies), 9(2), 130–145. https://doi.org/10.32764/joems.v9i2.1732

Lutfiyah, N., Shanie, A., Muhajirin, M., Damayanti, L., Fatah, N. A., & Fatikah, E. Y. U. (2025). Pengaruh stres akademik terhadap kesejahteraan psikologis siswa dalam konteks pendidikan Islam. Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP), 3(4), 125–132. https://jurnalcendekia.id/index.php/jkip/article/view/825

Maheswari, S. R., & Chusniyah, T. (2024). Pengaruh pelatihan problem solving untuk meningkatkan regulasi emosi remaja. Jurnal Penelitian Psikologi, 15(2), 95–106. https://doi.org/10.29080/jpp.v15i2.1279

Meilani, T. A., Apriliyani, I., & Andini, A. (2025). Hubungan regulasi emosi dengan self awareness pada remaja di SMP Negeri 1 Sumbang. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(9B), 213–225. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/11613

Muslim, M., & Imamah, E. S. (2026). Strategi pengembangan pembelajaran pendidikan agama Islam dalam memelihara kesehatan mental berbasis Al-Qur’an. Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi, 9(1), 39–54. https://doi.org/10.32529/al-ilmi.v8i2.4509

Nurfitria, S. (2025). Kesehatan mental santri dalam lingkungan pendidikan berasrama: Tinjauan literatur. Journal of Linguistics and Social Studies, 2(2), 169–177. https://pub.nuris.ac.id/jls/article/view/220

Prananda, A. R., Ramadhani, D., Meliala, N. A. S., Sirait, P. S. R., & Lyza, S. N. (2025). Hubungan antara ibadah dengan kesehatan mental remaja dalam praktek keagamaan untuk meningkatkan kesejahteraan mental. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(7), 48–50. https://padangjurnal.web.id/index.php/menulis/article/view/503

Ramadhani, N. A. F., Abdullah, M. N. A., & Mujayapura, M. R. R. (2025). Adaptasi atau frustasi? Pergulatan mahasiswa baru dengan beban akademik yang mencekik. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 12(5), 2003–2012. https://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/nusantara/article/view/19887

Rohman, A., Holis, W., & Arif, A. Z. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi resiliensi pada remaja di pondok pesantren: Scoping review. Indonesian Health Science Journal, 5(1), 76–88. https://doi.org/10.52298/ihsj.v5i1.72

Romdon, H., & Miharja, S. (2026). Program spiritual untuk kesehatan mental kelas 12 SMAIT As-Syifa BS Wanareja dalam menghadapi masuk perguruan tinggi. Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling, 15(2), 268–284. https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/al-irsyad/article/view/22592

Sejati, A. A., Jannah, M., Audira, P., & Hariry, S. (2025). Peran psikologi agama Islam terhadap kesehatan mental remaja usia 16–21 tahun. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 548–556. https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/juperan/article/view/936

Subahri, B., & Said, I. G. (2025). Resiliensi santri: Studi internet addiction pada generasi alpha. Jurnal Psikologi Integratif, 13(1), 108–129. https://ejournal.uin-suka.ac.id/isoshum/index.php/PI/article/view/3236

Sudirman, S. (2025). Internalisasi nilai-nilai religius dalam pembentukan kesehatan mental: Perspektif ilmu jiwa agama. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 12(3), 413–431. https://doi.org/10.69896/modeling.v12i3.3108

Sulhan, M., & HS, P. A. (2025). Studi fenomenologi: Dinamika adaptasi psikologis santri Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Kota Palu. Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 156–166. https://journal.al-afif.org/index.php/al-ilmiya/article/view/171

Syariah, M., & Masnan, S. (2025). Kontribusi pembina asrama terhadap pembinaan karakter religius siswa tahfiz di Asrama SMP Unismuh Makassar. Advances in Education Journal, 2(2), 782–789. https://journal.al-afif.org/index.php/aej/article/view/279

Taufiqoh, Q. (2025). Strategi penyesuaian diri remaja dalam merespons tuntutan sosial dan dinamika emosi. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(2), 276–299. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i02.6032

Thalib, T., Purwasetiawatik, T. F., Hayati, S., Kristyana, M. D., Ulya, S. N. H., Masam, N. T. I., & Salsabila, K. Y. (2023). Psikoedukasi regulasi emosi remaja pada siswa SMP negeri di Makassar. Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS, 1(5), 454–460. https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i5.90

Tohir, T., Fauzi, A., & Ulfah, Y. (2025). Membangun adaptasi santri baru melalui pendekatan cognitive behavioral therapy Islamic di pondok pesantren. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan, 5(1), 162–172. https://doi.org/10.54437/irsyaduna.v5i1.2147

Widiyanto, I. H., & Mustofa, T. A. (2026). Penguatan ketahanan moral siswa melalui program pembiasaan keagamaan di sekolah boarding school. Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 7(2), 517–528. https://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/JIEM/article/view/23041

Wijaya, D., Husna, S., Amanda, M. D., Nasution, T., & Rivai, M. (2025). Perbandingan tingkat stres akademik antara siswa sekolah berasrama dan sekolah non-berasrama. Jurnal Bimbingan & Konseling Al-Maidah, 1(1). https://jurnal.almaidah.or.id/index.php/NASH/en/article/view/352

Zahrotunnisa, Z., Utama, D. S. B., Farhana, Y. W., Aprillia, S. D., & Fadil, A. (2025). Krisis identitas dan tantangan pendidikan Islam di era digital: Analisis perspektif sosiologi pendidikan. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(4), 483–494. https://doi.org/10.61722/jipm.v3i4.1126

Downloads

Published

2026-06-03

How to Cite

Aisy, N., & Kholifah, N. (2026). EKSPLORASI STRATEGI REGULASI EMOSI REMAJA MUSLIM MELALUI AKTIVITAS KEAGAMAAN DI MUSLIMEEN SUKSA SCHOOL: Pendidikan berlatar keagamaan. PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 6(2), 1347–1358. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.11627

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.